Label

Jumat, 23 Oktober 2015

OKTOBER 2015 ( Minggu ke 3 ) YESUS DAN YOHANES PEMBAPTIS ( Bag. 1 )

Minggu, 18 Oktober 2015
Matius 11 : 1 – 19
 11:1 Setelah Yesus selesai berpesan kepada kedua belas murid-Nya, pergilah Ia dari sana untuk mengajar dan memberitakan Injil di dalam kota-kota mereka.
11:2 Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus,
11:3 lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
11:4 Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
11:5 orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
11:6 Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."
11:7 Setelah murid-murid Yohanes pergi, mulailah Yesus berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes: "Untuk apakah kamu pergi ke padang gurun? Melihat buluh yang digoyangkan angin kian ke mari?
11:8 Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian halus itu tempatnya di istana raja.
11:9 Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi.
11:10 Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.
11:11 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.
11:12 Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.
11:13 Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes
11:14 dan -- jika kamu mau menerimanya -- ialah Elia yang akan datang itu.
11:15 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!
11:16 Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya:
11:17 Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.
11:18 Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan.
11:19 Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya."

Dari pembacaan ayat – ayat di atas,…terdapat 3 pokok yang bisa kita ambil, yaitu :

1.       Ayat 1 – 6     à Pernyataan Yesus bahwa Dia adalah Penyempurna atas Pengajaran Yohanes
                            Pembaptis..
2.       Ayat 7 – 11   à Pernyataan Yesus bahwa Yohanes Pembaptis adalah Pribadiyang besar..
3.       Ayat 12 – 19 à Pernyataan Yesus bahwa baik Pengajaran Yohanes maupun Pengajaran Injil yang
                            diberitakan Yesus banyak diserong oleh orang yang tidak suka…

1). Pernyataan Yesus bahwa Yesus adalah yang Penyempurna atas  Pengajaran Yohanes Pembaptis.
Kita tahu bahwa Pengajaran yang diberitakan  oleh Yohanes Pembaptis adalan Pengajaran Pertobatan. Seperti yang telah dilakukan olehnya dengan berseru – seru di Padang gurun, sbb :
Matius 3 : 1 – 6
3:1 Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan:
3:2 "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"
3:3 Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya."
3:4 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.
3:5 Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan.
3:6 Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan.

Jadi Pengajaran Yohanes Pembaptis adalah pengajaran – pengajaran dasar yang harus dikerjakan bagi seluruh Umat Tuhan , yaitu :

a.       Pertobatan à dalam Pengajaran Tabernakel terkena pada Mezbah Korban bakaran..
b.      Baptisan air atau meninggalkan kehidupan lama à dalam Pengajaran Tabernakel terkena pada Kolam Pembasuhan…

Dua ( 2 ) hal tersebut merupakan landasan yang kokoh…untuk mengarahkan pandangan kita menjadi  lurus dan mempersiapkan Pengajaran yang bisa menyempurnakan yang hanya bisa dilakukan oleh Yesus sendiri.

Oleh sebab itu Tuhan Yesus mengatakan : Dia datang bukan untuk meniadakan hukum – hukum yang terdahulu, melainkan menyempurnakannya..

Matius 5 : 17 – 19
5:17 "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. ( Menyempurnakan )
5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

Dalam rangka untuk menyempurnakan sidang jemaat,.maka Dia harus memulai dengan menyembuhkan
terlebih dahulu  orang  - orang yang sakit secara jasmani…

Mari kita kembali ke ayat pokok, sbb :
Matius 11 : 4 – 5 ( Lukas 7 : 22 )
11:4 Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
11:5 orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik

Yang ditolong oleh Yesus adalah :
a.       Orang buta dapat melihat
b.      Orang Lumpuh dapat berjalan
c.       Orang Kusta menjadi sembuh / tahir
d.      Orang Tuli dapat mendengar
e.      Orang Mati dibangkitkan
f.        Orang Miskin diberitakan Kabar baik..
JIka perhatikan dengan seksama melalui ayat di atas…yang ditolong Tuhan supaya mereka bertobat dan mendapatkan jalan menuju kesempurnaan adalah :

a.       Mereka yang sakit..
b.      Mereka yang mati..
c.       Mereka yang miskin..

Sekarang kita akan belajar bersama tentang 3 hal tersebut di atas, sbb :

a). Mereka yang sakit
Tuhan Yesus pernah berkata : Aku datang bukan untuk mencari orang yang sehat dan benar, melainkan yang sakit dan berdosa..
Markus 2 : 13 – 17
2:13 Sesudah itu Yesus pergi lagi ke pantai danau, dan seluruh orang banyak datang kepada-Nya, lalu Ia mengajar mereka.
2:14 Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!" Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia.
2:15 Kemudian ketika Yesus makan di rumah orang itu, banyak pemungut cukai dan orang berdosa makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya, sebab banyak orang yang mengikuti Dia.
2:16 Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya: "Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"
2:17 Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."

Ø  Jadi Proses penyempurnaan yang pertama dilakukan oleh Tuhan adalah menyembuhkan orang – orang sakit..
Ø  Dan bukan hanya sakit jasmani,..tetapi SAKIT ROHANI…

Sebagai contoh :
Ø  Sidang jemaat Laodikia….tampak secara jasmani sehat dan membanggakan, tetapi di hadapan Allah sidang jemaat ini “Sakit Rohani” ..
Ø  Mengapa?...karena Sidang jemaat ini Sehat Rohani tidak dan Mati Rohani juga tidak..
Ø  Rohani mereka ada di tengah – tengah…seperti Orang sakit ( sehat tidak, mati juga tidak ).

Pertanyaannya : Penyakit seperti apa yang diderita oleh Sidang Jemaat Laodikia??..
Wahyu 3 : 14 – 18
3:14 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:
3:15 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!
3:16 Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
3:17 Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,
3:18 maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.

Ø  Sakit Rohani jemaat Laodikia ini dikarenakan sdh diperbudak dan diikat oleh Kekayaan jasmani
Ø  Oleh karena ikatan Kekayaan dunia inilah,…maka jemaat Laodikia sangat suit untuk masuk proses penyempurnaan yang mengarah kepada kemuliaan..

Tuhan Yesus pernah berfirman: Lebih mudah seekor unta masuk ke lubang jarum, daripada orang kaya masuk sorga..
Matius 19 : 23 – 26
19:23 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
19:24 Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."
19:25 Ketika murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka dan berkata: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?"
19:26 Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin."

Ø  Jemaat Laodikia ini walaupun termasuk 7 sidang pilihan Allah,…namun dalam kenyataannya selalu mengikatkan diri dengan kekayaan jasmani…
Ø  Kalau Tuhan tidak tolong dan tidak lepasakan ikatan tsb,…maka mereka tidak dapat disempurnakan untk masuk ke dalam Kerajaan Allah…

Oleh sebab itu Tuhan mengatakan kepada jemaat Laodikia,..kamu melarat, malang, miskin, buta dan telanjang….

Ø  Yang artinya à Tidak ada MODAL untuk bisa masuk ke dalam Kerajaan Allah…., walaupun secara jasmani punya modal yang banyak.

Secara Rohani  Mereka Melarat, Malang,  Miskin, Buta dan Telanjang

Ø  Melarat, artinya : tidak ada kebahagiaan sejati dan rohani…, walaupun harta dunianya banyak
Ø  Malang, artinya : tidak ada jaminan dari Tuhan kalau mereka mengalami “celaka”.., walaupun duitnya banyak..
Ø  Miskin, artinya : tidak mempunyai harta di Sorga…, yang dikejar harta dunia terus, karena merasa kurang terus….
Ø  Buta Artinya : hidup dalam kegelapan, karena hatinya jauh dari Tuhan…., sebab yang ada hanya harta dunia semata..
Ø  Telanjang Artinya : Tidak memiliki hak untuk memakai Pakaian Kekudusan..,..sangat memalukan..
Secara Rohani keadaan Jemaat laodikia ini benar – benar dalam penderitaan dan sangat sengsara…dan sengsaranya sangatlah hebat.

Ø  Oleh sebab itu Tuhan Yesus mau menolong keadaan jemaat yang seperti ini.
Ø  Sebab jika dibiarkan… mereka semua tidak akan selamat dan tidak akan bisa masuk ke dalam Kerajaan Allah…., walaupun mereka sudah ditebus oleh Korban Kristus…

Melalui Pengajaran-Nya…Tuhan memberi jalan keluar sbb :
Wahyu 3 : 18
3:18 maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.

Ada 3 hal Pengajaran yang disampaikan kepada Jemaat Laodikia,..supaya mereka dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah, yaitu :

1.       Membeli Emas yang telah dimurnikan dalam api..
2.       Membeli Pakaian Putih..
3.       Membeli minyak untk melumas matamu..

1). Membeli Emas yang telah dimurnikan dalam api

Ø  Emas yang dimurnikan oleh api adalah Iman yang kuat dan teruji..
Ø  Walaupun banyak mengalami pencobaan dan UJian…selalu tahan.

I Petrus 1 : 6 – 9
1:6 Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.
1:7 Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu -- yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api -- sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.
1:8 Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan,
1:9 karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.

Ø  Tidak mudah tergoda dengan iming – iming dunia lagi,..karena Jemaat Laodikia tidak dapat menahan diri saat disodori kekayaan dunia oleh Iblis..
Ø  Yang akibatnya menjadi Sakit Rohaninya.
Ø  Sebab tanpa disadari : Jemaat Laodikian sudah menyembah Iblis dengan kekayaannya..

Oleh sebab itu Pada saat Tuhan dicobai Iblis dengan Kekayaan dan Kekuasaan dunia…., Tuhan Yesus menolak degan Keras…..untuk menyembah Iblis..
Matius 4 : 7 – 11
4:7 Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!"
4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,
4:9 dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."
4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"
4:11 Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Yesus.

Ø  Jadi bisa disimpulkan ..jika hati dan jiwa anak Tuhan sudah dikuasai dan diikat oleh Harta kekayaan dunia….maka mereka dalam keadaan menyembah Iblis.

Oleh sebab itu kita harus membeli ( Berkorban ) untuk mempertahankan iman kita kepada Firman-Nya,..supaya kita terhindar dari Kuasa Iblis yang menyebabkan kita masuk Kerajaan Neraka yang menyala – nyala.

Ø  Iman yang dibenarkan dalam Pengajaran Tabernakel terkena kepada daerah Halaman, yaitu hidup dalam Pertobatan.
Ø  Dan Iman dalam Penyucian oleh Firman Allah dalam Pengajaran Tabernakel terkena kepada Meja Roti Sajian,..dimana mejanya disalut dengan Emas murni..
2). Membeli Pakaian Putih
Pakaian putih di sini bicara tentang “Kepercayaan Tuhan”kepada kita, atau dengan kata lain “Kita mendapat Kepercayaan”…

Ø  Menjadi orang yang dipercaya merupakan “Harta yg besar”…
Ø  Bahkan Tuhan yang memberi kepercayaan kepada kita, berarti Tuhan sangat memperhatikan kita…sebab kita selalu bertanggug jawab…
Ø  Jika kita dikatakan tanggung jawab di hadapan Tuhan, maka kita melebihi orang yg beriman.
Ø  Tabiat orang yang dipercaya adalah : Tabiat Mempelai wanita….
Ø  Kita bisa memakai Pakaian Putih atau mendapatkan Kepercayaan dari Tuhan, didahului dengan iman yang sdh teruji….
Ø  Dan dalam Pengajaran Tabernakel terkena kepada Pakaian Imam – imam.

Ada 5 hal yang dipercayakan Tuhan kepada kita semua, untuk mendapatkan Pakaian Putih, yaitu:

a.       Pelayanan..
b.      Pendamaian..
c.       Firman Allah..
d.      Kawanan domba..
e.      Karunia – karunia Roh Kudus..

a). Pelayanan ( Menjadi Hamba yang baik dan setia )
Tuhan mempercayakan Pelayanan kepada kita, bukan karena kita pandai, kuat atau hebat….melainkan “Kesetiaan”….

Ø  “Setia”  itu harga dari “Pakaian Pelayanan….”
Ø  Kesetiaan dari Pelayanan itu bukan langsung dari yang besar…., bukan !
Ø  Kesetiaan dalam Pelayanan dimulai dari yang kecil…
Ø  Tuhan Yesus berkata : siapa setia dalam perkara yang kecil, akan diberi perkara yang besar..

Matius 25 : 21
25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Ø  Jadi Tuhan mengukur Pelayanan kita…., bukan karena kemampuan kita, melainkan dari Kesetiaan kita….
Ø  Dan Kesetiaan tersebut didasarkan pada “Kerendahan hati”…bukan kesombongan…
Ø  Inilah Pakaian Putih yang dikenakan Tuhan kepada kita……

Lukas 17 : 10
17:10 Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan."

b). Pendamaian
Kepercayaan Tuhan kepada kita selanjutnya adalah kita harus bisa menjadi Alat Perdamaian.

Ø  Kepercayaan Tuhan kepada kita ini benar – benar harus menjadi dasar bagi kita semua, yaitu dimanapun kita berada harus selalu menjadi berkat dan pendamai..
Ø  bahkan menjadi Pelita yang terang……bukan sebaliknya, yaitu menjadi Ragi…
Ø  Inilah Pakaian Putih / kepercayaan Tuhan kepada kita sebagai “Pendamai”…..

Seperti yang Rasul Paulus berbicara kepada jemaat Korintus tentang Pelayanan Pendamaian, :
II Korintus 5 : 18 – 21
5:18 Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.
5:19 Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.
5:20 Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.
5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

c). Firman Allah
Firman Allah adalah suatu Kepercayaan Tuhan kepada seorang utusan….

Ø  bagaimana kita dapat melayani….
Ø  bagaimana kita bisa menjadi juru damai…….., kalau tidak ada Firman Allah di dalam hati kita?
Ø  Firman Allah yang ada pada kita ini, merupakan dasar dari Kepercayaan Tuhan untuk melakukan Kehendak Tuhan yang dipercayakan kepada kita…..
Ø  Jika kita Firman Allah itu sdh menjadi praktek dalam hidup kita, maka pelayanan yang kita kerjakan akan berhasil dengan baik.
Ø  Sebaliknya jika Firman Allah itu hanya TEORI….., kita tidak layak memakai Pakaian Putih dari Tuhan.

Yohanes 15 : 10 – 11
15:10 Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
15:11 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.

d). Kawanan Domba
Selanjutnya Kepercayaan yang Tuhan berikan kepada kita adalah “ Domba – domba”….

Ø  Bagaiman kita bisa mengelola domba – domba dengan baik
Ø  Hal tsb menunjuk kepada seorang Gembala….yang dipercayakan untuk menggembalakan domba – domba…
Ø  Sebab domba – domba itu milik Tuhan, bukan milik Gembala……

Rasul Petrus menjelaskan bagaimana seorang Gembala menggembalakan domba-domba?
I Petrus 5 : 2 - 4
5:2 Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri.
5:3 Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu.
5:4 Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.

e). Karunia – karunia Roh Kudus
Ini merupakan tugas kita semua, Kepercayaan Tuhan kepada kita, yaitu : bagaimana kita semua memelihara Roh Kudus yang sudah diberikan kepada kita.
Ø  Sebab Roh Kudus inilah yang dapat memimpin kita, supaya kita tidak berbuat dosa……
Ø  Dan dengan kuasa Roh Kudus, kita dipakai untuk membesarkan Nama Tuhan…..
Ø  ROH KUDUS adalah HARTA YG INDAH……

II Timotius 1 : 14
1:14 Peliharalah harta yang indah, yang telah dipercayakan-Nya kepada kita, oleh Roh Kudus yang diam di dalam kita

Jadi pakaian Putih yang harus kita pakai sebagai Kepercayaan Tuhan kepada kita adalah :
1.       Kesetiaan dalam Pelayanan…
2.       Selalu menjadi pendamai dimanapun berada…
3.       Selalu berpegang kepada Firman Allah dalam melakukan apa saja..
4.       Memelihara domba – domba dengan baik ( Gembala )…
5.       memelihara Roh kudus yang merupakan Harta yang Indah…

3). Minyak untuk melumas mata
Tuhan Yesus pernah menyembuhkan 2 orang buta,.dan 2 orang buta berseru dengan keras untuk minta kesembuhan dari Yesus..

Matius 20 : 32 -33
20:30 Ada dua orang buta yang duduk di pinggir jalan mendengar, bahwa Yesus lewat, lalu mereka berseru: "Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!"
20:31 Tetapi orang banyak itu menegor mereka supaya mereka diam. Namun mereka makin keras berseru, katanya: "Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!"
20:32 Lalu Yesus berhenti dan memanggil mereka. Ia berkata: "Apa yang kamu kehendaki supaya Aku perbuat bagimu?"
20:33 Jawab mereka: "Tuhan, supaya mata kami dapat melihat."
20:34 Maka tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, lalu Ia menjamah mata mereka dan seketika itu juga mereka melihat lalu mengikuti Dia.

Ø  Hal tersebut menerangkan kepada kita,…bahwa Mata sangatlah penting bagi kita semua..
Ø  Dan buktinya : Setelah mereka bisa melihat,…maka mereka langsung mengikut Yesus.
Ø  Jadi à Harta terbesar bagi seorang yang buta, yaitu “DAPAT MELIHAT”…
Ø  Buta artinya : Mata ditutup oleh daging
Ø  Pandangan tidak bisa menerima sinar, sebab daging menyelubungi mata mereka….
Ø  Maka daging itu harus disingkirkan……dan merindukan Roh Kudus yang hidup dalam kita..

Kita tahu banyak perbuatan daging, spt yang diungkapkan dalam Jemaat Galatia:
Galatia 5 : 16 - 21
5:16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
5:17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging -- karena keduanya bertentangan -- sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
5:18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
5:20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
5:21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu -- seperti yang telah kubuat dahulu -- bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

Ø  Jadi Minyak untuk melumas mata adalah Roh Kudus..
Ø  Jika kita disuruh membeli à Kita harus berusaha / berkorban akan daging kita sampai memperoleh Roh Kudus..
Ø  Dan Roh Kuduslah jaminan kita bisa masuk ke dalam Kerajaan Allah…

Roh Kudus berada dalam Tahta Allah…
Wahyu 4 : 5
4:5 Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah…..

Oleh sebab itu Rasul Paulus juga menegaskan tentang Roh Kudus kpd Jemaat Efesus, sbb :
Epesus 1 : 14 - 18
1:14 Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.
1:15 Karena itu, setelah aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus,
1:16 aku pun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku,
1:17 dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.
1:18 Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus,

Ø  Dengan Roh Kudus, mata hati kita terbuka…., sehingga kita dapat melakukan Firman dengan baik..
Ø  Dan dalam Pengajaran Tabernakel terkena kepada Pelita Emas.

Pertanyaannya : Sejauh mana kita mau berkorban ,,…untuk mendapatkan Karunia Roh Kudus??..

**)
Jadi kita semua akan dilepaskan dari Sakit Rohani seperti Jemaat Laodikia…dan dibangun sampai menjadi sempurna, maka kita harus mau berkorban , dengan :

1.        Membeli Emas murni à Hidup beriman pada Firman yang menyucikan..
2.       Membeli Pakaian Putih à Menjadi kehidupan yang selalu memelihara Kasih Tuhan, dengan Kesetiaan, Pendamai, Firman Allah, Kawanan domba dan Karunia Roh Kudus..
3.       Membeli minyak untuk melumas mata à Hidup dipenuhkan dengan Roh Kudus..

Tahta Allah sdh disediakan bagi kita semua…yang mau berkorban dagingnya ( untuk tidak mengejar Kekayaan dan kenikmatan dunia secara terus menerus  )… supaya mendapatkan Kemuliaan Allah…



===TUHAN MEMBERKATI===

Tidak ada komentar:

Posting Komentar