Minggu,
18 Januari 2015
Matius 8 : 18 – 22
8:18 Ketika Yesus melihat orang banyak mengelilingi-Nya, Ia menyuruh
bertolak ke seberang.
8:19 Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya:
"Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."
8:20 Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan
burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk
meletakkan kepala-Nya."
8:21 Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata
kepada-Nya: "Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku."
8:22 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ikutlah Aku dan biarlah
orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka."
Pada Kejadian yg dimulai dari ayat 18 tsb : disebutkan saat itu Yesus
dikelilingi orang banyak.
Dia dikelilingi oleh orang banyak, karena bangsa Israel sangat heran,
..maka mereka membutuhkan Dia.
Mengapa bangsa Israel membutuhkan Dia??......Karena Yesus adalah
Pribadi yang sangat istimewa di mata mereka.
Seperti apa keistimewaan Yesus??...Seperti diceritakan pada ayat – ayat
sebelumnya, yaitu :
-
Matius 8 : 1 – 4 Dia menyembuhkan seorang yang sakit kusta
-
Matius 8 : 5 – 13 Dia menyembuhkan hamba seorang Perwira
-
Matius 8 : 14 – 17 Dia menyembuhkan Mertua Petrus dan banyak
orang….
Oleh karena mereka mengetahui Yesus penuh dengan kuasa dan mujizat,…maka mereka
semua sangat berharap kpd Yesus untuk memperbarui keadaan mereka, maka kemudian
mereka menghentikan langkah Yesus.
Dalam Injil Lukas disebutkan bahwa Tuhan Yesus dan murid – muridNya
sedang dalam perjalanan…
Lukas 9 : 57
9:57 Ketika Yesus dan
murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah
jalan kepada Yesus: "Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.
Ø Berdasarkan ayat – ayat tersebut kita bisa
mengetahui bahwa pada saat Yesus dalam
perjalanan bersama murid - muridnya,… Yesus harus berhenti di tengah jalan,
karena dihentikan oleh banyak orang…., maka kemudian Yesus berhenti.
Ø Bagaimana Reaksi Tuhan Yesus saat dihentikan oleh mereka??...
Ø YESUS BERHENTI DAN MENDENGARKAN KATA -
KATA MEREKA SEMUA..
Hal ini menerangkan
kepada kita semua, bahwa Yesus tidak memikirkan diriNya sendiri, melainkan sangat
memperhatikan manusia. Dia tidak membeda- bedakan, dengan bukti Dia berhenti saat orang –orang mencegatNya.
Demikian pula dengan Gereja Tuhan,….
-
Dia
tidak membedakan Gereja A, B , C…dan orang –orang yang ada di dalamnya….,
-
Jika Sidang Jemaat merindukan
Kehadiran-Nya,…maka Dia tidak pernah menolak…Dia pasti datang dan memperhatikan kita semua.
-
Pada
saat dimulainya Ibadah,.. saat seorang
Gembala memohon Dia untuk hadir,..maka Dia pasti akan hadir…
Seperti Tuhan Yesus
dicegat orang banyak dan berhenti, demikian pula kehadiran Yesus di tempat
Ibadah. Dan kehadiran Yesus di tempat
ibadah itu memenuhi kerinduan sidang jemaat. Namun Yesus yang sdh datang dalam
Ibadah tidak hanya diam,..melainkan untuk melayani.
Demikian pula kita semua
yang sdh berkumpul dalam suatu Ibadah / Persekutuan ( seperti bangsa Israel
yang sdh berkumpul tsb ),…maka :
-
Yesus
datang dalam setiap ibadah tidak hanya DIAM yaitu di dalam Rumah Tuhan yg fana
ini..
-
Melainkan akan mengajak umat Tuhan untuk
berjalan bersama Yesus menuju Rumah Tuhan yang sesungguhnya ( Seberang itulah Tujuan yang pasti )…
-
Atau
dengan kata lain, jika Tuhan sdh datang di dalam setiap Ibadah / Persekutuan,…Tuhan tidak mau hanya diam saja, tetapi
Tuhan mau membawa kita semua sampai ke Tujuan
/ Sasaran.
-
Oeh
sebab itu Tuhan mengharapkan Jemaat Tuhan tidak
APATIS atau berdiam diri atau tidak ada keubahan ( stagnasi ), melainkan harus ada KEUBAHAN, bagaikan berjalan bersama YESUS.
Kemana Sasaran dan Tujuan Tuhan??...
Ø Dikatakan dalam ayat di atas adalah :
KE SEBERANG…..
Ø Seberang berarti harus menempuh
perjalanan yang tidak biasa…( tidak melalui darat )..
Ø Misal : Menyebarang dari pulau ke
pulau,…dalam menyeberang diperlukan sarana perahu atau kapal, dsb….
Ø Yang berarti : Memerlukan sesuatu yang
berbeda,..tidak seperti apa yang dibutuhkan untuk mengadakan perjalanan melalui
darat.
Demikian pula Gereja Tuhan,…Tuhan menghendaki kita semua harus
menyeberang ke Tanah yang lain yang Tuhan sdh sediakan,….yaitu Bumi dan Langit
yang baru…
Wahyu 21 : 1 – 2
21:1 Lalu aku melihat langit
yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang
pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.
21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun
dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang
berdandan untuk suaminya.
Jadi Tuhan Yesus hadir
di dalam setiap Ibadah kita, tidak hanya
diam dan memberkati kita secara jasmani,…tetapi yang UTAMA,…DIA menawarkan
kepada kitaà mengajak
menyeberang dari dunia ini menuju YERUSALEM BARU….
Untuk itu kita harus
memperlengkapi segala sesuatu untuk dapat menyeberang sampai ke Yerusalem Baru…
Seperti pembicaraan Yesus dengan mereka : Apa ketentuan /
syarat supaya dapat menyeberang kesana?....
Dari sekian banyak orang yang mengelilingi YESUS,… sebenarnya terdapat
2 kelompok yang mau mengikut untuk menyeberang bersama Yesus…, yaitu :
I.
Ahli Torat yang mewakili masyarakat umum..
II.
Murid Yesus…
I ). AHLI TORAT YANG
MEWAKILI ORANG ISRAEL
Bagaimana permintaan mereka untuk ikut menyeberang bersama Yesus??
Matius 8 : 19 - 20
8:19 Lalu datanglah seorang ahli Taurat dan berkata kepada-Nya:
"Guru, aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi."
8:20 Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan
burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk
meletakkan kepala-Nya."
Permintaan Ahli Torat tsb merupakan ungkapan dari kebanyakan orang
Israel. Jika hal tersebut diungkapkan
oleh Ahli Torat, maka sebenarnya Ahli
Torat ini sudah memiliki sikap yang baik….,
Namun untuk dapat berjalan bersama Yesus,…seorang Ahli Torat ini harus
membenahi hidupnya terlebih dahulu. Dalam
Pembenahan tsb, Dia mengatakan :
a.
Serigala mempunyai liang …..dan
b.
Burung mempunyai sarang..
c.
Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk
meletakkan Kepalanya.
Dengan kata lain : Ahli Torat dan kebanyakan orang Israel masih terikat
dengan Liang Serigala dan Sarang Burung……………, 2 hal tsb menjadi penghalang
Perjalanan ke Tanah Seberang.
Jika kita renungkan bersama à untuk menyeberang
melalui Laut / danau tidak diperlukan lagi Liang atau Sarang…., tetapi yang
sangat diperlukan adalah : Perahu /
Kapal…
Ø
Hal ini memberikan pengertian kepada kita semua
/ Sidang Jemaat bahwa untuk mencapai
Yerusalem Baru tidak diperlukan Liang ( Rumah Serigala ) dan Sarang ( Rumah
Burung)….
Ø
Tetapi yang sangat dibutuhkan adalah PERAHU / KAPAL…
Tuhan menolak 2 perkara tsb dalam perjalanan ke Yerusalem Baru, yaitu :
a). LIANG ( RUMAH SERIGALA )
Liang – liang rumah serigala ini dibuat di daerah bebatuan atau di gua – gua. Dan kita tahu gua – gua
merupakan tempat yang gelap.
Mengapa Serigala memilih tempat yang gelap?....
Ø
Karena Serigala mempunyai kebiasaan tidur di
siang hari…
Ø
Dan mencari makan pada malam hari……
Ø
Jadi Liang itu dipergunakan untuk TIDUR pada
SIANG HARI….
Seharusnya pada siang hari adalah waktu untuk bekerja, namun Serigala
ini justru tidur pada siang hari.
Hal ini memberikan pengertian kepada kita Sidang Jemaat,….Tuhan akan menolak kita berjalan ke
Yerusalem Baru,….jika pada waktu bekerja kita dalam keadaan tidur.
Pekerjaan apa yang harus kita kerjakan untuk dapat menyeberang bersama
Yesus??
Tuhan berbicara kepada orang Israel, sbb :
Yohanes 6 : 27 – 29
; 35
6:27 Bekerjalah, bukan untuk
makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai
kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab
Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."
6:28 Lalu kata mereka kepada-Nya: "Apakah yang harus kami
perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?"
6:29 Jawab Yesus kepada mereka: "Inilah pekerjaan yang
dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus
Allah."
6:35
Kata Yesus kepada mereka: "Akulah
roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak
akan haus lagi..
Jadi bekerja yang dimaksudkan oleh Tuhan, yaitu :
-
Untuk memperoleh makanan yang tidak dapat
membuat lapar lagi…itulah ROTI HIDUP..
-
Untuk memperoleh minuman yang tidak dapat
membuat haus lagi…itulah DARAH YESUS..
Kita dinyatakan memenuhi syarat dapat berjalan dan menyeberang bersama
Yesus , jika kita mendapatkan TUBUH DAN DARAH YESUS itulah KORBAN KRISTUS dan ujudnya “Perjamuan
Kudus”.
Yohanes 6 : 53 – 56
6:53 Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu,
sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya,
kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu.
6:54 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai
hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.
6:55 Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah
benar-benar minuman.
6:56 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal di
dalam Aku dan Aku di dalam dia.
Pertanyaannya : Sejauh mana kita menghargai Perjamuan
Kudus??...sebab masih banyak anak Tuhan kurang menghargai Perjamuan Kudus.
Mereka menganggap Perjamuan Kudus hanyalah Liturgi makan Roti dan minum
anggur….
Ø
Dalam Prakteknya
: Masih banyak jemaat belum bisa menghargai Perjamuan Kudus, hal tsb dibuktikan
mereka tidak datang ibadah, walaupun sdh diumumkan. Mungkin masih memberatkan
perkara / acara di luar sana dari pada Ibadah dengan Perjamuan Kudus.
Ø
Jika keadaan jemaat masih seperti itu,…maka
mereka tidak akan bisa menyeberang dari dunia ini ke Yerusalem Baru……
PERJAMUAN KUDUS itu bicara
Penyucian dosa,…maka pada saat terima Tubuh dan Darah Yesus, pada saat itu
ada kesempatan yang sangat baik untuk MENGAKU DOSA atau BERTOBAT,…maka Kuasa
Dosa yang mengikat kita tsb akan dihancurkan
oleh Darah Yesus…
Maka disinilah terjadi Pembaharuan hidup kita dalam Penyucian...
Rasul Paulus berbicara kepada Jemaat Roma, sbb :
Roma 6 : 10 – 12
6:10 Sebab kematian-Nya
adalah kematian terhadap dosa, satu kali dan untuk selama-lamanya, dan
kehidupan-Nya adalah kehidupan bagi Allah.
6:11 Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati
bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.
6:12 Sebab itu hendaklah dosa
jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi
menuruti keinginannya.
JADI LIANG ITU BICARA à
TIDAK MENGHARGAI KORBAN KRISTUS ( PERTOBATAN & PENYUCIAN DOSA )
b). SARANG ( RUMAH BURUNG )
Sarang yang dibuat oleh burung – burung dipergunakan oleh burung
sebagai tempat untuk bertelur hingga telur tersebut menetas dan menjadi burung
– burung kecil…
JIka kita perhatikan : Kegiatan
yang terjadi di dalam Sarang burung ada 2, yaitu :
-
Menyimpan telor hingga menetas…
-
Menjadi tempat tidur bagi anak burung,..serta
tempat untuk menyuapi anak – anak burung tsb.
Jadi fungsi Sarang Burung adalah
untuk memelihara anak – anak burung..
Jika Tuhan mengatakan kepada Ahli Torat bahwa mereka adalah Sarang
Burung,…hal tersebut memberi pengertian bahwa mereka tidak akan mampu
menyeberang Laut,…karena mereka seperti anak – anak.
Demikian pula Sidang jemaat,
jika kita masih dikategorikan sebagai Kristen anak – anak,….maka kita tidak
akan sanggup untuk menyeberang Laut menuju Kota Yerusalem Baru.
Rasul Paulus sdh berbicara kepada Jemaat Ibrani bagaimana keadaan
mereka sesungguhnya…
Ibrani 5 : 11 – 14
5:11 Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang
sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.
5:12 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah
seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok
dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.
5:13 Sebab barangsiapa masih
memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah
anak kecil.
5:14 Tetapi makanan keras
adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari
pada yang jahat.
Ø
Makanan keras yang harus dimakan adalah Firman Pengajaran yang menyucikan…
Ø
Makanan lembek / susu adalah Firman yang enak
didengar telinga….
Jadi untuk dapat menyeberang, maka kita semua harus mau makan Firman
Pengajaran yang keras, yang
mengoreksi, dan yg berkuasa untuk menguduskan….….
Jika kita tidak mau dikoreksi
dan tidak mau berubah….., maka kita tidak akan dapat menyeberang bersama
Yesus…
Rasul Paulus berbicara melalui Surat Timotius bagaimana Firman yang
Keras tsb??...
II Timotius 3 : 15 –
17
3:15 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci
yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh
iman kepada Kristus Yesus.
3:16 Segala tulisan yang
diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan,
untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
3:17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi
untuk setiap perbuatan baik.
Jika kita suka mendengarkan
Firman Allah, suka ditegor oleh
Firman Allah, dan suka diubahkan dan
disucikan oleh Firman Allah,…MAKA KITA DAPAT BERJALAN BERSAMA DENGAN YESUS UNTUK
MENYEBERANG…..
JADI SARANG BURUNG ADALAH à
KEHIDUPAN YANG TIDAK SUKA DISUCIKAN OLEH FIRMAN ALLAH…
c). PERAHU UNTUK
MELETAKKAN KEPALA YESUS
Perahu yang seperti apa yang memenuhi syarat untuk meletakkan Kepala
Yesus…?
Apakah perahu yang dipakai murid – muridnya untuk menyeberang dan badai
datang tsb?
Ataukah Perahu yang lain?...
Di ayat selanjutnya à
Setelah Yesus meninggalkan mereka dan menyeberang naik perahu…..dan Yesus tidur
( meletakkan kepala ) ternyata tidak ada Ketenangan, yang ada adalah Badai dan
angin rebut…
Matius 8 : 23 – 27
8:23 Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nya pun
mengikuti-Nya.
8:24 Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu,
sehingga perahu itu ditimbus gelombang, tetapi
Yesus tidur.
8:25 Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya:
"Tuhan, tolonglah, kita binasa."
8:26 Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu takut, kamu yang
kurang percaya?" Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka
danau itu menjadi teduh sekali.
8:27 Dan heranlah orang-orang itu, katanya: "Orang apakah Dia
ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?"
Ø
Jika Tuhan sampai bangun,..hal tersebut
menerangkan kepada kita “BUKAN PERAHU SEPERTI INI YANG DAPAT MEMBAWA KITA KE
SEBERANG”,…karena di dalam Perahu tersebut à
tidak ada Ketenangan dan Kedamaian..,
yang ada hanyalah Keributan…..
Ø
Hal ini menunjuk kepada Sidang Jemaat : Jika
di dalam Pelayanan, dalam Ibadah, dalam Rumah Tangga yang ada adalah
Keributan dan tidak ada kedamaian….maka tidak akan bisa menyeberang ke
Yerusalem Baru.
Pertanyaannya : Perahu /
Kapal seperti apa yang dapat membewa kita ke Yerusalem Baru??
PERAHU / KAPAL yang memenuhi syarat untuk menyeberang ke Yerusalem Baru
adalah BAHTERA yang dibuat oleh NUH……mengapa??...
Kejadian 6 : 12 – 16
6:12 Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua
manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi.
6:13 Berfirmanlah Allah kepada Nuh: "Aku telah memutuskan untuk
mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh
mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi.
6:14 Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu
harus kaubuat berpetak-petak dan harus kaututup dengan pakal dari luar dan dari
dalam.
6:15 Beginilah engkau harus membuat bahtera itu: tiga ratus hasta
panjangnya, lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya.
6:16 Buatlah atap pada bahtera itu dan selesaikanlah bahtera itu
sampai sehasta dari atas, dan pasanglah pintunya pada lambungnya; buatlah bahtera itu bertingkat bawah,
tengah dan atas.
Ø
Alasan Tuhan membuat Bahtera = untuk memusnahkan
dosa di bumi..
Ø
Bahtera diisi dengan Nikah – nikah yang baik…
Ø
Bahtera
tersebut bertingkat 3
Dengan kata lain : untuk dapat menyeberang dan tetap tenang / atau
dalam Keadaan Damai hingga dapat menyeberang ke Yerusalem Baru, maka yang
menjadi syarat utama adalah : “BAHTERA HARUS BERTINGKAT 3”….
Dalam Pelajaran Tabernakel
Bahtera yang terdiri dari 3 tingkat ini menunjuk kepada : SEluruh bagian
Tabernakel ( Bait Allah ), yaitu : Halaman, Ruangan Kudus, dan Ruangan Maha
Kudus ( Paling atas ).
-
Halaman bicara Pertobatan.. à IMAN
-
Ruangan Kudus bicara Penyucian…
à
HARAP
-
Ruangan Maha Kudus bicara Penyempurnaan. à KASIH
Jika ke 3 hal tsb tidak dimiliki oleh sidang jemaat, maka Tuhan tidak
akan meletakkan Kepala-Nya…
Jadi untuk dapat menyeberang ke Yerusalem Baru, maka Kehidupan sidang jemaat
harus seperti tinggal di Kapalnya Nuh, yaitu :
1.
Suka Bertobat dan dikuduskan oleh Darah Yesus (
Perjamuan Kudus )
2.
Suka dibaharui dan disucikan oleh Firman..
3.
Dan hidup di dalam Kasih…( Kasih kepada Allah
& Kasih kepada sesama ).
Jadi bila kita semua selalu Bertobat, selalu diperbarui dan disucikan
oleh Firman-Nya, serta hidup mengasihi Allah dan Sesama, maka TUHAN akan
menempatkan KEPALANYA di dalam hidup kita semua. Dengan kata lain : Yesus
sebagai Kepala dan Kita sebagai Tubuhnya.….
Seperti apa keadaan kita jika
Tuhan menjadi Kepala dalam kehidupan kita??
Epesus 1 : 22 – 23
1:22 Dan segala sesuatu telah
diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada
jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.
1:23 Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.
Jaminan bagi kehidupan yang
hidup di dalam Iman, Penyucian dan Kasih :
-
Segala
sesuatu telah diletakkan di bawah Kaki Kristus à Kita diberi Kuasa memperoleh
kemenangan dari Kuasa Iblis..
-
Memenuhi
semua dan segala sesuatu à
Tuhan memberikan dan mencukupi segala keperluan kita di dunia ini…
II). MURID YESUS
Menurut pikiran kita…, semua murid Yesus pasti dapat menyeberang
bersama dengan Yesus…, sebab tiap – tiap hari mereka bersama dengan Yesus.
Tetapi apa yang terjadi dengan 1 atau 2 dari murid Yesus??....
Matius 8 : 21 - 22
8:21 Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata
kepada-Nya: "Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku."
8:22 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang
mati mereka."
Ø
Hal tersebut membuktikan bahwa,…walaupun mereka
bersama dengan Yesus tiap – tiap hari,..namun masih ada yang menghambat
Perjalanan Yesus..
Ø
Demikian pula Gereja Tuhan,…walaupun banyak mereka
yang setia ibadah, setia melayani, setia besuk, dsb..namun masih ada beberapa
orang yang jika ada persoalan…mereka akan memilih ke persoalan tsb daripada dekat
dengan Tuhan.
Yesus sdh menjadikan murid – muridnya BERTOBAT, hidup di dalam
KESUCIAN,….namun ternyata masih ada hambatan
dalam menyeberang ke Seberang…
Dan kita tahu dampak dari kekurangannya tsb,…pada saat mereka naik
perahu untuk menyeberang mereka dihadapkan pada ANGIN RIBUT….
Ø
Dan
kekurangan mereka adalah “KURANG MENGASIHI TUHAN…”..
Ø
Mereka lebih mengasihi Ayahnya secara
Jasmani,…daripada Ayahnya Rohani, yaitu YESUS.
Kita ambil pengertian Rohaninya,…bukan jasmani. “Ayah bicara yang menyalurkan benih”…..
Dengan benih maka tanaman tumbuh sampai menghasilkan buah…
Ø
Jika Murid tsb lebih mengutamakan Ayah secara
jasmani, hal tsb menerangkan masih mengutamakan Benih yang jasmani…itulah Perkara – perkara Jasmani yang semakin
berkembang di dunia ini…
Ø
Sedangkan Benih
yang Rohani adalah Firman Allah,…
Ø
Jika anak
– anak Tuhan yang disebut juga murid – murid Tuhan bila dalam hidupnya lebih mengutamakan
Benih Jasmani, yaitu : Perkara – perkara dunia beserta perkembangannya (
bagaikan tumbuhan yang tumbuh ) daripada FIRMAN
ALLAH,…maka mereka tidak layak masuk ke dalam Yerusalem Baru….
Berdasarkan keterangan di atas ,…kita semakin tahu bahwa Tuhan
menghendaki kita semua untuk selalu menjadi Kehidupan yang selalu tinggal di
dalam Bahteranya Tuhan,…yaitu :
1.
Selalu menghargai Korban Kristus di dalam
Perjamuan Kudus dimana disitu kita dapat Bertobat dan dilepaskan dari Kuasa
Dosa… ( Tidak hidup dalam Liang Serigala )
2.
Selalu rindu untuk dikuduskan oleh Firman
Allah.. ( Tidak hidup dalam Sarang Burung )
3.
Selalu Hidup dalam Kasih kepada Allah ( Ibadah,
Pelayanan, Penyembahan ), serta Kasih kepada sesama….
MAKA KITA SEMUA AKAN DIBAWA TUHAN KE YERUSALEM BARU…….YANG PENUH DENGAN
KEMULIAAN ALLAH.
DAN SELAMA KITA HIDUP DIDUNIA INI JUGA AKAN DICUKUPI OLEH TUHAN…..Amin.
===TUHAN
MEMBERKATI===