Label

Kamis, 13 Agustus 2015

AGUSTUS 2015 ( 2 ) PENGANIAYAAN YG AKAN DATANG & PENGAKUAN AKAN YESUS ( Poin 3 bag. 2 )

Minggu, 09 Agustus 2015
Matius 10 : 16 – 22
10:16 "Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
10:17 Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.
10:18 Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.
10:19 Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.
10:20 Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.
10:21 Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
10:22 Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Injil matius 10 : 16 – 32 bicara tentang anak – anak Tuhan yang harus masuk proses sengsara…
Dalam Pelajaran Tabernakel terkena kepada Mezbah Korban Bakaran yang  arti Rohaninya adalah “Pertobatan”,..dimana kuasa daging harus mengalami Penyembelihan dan dibakar, hingga menyukakan Hati Tuhan.

Kita akan mulai terlebih dahulu dari ayat 16 – 22,..
Pada ayat – ayat tersebut di atas ada beberapa hal tertulis di dalam masa sengsara tsb, yaitu :

1.       Kita bagaikan domba yang ditempatkan di tengah-tengah serigala.. ( ayat 16 )
2         Mereka akan menyesah ( memukul ) kita di tempat ibadah mereka.. ( ayat 17 )
3         Saling menyerahkan untuk dibunuh …( ayat 21 )

Sekarang kita akan melanjutkan ke Poin yang ke 3, yaitu :
3). Mereka saling menyerahkan untuk dibunuh..
Kita kembali ke ke ayat 21, sbb :
Matius 10 : 21
10:21 Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
10:22 Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Ø  Keadaan tersebut terjadi pada akhir jaman ini.., dimana Kasih manusia  sdh  menjadi dingin…
Ø  Sehingga terjadi pembunuhan- pembunuhan …….
Ø  Mengapa terjadi demikian à Karena  Nubuat Firman Tuhan harus digenapkan……, yaitu adanya Penyaringan atas anak – anak Tuhan….memasuki zaman baru.


Tuhan Yesus mengatakan “ Banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang dipilih. ( Matius 22 : 14 )
Maka dalam proses Pemilihan ini….anak – anak Tuhan harus mengalami “UJian yang Berat “, yaitu harus menghadapi hal – hal yang tidak enak bagi daging dan  jiwa , sbb:
Matius 24 :  7 – 13
24:7 Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.
24:8 Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.
24:9 Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,
24:10 dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.
24:11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.
24:13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Ujian tersebut adalah ( ayat 7 ) :

I.                    Kesabaran kita melalui adanya Kebencian yang mengarah kepada Pembunuhan..
II.                  Ketekunan kita melalui adanya Kelaparan…
III.                Pengaruh yang hebat dari adanya Gempa Bumi…

3 hal inilah yang akan menguji anak – anak Tuhan, supaya dapat masuk ke Jaman yang Baru…. Yaitu Suatu Keadaan Baru yang diciptakan Tuhan untuk anak – anakNya yg terpilih dan layak masuk….
Untuk itu maka anak – anak Tuhan harus mengalami proses, yaitu :

II). Ketekunan kita melalui adanya Kelaparan…..
Ada dua macam kelaparan yang akan melanda bangsa-bangsa di dunia yaitu:

1). Kelaparan secara jasmani à mengakibatkan penderitaan sampai pada kematian secara tubuh.

Ø  Adanya peperangan, …sehingga banyak yang tidak mendapat bahan makanan..
Ø  Bencana alam yang merusak dunia ini …
Ø  Sampai berkuasanya antikris  yang akan mengatur ekonomi dunia……
Ø  Hanya orang-orang yang menyembah antikris yang dapat hidup. ( Wahyu 13 : 15 – 18 )

2). Kelaparan secara rohani = kelaparan akan Firman TUHAN. 
Kelaparan Rohani ini disebabkan beberapa hal, yaitu :

a.       Adanya Ketidak puasan
b.      Pingsan Rohani

a). Ketidak puasan 
Di dunia ini banyak sekali korban ketidakpuasan yang disebabkan oleh berbagai – bagai hal…misal Pekerjaan,…usaha,….dan kegiatan – kegiatan yang lain..
Akibat dari ketidak puasan tsb, maka :

Ø  Mereka Sudah tidak tertarik lagi oleh :  apa-pun yang dari perkara-perkara dunia, misalnya :  kepandaian, kekayaan, pangkat dll,  yang tidak dapat memuaskan manusia secara sejati.
Ø  Mereka yang hidup di dalam ketidak puasan akhirnya mengembara menuruti keinginan dan mencari kepuasan diri ,…sehingga jika tidak dapat mengendalikan diri ,…mereka bisa lari ke perkara – perkara yang tidak baik, misal : Minum, Narkoba, Kejahatan,…. dsb..

b). Kekurangan makanan yang membuat Pingsan rohani,

Ø  Pingsan rohani ini berarti Tubuh Rohani berada dalam keadaan tidak panas, tidak dingin, tidak mati, tidak bangkit = suam-suam kuku……………( Jemaat Laodikia ).
Ø  Sekali-pun mereka ibadah di dalam gereja TUHAN, bahkan dalam pelayanan,…..
Ø  Namun mereka menjadi kurang sungguh – sungguh, sebab pikirannya masih dikuasai oleh perkara yang lain, misal : harta, kegiatan-2 yg lainnya.

Contoh  Kehidupan yang mengalami Pingsan Rohani  adalah : “MARTA”..
Lukas 10 : 38 - 42
10:38 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.
10:39 Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
10:40 sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."
10:41 Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
10:42 tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."

Jika kita perhatikan dengan seksama, apa yang dilakukan oleh Marta :

-          Menjemput kedatangan Tuhan Yesus…
-          Sibuk melayani Tuhan…(Tetapi tidak memperhatikan Firman Tuhan yang disampaikan…)

Ø  Dua ( 2 ) tindakan tersebut bagi manusia merupakan hal yang sangat hormat dan meninggikan Tuhan Yesus sebagai Pribadi yang dihormati dan besar…..,
Ø  Akan tetapi Pikiran Tuhan tidak seperti apa yang dipikirkan oleh manusia….

Berbeda dengan  Maria yang tampaknya diam…., tetapi berusaha untuk mendekat dan mendengar setiap Kata – kata yang keluar dari Mulut Yesus…itu yg dinilai Tuhan sangat menghormati Tuhan.

Ø  Marta sdh melayani Tuhan dengan hebat menurut ukuran manusia, tetapi tdk yg Rohani….……
Ø  Sedangkan Maria sepertinya tidak melayani Tuhan menurut ukuran manusia..
Ø  Tetapi sesungguhnya Maria lah yang melayani Tuhan

Akibat dari yang dilakukan Marta tsb,….maka Marta dalam keadaan   “PINGSAN ROHANI”…..

Ø  Dan Dampak dari Pingsan Rohani…maka selanjutnya yang terjadi adalah  : Marta mulai “SUKA MEMERINTAH TUHAN.…..”
Ø  Demikian pula yang terjadi pada kehidupan kita semua, yaitu  : Dosa yang besar yang bisa terjadi bagi setiap kehidupan anak – anak Tuhan adalah jika anak Tuhan mulai  “Suka memaksakan kehendak mereka kepada Tuhan dan  meninggalkan Firman Tuhan”…

Rasul Yakobus berbicara kepada kita, sbb :
Yakobus 4 : 3 – 4
4:3 Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.
4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

Ø  Jadi jika kita mulai  memerintah Tuhan, yaitu dengan  memaksakan kehendak kita di dalam setiap doa yang tujuannya untuk memuaskan hawa nafsu daging…….
Ø  Maka sebenarnya kita sdh menjadi Musuh Allah…

Pertanyaannya : Bagaimana hidup kita bisa tenang ,…jika Tuhan menjadi Musuh kita???....

Oleh sebab itu Rasul Paulus bicara kepada Jemaat Roma untuk tdk dikuasai oleh Roh Keinginan dengan dikuasai segala sesuati yang fana…….
Roma 6 : 12 – 13
6:12 Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.
6:13 Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.

Ø  Hal tersebut bisa terjadi pada kehidupan kita semua, jika kita seperti Marta yang tampaknya rajin ibadah, bahkan melayani…..tetapi hanya supaya dipuja oleh manusia, dan memaksakan kehendaknya demi melampiaskan keinginannya..
Ø  Dan juga tanpa terasa : dengan memerintah  Tuhan : maka Marta telah kehilangan Kasih, sebab Marta sepertinya tidak terima akan Maria yang hanya dudu- duduk saja,….akibat protes tsb maka Tuhan  Marah kepada Marta..
Ø  Sebaliknya  Maria mendapat Kasih dari Tuhan,…karena selalu dekat dengan Tuhan dan menurut akan Firman-Nya...
Lukas 10 : 41 - 42
10:41 Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
10:42 tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya

Tanpa disadari keadaan Marta di hadapan Tuhan saat itu,…seperti Jemaat Laodikia yang suam – suam kuku…kelihatannya melayani Tuhan,…akan tetapi Tuhan tidak berkenan.

Kita  tahu bagaimana kondisi Jemaat Laodikia……
Wahyu 3 : 14 - 16
14."Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:
15. Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!
16. Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.


Kita perhatikan Arti dari tidak dingin dan tidak panas, akibat dari Ibadah & Pelayanan yg tdk Serius :

Ø  Tidak dingin à Tidak ada kedamaian..
Ø  Tidak Panas à  Tidak berkobar – kobar…

Mengapa bisa seperti itu??...
Wahyu 3 : 17, 
Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,

Praktek dari pingsan rohani ini, dimulai dengan:

-          Membanggakan perkara-perkara jasmani lebih dari perkara yang rohani. Yang jasmani dibela/lebih diutamakan daripada yang rohani/lebih dari Firman TUHAN.
-          Maka hidupnya hanya seperti “muntahan” =>  hidupnya betul-betul di dalam kenajisan.
-          Muntahan à  itu tidak berguna bahkan menajiskan orang lain.

Sebenarnya Tuhan sdh merencanakan hal yang sangat indah bagi kita semua yang mengutamakan Firman Allah,  dan ujudnya adalah Tanah Perjanjian yang akan diberikan kepada kita semua, yaitu:

-          Jika kita berpegang kepada Firman-Nya…dan tidak mengikuti cara dunia ini yang selalu mengutamakan perkara – perkara jasmani..
-          Jika kita tetap mengutamakan perkara – perkara jasmani seperti Jemaat Laodikia,…maka kitapun seperti Bangsa Israel yang juga telah dimuntahkan Tuhan…

Imamat 20 : 22 – 24
20:22 Demikianlah kamu harus berpegang pada segala ketetapan-Ku dan segala peraturan-Ku serta melakukan semuanya itu, supaya jangan kamu dimuntahkan oleh negeri ke mana Aku membawa kamu untuk diam di sana.
20:23 Janganlah kamu hidup menurut kebiasaan bangsa yang akan Kuhalau dari depanmu: karena semuanya itu telah dilakukan mereka, sehingga Aku muak melihat mereka.
20:24 Tetapi kepadamu Aku telah berfirman: Kamulah yang akan menduduki tanah mereka dan Akulah yang akan memberikannya kepadamu menjadi milikmu, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya; Akulah TUHAN, Allahmu, yang memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain.

Ø  Jadi jika kita dalam keadaan sadar dan tidak Pingsan Rohani dan tidak seperti Marta, yakni mengedepankan perkara Jasmani daripada Perkara Rohani…
Ø  Maka kita tidak akan dimuntahkan Tuhan,…bahkan sebaliknya sdh disediakan Tanah kanaan yang Baru …itulah Kerajaan Sorga.

Oleh karenanya TUHAN tidak rela jika anak – anaknya sampai mengalami hal yang demikian, maka Tuhan berbelas kasihan kepada mereka yang mengikuti tapi seperti pingsan,..sbb :
Matius 15 : 32 - 34
32. Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan." 
33. Kata murid-murid-Nya kepada-Nya: "Bagaimana di tempat sunyi ini kita mendapat roti untuk mengenyangkan orang banyak yang begitu besar jumlahnya?"
34. Kata Yesus kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" "Tujuh," jawab mereka, "dan ada lagi beberapa ikan kecil."

Ay 32, 'Aku tidak mau' menyuruh pulang -à  Tuhan tidak mau kita dalam keadaan Lapar Rohani…
Ay 33, JIka kita mengalami Lapar Rohani,…maka kita bagaikan kehidupan yang Sunyi : seperti terkena imbasan perang, bencana alam à banyak kematian à …, dingin ,..tidak ada damai..
 Ay 34, Tujuh roti  ( 7 roti ) -->  Firman yang membawa kepada Kesempurnaan.

Jadi, jelas pendirian TUHAN,…yaitu : TUHAN tidak menginginkan dan juga tidak rela …bila gereja TUHAN sampai dalam keadaan kelaparan., …Untuk itu Tuhan mengehendaki 2 hal, yaitu :

1.       Mengikuti Dia selama 3 hari..
2.       Menerima 7 Roti.

1). Mengikuti Dia 3 hari
Mengikut YESUS selama tiga hari tiga malam --> ini yang dicari oleh TUHAN sekarang ini.
Sebab perhatian dan belas kasihan TUHAN tertuju kepada kehidupan yang mengikuti TUHAN selama tiga hari tiga malam.

Arti rohani dari tiga hari tiga malam adalah:
a). 3 hari 3 malam bicara PENUH,
-          yang artinya di dalam Ibadah maupun Pelayanan harus sampai penuh, yang artinya tidak meninggalkan setia Ibadah & Pelayanan.
-          Jika Ibadah ditetapkan Tuhan 3X,…maka kita juga harus berjuang n=bsa beribadah 3X dalam seminggu….
Filipi 2 : 12, 
Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,

b). Adapun  dasar dari Ibadah dan Pelayanan tersebut adalah : “KORBAN KRISTUS, yaitu :
-  YESUS mati, dikubur dan pada hari ketiga, IA bangkit..
- Maka kitapun harus mengalami pengalaman kematian dan  kebangkitan bersama dengan YESUS = ada
  Tanda Salib.
-  Ini yang dipandang oleh TUHAN.
I Petrus 2 : 24, 
Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

Ø  Di kayu salib = ada kematian / Sengsara…
Ø  Memang untuk menerima Tanda Kematian….tidaklah enak..
o    Tetapi jika kita tidak mau menerima…maka kitapun tidak akan bangkit bersama Tuhan…., yang berarti tidak akan dapt menerima Kemuliaan Tuhan…

Sebagai ilustrasi : Waktu YESUS membuat mujizat, maka semua orang akan berebutan untuk mendekati YESUS, tetapi waktu YESUS disalib, semuanya menjauh dan bila perlu semuanya pergi sejauh mungkin supaya tidak kelihatan. Inilah banyak yang memilih ibadah yang enak bagi daging.

Oleh sebab itu : Kita harus melayani TUHAN dengan kebenaran/dengan tahbisan yang benar = menjadi hamba kebenaran, dengan memperhatikan : 

-          Kesetiaan kita di dalam Ibadah…
-          Apakah kita mau mati ( sengsara ) bersama Yesus untuk melakukan Firman-Nya..
-          Menjadi seperti Maria yang selalu menghormati Tuhan,…..dsb.

2).  Menerima 7 Roti
Di dalam injil Matius 15 = tujuh roti = Firman pengajaran yang benar akan membawa kita kepada kesempurnaan. 

Ø  Menghadapi kelaparan……, berapa roti yang ada?
Ø  Ada tujuh roti à menunjuk kepada  Firman pengajaran yang benar …

Tuhan mengehendaki kepada kita semua untuk  berpegang pada Firman pengajaran yang membawa kepada Kesempurnaan ( 7 roti )…

Rasul Paulus mengatakankepada Jemaat Ibrani , sbb :
Ibrani 5 : 13 – 14 ; 6 : 1 – 2
5:13 Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
5:14 Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.
6:1 Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah,
6:2 yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal.

Ø  Sebab dalam kenyataannya : Tidak semua orang yg mengikut TUHAN mengejar sampai Kesempurnaan…
Ø  Melainkan mereka hanya puas dengan makanan yang lembek / susu dan bukan makanan yang keras..
Ø  Sehingga mereka tdak ada kekuatan….danmerasa lapar terus…
Ø  Oleh sebab itu Pada akhir jaman ini anak – anak Tuhan dihadapkan pada kelaparan Rohani,….karena makanan yang dikonsumsi adalah makanan bayi…..
Ø  Dan dampaknya : banyak yang menjadi tidak setia, sehingga mereka tidak ada kekuatan untuk mencari makan Firman………karena TUbuh Rohani mereka Lemas.
**)
Oleh sebab itu Tuhan akan memilih.. pengikut yang mana yang diperhatikan oleh TUHAN?-….dimana mereka akan dilepaskan dari MASA KELAPARAN ROHANI, …yaitu kepada kehidupan yang:

  1. Setia kepada TUHAN -->- Bagaikan mengikut Tuhan secara penuh ( 3 hari 3 malam )

    • tidak tergantung pada manusia,
    • tidak dapat dihalangi oleh apa-pun,
    • lulus dari ujian kesetiaan dan

  1. Hidup benar. ( Berpegang pada Salib Kristus )

Ø  Setia dan benar dalam berjuang  untuk tidak mengalamikelaparan rohani=  walaupun mengalami sengsara di dalam mencari Firman dan melaksanakan Firman….
Ø  Sebab ada saatnya Alkitab sdh tidak ada……., dst….

3.       Selalu mengejar Kesempurnaan melalui Firman Pengajaran yang benar…

3 Hal tersebut yang akan dapat melepaskan kita semua dari Kelaparan Rohani, seperti apa yang dinubuatkan oleh Nabi Amos….
Amos  8 : 11
8:11 "Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN.

JIka kita tetap setia bepegang kepada Firman, maka DIA bagaikan Perhiasan yang melekat pada tubuh, seperti yang tertulis di dalam Kitab Yesaya :
Yesaya 11 : 5, 
Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.

Ø  Yang artinya Tuhan akan selalu ada di dalam kehidupan kita dan menghiasi kita semua..

Kitab Yeremia juga mengatakan..”Dapatkah seorang Dara melupakan Perhiasannya??....
 Yeremia 2 : 32
,Dapatkah seorang dara melupakan perhiasannya, atau seorang pengantin perempuan melupakan ikat pinggangnya? Tetapi umat-Ku melupakan Aku, sejak waktu yang tidak terbilang lamanya.

Ø  Perhiasan adalah Pribadi Tuhan sendiri yang selalu ingin melekat kepada kita yang setia melakukan Firman-Nya..
Ø  Maka mereka akan diangkat menjadi Mempelai-Nya…

Oleh sebab itu,….mari kita meningkatkan kegiatan kita di dalam mengikut Tuhan,…baik dalam Ibadah maupun Pelayanan…., sampai kita dikatakan menjadi kehidupan yang SETIA dan BENAR di MATA ALLAH….
Maka Tuhan akan memelihara kita selama di Bumi ini,….. hingga kita diangkat menjadi MEMPELAINYA....

Sekarang “Lihat Dia yang Setia & Benar “…telah menyerahkan Diri-Nya di atas Kayu Salib,…supaya kita terlepas dari Kelaparan di muka bumi ini…, karena kita juga setia kepada Dia….
Wahyu 19 : 11 – 14
19:11 Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
19:12 Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorang pun, kecuali Ia sendiri.
19:13 Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah."
19:14 Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih.

Ø  Dia yang Setia dan yang Benar memakai Lenan Hakus yang berkilauan..--> “Pakaian Mempelai”..
Ø  Maka kita yang Setia dan hidup dalam kebenaran Firman Allah dan tidak kelaparan lagi juga akan memakai Lenan Halus yang berkilauan à Pakaian Mempelai…
Ø  Keduanya memakai Pakaian Mempelai…itulah Mempelai Pria & Mempelai Wanita Sorgawi..

Marilah kita sadar….jangan sampai kita Lapar akan Firman Allah, tetapi kita harus selalu dipenuhkan oleh Pengajaran  Firman Allah yang benar……
Amin.


===TUHAN MEMBERKATI===

Tidak ada komentar:

Posting Komentar