Label

Jumat, 23 Oktober 2015

OKTOBER 2015 ( Minggu ke 3 ) YESUS DAN YOHANES PEMBAPTIS ( Bag. 1 )

Minggu, 18 Oktober 2015
Matius 11 : 1 – 19
 11:1 Setelah Yesus selesai berpesan kepada kedua belas murid-Nya, pergilah Ia dari sana untuk mengajar dan memberitakan Injil di dalam kota-kota mereka.
11:2 Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus,
11:3 lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
11:4 Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
11:5 orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
11:6 Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."
11:7 Setelah murid-murid Yohanes pergi, mulailah Yesus berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes: "Untuk apakah kamu pergi ke padang gurun? Melihat buluh yang digoyangkan angin kian ke mari?
11:8 Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian halus itu tempatnya di istana raja.
11:9 Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi.
11:10 Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.
11:11 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.
11:12 Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.
11:13 Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes
11:14 dan -- jika kamu mau menerimanya -- ialah Elia yang akan datang itu.
11:15 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!
11:16 Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya:
11:17 Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.
11:18 Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan.
11:19 Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya."

Dari pembacaan ayat – ayat di atas,…terdapat 3 pokok yang bisa kita ambil, yaitu :

1.       Ayat 1 – 6     à Pernyataan Yesus bahwa Dia adalah Penyempurna atas Pengajaran Yohanes
                            Pembaptis..
2.       Ayat 7 – 11   à Pernyataan Yesus bahwa Yohanes Pembaptis adalah Pribadiyang besar..
3.       Ayat 12 – 19 à Pernyataan Yesus bahwa baik Pengajaran Yohanes maupun Pengajaran Injil yang
                            diberitakan Yesus banyak diserong oleh orang yang tidak suka…

1). Pernyataan Yesus bahwa Yesus adalah yang Penyempurna atas  Pengajaran Yohanes Pembaptis.
Kita tahu bahwa Pengajaran yang diberitakan  oleh Yohanes Pembaptis adalan Pengajaran Pertobatan. Seperti yang telah dilakukan olehnya dengan berseru – seru di Padang gurun, sbb :
Matius 3 : 1 – 6
3:1 Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan:
3:2 "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"
3:3 Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya."
3:4 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.
3:5 Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan.
3:6 Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.

Jadi Pengajaran Yohanes Pembaptis adalah pengajaran – pengajaran dasar yang harus dikerjakan bagi seluruh Umat Tuhan , yaitu :

a.       Pertobatan à dalam Pengajaran Tabernakel terkena pada Mezbah Korban bakaran..
b.      Baptisan air atau meninggalkan kehidupan lama à dalam Pengajaran Tabernakel terkena pada Kolam Pembasuhan…

Dua ( 2 ) hal tersebut merupakan landasan yang kokoh…untuk mengarahkan pandangan kita menjadi  lurus dan mempersiapkan Pengajaran yang bisa menyempurnakan yang hanya bisa dilakukan oleh Yesus sendiri.

Oleh sebab itu Tuhan Yesus mengatakan : Dia datang bukan untuk meniadakan hukum – hukum yang terdahulu, melainkan menyempurnakannya..

Rabu, 14 Oktober 2015

OKTOBER 2015 ( Minggu ke 2 ) KETAKUTAN AKAN PENGANIAYAAN YG AKAN DATANG OLEH “UPAH” ( Bag. 4 )

Minggu, 11 Oktober 2015
Matius 10 : 34 – 42
10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,
10:36 dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.
10:37 Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.
10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.
10:39 Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
10:40 Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.
10:41 Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.
10:42 Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir saja pun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya."

Pada ayat 34 – 42 Tuhan Yesus menyatakan bahwa akan terjadi perpisahan di antara anak – anak Tuhan dalam mengikut Yesus yang disebabkan oleh 3 hal, yaitu :

1.       Ayat 34 – 36 à Perpisahan yang disebabkan oleh “Pedang”..
2.       Ayat 37 – 40 à Perpisahan yang disebabkan oleh “ Salib “..
3.       Ayat 41 – 42 à Perpisahan yang disebabkan oleh “ Upah “..

Mari sekarang kita bersama melangkah ke poin  selanjutnya, yaitu :

3). Perpisahan yang disebabkan oleh “Upah”..
Jika kita sudah mendengar Perpisahan yang disebabkan oleh Pedang dan perpisahan yang disebabkan oleh Salib,…maka sekarang kita akan bersama – sama belajar dari Tuhan melalui Firman-Nya…, bagaimana dengan perpisahan yang disebabkan oleh Upah??...

Secara Jasmani à kita sdh tidak asing lagi banyak perpecahan diantara pekerja, karyawan, dsb yang disebabkan oleh Upah….
Sebagai Contoh :
Ø  Pada sebuah perusahaan yang memperkerjakan banyak orang,…
Ø  Pada waktu tertentu sang Pengusaha melihat kinerja mereka…., pengusaha mulai menaikkan upah kepada mereka.., yang kinerjanya baik akan mendapat kenaikan yang tinggi, sedang yang kinerjanya kurang baik akan mendapatkan tambahan yang kecil….dst
Ø  Berkaitan dengan hal itu….ada yang merasa bahwa kinerjanya baik, …akan tetapi mereka tidak mendapatkan tambahan upah yang seharusnya….., maka mereka menjadi iri dengan karyawan yang kenaiknya tinggi..
Ø  Dengan adanya perbedaan upah tsb …mereka yang dirugikan akan protes…, dsb ..
Ø  Jika protes mereka ditolak, maka pada terjadilah  suatu perpisahan diantara mereka…

Hal tersebut adalah salah satu contoh Perpisahan yang disebabkan oleh Upah secara Jasmani…
Jadi kesimpulan Upah secara Jasmani à Jika upah tsb menjadi berbeda – beda, maka mereka akan menjadi terpisah…

Selanjutnya : Bagaimana perpisahan yang dikarenakan upah secara Rohani????....

Jumat, 09 Oktober 2015

OKTOBER 2015 ( 1 ) KETAKUTAN AKAN PENGANIAYAAN YG AKAN DATANG OLEH “SALIB” ( Bag. 3 )

Minggu, 04 Oktober 2015
Matius 10 : 34 – 42
10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,
10:36 dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.
10:37 Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.
10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.
10:39 Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
10:40 Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.
10:41 Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.
10:42 Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir saja pun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya."

Pada ayat 34 – 42 Tuhan Yesus menyatakan bahwa akan terjadi perpisahan di antara anak – anak Tuhan dalam mengikut Yesus yang disebabkan oleh 3 hal, yaitu :

1.       Ayat 34 – 36 à Perpisahan yang disebabkan oleh “Pedang”..
2.       Ayat 37 – 40 à Perpisahan yang disebabkan oleh “ Salib “..
3.       Ayat 41 – 42 à Perpisahan yang disebabkan oleh “ Upah “..

Sebelum kita melagkah ke Poin 2,..kita kembali mereview kembali Poin yang pertama, yaitu Perpisahan oleh Pedang, sbb :

A). Pedang Jasmani 

Ø  Pedang Jasmani untuk membela diri dan menusuk untuk membunuh orang lain…
Ø  Dibelakang Pedang Jasmani adalah Iblis sang pembunuh..
Ø  Akibatnya masuk ke Kerajaan Neraka yang menyala – nyala…

B). Pedang Rohani..

Ø  Pedang Rohani menusuk diri sendiri …
Ø  Dibelakang Pedang Rohani adalah Firman Allah, yaitu Pribadi Tuhan sendiri..
Ø  Menusuk dan memisahkan Jiwa dan Roh à Melepaskan Kuasa Jiwa dan daging itulah perkara – perkara yang fana…dan mengutamakan Roh yang Kekal…
Ø  Menusuk dan memisahkan Sendi dan sumsum à melepaskan kuasa kesombongan dan merasa berjasa telah berbuat baik ( sendi ) dan mempertahankan Sumsum itulah isi dari tulang yang tidak kelihatan, yaitu Kerendahan hati dan tidak suka dipuji orang…
Ø  Menusuk dan memisahkan  PIkiran yang baik dan tidak baik à Melepaskan kuasa ketamakan dalam pribadi seseorang, baik ketamakan Waktu, Uang, dsb. Dan Meningkatkan Waktu untuk Tuhan dan hidup untuk Tuhan….( Roma 12 : 1 à Ibadah yang sejati ).
Ø  JIka kita semua mau ditusuk dan dipisahkan dari perkara jiwa ( daging ), sendi ( sombong ), dan pikiran ketamakan oleh Pedang Roh, yaitu Firman-Nya,..maka ada hak masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Mari sekarang kita bersama melangkah ke poin  selanjutnya, yaitu :

2). Perpisahan yang disebabkan oleh “Salib”..
Rasul Paulus pernah berbicara kepada Jemat Korintus tentang perpisahan yang disebabkan oleh Salib, sbb:
I Korintus 1 : 18 – 25
1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.
1:19 Karena ada tertulis: "Aku akan membinasakan hikmat orang-orang berhikmat dan kearifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan."
1:20 Di manakah orang yang berhikmat? Di manakah ahli Taurat? Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan?
1:21 Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.
1:22 Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat,
1:23 tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,
1:24 tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.
1:25 Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia.

Jika kita perhatikan ayat ayat yang yang kita baca ini merupakan surat yang pertama dari Rasul Paulus, yang artinya jemaat Korintus belum lama dalam menerima Yesus sebagai Juru Selamat…

Ø  Kita tahu pada saat mereka menerima Yesus yang pertama,…tentu keadaan mereka sangatlah berapi – api…
Ø  SEperti Bayi yg baru lahir ke dunia….suara tangisnya sangatlah keras,..demikian pula dengan Kristen – Kristen baru…

Demikian juga kepada kita semua,…pada saat dahulu  kita baru saja menerima Yesus sebagai Penebus kita,…maka pada saat itu kita dalam keadaan semangat dan berapi – api….
Tetapi dengan berjalannya waktu apa yang terjadi… à Pertanyaannya:  apakah api yang membakar kita tersebut tetap menyala dengan kuat ??....ataukah kemudian menjadi redup dan pudar??...

Jumat, 02 Oktober 2015

SEPTEMBER 2015 ( 4 ) YESUS MEMBAWA PEMISAHAN KPD PENGIKUT-NYA OLEH “PEDANG” ( Bag. 2 )

Minggu, 27 September 2015
Matius 10 : 34 – 42
10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,
10:36 dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.
10:37 Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.
10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.
10:39 Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
10:40 Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku.
10:41 Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar.
10:42 Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir saja pun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya."

Pada ayat 34 – 42 Tuhan Yesus menyatakan bahwa akan terjadi perpisahan di antara anak – anak Tuhan dalam mengikut Yesus yang disebabkan oleh 3 hal, yaitu :

1.       Ayat 34 – 36 à Perpisahan yang disebabkan oleh “Pedang”..
2.       Ayat 37 – 40 à Perpisahan yang disebabkan oleh “ Salib “..
3.       Ayat 41 – 42 à Perpisahan yang disebabkan oleh “ Upah “..

Mari kita bersama melangkah ke poin – poin tsb, yaitu :
1). Perpisahan yang disebabkan oleh “Pedang”..
Sebelum kita berbicara tentang obyek yang menjadi mangsa pedang…..
Kita kembali ke kontek, sbb:
Matius 10 : 34 – 36
10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,
10:36 dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.

Ada 2 pengertian Pedang yang kita tahu, yaitu :

1.       Pedang secara jasmani..
2.       Pedang secara Rohani..