Minggu, 23 Agustus 2015
Kita masih ingat poin yang
terakhir dari Matius 10 : 16 – 22 yaitu Firman Allah pada Minggu yang lalu,
dimana di dalam Dunia ini “Kasih sudah
menjadi dingin”, sehingga manusia bagaikan telah dibutakan oleh keadaan dunia
ini. Dan akibatnya “Mereka saling
menyerahkan untuk dibunuh”..
Ø
Dan dari apa yang sdh kita dengar bersama,..
Pembunuhan – pembunuhan semakin ingterjadi sermemuncak dan pembunuhan tsb
diakhiri dengan adanya Pembunuhan secara masal, yaitu terjadinya ” Gempa Bumi”
yang memakan banyak korban jiwa.
Ø
Dan Gempa
Bumi tsb bukan lagi Gempa secara Jasmani, melainkan Gempa Bumi yang Rohani diciptakan oleh Iblis…à
yang dampaknya anak – anak Tuhan banyak yang mati rohaninya..
Ø
Itulah
Gempa Tektonik Iblis,…Karena Iblis telah keluar dari dalam Bumi dan dari dalam
laut …yang akibatnya Kulit Bumi bergeser dan terjadi Gempa Bumi,..yang
berdampak pada :
I). Matahari menjadi hitam bagaikan Karung
Rambut..
Karena
kehidupan mereka sdh kehilangan Kasih Bapa ,..maka keadaan mereka spt Matahari
yang Gelap :
1.
Menjadi Sombong, keras hati dan tidak mau
bertobat..
2.
Masih menjadi Perampok dan Pencuri miliknya Tuhan
& merampok waktunya Tuhan..
3.
Hidup menurut kemauan sendiri dan tdk mau
dikuduskan ….( melalui Pintu Lebar )…
II). Bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan
darah
Karena
kehidupan mereka melupakan Kasih Yesus yg lembut, maka mereka bagaikan Bulan
yang Gelap tertutup Darah :
4.
Tidak ada kelembutan lagi di dalam hidupnya…alias
KERAS…
III). Bintang – bintang berjatuhan bagaikan pohon
Ara menggugurkan buah – buahnya..
Karena
kehidupanmereka tidak mau dipimpin Roh Kudus, maka mereka bagaikan Bintang –
bintang berjatuhan :
5.
Tidak ada
Kemanisan, tetapi yang ada adalah suka bersungut dan membantah…
Maka sekarang kita akan melangkah ke ayat – ayat selanjutnya :
Matius 10 : 23 – 33
10:23 Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah
ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu
selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.
10:24 Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang
hamba dari pada tuannya.
10:25 Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti
gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya. Jika tuan
rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya.
10:26 Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada
sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatu pun yang
tersembunyi yang tidak akan diketahui.
10:27 Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam
terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap
rumah.
10:28 Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh
tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia
yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.
10:29 Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun
dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.
10:30 Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya.
10:31 Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga
dari pada banyak burung pipit.
10:32 Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan
mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.
10:33 Tetapi barangsiapa
menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku
yang di sorga."
Menjelang Kedatangan Tuhan yang ke 2 akan didahului dengan Masa Aniaya
Antikris selama 3,5 tahun, maka sebelum masa tsb,…ada 3 hal yang menakutkan
bagi anak – anak Tuhan, yaitu :
1.
Ketakutan Ketinggalan kalau Pintunya sampai
tertutup…( ayat 23 – 26 )
2.
Ketakutan hidup masih dikuasai oleh yang bisa membunuh
Tubuh..( ayat 27 – 28 )
3.
Ketakutan menjadi Tidak Berharga….( ayat 29 – 33
)
Sebelum kita membahas 3 poin di
atas, maka kita akan pelajari bersama,…bagaimana situasi sebelum dan pada saat
Penganiayaan tersebut terjadi….
Pada saat masa Antikris itu datang,..maka “kengerian” yang terjadi di dalam dunia ini. Injil Matius
mengatakan bagaimana anak – anak Tuhan
yang tidak siap…mereka akan kalang kabut…..
Matius 24 : 15 – 22
24:15 "Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di
tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel -- para pembaca
hendaklah memperhatikannya --
24:16 maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke
pegunungan.
24:17 Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia
turun untuk mengambil barang-barang dari rumahnya,
24:18 dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk
mengambil pakaiannya.
24:19 Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi
pada masa itu.
24:20 Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh
pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.
24:21 Sebab pada masa itu akan
terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia
sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.
24:22 Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala
yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang
pilihan waktu itu akan dipersingkat.
Pada ayat di atas saat Pembinasa
Keji itulah Antikris datang, maka anak – anak Tuhan harus mempersiakan
diri….Tuhan menghendaki beberapa hal bagi kita semua… , yaitu :
a.
Yang berada di Yudea harus lari ke Pegunungan..
b.
Yang di Peranginan jangan turun ke bawah
mengambil barang – barang..
c.
Yang di Ladang jangan pulang ke Rumah untuk
mengambil Pakaiannya..
d.
Berdoalah pada waktu kamu melarikan diri itu
jangan jatuh pada musim dingin dan hari sabat ( terlambat )..
a). Yang berada di Yudea harus lari ke
Pegunungan
Yudea adalah tempat atau Kawasan dimana Yesus dilahirkan, dimana
saat itu Tuhan Yesus datang ke dunia dalam keadaan masih Bayi….., sebab setelah
Yusuf dan Maria mengasingkan diri di
Mesir,..maka setelah selesai pengasingan, mereka tidak kembali ke Betlehem,
melainkan mulai tinggal di Galilea…
Matius 2 : 19 – 23
2:19 Setelah Herodes mati, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf
dalam mimpi di Mesir, katanya:
2:20 "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya dan
berangkatlah ke tanah Israel, karena mereka yang hendak membunuh Anak itu,
sudah mati."
2:21 Lalu Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya dan
pergi ke tanah Israel.
2:22 Tetapi setelah
didengarnya, bahwa Arkhelaus menjadi raja di Yudea menggantikan Herodes,
ayahnya, ia takut ke sana. Karena dinasihati dalam mimpi, pergilah Yusuf ke
daerah Galilea.
2:23 Setibanya di sana ia pun tinggal di sebuah kota yang bernama
Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh
nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut: Orang Nazaret.
Ø
Jadi Yudea
adalah tempat Yesus lahir sebagai Bayi…
Ø
Jika hal itu dikaitkan dengan kita semua…,
dimana kita semua harus meninggalkan Yudea dan lari ke Pegunungan…
Ø
Hal tersebut menerangkan kepada kita “Supaya kita jangan terus menjadi Kristen
Bayi”..tetapi harus meninggalkan ke Pegunungan yaitu Tempat Tinggi …”menjadi Kristen Dewasa”…..
Dalam Pengajaran Tabernakel “Kristen Bayi”..menunjuk kepada Pintu Gerbang Tabernakel , yaitu
kehidupan yang baru dan hanya menerima Yesus sebagai Juru Selamat saja….….
Ø
Dan tanda Kristen Bayi adalah masih mengkonsumsi
makanan yang lembek atau susu,..dan belum bisa makan makanan yang keras…
Ø
Dengan kata lain….mereka belum bisa menerima
makanan keras tulah Firman Allah yang
menyucikan…..
Rasul Paulus menerangkan kepada Jemaat Ibrani tentang tanda – tanda
Kristen Bayi tsb, ..sbb :
Ibrani 5 : 11 – 14
5:11 Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang
sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.
5:12 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah
seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok
dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.
5:13 Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami
ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
5:14 Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang
karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada
yang jahat.
Tanda – tandanya adalah
:
-
Lamban ( kurang suka ) mendengarkan Firman
Allah,..walaupun sudah lama sekali mengikut Tuhan…
-
Tidak bisa menerima & membedakan Firman
Allah yang menyucikan dan Firman Allah yang tidak membawa kepada kekudusan (
Misal Firman yang mengenakkan daging, dsb )…
-
Oleh karena mereka tidak mau menerima Pengudusan
oleh Firman,…maka mereka tidak suka bertobat dan dikuduskan….
Itulah ciri anak Tuhan yang “ke 1 “ yang pasti akan masuk ke
Penganiayaan Antikris selama 3, 5 tahun….karena mereka mempertahankan hidup
sebagai Bayi Rohani…
Ø
Oleh sebab itu Tuhan mengatakan “Celaka”…pada
Ibu yang mengandung dan menyususi bayinya….,
Ø
Itulah kehidupan yang mempriotiskan Bayi Rohani
dalam hidupnya dlm mengikut Tuhan Yesus…
Matius 24 : 19
24:19 Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi
pada masa itu.
Ø
Oleh sebab itu ..Tuhan menghendaki Larilah ke Pegunungan…artinya harus meninggalkan cara
hidup Kristen Bayi yang tidak mau Bertobat dan disucikan…
Ø
Melainkan harus mengejar Kekudusan..hingga bisa
melihat Allah…( Ibrani 12 : 14
)
Dan kita tahu Keberadaan Tuhan ada di Tempat yang Maha Tinggi dan dalam
Pengajaran Tabernakel Tuhan berhadirat di RUANG MAHA KUDUS…, jika anak – anak Tuhan hanya bertahan di Pintu Gerbang ( Bayi )…maka
tidak akan bisa dipermuliakan bersama Yesus yang berada di Ruang Maha Kudus.
b). Yang di Peranginan jangan turun ke
bawah mengambil barang – barang..
Peranginan adalah Bagian Rumah Atas…
Ø
Yang berarti keadaan anak Tuhan yang disebutkan
dalam Matius 24 tersebut sdh tidak berada di halaman lagi,..tetapi mereka sdh
berada di dalam Rumah…bahkan Rumah bagian atas…
Ø
Dan Dalam Pengajaran Tabernakel à Berada dalam Rumah
adalah berada di dalam Ruangan Kudus,
dimana dalam Ruang tersebut ada 3 Alat, yaitu : Pelita Emas, Meja Roti Sajian dan Mezbah Dupa…
Ø
Dari 3 alat tersebut yang paling atas adalah
Mezbah Dupa…
Jadi jika Tuhan menghendaki yang ada di atas Peranginan tidak boleh turun
ke bawah….
Ø
Menunjuk kepada kehidupan yang selalu berada pada “Mezbah Dupa”, yaitu kehidupan yang
selalu Menyembah Allah….jangan meninggalkan Penyembahan tersebut hanya
karena mengejar Perkara – perkara Jasmani.
Ø
Sebab yang Menyembah itu akan dilepaskan dari
Aniaya Antikris 3,5 tahun ( Wahyu
11 : 1 – 2 )
Kita ingat pada saat Daniel akan ditempatkan di Gua Singa….., karena
Daniel tidak mau mengikuti rakyat yang menyembah Rajanya,…melainkan hanya
menyembah keada Allah Israel,…
Oleh karenanya pejabat – pejabat lain mencari kelemahan Daniel supaya
dihukum dan dimasukkan ke Gua Singa untuk dijadikan makanan singa.
Sekarang kita perhatikan…apa yang dilakukan Daniel saat menghadapai hal
tsb,…Daniel berada di dalam kamarnya dan naik
ke atas ruang tsb ( Peranginan…)…, sbb :
Daniel 6 : 5 – 11
Daniel akan dimasukkan ke Gua Singa….
6:5 Kemudian para pejabat tinggi dan wakil raja itu mencari alasan
dakwaan terhadap Daniel dalam hal pemerintahan, tetapi mereka tidak mendapat
alasan apa pun atau sesuatu kesalahan, sebab ia setia dan tidak ada didapati
sesuatu kelalaian atau sesuatu kesalahan padanya.
6:6 Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat
suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada
Allahnya!"
6:7 Kemudian bergegas-gegaslah para pejabat tinggi dan wakil raja
itu menghadap raja serta berkata kepadanya: "Ya raja Darius, kekallah
hidup tuanku!
6:8 Semua pejabat tinggi kerajaan ini, semua penguasa dan wakil
raja, para menteri dan bupati telah mufakat, supaya dikeluarkan kiranya suatu
penetapan raja dan ditetapkan suatu larangan, agar barangsiapa yang dalam tiga
puluh hari menyampaikan permohonan kepada salah satu dewa atau manusia kecuali
kepada tuanku, ya raja, maka ia akan dilemparkan ke dalam gua singa.
6:9 Oleh sebab itu, ya raja, keluarkanlah larangan itu dan buatlah
suatu surat perintah yang tidak dapat diubah, menurut undang-undang orang Media
dan Persia, yang tidak dapat dicabut kembali."
6:10 Sebab itu raja Darius membuat surat perintah dengan larangan
itu.
6:11 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat,
pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar
atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia
berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.
Ø
Daniel menyembah Tuhan di Peranginan ( Rumah
bagian atas )…3 x sehari…
Ø
Oleh karena Penyembahannya kepada Allah,maka
Daniel terlepas dari kegarangan mulut singa..
Daniel 6 : 22 – 24
6:22 Lalu kata Daniel kepada raja: "Ya raja, kekallah hidupmu!
6:23 Allahku telah mengutus
malaikat-Nya untuk mengatupkan mulut singa-singa itu, sehingga mereka tidak
mengapa-apakan aku, karena ternyata aku tak bersalah di hadapan-Nya; tetapi
juga terhadap tuanku, ya raja, aku tidak melakukan kejahatan."
6:24 Lalu sangat sukacitalah raja dan ia memberi perintah, supaya
Daniel ditarik dari dalam gua itu. Maka ditariklah Daniel dari dalam gua itu,
dan tidak terdapat luka apa-apa padanya, karena ia percaya kepada Allahnya.
Pertanyaannya : Sebenarnya….Siapa
Singa Rohani yang dipersiapkan untuk membunuh Daniel Rohani,..yaitu kita semua
anak – anak Tuhan ?....
Wahyu 13 : 1 – 2
13:1 Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut,
bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat
sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat.
13:2 Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan
kakinya seperti kaki beruang dan
mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya
kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.
Ø
Mulut singa yang akan memangsa Daniel Rohani,
yaitu kita semua yang selalu menyembah Tuhan adalah “Naga… itulah Antikris”…..
Ø
Tetapi oleh karena Penyembahan Daniel kepada
Allah,….maka Mulut Singa tsb tidak berfungsi…
Demikian pula kepada kita semua…jika
kita selalu dan suka Menyembah Allah,…maka akan terlepas dari Aniaya Antikris
selama 3,5 tahun.
Ø
Oleh sebab itu Tuhan menghendaki kepada kita
semua….supaya pikiran kita jangan hanya
terfokus pada perkara – perkara jasmani terus, yaitu tertuju kepada barang –
barang yang ada di bawah rumah….
Ø
Tetapi kita pertahankan hidup kita selalu
menyembah Allah …lewat Ibadah Penyembahan dan juga penyembahan di rumah kita
masing – masing….
c). Yang di Ladang jangan pulang ke
Rumah untuk mengambil Pakaiannya..
Pakaian yang dipakai di Ladang lazimnya berbeda dengan Pakaian yang
dipakai di Rumah…
Ø
Pakaian yang dipakai di Ladang adalah Pakaian
untuk bekerja..
Ø
SEdang pakaian yang dipakai di rumah adalah
pakaian biasa atau pakaian pada umumnya…
Jadi hal tersebut menerangkan kepada kita,..agar kita tidak terkena
aniaya Antikris 3,5 tahun, maka kita harus
selalu berada di Ladang degan memakai Pakaian Kerja….
Ø
Ladang à
bicara Ladangnya Tuhan itulah Kebun Anggur….
Ø
Pakaian à
Pakaian Kekudusan dalam bekerja di Ladangnya Tuhan….
Maka dalam Pengajaran Tabernakel
terkena kepada “Pakaian Imam – imam”…itulah Pakaian yang dipakai Imam Besar
dan para Imam – imam dalam melayani Pekerjaan Tuhan di Rumah Ibadah atau Bait
Suci Allah..
Kita akan pelajari bersama bagaimana Tuhan memerintah Imam Besar harun
dan Imam – Imam pem bantu Harun untuk mengenakan Pakain tsb, sbb :
Keluaran 28 : 1 – 3
; 40 - 43
28:1 "Engkau harus menyuruh abangmu Harun bersama-sama dengan
anak-anaknya datang kepadamu, dari tengah-tengah orang Israel, untuk memegang
jabatan imam bagi-Ku -- Harun dan anak-anak Harun, yakni Nadab, Abihu, Eleazar
dan Itamar.
28:2 Haruslah engkau membuat
pakaian kudus bagi Harun, abangmu, sebagai perhiasan
kemuliaan.
28:3 Haruslah engkau mengatakan kepada semua orang yang ahli, yang telah Kupenuhi dengan roh keahlian,
membuat pakaian Harun, untuk menguduskan dia, supaya dipegangnya jabatan imam
bagi-Ku.
28:40 Juga bagi anak-anak
Harun haruslah kaubuat kemeja-kemeja dan haruslah kaubuat ikat-ikat
pinggang bagi mereka, dan destar-destar haruslah kaubuat bagi mereka untuk
menjadi perhiasan kemuliaan.
28:41 Maka semuanya itu
haruslah kaukenakan kepada abangmu Harun bersama-sama dengan anak-anaknya,
kemudian engkau harus mengurapi, mentahbiskan dan menguduskan mereka, sehingga
mereka dapat memegang jabatan imam bagi-Ku.
28:42 Buatlah celana-celana lenan bagi mereka untuk menutupi daging
auratnya: celana itu haruslah dari pinggang sampai paha panjangnya.
28:43 Harun dan anak-anaknya haruslah memakainya, apabila mereka
masuk ke dalam Kemah Pertemuan atau apabila mereka datang ke mezbah untuk
menyelenggarakan kebaktian di tempat kudus, supaya mereka jangan membawa
kesalahan kepada dirinya, lalu mati. Itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya
baginya dan bagi keturunannya."
Ø
Pakaian
Kerja yang dipakai oleh Imam Besar Harun dan imam – imam ( anak – anaknya )
adalah Pakain Kudus..
Ø
Dan yang
membuatnya adalah Para Ahli dalam Urapan Roh Allah..( ayat 3 )
Ø
Maka Yang dihasilkan oleh Pembuat yang dalam
urapan Roh Kudus,…maka Pakaian tersebut adalah
“hasil dari Urapan Roh Kudus…”…
Pertanyaannya : Apa hasil
dari Urapan Roh Kudus??....
Ø
Dengan memakai Pakaian tersebut maka Harun dan
anak – anaknya “DIURAPI, DITAHBISKAN DAN DIKUDUSKAN”…( ayat 41 )…
Ø
Maka mereka
bekerja di Rumah Allah dengan Modal Urapan Roh Kudus…
DEmikan pula dengan kita semua,…jika kita mau terlepas dari Aniaya
Antikris selama 3,5 tahun …maka kita
semua harus Diurapi dan Ditahbiskan oleh Roh Kudus ( Dipenuhkan dengan Roh
Kudus )….
Ø
Jika kita masih terikat dengan kebiasaan hidup
kita, dimana tanpa sadar kita tidak mau dikuduskan oleh Roh dan Firman-Nya, hal
tsb bagaikan memakai pakaian biasa…maka kita tidak akan terlepas dari Aniaya
Antikris 3,5 tahun…
Imam Harun dan anak- anaknya memakai Pakaian tersebut di dalam Bait
Allah…., hal tersebut menunjuk kepada kita semua “Kita akan Disucikan dan
Diurapi oleh Roh Kudus”….jika kita selalu berada di dalam Rumah Allah untuk
melaksanakan Kegiatan Ibadah….
Ø
Jadi jika
kita lebih suka berada di luar dengan meninggalkan Ibadah,…maka kita tidak
layak memakai Pakaian Kekudusan dalam Urapan Roh Kudus..
Ø
Sama halnya Bunuh diri menerima Aniaya Antikris
3,5 tahun disiksa.
Kitab Wahyu 11 : 1 -2 yang diukur oleh Tuhan dan terlepas dari Aniaya
Antikris adalah orang - orang yang
Menyembah dan Beraktivitas di dalam Bait Allah…., yaitu yang Beribadah.
Wahyu 11 : 1 – 2
11:1 Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat
pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka
yang beribadah di dalamnya.
11:2 Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar,
janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa
lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan
lamanya."
Ø
Hal ini merupakan Warning ( Peringatan Keras ) bagi anak – anak Tuhan yang suka
meninggalkan Ibadah….
Ø
Bagaikan sudah berada di Ladang , tetapi pingin pulang ke rumah untuk mengambil
pakaiannya….
Matius 24 : 18
24:18 dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk
mengambil pakaiannya.
Jadi yang “ke 3” supaya tidak terkena Aniaya Antikris…, maka anak Tuhan harus setia Ibadah
sampai mendapatkan Karunia Roh Kudus atau dipenuhkan dengan Roh Kudus.
Yang harus kita perhatikan untuk sampai menerima Roh Kudus adalah :
Kis Rasuh 2 : 38
2:38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis
dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima
karunia Roh Kudus.
-
Setiap Ibadah kita selalu bertobat…
-
Setia Ibadah dan berjuang Meninggalkan hidup
lama..
-
Sampai Tuhan melepaskan seluruh dosa kita dan
kita menerima Pengampunan dosa..
d). Berdoalah pada waktu kamu melarikan
diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan hari sabat ( terlambat )..
Kita diperintahkan Tuhan untuk berdoa …supaya jangan sampai jatuh. à “Harus
berjaga – jaga”.
Ø
Berjaga –
jaga mempertahankan Iman, Pengharapan dan Kasih kepada Allah, supaya Antikris
tidak dapat menyerang kita…
Dari poin – pon di atas, yang merupakan senjata kita supaya kita tidak
terkena antikris adalah :
1.
Tidak hidup seperti Bayi Rohani, melainkan
mengejar Kekudusan sampai dapat melihat Allah ( Pegunungan )..
2.
Hidup di dalam Penyembahan..seperti Daniel
terlepas dari mulut Singa..
3.
Hidup setia Beribadah dan suka bertobat sampai
dipenuhkan dengan Roh Kudus…
Maka setelah semua itu kita lakukan,..maka kita harus mempertahankan
apa yang sdh kita lakukan tsb. Rasul Paulus berbicara keada Jemaat Efesus, sbb
:
Efesus 6 : 10 – 18
6:10 Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan
kuasa-Nya.
6:11 Kenakanlah seluruh
perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat
Iblis;
6:12 karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging,
tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan
penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
6:13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan
pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala
sesuatu.
6:14 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan
kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,
6:15 kakimu berkasutkan
kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;
6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah
perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua
panah api dari si jahat,
6:17 dan terimalah ketopong
keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,
6:18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di
dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang
Kudus,
Dalam berjaga – jaga untuk menghadapai Hari yang Jahat ( ayat 13 )
tsb….Rasul Paulus menasehatkan kepada kita supaya :
1.
Berikat pinggangkan Kebenaran dan
berbajuzirahkan Keadilan…à
kebenaran dan Keadilan ini bicara Firman
Allah…
-
Berikat
pinggang = mengencangkan perut ( Menekan perkara – perkara perut )..dengan
melakukan Firman Allah..
-
Berbajuzirah = Menutupi Tubuh kita ( menutupi segala
kedagingan kita )…dengan melakukan Firman Allah.., sehingga Kuasa Daging tidak
Nampak lagi.
2.
Berkasutkan
Kerelaan untuk memberitakan Injil à
Selalu bersuka cita dalam melakukan Firman Allah…
3.
Berperisaikan
Iman à
Selalu mengandalkan Iman dada Firman dalam menghadapi segala masalah yang ada..
4.
Berketopong
Keselamatan dan Pedang Roh à
Di Kepala selalu berisi Firman dan Roh Kudus mengurapi kita selalu…
5.
Berdoa dengan tidak henti – hentinya…artinya
selalu bersekutu dengan Tuhan lewat Doa & Penyembahan…
Itulah senjata – senjata yang harus kita pakai dalam berjaga – jaga
supaya kita tidak jatuh pada Musim dingin dan Sabat….
-
Musim dingin
adalah Suatu keadaan dimana kasih anak –anak Tuhan menjadi dingin à dengan kata lain,.. jika kita selalu memakai Persenjataan dari
Allah maka kita akan terhindar dari Kasih yang dingin tsb…,dan sebaliknya…
Kasih kita kepada Tuhan akan selalu
Panas…dan kita tidak masuk ke dalam
aniaya Antikris 3,5 tahun…
-
Hari Sabat merupakan
Hari Perhentian dan Pemberkatan bagi kita yang dinyatakan Tuhan pada Kerajaan
1000 tahun Damai à Yang maksudnya sebelum Masa itu
dinyatakan,..kita tidak tersandung dan jatuh dan masuk Aniaya Antikris…yang
akibatnya tidak dapat masuk dalam Kerajaan 1000 tahun damai.
Oleh sebab itu….Tuhan menghendaki kita semua untuk selalu Berjaga –
jaga dengan melakukan apa yang Tuhan kehendaki, yaitu :
-
Menjadi Dewasa Rohani…melalui Pengajaran Firman
yg menyucikan..
-
Penyembahan merupakan Kebutuhan hidup…
-
Ibadah dengan setia sampai dipenuhkan dengan Roh
Kudus,..dengan jalan selalu Bertobat dan suka dikuduskan oleh Firman-Nya…
===TUHAN
MEMBERKATI===
Tidak ada komentar:
Posting Komentar