Label

Senin, 24 Agustus 2015

AGUSTUS 2015 ( 4 ) KETAKUTAN AKAN PENGANIAYAAN YG AKAN DATANG ( Bag. 1 )

Minggu, 23 Agustus 2015
Kita masih ingat  poin yang terakhir dari Matius 10 : 16 – 22 yaitu Firman Allah pada Minggu yang lalu, dimana di dalam Dunia ini “Kasih sudah menjadi dingin”, sehingga manusia  bagaikan telah dibutakan oleh keadaan dunia ini. Dan akibatnya “Mereka saling menyerahkan untuk dibunuh”..

Ø  Dan dari apa yang sdh kita dengar bersama,.. Pembunuhan – pembunuhan semakin ingterjadi sermemuncak dan pembunuhan tsb diakhiri dengan adanya Pembunuhan secara masal, yaitu terjadinya ” Gempa Bumi” yang memakan banyak korban jiwa.
Ø  Dan Gempa Bumi tsb bukan lagi Gempa secara Jasmani, melainkan Gempa Bumi yang Rohani diciptakan oleh Iblis…à yang dampaknya anak – anak Tuhan banyak yang mati rohaninya..
Ø  Itulah Gempa Tektonik Iblis,…Karena Iblis telah keluar dari dalam Bumi dan dari dalam laut …yang akibatnya Kulit Bumi bergeser dan terjadi Gempa Bumi,..yang berdampak pada :

I). Matahari menjadi hitam bagaikan Karung Rambut..
Karena kehidupan mereka sdh kehilangan Kasih Bapa ,..maka keadaan mereka spt Matahari yang Gelap :
1.       Menjadi Sombong, keras hati dan tidak mau bertobat..
2.       Masih menjadi Perampok dan Pencuri miliknya Tuhan & merampok waktunya Tuhan..
3.       Hidup menurut kemauan sendiri dan tdk mau dikuduskan ….( melalui Pintu Lebar )…

II). Bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah
Karena kehidupan mereka melupakan Kasih Yesus yg lembut, maka mereka bagaikan Bulan yang Gelap tertutup Darah :
4.       Tidak ada kelembutan lagi di dalam hidupnya…alias KERAS…

III). Bintang – bintang berjatuhan bagaikan pohon Ara menggugurkan buah – buahnya..
Karena kehidupanmereka tidak mau dipimpin Roh Kudus, maka mereka bagaikan Bintang – bintang berjatuhan :
5.       Tidak  ada Kemanisan, tetapi yang ada adalah suka bersungut dan membantah…

Maka sekarang kita akan melangkah ke ayat – ayat selanjutnya :
Matius 10 : 23 – 33
10:23 Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.
10:24 Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya.
10:25 Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya. Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya.
10:26 Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui.
10:27 Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah.
10:28 Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.
10:29 Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.
10:30 Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya.
10:31 Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
10:32 Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.
 10:33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga."

Menjelang Kedatangan Tuhan yang ke 2 akan didahului dengan Masa Aniaya Antikris selama 3,5 tahun, maka sebelum masa tsb,…ada 3 hal yang menakutkan bagi anak – anak Tuhan, yaitu :

1.       Ketakutan Ketinggalan kalau Pintunya sampai tertutup…( ayat 23 – 26 )
2.       Ketakutan hidup masih dikuasai oleh yang bisa membunuh Tubuh..( ayat 27 – 28 )
3.       Ketakutan menjadi Tidak Berharga….( ayat 29 – 33 )


Sebelum kita membahas 3 poin di atas, maka kita akan pelajari bersama,…bagaimana situasi sebelum dan pada saat Penganiayaan tersebut terjadi….

Pada saat masa Antikris itu datang,..maka “kengerian” yang terjadi di dalam dunia ini. Injil Matius mengatakan bagaimana anak – anak Tuhan yang tidak siap…mereka akan kalang kabut…..
Matius 24 : 15 – 22
24:15 "Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel -- para pembaca hendaklah memperhatikannya --
24:16 maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.
24:17 Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun untuk mengambil barang-barang dari rumahnya,
24:18 dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya.
24:19 Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu.
24:20 Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.
24:21 Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.
24:22 Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat.

Pada ayat di atas saat Pembinasa Keji itulah Antikris datang, maka anak – anak Tuhan harus mempersiakan diri….Tuhan menghendaki  beberapa hal bagi kita semua… , yaitu :

a.       Yang berada di Yudea harus lari ke Pegunungan..
b.      Yang di Peranginan jangan turun ke bawah mengambil barang – barang..
c.       Yang di Ladang jangan pulang ke Rumah untuk mengambil Pakaiannya..
d.      Berdoalah pada waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan hari sabat ( terlambat )..

a). Yang berada di Yudea harus lari ke Pegunungan
Yudea adalah tempat atau Kawasan dimana Yesus dilahirkan, dimana saat itu Tuhan Yesus datang ke dunia dalam keadaan masih Bayi….., sebab setelah Yusuf dan Maria mengasingkan diri  di Mesir,..maka setelah selesai pengasingan, mereka tidak kembali ke Betlehem, melainkan mulai tinggal di Galilea…
Matius 2 : 19 – 23
2:19 Setelah Herodes mati, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi di Mesir, katanya:
2:20 "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya dan berangkatlah ke tanah Israel, karena mereka yang hendak membunuh Anak itu, sudah mati."
2:21 Lalu Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya dan pergi ke tanah Israel.
2:22 Tetapi setelah didengarnya, bahwa Arkhelaus menjadi raja di Yudea menggantikan Herodes, ayahnya, ia takut ke sana. Karena dinasihati dalam mimpi, pergilah Yusuf ke daerah Galilea.
2:23 Setibanya di sana ia pun tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut: Orang Nazaret.

Ø  Jadi Yudea adalah tempat Yesus lahir sebagai Bayi…
Ø  Jika hal itu dikaitkan dengan kita semua…, dimana kita semua harus meninggalkan Yudea dan lari ke Pegunungan…
Ø  Hal tersebut menerangkan kepada kita “Supaya kita jangan terus menjadi Kristen Bayi”..tetapi harus meninggalkan ke Pegunungan yaitu Tempat Tinggi …”menjadi Kristen Dewasa”…..

Dalam Pengajaran Tabernakel “Kristen Bayi”..menunjuk kepada Pintu Gerbang Tabernakel , yaitu kehidupan yang baru dan hanya menerima Yesus sebagai Juru Selamat saja….….

Ø  Dan tanda Kristen Bayi adalah masih mengkonsumsi makanan yang lembek atau susu,..dan belum bisa makan makanan yang keras…
Ø  Dengan kata lain….mereka belum bisa menerima makanan keras tulah Firman Allah  yang menyucikan…..

Rasul Paulus menerangkan kepada Jemaat Ibrani tentang tanda – tanda Kristen Bayi tsb, ..sbb :
Ibrani 5 : 11 – 14
5:11 Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.
5:12 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.
5:13 Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
5:14 Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.

Tanda – tandanya adalah :
-          Lamban ( kurang suka ) mendengarkan Firman Allah,..walaupun sudah lama sekali mengikut Tuhan…
-          Tidak bisa menerima & membedakan Firman Allah yang menyucikan dan Firman Allah yang tidak membawa kepada kekudusan ( Misal Firman yang mengenakkan daging, dsb )…
-          Oleh karena mereka tidak mau menerima Pengudusan oleh Firman,…maka mereka tidak suka bertobat dan dikuduskan….

Itulah ciri anak Tuhan yang “ke 1 “ yang pasti akan masuk ke Penganiayaan Antikris selama 3, 5 tahun….karena mereka mempertahankan hidup sebagai Bayi Rohani…

Ø  Oleh sebab itu Tuhan mengatakan “Celaka”…pada Ibu yang mengandung dan menyususi bayinya….,
Ø  Itulah kehidupan yang mempriotiskan Bayi Rohani dalam hidupnya dlm mengikut Tuhan Yesus…
Matius 24 : 19
24:19 Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu.

Ø  Oleh sebab itu ..Tuhan menghendaki Larilah ke Pegunungan…artinya harus meninggalkan cara hidup Kristen Bayi yang tidak mau Bertobat dan disucikan…
Ø  Melainkan harus mengejar Kekudusan..hingga bisa melihat Allah…( Ibrani 12 : 14 )

Dan kita tahu Keberadaan Tuhan ada di Tempat yang Maha Tinggi dan dalam Pengajaran Tabernakel Tuhan berhadirat di RUANG MAHA KUDUS…, jika anak – anak Tuhan hanya bertahan di Pintu Gerbang ( Bayi )…maka tidak akan bisa dipermuliakan bersama Yesus yang berada di Ruang Maha Kudus.

b). Yang di Peranginan jangan turun ke bawah mengambil barang – barang..
Peranginan adalah Bagian Rumah Atas…

Ø  Yang berarti keadaan anak Tuhan yang disebutkan dalam Matius 24 tersebut sdh tidak berada di halaman lagi,..tetapi mereka sdh berada di dalam Rumah…bahkan Rumah bagian atas…
Ø  Dan Dalam Pengajaran Tabernakel à Berada dalam Rumah adalah berada di dalam Ruangan Kudus, dimana dalam Ruang tersebut ada 3 Alat, yaitu : Pelita Emas, Meja Roti Sajian dan Mezbah Dupa…
Ø  Dari 3 alat tersebut yang paling atas adalah Mezbah Dupa…

Jadi jika Tuhan menghendaki yang ada di atas Peranginan tidak boleh turun ke bawah….

Ø  Menunjuk kepada kehidupan yang selalu berada pada “Mezbah Dupa”, yaitu kehidupan yang selalu Menyembah Allah….jangan meninggalkan Penyembahan tersebut hanya karena mengejar Perkara – perkara Jasmani.
Ø  Sebab yang Menyembah itu akan dilepaskan dari Aniaya Antikris 3,5 tahun ( Wahyu 11 : 1 – 2 )

Kita ingat pada saat Daniel akan ditempatkan di Gua Singa….., karena Daniel tidak mau mengikuti rakyat yang menyembah Rajanya,…melainkan hanya menyembah keada Allah Israel,…
Oleh karenanya pejabat – pejabat lain mencari kelemahan Daniel supaya dihukum dan dimasukkan ke Gua Singa untuk dijadikan makanan singa.

Sekarang kita perhatikan…apa yang dilakukan Daniel saat menghadapai hal tsb,…Daniel berada di dalam kamarnya dan naik  ke atas ruang tsb ( Peranginan…)…, sbb :
Daniel 6 : 5 – 11 Daniel akan dimasukkan ke Gua Singa….
6:5 Kemudian para pejabat tinggi dan wakil raja itu mencari alasan dakwaan terhadap Daniel dalam hal pemerintahan, tetapi mereka tidak mendapat alasan apa pun atau sesuatu kesalahan, sebab ia setia dan tidak ada didapati sesuatu kelalaian atau sesuatu kesalahan padanya.
6:6 Maka berkatalah orang-orang itu: "Kita tidak akan mendapat suatu alasan dakwaan terhadap Daniel ini, kecuali dalam hal ibadahnya kepada Allahnya!"
6:7 Kemudian bergegas-gegaslah para pejabat tinggi dan wakil raja itu menghadap raja serta berkata kepadanya: "Ya raja Darius, kekallah hidup tuanku!
6:8 Semua pejabat tinggi kerajaan ini, semua penguasa dan wakil raja, para menteri dan bupati telah mufakat, supaya dikeluarkan kiranya suatu penetapan raja dan ditetapkan suatu larangan, agar barangsiapa yang dalam tiga puluh hari menyampaikan permohonan kepada salah satu dewa atau manusia kecuali kepada tuanku, ya raja, maka ia akan dilemparkan ke dalam gua singa.
6:9 Oleh sebab itu, ya raja, keluarkanlah larangan itu dan buatlah suatu surat perintah yang tidak dapat diubah, menurut undang-undang orang Media dan Persia, yang tidak dapat dicabut kembali."
6:10 Sebab itu raja Darius membuat surat perintah dengan larangan itu.
6:11 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.

Ø  Daniel menyembah Tuhan di Peranginan ( Rumah bagian atas )…3 x sehari…
Ø  Oleh karena Penyembahannya kepada Allah,maka Daniel terlepas dari kegarangan mulut singa..

Daniel 6 : 22 – 24
6:22 Lalu kata Daniel kepada raja: "Ya raja, kekallah hidupmu!
6:23 Allahku telah mengutus malaikat-Nya untuk mengatupkan mulut singa-singa itu, sehingga mereka tidak mengapa-apakan aku, karena ternyata aku tak bersalah di hadapan-Nya; tetapi juga terhadap tuanku, ya raja, aku tidak melakukan kejahatan."
6:24 Lalu sangat sukacitalah raja dan ia memberi perintah, supaya Daniel ditarik dari dalam gua itu. Maka ditariklah Daniel dari dalam gua itu, dan tidak terdapat luka apa-apa padanya, karena ia percaya kepada Allahnya.

Pertanyaannya : Sebenarnya….Siapa Singa Rohani yang dipersiapkan untuk membunuh Daniel Rohani,..yaitu kita semua anak – anak Tuhan ?....

Wahyu 13 : 1 – 2
13:1 Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat.
13:2 Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.

Ø  Mulut singa yang akan memangsa Daniel Rohani, yaitu kita semua yang selalu menyembah Tuhan adalah “Naga… itulah Antikris”…..
Ø  Tetapi oleh karena Penyembahan Daniel kepada Allah,….maka Mulut Singa tsb tidak berfungsi…

Demikian pula kepada kita semua…jika kita selalu dan suka Menyembah Allah,…maka akan terlepas dari Aniaya Antikris selama 3,5 tahun.

Ø  Oleh sebab itu Tuhan menghendaki kepada kita semua….supaya pikiran kita jangan hanya terfokus pada perkara – perkara jasmani terus, yaitu tertuju kepada barang – barang yang ada di bawah rumah….
Ø  Tetapi kita pertahankan hidup kita selalu menyembah Allah …lewat Ibadah Penyembahan dan juga penyembahan di rumah kita masing – masing….

c). Yang di Ladang jangan pulang ke Rumah untuk mengambil Pakaiannya..
Pakaian yang dipakai di Ladang lazimnya berbeda dengan Pakaian yang dipakai di Rumah…

Ø  Pakaian yang dipakai di Ladang adalah Pakaian untuk bekerja..
Ø  SEdang pakaian yang dipakai di rumah adalah pakaian biasa atau pakaian pada umumnya…

Jadi hal tersebut menerangkan kepada kita,..agar kita tidak terkena aniaya Antikris 3,5 tahun, maka kita harus selalu berada di Ladang degan memakai Pakaian Kerja….

Ø  Ladang à bicara Ladangnya Tuhan itulah Kebun Anggur….
Ø  Pakaian à Pakaian Kekudusan dalam bekerja di Ladangnya Tuhan….

Maka dalam Pengajaran Tabernakel terkena kepada “Pakaian Imam – imam”…itulah Pakaian yang dipakai Imam Besar dan para Imam – imam dalam melayani Pekerjaan Tuhan di Rumah Ibadah atau Bait Suci Allah..

Kita akan pelajari bersama bagaimana Tuhan memerintah Imam Besar harun dan Imam – Imam pem bantu Harun untuk mengenakan Pakain tsb, sbb :
Keluaran 28 : 1 – 3 ; 40 - 43
28:1 "Engkau harus menyuruh abangmu Harun bersama-sama dengan anak-anaknya datang kepadamu, dari tengah-tengah orang Israel, untuk memegang jabatan imam bagi-Ku -- Harun dan anak-anak Harun, yakni Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar.
28:2 Haruslah engkau membuat pakaian kudus bagi Harun, abangmu, sebagai perhiasan kemuliaan.
28:3 Haruslah engkau mengatakan kepada semua orang yang ahli, yang telah Kupenuhi dengan roh keahlian, membuat pakaian Harun, untuk menguduskan dia, supaya dipegangnya jabatan imam bagi-Ku.

28:40 Juga bagi anak-anak Harun haruslah kaubuat kemeja-kemeja dan haruslah kaubuat ikat-ikat pinggang bagi mereka, dan destar-destar haruslah kaubuat bagi mereka untuk menjadi perhiasan kemuliaan.
28:41 Maka semuanya itu haruslah kaukenakan kepada abangmu Harun bersama-sama dengan anak-anaknya, kemudian engkau harus mengurapi, mentahbiskan dan menguduskan mereka, sehingga mereka dapat memegang jabatan imam bagi-Ku.
28:42 Buatlah celana-celana lenan bagi mereka untuk menutupi daging auratnya: celana itu haruslah dari pinggang sampai paha panjangnya.
28:43 Harun dan anak-anaknya haruslah memakainya, apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan atau apabila mereka datang ke mezbah untuk menyelenggarakan kebaktian di tempat kudus, supaya mereka jangan membawa kesalahan kepada dirinya, lalu mati. Itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya baginya dan bagi keturunannya."

Ø  Pakaian Kerja yang dipakai oleh Imam Besar Harun dan imam – imam ( anak – anaknya ) adalah Pakain Kudus..
Ø  Dan yang membuatnya adalah Para Ahli dalam Urapan Roh Allah..( ayat 3 )
Ø  Maka Yang dihasilkan oleh Pembuat yang dalam urapan Roh Kudus,…maka Pakaian tersebut adalah “hasil dari Urapan Roh Kudus…”…

Pertanyaannya : Apa hasil dari Urapan Roh Kudus??....

Ø  Dengan memakai Pakaian tersebut maka Harun dan anak – anaknya “DIURAPI, DITAHBISKAN DAN DIKUDUSKAN”…( ayat 41 )…
Ø  Maka mereka bekerja di Rumah Allah dengan Modal Urapan Roh Kudus…

DEmikan pula dengan kita semua,…jika kita mau terlepas dari Aniaya Antikris selama 3,5 tahun …maka kita semua harus Diurapi dan Ditahbiskan oleh Roh Kudus ( Dipenuhkan dengan Roh Kudus )….

Ø  Jika kita masih terikat dengan kebiasaan hidup kita, dimana tanpa sadar kita tidak mau dikuduskan oleh Roh dan Firman-Nya, hal tsb bagaikan memakai pakaian biasa…maka kita tidak akan terlepas dari Aniaya Antikris 3,5 tahun…

Imam Harun dan anak- anaknya memakai Pakaian tersebut di dalam Bait Allah…., hal tersebut menunjuk kepada kita semua “Kita akan Disucikan dan Diurapi oleh Roh Kudus”….jika kita selalu berada di dalam Rumah Allah untuk melaksanakan Kegiatan Ibadah….

Ø  Jadi jika kita lebih suka berada di luar dengan meninggalkan Ibadah,…maka kita tidak layak memakai Pakaian Kekudusan dalam Urapan Roh Kudus..
Ø  Sama halnya Bunuh diri menerima Aniaya Antikris 3,5 tahun disiksa.

Kitab Wahyu 11 : 1 -2 yang diukur oleh Tuhan dan terlepas dari Aniaya Antikris adalah orang  - orang yang Menyembah dan Beraktivitas di dalam Bait Allah…., yaitu yang Beribadah.
Wahyu 11 : 1 – 2
11:1 Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.
11:2 Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."

Ø  Hal ini merupakan Warning ( Peringatan Keras ) bagi anak – anak Tuhan yang suka meninggalkan Ibadah….
Ø  Bagaikan sudah berada di Ladang ,  tetapi pingin pulang ke rumah untuk mengambil pakaiannya….
Matius 24 : 18
24:18 dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya.

Jadi yang “ke 3” supaya tidak terkena Aniaya Antikris…, maka anak Tuhan harus setia Ibadah sampai mendapatkan Karunia Roh Kudus atau dipenuhkan dengan Roh Kudus.

Yang harus kita perhatikan untuk sampai menerima Roh Kudus adalah :
Kis Rasuh 2 : 38
2:38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

-          Setiap Ibadah kita selalu bertobat…
-          Setia Ibadah dan berjuang Meninggalkan hidup lama..
-          Sampai Tuhan melepaskan seluruh dosa kita dan kita menerima Pengampunan dosa..

d). Berdoalah pada waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan hari sabat ( terlambat )..
Kita diperintahkan Tuhan untuk berdoa …supaya jangan sampai jatuh. à  “Harus berjaga – jaga”.

Ø  Berjaga – jaga mempertahankan Iman, Pengharapan dan Kasih kepada Allah, supaya Antikris tidak dapat menyerang kita…

Dari poin – pon di atas, yang merupakan senjata kita supaya kita tidak terkena antikris adalah :

1.       Tidak hidup seperti Bayi Rohani, melainkan mengejar Kekudusan sampai dapat melihat Allah ( Pegunungan )..
2.       Hidup di dalam Penyembahan..seperti Daniel terlepas dari mulut Singa..
3.       Hidup setia Beribadah dan suka bertobat sampai dipenuhkan dengan Roh Kudus…

Maka setelah semua itu kita lakukan,..maka kita harus mempertahankan apa yang sdh kita lakukan tsb. Rasul Paulus berbicara keada Jemaat Efesus, sbb :
Efesus 6 : 10 – 18
6:10 Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.
6:11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
6:12 karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
6:13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.
6:14 Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan,
6:15 kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;
6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,
6:17 dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,
6:18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,

Dalam berjaga – jaga untuk menghadapai Hari yang Jahat ( ayat 13 ) tsb….Rasul Paulus menasehatkan kepada kita supaya :

1.       Berikat pinggangkan Kebenaran dan berbajuzirahkan Keadilan…à kebenaran dan Keadilan ini bicara Firman Allah…
-          Berikat pinggang = mengencangkan perut ( Menekan perkara – perkara perut )..dengan melakukan Firman Allah..
-          Berbajuzirah     = Menutupi Tubuh kita ( menutupi segala kedagingan kita )…dengan melakukan Firman Allah.., sehingga Kuasa Daging tidak Nampak lagi.

2.       Berkasutkan Kerelaan untuk memberitakan Injil à Selalu bersuka cita dalam melakukan Firman Allah…
3.       Berperisaikan Iman à Selalu mengandalkan Iman dada Firman dalam menghadapi segala masalah yang ada..
4.       Berketopong Keselamatan dan Pedang Roh à Di Kepala selalu berisi Firman dan Roh Kudus mengurapi kita selalu…
5.       Berdoa dengan tidak henti – hentinya…artinya selalu bersekutu dengan Tuhan lewat Doa & Penyembahan…

Itulah senjata – senjata yang harus kita pakai dalam berjaga – jaga supaya kita tidak jatuh pada Musim dingin dan Sabat….

-          Musim dingin adalah Suatu keadaan dimana kasih anak –anak Tuhan menjadi dingin à dengan kata lain,.. jika kita selalu memakai Persenjataan dari Allah maka kita akan terhindar dari Kasih yang dingin tsb…,dan sebaliknya… Kasih kita kepada Tuhan akan  selalu Panas…dan  kita tidak masuk ke dalam aniaya Antikris 3,5 tahun…
-          Hari Sabat merupakan Hari Perhentian dan Pemberkatan bagi kita yang dinyatakan Tuhan pada Kerajaan 1000 tahun Damai à Yang maksudnya sebelum Masa itu dinyatakan,..kita tidak tersandung dan jatuh dan masuk Aniaya Antikris…yang akibatnya tidak dapat masuk dalam Kerajaan 1000 tahun damai.

Oleh sebab itu….Tuhan menghendaki kita semua untuk selalu Berjaga – jaga dengan melakukan apa yang Tuhan kehendaki, yaitu :

-          Menjadi Dewasa Rohani…melalui Pengajaran Firman yg menyucikan..
-          Penyembahan merupakan Kebutuhan hidup…
-          Ibadah dengan setia sampai dipenuhkan dengan Roh Kudus,..dengan jalan selalu Bertobat dan suka dikuduskan oleh Firman-Nya…




===TUHAN MEMBERKATI===

Tidak ada komentar:

Posting Komentar