Minggu, 18 Oktober 2015
Matius 11 : 1 – 19
11:1 Setelah Yesus selesai berpesan kepada kedua belas murid-Nya,
pergilah Ia dari sana untuk mengajar dan memberitakan Injil di dalam kota-kota
mereka.
11:2 Di dalam penjara Yohanes
mendengar tentang pekerjaan Kristus,
11:3 lalu menyuruh
murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau
haruskah kami menantikan orang lain?"
11:4 Yesus menjawab mereka:
"Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu
lihat:
11:5 orang buta melihat, orang
lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati
dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
11:6 Dan berbahagialah orang
yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."
11:7 Setelah murid-murid Yohanes pergi, mulailah Yesus berbicara
kepada orang banyak itu tentang Yohanes: "Untuk apakah kamu pergi ke
padang gurun? Melihat buluh yang digoyangkan angin kian ke mari?
11:8 Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian
halus? Orang yang berpakaian halus itu tempatnya di istana raja.
11:9 Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku
berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi.
11:10 Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh
utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.
11:11 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang
dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari
pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar
dari padanya.
11:12 Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan
Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.
11:13 Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya
Yohanes
11:14 dan -- jika kamu mau menerimanya -- ialah Elia yang akan
datang itu.
11:15 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!
11:16 Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu
seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya:
11:17 Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami
menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.
11:18 Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan
mereka berkata: Ia kerasukan setan.
11:19 Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka
berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan
orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya."
Dari pembacaan ayat – ayat di atas,…terdapat 3 pokok yang bisa kita
ambil, yaitu :
1. Ayat 1 – 6 à Pernyataan Yesus bahwa
Dia adalah Penyempurna atas Pengajaran Yohanes
Pembaptis..
2.
Ayat 7 – 11
à Pernyataan
Yesus bahwa Yohanes Pembaptis adalah Pribadiyang besar..
3.
Ayat 12 – 19 à
Pernyataan Yesus bahwa baik Pengajaran Yohanes maupun Pengajaran Injil yang
diberitakan Yesus banyak
diserong oleh orang yang tidak suka…
1). Pernyataan Yesus bahwa Yesus adalah yang Penyempurna
atas Pengajaran Yohanes Pembaptis.
Kita tahu bahwa Pengajaran yang diberitakan oleh Yohanes Pembaptis adalan Pengajaran
Pertobatan. Seperti yang telah dilakukan olehnya dengan berseru – seru di
Padang gurun, sbb :
Matius 3 : 1 – 6
3:1 Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea
dan memberitakan:
3:2 "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"
3:3 Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia
berkata: "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah
jalan bagi-Nya."
3:4 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan
makanannya belalang dan madu hutan.
3:5 Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh
Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan.
3:6 Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di
sungai Yordan.
Jadi Pengajaran Yohanes Pembaptis adalah pengajaran – pengajaran dasar
yang harus dikerjakan bagi seluruh Umat Tuhan , yaitu :
a.
Pertobatan à
dalam Pengajaran Tabernakel terkena pada Mezbah
Korban bakaran..
b.
Baptisan air atau meninggalkan kehidupan lama à dalam Pengajaran
Tabernakel terkena pada Kolam Pembasuhan…
Dua ( 2 ) hal tersebut merupakan landasan yang kokoh…untuk mengarahkan
pandangan kita menjadi lurus dan mempersiapkan Pengajaran yang bisa menyempurnakan
yang hanya bisa dilakukan oleh Yesus sendiri.
Oleh sebab itu Tuhan Yesus
mengatakan : Dia datang bukan untuk meniadakan hukum – hukum yang terdahulu,
melainkan menyempurnakannya..
Matius 5 : 17 – 19
5:17 "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk
meniadakan hukum Taurat atau kitab
para nabi. Aku datang bukan
untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. ( Menyempurnakan )
5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap
langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari
hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum
Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang
lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga;
tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum
Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.
Dalam rangka untuk menyempurnakan sidang jemaat,.maka Dia harus memulai
dengan menyembuhkan
terlebih dahulu orang - orang yang sakit secara jasmani…
Mari kita kembali ke ayat pokok, sbb :
Matius 11 : 4 – 5
( Lukas 7 : 22 )
11:4 Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada
Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
11:5 orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi
tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin
diberitakan kabar baik
Yang ditolong oleh Yesus adalah :
a.
Orang buta dapat melihat
b.
Orang Lumpuh dapat berjalan
c.
Orang Kusta menjadi sembuh / tahir
d.
Orang Tuli dapat mendengar
e.
Orang Mati dibangkitkan
f.
Orang Miskin diberitakan Kabar baik..
JIka perhatikan dengan seksama melalui ayat di atas…yang ditolong Tuhan
supaya mereka bertobat dan mendapatkan jalan menuju kesempurnaan adalah :
a.
Mereka yang sakit..
b.
Mereka yang mati..
c.
Mereka yang miskin..
Sekarang kita akan belajar bersama tentang 3 hal tersebut di atas, sbb
:
a). Mereka yang sakit
Tuhan Yesus pernah berkata : Aku datang bukan untuk mencari orang yang
sehat dan benar, melainkan yang sakit dan berdosa..
Markus 2 : 13 – 17
2:13 Sesudah itu Yesus pergi lagi ke pantai danau, dan seluruh orang
banyak datang kepada-Nya, lalu Ia mengajar mereka.
2:14 Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak
Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!"
Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia.
2:15 Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut
cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya,
sebab banyak orang yang mengikuti Dia.
2:16 Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa
Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada
murid-murid-Nya: "Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan
orang berdosa?"
2:17 Yesus mendengarnya dan
berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi
orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang
berdosa."
Ø
Jadi Proses penyempurnaan yang pertama dilakukan
oleh Tuhan adalah menyembuhkan orang – orang sakit..
Ø
Dan bukan hanya sakit jasmani,..tetapi SAKIT
ROHANI…
Sebagai contoh :
Ø
Sidang jemaat Laodikia….tampak secara jasmani
sehat dan membanggakan, tetapi di hadapan Allah sidang jemaat ini “Sakit Rohani”
..
Ø
Mengapa?...karena Sidang jemaat ini Sehat Rohani
tidak dan Mati Rohani juga tidak..
Ø
Rohani mereka ada di tengah – tengah…seperti
Orang sakit ( sehat tidak, mati juga tidak ).
Pertanyaannya : Penyakit seperti apa yang diderita oleh
Sidang Jemaat Laodikia??..
Wahyu 3 : 14 – 18
3:14 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia:
Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan
Allah:
3:15 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak
panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!
3:16 Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas,
Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
3:17 Karena engkau berkata:
Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa,
dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta
dan telanjang,
3:18 maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari
pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan
juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan
ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya
engkau dapat melihat.
Ø
Sakit Rohani jemaat Laodikia ini dikarenakan sdh
diperbudak dan diikat oleh Kekayaan jasmani
Ø
Oleh karena ikatan Kekayaan dunia inilah,…maka
jemaat Laodikia sangat suit untuk masuk proses penyempurnaan yang mengarah
kepada kemuliaan..
Tuhan Yesus pernah berfirman: Lebih mudah seekor unta masuk ke lubang
jarum, daripada orang kaya masuk sorga..
Matius 19 : 23 – 26
19:23 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata
kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi
seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
19:24 Sekali lagi Aku berkata
kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang
kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."
19:25 Ketika murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka dan
berkata: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"
19:26 Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini
tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin."
Ø
Jemaat Laodikia ini walaupun termasuk 7 sidang
pilihan Allah,…namun dalam kenyataannya selalu mengikatkan diri dengan kekayaan
jasmani…
Ø
Kalau Tuhan tidak tolong dan tidak lepasakan
ikatan tsb,…maka mereka tidak dapat disempurnakan untk masuk ke dalam Kerajaan
Allah…
Oleh sebab itu Tuhan mengatakan kepada jemaat Laodikia,..kamu melarat, malang, miskin, buta dan
telanjang….
Ø
Yang artinya à
Tidak ada MODAL untuk bisa masuk ke
dalam Kerajaan Allah…., walaupun secara jasmani punya modal yang banyak.
Secara
Rohani Mereka Melarat, Malang, Miskin, Buta dan Telanjang
Ø Melarat,
artinya : tidak ada kebahagiaan sejati dan rohani…, walaupun harta dunianya
banyak
Ø Malang,
artinya : tidak ada jaminan dari Tuhan kalau mereka mengalami “celaka”..,
walaupun duitnya banyak..
Ø Miskin,
artinya : tidak mempunyai harta di Sorga…, yang dikejar harta dunia terus,
karena merasa kurang terus….
Ø Buta Artinya
: hidup dalam kegelapan, karena hatinya jauh dari Tuhan…., sebab yang ada hanya
harta dunia semata..
Ø Telanjang
Artinya : Tidak memiliki hak untuk memakai Pakaian Kekudusan..,..sangat
memalukan..
Secara
Rohani keadaan Jemaat laodikia ini benar – benar dalam penderitaan dan sangat
sengsara…dan sengsaranya sangatlah hebat.
Ø Oleh sebab
itu Tuhan Yesus mau menolong keadaan jemaat yang seperti ini.
Ø Sebab jika
dibiarkan… mereka semua tidak akan selamat dan tidak akan bisa masuk ke dalam
Kerajaan Allah…., walaupun mereka sudah ditebus oleh Korban Kristus…
Melalui
Pengajaran-Nya…Tuhan memberi jalan keluar sbb :
Wahyu 3 : 18
3:18 maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah
dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan
ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak
untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.
Ada 3 hal Pengajaran yang disampaikan kepada Jemaat
Laodikia,..supaya mereka dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah, yaitu :
1. Membeli
Emas yang telah dimurnikan dalam api..
2. Membeli
Pakaian Putih..
3. Membeli
minyak untk melumas matamu..
1). Membeli Emas yang telah dimurnikan dalam api
Ø Emas yang
dimurnikan oleh api adalah Iman yang kuat dan teruji..
Ø Walaupun
banyak mengalami pencobaan dan UJian…selalu tahan.
I Petrus 1 : 6 – 9
1:6 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh
berbagai-bagai pencobaan.
1:7 Maksud semuanya itu ialah
untuk membuktikan kemurnian imanmu -- yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada
emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api -- sehingga kamu memperoleh
puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan
diri-Nya.
1:8 Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu
mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak
melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak
terkatakan,
1:9 karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan
jiwamu.
Ø Tidak
mudah tergoda dengan iming – iming dunia lagi,..karena Jemaat Laodikia tidak
dapat menahan diri saat disodori kekayaan dunia oleh Iblis..
Ø Yang
akibatnya menjadi Sakit Rohaninya.
Ø Sebab
tanpa disadari : Jemaat Laodikian sudah menyembah Iblis dengan kekayaannya..
Oleh sebab itu Pada saat Tuhan dicobai Iblis dengan Kekayaan dan
Kekuasaan dunia…., Tuhan Yesus menolak degan Keras…..untuk menyembah Iblis..
Matius 4 : 7 – 11
4:7 Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah
engkau mencobai Tuhan, Allahmu!"
4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan
memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,
4:9 dan berkata kepada-Nya:
"Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."
4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab
ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia
sajalah engkau berbakti!"
4:11 Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat
datang melayani Yesus.
Ø Jadi bisa
disimpulkan ..jika hati dan jiwa anak Tuhan sudah dikuasai dan diikat oleh
Harta kekayaan dunia….maka mereka dalam
keadaan menyembah Iblis.
Oleh sebab itu kita harus membeli ( Berkorban ) untuk mempertahankan
iman kita kepada Firman-Nya,..supaya kita terhindar dari Kuasa Iblis yang
menyebabkan kita masuk Kerajaan Neraka yang menyala – nyala.
Ø Iman yang
dibenarkan dalam Pengajaran Tabernakel terkena kepada daerah Halaman, yaitu
hidup dalam Pertobatan.
Ø Dan Iman
dalam Penyucian oleh Firman Allah dalam Pengajaran Tabernakel terkena kepada
Meja Roti Sajian,..dimana mejanya disalut dengan Emas murni..
2). Membeli Pakaian Putih
Pakaian putih di sini bicara tentang “Kepercayaan Tuhan”kepada
kita, atau dengan kata lain “Kita mendapat Kepercayaan”…
Ø Menjadi
orang yang dipercaya merupakan “Harta yg besar”…
Ø Bahkan
Tuhan yang memberi kepercayaan kepada kita, berarti Tuhan sangat memperhatikan
kita…sebab kita selalu bertanggug jawab…
Ø Jika kita dikatakan tanggung jawab di hadapan
Tuhan, maka kita melebihi orang yg beriman.
Ø Tabiat
orang yang dipercaya adalah : Tabiat
Mempelai wanita….
Ø Kita bisa
memakai Pakaian Putih atau mendapatkan Kepercayaan dari Tuhan, didahului dengan iman yang sdh teruji….
Ø Dan dalam Pengajaran Tabernakel terkena kepada
Pakaian Imam – imam.
Ada 5 hal yang dipercayakan Tuhan kepada kita
semua, untuk mendapatkan Pakaian Putih, yaitu:
a. Pelayanan..
b. Pendamaian..
c. Firman
Allah..
d. Kawanan
domba..
e. Karunia –
karunia Roh Kudus..
a). Pelayanan
( Menjadi Hamba yang baik dan setia )
Tuhan mempercayakan Pelayanan kepada kita, bukan karena kita
pandai, kuat atau hebat….melainkan “Kesetiaan”….
Ø “Setia” itu harga dari “Pakaian Pelayanan….”
Ø Kesetiaan
dari Pelayanan itu bukan langsung dari yang besar…., bukan !
Ø Kesetiaan
dalam Pelayanan dimulai dari yang kecil…
Ø Tuhan
Yesus berkata : siapa setia dalam perkara yang kecil, akan diberi perkara yang
besar..
Matius 25 : 21
25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau
telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab
dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Ø Jadi Tuhan mengukur Pelayanan kita…., bukan
karena kemampuan kita, melainkan dari Kesetiaan kita….
Ø Dan
Kesetiaan tersebut didasarkan pada “Kerendahan hati”…bukan kesombongan…
Ø Inilah
Pakaian Putih yang dikenakan Tuhan kepada kita……
Lukas 17 : 10
17:10 Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala
sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah
hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus
lakukan."
b). Pendamaian
Kepercayaan Tuhan kepada kita selanjutnya adalah kita harus bisa
menjadi Alat Perdamaian.
Ø Kepercayaan
Tuhan kepada kita ini benar – benar harus menjadi dasar bagi kita semua, yaitu
dimanapun kita berada harus selalu menjadi berkat dan pendamai..
Ø bahkan menjadi Pelita yang terang……bukan
sebaliknya, yaitu menjadi Ragi…
Ø Inilah Pakaian
Putih / kepercayaan Tuhan kepada kita sebagai “Pendamai”…..
Seperti yang Rasul Paulus berbicara kepada jemaat Korintus tentang
Pelayanan Pendamaian, :
II Korintus 5 : 18 – 21
5:18 Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus
telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan
pendamaian itu kepada kami.
5:19 Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus
dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita
pendamaian itu kepada kami.
5:20 Jadi kami ini adalah
utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan
kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan
dengan Allah.
5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa
karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.
c). Firman Allah
Firman Allah adalah suatu Kepercayaan Tuhan kepada seorang
utusan….
Ø bagaimana
kita dapat melayani….
Ø bagaimana
kita bisa menjadi juru damai…….., kalau
tidak ada Firman Allah di dalam hati kita?
Ø Firman
Allah yang ada pada kita ini, merupakan dasar dari Kepercayaan Tuhan untuk
melakukan Kehendak Tuhan yang dipercayakan kepada kita…..
Ø Jika kita Firman Allah itu sdh menjadi praktek
dalam hidup kita, maka pelayanan yang kita kerjakan akan berhasil dengan baik.
Ø Sebaliknya
jika Firman Allah itu hanya TEORI….., kita tidak layak memakai Pakaian Putih
dari Tuhan.
Yohanes 15 : 10 – 11
15:10 Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam
kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
15:11 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di
dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.
d). Kawanan Domba
Selanjutnya Kepercayaan yang Tuhan berikan kepada kita adalah “
Domba – domba”….
Ø Bagaiman
kita bisa mengelola domba – domba dengan baik
Ø Hal tsb
menunjuk kepada seorang Gembala….yang dipercayakan untuk menggembalakan domba –
domba…
Ø Sebab
domba – domba itu milik Tuhan, bukan milik Gembala……
Rasul Petrus menjelaskan bagaimana seorang Gembala menggembalakan
domba-domba?
I Petrus 5 : 2 - 4
5:2 Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan
paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari
keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri.
5:3 Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas
mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah
kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu.
5:4 Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima
mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.
e). Karunia – karunia Roh Kudus
Ini merupakan tugas kita semua, Kepercayaan Tuhan kepada kita,
yaitu : bagaimana kita semua memelihara Roh Kudus yang sudah diberikan kepada
kita.
Ø Sebab Roh
Kudus inilah yang dapat memimpin kita, supaya kita tidak berbuat dosa……
Ø Dan dengan
kuasa Roh Kudus, kita dipakai untuk membesarkan Nama Tuhan…..
Ø ROH KUDUS adalah HARTA YG INDAH……
II Timotius 1 : 14
1:14 Peliharalah harta yang indah, yang telah dipercayakan-Nya
kepada kita, oleh Roh Kudus yang diam di dalam kita
Jadi pakaian Putih yang harus kita pakai sebagai Kepercayaan Tuhan
kepada kita adalah :
1. Kesetiaan
dalam Pelayanan…
2. Selalu
menjadi pendamai dimanapun berada…
3. Selalu
berpegang kepada Firman Allah dalam melakukan apa saja..
4. Memelihara
domba – domba dengan baik ( Gembala )…
5. memelihara
Roh kudus yang merupakan Harta yang Indah…
3). Minyak untuk melumas mata
Tuhan Yesus pernah menyembuhkan 2 orang buta,.dan 2 orang buta
berseru dengan keras untuk minta kesembuhan dari Yesus..
Matius 20 : 32 -33
20:30 Ada dua orang buta yang duduk di pinggir jalan mendengar,
bahwa Yesus lewat, lalu mereka berseru: "Tuhan, Anak Daud, kasihanilah
kami!"
20:31 Tetapi orang banyak itu menegor mereka supaya mereka diam.
Namun mereka makin keras berseru, katanya: "Tuhan, Anak Daud, kasihanilah
kami!"
20:32 Lalu Yesus berhenti
dan memanggil mereka. Ia berkata: "Apa yang kamu kehendaki supaya Aku
perbuat bagimu?"
20:33 Jawab mereka:
"Tuhan, supaya mata kami dapat melihat."
20:34 Maka tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, lalu Ia menjamah
mata mereka dan seketika itu juga mereka melihat lalu mengikuti Dia.
Ø Hal
tersebut menerangkan kepada kita,…bahwa Mata sangatlah penting bagi kita
semua..
Ø Dan
buktinya : Setelah mereka bisa melihat,…maka mereka langsung mengikut Yesus.
Ø
Jadi à
Harta terbesar bagi seorang yang
buta, yaitu “DAPAT MELIHAT”…
Ø
Buta
artinya : Mata ditutup oleh daging
Ø
Pandangan tidak bisa menerima sinar, sebab
daging menyelubungi mata mereka….
Ø
Maka daging itu harus disingkirkan……dan
merindukan Roh Kudus yang hidup dalam kita..
Kita tahu banyak perbuatan daging, spt yang diungkapkan dalam Jemaat
Galatia:
Galatia 5 : 16 - 21
5:16 Maksudku ialah: hiduplah
oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
5:17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan
Roh berlawanan dengan keinginan daging -- karena keduanya bertentangan --
sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
5:18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka
kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran,
hawa nafsu,
5:20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri
hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
5:21 kedengkian, kemabukan,
pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu
-- seperti yang telah kubuat dahulu -- bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang
demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
Ø
Jadi Minyak untuk melumas mata adalah Roh
Kudus..
Ø
Jika kita disuruh membeli à Kita harus berusaha /
berkorban akan daging kita sampai memperoleh Roh Kudus..
Ø
Dan Roh Kuduslah jaminan kita bisa masuk ke
dalam Kerajaan Allah…
Roh Kudus
berada dalam Tahta Allah…
Wahyu
4 : 5
4:5 Dan dari takhta itu keluar kilat dan
bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah…..
Oleh sebab itu Rasul Paulus juga menegaskan tentang
Roh Kudus kpd Jemaat Efesus, sbb :
Epesus
1 : 14 - 18
1:14
Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya,
yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.
1:15 Karena itu, setelah aku mendengar
tentang imanmu dalam Tuhan Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang
kudus,
1:16 aku pun tidak berhenti mengucap syukur
karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku,
1:17 dan meminta kepada Allah Tuhan kita
Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh
hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.
1:18 Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu
terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam
panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi
orang-orang kudus,
Ø Dengan
Roh Kudus, mata hati kita terbuka…., sehingga kita dapat melakukan Firman
dengan baik..
Ø Dan
dalam Pengajaran Tabernakel terkena
kepada Pelita Emas.
Pertanyaannya
: Sejauh mana kita mau berkorban ,,…untuk mendapatkan Karunia Roh
Kudus??..
**)
Jadi kita semua akan dilepaskan dari Sakit Rohani
seperti Jemaat Laodikia…dan dibangun sampai menjadi sempurna, maka kita harus
mau berkorban , dengan :
1. Membeli Emas murni à Hidup beriman pada Firman
yang menyucikan..
2. Membeli
Pakaian Putih à
Menjadi kehidupan yang selalu memelihara Kasih Tuhan, dengan Kesetiaan,
Pendamai, Firman Allah, Kawanan domba dan Karunia Roh Kudus..
3. Membeli
minyak untuk melumas mata à
Hidup dipenuhkan dengan Roh Kudus..
Tahta Allah sdh disediakan bagi kita semua…yang mau
berkorban dagingnya ( untuk tidak mengejar Kekayaan dan kenikmatan dunia secara
terus menerus )… supaya mendapatkan
Kemuliaan Allah…
===TUHAN MEMBERKATI===
Tidak ada komentar:
Posting Komentar