Label

Minggu, 25 Januari 2015

JANUARI 2015 ( 3 ) ORANG LUMPUH DISEMBUHKAN

Minggu, 25 Januari 2015
Matius 9 : 1 – 8
9:1 Sesudah itu naiklah Yesus ke dalam perahu lalu menyeberang. Kemudian sampailah Ia ke kota-Nya sendiri.
9:2 Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni."
9:3 Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: "Ia menghujat Allah."
9:4 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: "Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu?
9:5 Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah?
9:6 Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" -- lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu --: "Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
9:7 Dan orang itu pun bangun lalu pulang.
9:8 Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.

Kita sdh mendengarkan Firman Allah pada 2 minggu yang lalu, yaitu tentang seorang Hamba seorang Perwira yang Lumpuh dan disembuhkan oleh Tuhan.
Orang Lumpuh tersebut disembuhkan oleh Yesus hanya dengan 1 ( satu ) kata saja. Dan Satu Patah Kata itu bicara  KUASA FIRMAN ALLAH.
Kita juga masih ingat bagaimana Rasul Paulus menyatakan kepada Orang Ibrani…., bahwa Kuasa Firman Allah itu bagaikan Pedang yang sangat berkuasa, yaitu :

Minggu, 18 Januari 2015

JANUARI 2015 ( 2 ) HAL MENGIKUT YESUS

Minggu, 18 Januari 2015
Matius 8 : 18 – 22
8:18 Ketika Yesus melihat orang banyak mengelilingi-Nya, Ia menyuruh bertolak ke seberang.
8:19 Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: "Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."
8:20 Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."
8:21 Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: "Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku."
8:22 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka."

Pada Kejadian yg dimulai dari ayat 18 tsb : disebutkan saat itu Yesus dikelilingi orang banyak.
Dia dikelilingi oleh orang banyak, karena bangsa Israel sangat heran, ..maka mereka membutuhkan Dia.
Mengapa bangsa Israel membutuhkan Dia??......Karena Yesus adalah Pribadi yang sangat istimewa di mata mereka.
Seperti apa keistimewaan Yesus??...Seperti diceritakan pada ayat – ayat sebelumnya, yaitu :

-          Matius 8 :  1 – 4     Dia menyembuhkan seorang yang sakit kusta
-          Matius 8 :  5 – 13   Dia menyembuhkan hamba seorang Perwira
-          Matius 8 : 14 – 17  Dia menyembuhkan Mertua Petrus dan banyak orang….

Oleh karena mereka mengetahui Yesus  penuh dengan kuasa dan mujizat,…maka mereka semua sangat berharap kpd Yesus untuk  memperbarui keadaan mereka, maka kemudian mereka menghentikan langkah Yesus.
Dalam Injil Lukas disebutkan bahwa Tuhan Yesus dan murid – muridNya sedang dalam perjalanan…
Lukas 9 : 57
9:57 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah jalan kepada Yesus: "Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.

Ø  Berdasarkan ayat – ayat tersebut kita bisa mengetahui bahwa pada saat Yesus dalam perjalanan bersama murid - muridnya,… Yesus harus berhenti di tengah jalan, karena dihentikan oleh banyak orang…., maka kemudian Yesus berhenti.
Ø  Bagaimana Reaksi Tuhan Yesus saat dihentikan oleh mereka??...
Ø  YESUS BERHENTI DAN MENDENGARKAN KATA - KATA MEREKA SEMUA..

Hal ini menerangkan kepada kita semua, bahwa Yesus tidak memikirkan diriNya sendiri, melainkan sangat memperhatikan manusia. Dia tidak membeda- bedakan, dengan bukti Dia berhenti saat orang –orang mencegatNya.

Demikian pula dengan Gereja Tuhan,….

-          Dia tidak membedakan Gereja A, B , C…dan orang –orang yang ada di dalamnya….,
-          Jika Sidang Jemaat merindukan Kehadiran-Nya,…maka Dia tidak pernah menolak…Dia pasti datang dan memperhatikan kita semua.
-          Pada saat dimulainya  Ibadah,.. saat seorang Gembala memohon Dia untuk hadir,..maka Dia pasti akan hadir…

Seperti Tuhan Yesus dicegat orang banyak dan berhenti, demikian pula kehadiran Yesus di tempat Ibadah.  Dan kehadiran Yesus di tempat ibadah itu memenuhi kerinduan sidang jemaat. Namun Yesus yang sdh datang dalam Ibadah tidak hanya diam,..melainkan untuk melayani.

Demikian pula kita semua yang sdh berkumpul dalam suatu Ibadah / Persekutuan ( seperti bangsa Israel yang sdh berkumpul tsb ),…maka :

-          Yesus datang dalam setiap ibadah tidak hanya DIAM yaitu di dalam Rumah Tuhan yg fana ini..
-          Melainkan akan mengajak umat Tuhan untuk berjalan bersama Yesus menuju Rumah Tuhan yang sesungguhnya ( Seberang itulah Tujuan yang pasti )…
-          Atau dengan kata lain, jika Tuhan sdh datang di dalam setiap Ibadah / Persekutuan,…Tuhan tidak mau hanya diam saja, tetapi Tuhan mau membawa kita semua sampai ke Tujuan / Sasaran.
-          Oeh sebab itu Tuhan mengharapkan Jemaat Tuhan tidak APATIS atau berdiam diri atau tidak ada keubahan ( stagnasi ),  melainkan harus ada KEUBAHAN, bagaikan  berjalan bersama YESUS.

Kemana Sasaran dan Tujuan Tuhan??...

Ø  Dikatakan dalam ayat di atas adalah : KE SEBERANG…..
Ø  Seberang berarti harus menempuh perjalanan yang tidak biasa…( tidak melalui darat )..
Ø  Misal : Menyebarang dari pulau ke pulau,…dalam menyeberang diperlukan sarana perahu atau kapal, dsb….
Ø  Yang berarti : Memerlukan sesuatu yang berbeda,..tidak seperti apa yang dibutuhkan untuk mengadakan perjalanan melalui darat.

Demikian pula Gereja Tuhan,…Tuhan menghendaki kita semua harus menyeberang ke Tanah yang lain yang Tuhan sdh sediakan,….yaitu Bumi dan Langit yang baru…

Wahyu 21 : 1 – 2
21:1 Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.
21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

Jadi Tuhan Yesus hadir di dalam setiap Ibadah kita, tidak hanya diam dan memberkati kita secara jasmani,…tetapi yang UTAMA,…DIA menawarkan kepada kitaà  mengajak menyeberang dari dunia ini menuju YERUSALEM BARU….
Untuk itu kita harus memperlengkapi segala sesuatu untuk dapat menyeberang sampai ke Yerusalem Baru…

Seperti pembicaraan Yesus dengan mereka : Apa ketentuan / syarat supaya dapat menyeberang kesana?....

Dari sekian banyak orang yang mengelilingi YESUS,… sebenarnya terdapat 2 kelompok yang mau mengikut untuk menyeberang bersama Yesus…, yaitu :

I.        Ahli Torat yang mewakili masyarakat umum..
II.      Murid Yesus…

I  ). AHLI TORAT YANG MEWAKILI ORANG ISRAEL
Bagaimana permintaan mereka untuk ikut menyeberang bersama Yesus??
Matius 8 : 19 - 20
8:19 Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya: "Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."
8:20 Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."

Permintaan Ahli Torat tsb merupakan ungkapan dari kebanyakan orang Israel.  Jika hal tersebut diungkapkan oleh Ahli Torat, maka sebenarnya Ahli Torat ini sudah memiliki  sikap yang baik….,
Namun untuk dapat berjalan bersama Yesus,…seorang Ahli Torat ini harus membenahi hidupnya terlebih dahulu.   Dalam Pembenahan tsb,  Dia mengatakan :

a.       Serigala mempunyai liang …..dan
b.      Burung mempunyai sarang..
c.       Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan Kepalanya.

Dengan kata lain : Ahli Torat dan kebanyakan orang Israel masih terikat dengan Liang Serigala dan Sarang Burung……………, 2 hal tsb menjadi penghalang Perjalanan ke Tanah Seberang.

Jika kita renungkan bersama à untuk menyeberang melalui Laut / danau tidak diperlukan lagi Liang atau Sarang…., tetapi yang sangat diperlukan adalah : Perahu / Kapal…

Ø  Hal ini memberikan pengertian kepada kita semua / Sidang Jemaat bahwa untuk mencapai Yerusalem Baru tidak diperlukan Liang ( Rumah Serigala ) dan Sarang ( Rumah Burung)….
Ø  Tetapi yang sangat dibutuhkan adalah PERAHU / KAPAL…

Tuhan menolak 2 perkara tsb dalam perjalanan ke Yerusalem Baru, yaitu :

a). LIANG ( RUMAH SERIGALA )
Liang – liang rumah serigala ini dibuat di daerah bebatuan atau di gua – gua. Dan kita tahu gua – gua merupakan tempat yang gelap.
Mengapa Serigala memilih tempat yang gelap?....

Ø  Karena Serigala mempunyai kebiasaan tidur di siang hari…
Ø  Dan mencari makan pada malam hari……
Ø  Jadi Liang itu dipergunakan untuk TIDUR pada SIANG HARI….

Seharusnya pada siang hari adalah waktu untuk bekerja, namun Serigala ini justru tidur pada siang hari.
Hal ini memberikan pengertian kepada kita Sidang Jemaat,….Tuhan akan menolak kita berjalan ke Yerusalem Baru,….jika pada waktu bekerja kita dalam keadaan tidur.

Pekerjaan apa yang harus kita kerjakan untuk dapat menyeberang bersama Yesus??
Tuhan berbicara kepada orang Israel, sbb :
Yohanes 6 : 27 – 29 ; 35
6:27 Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."
6:28 Lalu kata mereka kepada-Nya: "Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?"
6:29 Jawab Yesus kepada mereka: "Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah."
6:35 Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi..

Jadi bekerja yang dimaksudkan oleh Tuhan, yaitu :

-          Untuk memperoleh makanan yang tidak dapat membuat lapar lagi…itulah ROTI HIDUP..
-          Untuk memperoleh minuman yang tidak dapat membuat haus lagi…itulah DARAH YESUS..

Kita dinyatakan memenuhi syarat dapat berjalan dan menyeberang bersama Yesus , jika kita mendapatkan TUBUH DAN DARAH YESUS itulah KORBAN KRISTUS dan ujudnya  “Perjamuan Kudus”.

Yohanes 6 : 53 – 56
6:53 Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.
6:54 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.
6:55 Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.
6:56 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.

Pertanyaannya : Sejauh mana kita menghargai Perjamuan Kudus??...sebab masih banyak anak Tuhan kurang menghargai Perjamuan Kudus. Mereka menganggap Perjamuan Kudus hanyalah Liturgi makan Roti dan minum anggur….

Ø  Dalam Prakteknya : Masih banyak jemaat belum bisa menghargai Perjamuan Kudus, hal tsb dibuktikan mereka tidak datang ibadah, walaupun sdh diumumkan. Mungkin masih memberatkan perkara / acara di luar sana dari pada Ibadah dengan Perjamuan Kudus.
Ø  Jika keadaan jemaat masih seperti itu,…maka mereka tidak akan bisa menyeberang dari dunia ini ke Yerusalem Baru……

PERJAMUAN KUDUS itu bicara Penyucian dosa,…maka pada saat terima Tubuh dan Darah Yesus, pada saat itu ada kesempatan yang sangat baik untuk MENGAKU DOSA atau BERTOBAT,…maka Kuasa Dosa yang mengikat kita tsb akan dihancurkan oleh Darah Yesus…
Maka disinilah terjadi Pembaharuan hidup kita dalam Penyucian...

Rasul Paulus berbicara kepada Jemaat Roma, sbb :
Roma 6 : 10 – 12
6:10 Sebab kematian-Nya adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah.
6:11 Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.
6:12 Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.

JADI LIANG ITU BICARA à TIDAK MENGHARGAI KORBAN KRISTUS ( PERTOBATAN & PENYUCIAN DOSA )

b). SARANG ( RUMAH BURUNG )
Sarang yang dibuat oleh burung – burung dipergunakan oleh burung sebagai tempat untuk bertelur hingga telur tersebut menetas dan menjadi burung – burung kecil…
JIka kita perhatikan : Kegiatan yang terjadi di dalam Sarang burung ada 2, yaitu :

-          Menyimpan telor hingga menetas…
-          Menjadi tempat tidur bagi anak burung,..serta tempat untuk menyuapi anak – anak burung tsb.

Jadi fungsi Sarang Burung adalah untuk memelihara anak – anak burung..

Jika Tuhan mengatakan kepada Ahli Torat bahwa mereka adalah Sarang Burung,…hal tersebut memberi pengertian bahwa mereka tidak akan mampu menyeberang Laut,…karena mereka seperti anak – anak.

Demikian pula Sidang jemaat, jika kita masih dikategorikan sebagai Kristen anak – anak,….maka kita tidak akan sanggup untuk menyeberang Laut menuju Kota Yerusalem Baru.

Rasul Paulus sdh berbicara kepada Jemaat Ibrani bagaimana keadaan mereka sesungguhnya…
Ibrani 5 : 11 – 14
5:11 Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.
5:12 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.
5:13 Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
5:14 Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.

Ø  Makanan keras yang harus dimakan  adalah Firman Pengajaran yang menyucikan…
Ø  Makanan lembek / susu adalah Firman yang enak didengar telinga….

Jadi untuk dapat menyeberang, maka kita semua harus mau makan Firman Pengajaran yang keras,  yang mengoreksi,  dan yg berkuasa untuk menguduskan….….
Jika kita tidak mau dikoreksi dan tidak mau berubah….., maka kita tidak akan dapat menyeberang bersama Yesus…

Rasul Paulus berbicara melalui Surat Timotius bagaimana Firman yang Keras tsb??...
II Timotius 3 : 15 – 17
3:15 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.
3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
3:17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

Jika kita suka mendengarkan Firman Allah, suka ditegor oleh Firman Allah, dan suka diubahkan dan disucikan oleh Firman Allah,…MAKA KITA DAPAT BERJALAN BERSAMA DENGAN YESUS UNTUK MENYEBERANG…..

JADI SARANG BURUNG ADALAH à KEHIDUPAN YANG TIDAK SUKA DISUCIKAN OLEH FIRMAN ALLAH…

c).  PERAHU UNTUK MELETAKKAN KEPALA YESUS
Perahu yang seperti apa yang memenuhi syarat untuk meletakkan Kepala Yesus…?
Apakah perahu yang dipakai murid – muridnya untuk menyeberang dan badai datang tsb?
Ataukah Perahu yang lain?...
Di ayat selanjutnya à Setelah Yesus meninggalkan mereka dan menyeberang naik perahu…..dan Yesus tidur ( meletakkan kepala ) ternyata tidak ada Ketenangan, yang ada adalah Badai dan angin rebut…

Matius 8 : 23 – 27
8:23 Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nya pun mengikuti-Nya.
8:24 Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu, sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi Yesus tidur.
8:25 Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: "Tuhan, tolonglah, kita binasa."
8:26 Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?" Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.
8:27 Dan heranlah orang-orang itu, katanya: "Orang apakah Dia ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?"

Ø  Jika Tuhan sampai bangun,..hal tersebut menerangkan kepada kita “BUKAN PERAHU SEPERTI INI YANG DAPAT MEMBAWA KITA KE SEBERANG”,…karena di dalam Perahu tersebut à tidak ada Ketenangan dan Kedamaian.., yang ada hanyalah Keributan…..
Ø  Hal ini menunjuk kepada Sidang Jemaat  : Jika di dalam Pelayanan, dalam Ibadah, dalam Rumah Tangga yang ada adalah Keributan dan tidak ada kedamaian….maka tidak akan bisa menyeberang ke Yerusalem Baru.

Pertanyaannya : Perahu / Kapal seperti apa yang dapat membewa kita ke Yerusalem Baru??

PERAHU / KAPAL yang memenuhi syarat untuk menyeberang ke Yerusalem Baru adalah BAHTERA yang dibuat oleh NUH……mengapa??...
Kejadian 6 : 12 – 16
6:12 Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi.
6:13 Berfirmanlah Allah kepada Nuh: "Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi.
6:14 Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu harus kaubuat berpetak-petak dan harus kaututup dengan pakal dari luar dan dari dalam.
6:15 Beginilah engkau harus membuat bahtera itu: tiga ratus hasta panjangnya, lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya.
6:16 Buatlah atap pada bahtera itu dan selesaikanlah bahtera itu sampai sehasta dari atas, dan pasanglah pintunya pada lambungnya; buatlah bahtera itu bertingkat bawah, tengah dan atas.

Ø  Alasan Tuhan membuat Bahtera = untuk memusnahkan dosa di bumi..
Ø  Bahtera diisi dengan Nikah – nikah yang baik…
Ø  Bahtera tersebut bertingkat 3

Dengan kata lain : untuk dapat menyeberang dan tetap tenang / atau dalam Keadaan Damai hingga dapat menyeberang ke Yerusalem Baru, maka yang menjadi syarat utama adalah : “BAHTERA HARUS BERTINGKAT 3”….

Dalam Pelajaran Tabernakel Bahtera yang terdiri dari 3 tingkat ini menunjuk kepada : SEluruh bagian Tabernakel ( Bait Allah ), yaitu : Halaman, Ruangan Kudus, dan Ruangan Maha Kudus ( Paling atas ).

-          Halaman bicara Pertobatan..                                  à IMAN
-          Ruangan Kudus bicara Penyucian…                       à HARAP
-          Ruangan Maha Kudus bicara Penyempurnaan.  à KASIH

Jika ke 3 hal tsb tidak dimiliki oleh sidang jemaat, maka Tuhan tidak akan meletakkan Kepala-Nya…
Jadi untuk dapat menyeberang ke Yerusalem Baru, maka Kehidupan sidang jemaat harus seperti tinggal di Kapalnya Nuh, yaitu :

1.       Suka Bertobat dan dikuduskan oleh Darah Yesus ( Perjamuan Kudus )
2.       Suka dibaharui dan disucikan oleh Firman..
3.       Dan hidup di dalam Kasih…( Kasih kepada Allah & Kasih kepada sesama ).

Jadi bila kita semua selalu Bertobat, selalu diperbarui dan disucikan oleh Firman-Nya, serta hidup mengasihi Allah dan Sesama, maka TUHAN akan menempatkan KEPALANYA di dalam hidup kita semua. Dengan kata lain : Yesus sebagai Kepala dan Kita sebagai Tubuhnya.….

Seperti apa keadaan kita jika Tuhan menjadi Kepala dalam kehidupan kita??
Epesus 1 : 22 – 23
1:22 Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.
1:23 Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.

Jaminan bagi kehidupan yang hidup di dalam Iman, Penyucian dan Kasih :
-          Segala sesuatu telah diletakkan di bawah Kaki Kristus à Kita diberi Kuasa memperoleh kemenangan dari Kuasa Iblis..
-          Memenuhi semua dan segala sesuatu à Tuhan memberikan dan mencukupi segala keperluan kita di dunia ini…

II). MURID YESUS
Menurut pikiran kita…, semua murid Yesus pasti dapat menyeberang bersama dengan Yesus…, sebab tiap – tiap hari mereka bersama dengan Yesus.
Tetapi apa yang terjadi dengan 1 atau 2 dari murid Yesus??....
Matius 8 : 21 - 22
8:21 Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: "Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku."
8:22 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka."

Ø  Hal tersebut membuktikan bahwa,…walaupun mereka bersama dengan Yesus tiap – tiap hari,..namun masih ada yang menghambat Perjalanan Yesus..
Ø  Demikian pula Gereja Tuhan,…walaupun banyak mereka yang setia ibadah, setia melayani, setia besuk, dsb..namun masih ada beberapa orang yang jika ada persoalan…mereka akan memilih ke persoalan tsb daripada dekat dengan Tuhan.

Yesus sdh menjadikan murid – muridnya BERTOBAT, hidup di dalam KESUCIAN,….namun ternyata masih ada hambatan  dalam menyeberang ke Seberang…
Dan kita tahu dampak dari kekurangannya tsb,…pada saat mereka naik perahu untuk menyeberang mereka dihadapkan pada ANGIN RIBUT….

Ø  Dan kekurangan mereka adalah “KURANG MENGASIHI TUHAN…”..
Ø  Mereka lebih mengasihi Ayahnya secara Jasmani,…daripada Ayahnya Rohani, yaitu YESUS.

Kita ambil pengertian Rohaninya,…bukan jasmani. “Ayah bicara yang menyalurkan benih”…..
Dengan benih maka tanaman tumbuh sampai menghasilkan buah…

Ø  Jika Murid tsb lebih mengutamakan Ayah secara jasmani, hal tsb menerangkan masih mengutamakan Benih yang jasmani…itulah Perkara – perkara Jasmani yang semakin berkembang di dunia ini…
Ø  Sedangkan Benih yang Rohani adalah Firman Allah,…
Ø  Jika anak – anak Tuhan yang disebut juga murid – murid Tuhan bila dalam hidupnya lebih mengutamakan Benih Jasmani, yaitu : Perkara – perkara dunia beserta perkembangannya ( bagaikan tumbuhan yang tumbuh ) daripada FIRMAN ALLAH,…maka mereka tidak layak masuk ke dalam Yerusalem Baru….

Berdasarkan keterangan di atas ,…kita semakin tahu bahwa Tuhan menghendaki kita semua untuk selalu menjadi Kehidupan yang selalu tinggal di dalam Bahteranya Tuhan,…yaitu :

1.       Selalu menghargai Korban Kristus di dalam Perjamuan Kudus dimana disitu kita dapat Bertobat dan dilepaskan dari Kuasa Dosa… ( Tidak hidup dalam Liang Serigala )
2.       Selalu rindu untuk dikuduskan oleh Firman Allah.. ( Tidak hidup dalam Sarang Burung )
3.       Selalu Hidup dalam Kasih kepada Allah ( Ibadah, Pelayanan, Penyembahan ), serta Kasih kepada sesama….

MAKA KITA SEMUA AKAN DIBAWA TUHAN KE YERUSALEM BARU…….YANG PENUH DENGAN KEMULIAAN ALLAH.
DAN SELAMA KITA HIDUP DIDUNIA INI JUGA AKAN DICUKUPI OLEH TUHAN…..Amin.




===TUHAN MEMBERKATI===

Rabu, 14 Januari 2015

JANUARI 2015 ( 1 ) YESUS MENYEMBUHKAN HAMBA SEORANG PERWIRA DI KAPERNAUM

Minggu, 11 Januari 2015
Matius 8 : 5 – 13
8:5 Ketika Yesus masuk ke Kapernaum, datanglah seorang perwira mendapatkan Dia dan memohon kepada-Nya:
8:6 "Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita."
8:7 Yesus berkata kepadanya: "Aku akan datang menyembuhkannya."
8:8 Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: "Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.
8:9 Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya."
8:10 Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorang pun di antara orang Israel.
8:11 Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga,
8:12 sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."
8:13 Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: "Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya." Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya.

Dari pembacaan di atas terdapat beberapa kejadian, yaitu :

1.       Di Kapernaum ada seorang Hamba dari seorang Perwira yang sakit lumpuh..
2.       Perwira tersebut datang kepada Yesus dan mohon untuk menyembuhkan hambanya dengan cara Yesus tidak usah datang ke rumahnya..
3.       Yesus berkata : Banyak orang dari Timur dan Barat duduk makan bersama Abraham, Ishak, Yakub di dalam Kerajaan Sorga…

Minggu, 04 Januari 2015

NATAL 2014 ( Bag. 8 ) AWAL TAHUN 2014 “YESUS ADALAH RAJA DAMAI”

Minggu, 04 Januari 2015

Yesaya 9 : 5  KELAHIRAN RAJA DAMAI
9:5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Kita sdh mempelajari bersama bagaimana Kuasa Terang Yesus pada Kelahiran-Nya.., seperti yang sdh sdh kita mengerti di Bagian 1 – 7, dimana Kuasa Terang Yesus sanggup untuk :

1.       Mengusir semua bentuk Kesuraman dan Kegelapan.. ( Bagian 1 ).
2.       Mengarahkan & membawa kita masuk kepada Kesempurnaan..   ( Bagian 2 )
3.       Mematahkan Kuasa Dosa Kediktatoran & Ketamakan akan Kekayaan .. ( Bagian 3 )
4.       Menghidupkan kembali Kematian Rohani yg tidak ada Tanda Darah Kristus yang menyebabkan tidak dapat masuk ke dalam Pemerintahan Allah di Kerajaan Sorga…( Bagian 4 )
5.       Melepaskan kehidupan yang dikuasai oelh Roh Jahat ( Bagian 5 ).
6.       Menghasilkan Buah yang dicari Tuhan pada setiap kehidupan anak Tuhan ( Bagian 6 )
7.       Menjamin kepada kita atas  janji-Nya,  baik selama hidup di dunia maupun di Kerajaan-Nya yang akan datang ( Bagian 7 )

Maka awal  tahun ini  2015 ini  kita akan membahas bagian yang ke 8 atau bagian yang terakhir dari Pemberitaan Firman Allah atau “Berita Natal”…yaitu Yesus yang lahir adalah “Raja Damai.”

Nubuatan Nabi Yesaya mengatakan Yesus adalah Raja, jika Yesus adalah seorang Raja tentu mempunyai Kerajaan, sebab seorang Raja adalah Kepala Kerajaan …
Dan bila Yesus disebut sebagai “Raja Damai”,..maka Kerajaan yang dipimpinn-Nya adalah Kerajaan Damai.

Di Bumi ini tidak ada satupun Kerajaan yang damai,…hampir seluruh Negara / Kerajaan mengalami berbagai – bagai masalah dan bahkan di dalam Negara – Negara tersebut banyak sekali kekerasan dan kejahatan. Oleh Sebab itu jika Yesus disebut  Raja Damai,…maka Kerajaan-Nya bukan di Bumi ini melainkan di tempat lain.