Minggu, 09 Agustus 2015
Matius 10 : 16 – 22
10:16 "Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah
serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti
merpati.
10:17 Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan
menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah
ibadatnya.
10:18 Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa
dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang
tidak mengenal Allah.
10:19 Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan
bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan
dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.
10:20 Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia
yang akan berkata-kata di dalam kamu.
10:21 Orang akan menyerahkan
saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap
orang tuanya dan akan membunuh mereka.
10:22 Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi
orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
Injil matius 10 : 16 – 32 bicara tentang anak – anak Tuhan yang harus
masuk proses sengsara…
Dalam Pelajaran Tabernakel terkena kepada Mezbah Korban Bakaran
yang arti Rohaninya adalah “Pertobatan”,..dimana kuasa daging
harus mengalami Penyembelihan dan dibakar, hingga menyukakan Hati Tuhan.
Kita akan mulai terlebih dahulu dari ayat 16 – 22,..
Pada ayat – ayat tersebut di atas ada beberapa hal tertulis di dalam
masa sengsara tsb, yaitu :
1.
Kita bagaikan domba yang ditempatkan di
tengah-tengah serigala.. ( ayat 16 )
2
Mereka akan menyesah ( memukul ) kita di tempat
ibadah mereka.. ( ayat 17 )
3
Saling
menyerahkan untuk dibunuh …( ayat 21 )
Sekarang kita akan melanjutkan ke Poin
yang ke 3, yaitu :
3).
Mereka saling menyerahkan untuk dibunuh..
Kita kembali ke ke ayat 21, sbb :
Matius 10 : 21
10:21 Orang akan menyerahkan
saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan
anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
10:22 Dan kamu akan dibenci
semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada
kesudahannya akan selamat.
Ø
Keadaan tersebut terjadi pada akhir jaman ini..,
dimana Kasih manusia sdh menjadi dingin…
Ø
Sehingga terjadi pembunuhan- pembunuhan …….
Ø
Mengapa terjadi demikian à Karena Nubuat Firman Tuhan harus digenapkan……, yaitu
adanya Penyaringan atas anak – anak Tuhan….memasuki zaman baru.
Tuhan Yesus mengatakan “ Banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang
dipilih. ( Matius 22 : 14
)
Maka dalam proses Pemilihan ini….anak – anak Tuhan harus mengalami “UJian yang Berat “, yaitu harus
menghadapi hal – hal yang tidak enak bagi daging dan jiwa , sbb:
Matius 24 : 7 – 13
24:7 Sebab bangsa akan
bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai
tempat.
24:8 Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan
menjelang zaman baru.
24:9 Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu
akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,
24:10 dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling
menyerahkan dan saling membenci.
24:11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
24:12 Dan karena makin
bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.
24:13 Tetapi orang yang
bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
Ujian tersebut adalah ( ayat 7 ) :
I.
Kesabaran kita melalui adanya Kebencian yang
mengarah kepada Pembunuhan..
II.
Ketekunan
kita melalui adanya Kelaparan…
III.
Pengaruh yang hebat dari adanya Gempa Bumi…
3 hal inilah yang akan menguji anak – anak Tuhan, supaya dapat masuk ke
Jaman yang Baru…. Yaitu Suatu Keadaan Baru yang diciptakan Tuhan untuk anak –
anakNya yg terpilih dan layak masuk….
Untuk itu maka anak – anak Tuhan harus mengalami proses, yaitu :
II). Ketekunan kita melalui adanya
Kelaparan…..
Ada
dua macam kelaparan yang akan melanda bangsa-bangsa di dunia yaitu:
1).
Kelaparan secara jasmani à mengakibatkan penderitaan sampai pada kematian
secara tubuh.
Ø
Adanya peperangan, …sehingga banyak yang tidak
mendapat bahan makanan..
Ø
Bencana alam yang merusak dunia ini …
Ø
Sampai berkuasanya antikris yang akan mengatur ekonomi dunia……
Ø
Hanya orang-orang yang menyembah antikris yang
dapat hidup. ( Wahyu 13 : 15 –
18 )
2).
Kelaparan secara rohani = kelaparan akan Firman
TUHAN.
Kelaparan
Rohani ini disebabkan beberapa hal, yaitu :
a.
Adanya Ketidak puasan
b.
Pingsan Rohani
a). Ketidak puasan
Di
dunia ini banyak sekali korban ketidakpuasan yang disebabkan oleh berbagai –
bagai hal…misal Pekerjaan,…usaha,….dan kegiatan – kegiatan yang lain..
Akibat
dari ketidak puasan tsb, maka :
Ø
Mereka Sudah tidak
tertarik lagi oleh : apa-pun
yang dari perkara-perkara dunia, misalnya :
kepandaian, kekayaan, pangkat dll,
yang tidak dapat memuaskan manusia secara sejati.
Ø
Mereka yang hidup di dalam ketidak puasan
akhirnya mengembara menuruti keinginan dan mencari kepuasan diri ,…sehingga jika
tidak dapat mengendalikan diri ,…mereka bisa lari ke perkara – perkara yang
tidak baik, misal : Minum, Narkoba, Kejahatan,…. dsb..
b). Kekurangan makanan yang membuat Pingsan
rohani,
Ø
Pingsan rohani ini berarti Tubuh Rohani berada
dalam keadaan tidak panas, tidak dingin,
tidak mati, tidak bangkit = suam-suam kuku……………( Jemaat Laodikia ).
Ø
Sekali-pun mereka ibadah di dalam gereja TUHAN,
bahkan dalam pelayanan,…..
Ø
Namun mereka menjadi kurang sungguh – sungguh,
sebab pikirannya masih dikuasai oleh perkara yang lain, misal : harta, kegiatan-2 yg lainnya.
Contoh
Kehidupan yang mengalami Pingsan Rohani adalah : “MARTA”..
Lukas 10 : 38
- 42
10:38
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah
kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.
10:39
Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan
terus mendengarkan perkataan-Nya,
10:40
sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia
mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa
saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."
10:41
Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan
diri dengan banyak perkara,
10:42
tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik,
yang tidak akan diambil dari padanya."
Jika
kita perhatikan dengan seksama, apa yang
dilakukan oleh Marta :
-
Menjemput kedatangan Tuhan Yesus…
-
Sibuk melayani Tuhan…(Tetapi tidak memperhatikan Firman Tuhan yang disampaikan…)
Ø
Dua ( 2 ) tindakan
tersebut bagi manusia merupakan hal yang sangat hormat dan meninggikan
Tuhan Yesus sebagai Pribadi yang dihormati
dan besar…..,
Ø
Akan tetapi Pikiran Tuhan tidak seperti apa yang
dipikirkan oleh manusia….
Berbeda
dengan Maria yang tampaknya diam…., tetapi berusaha untuk mendekat dan
mendengar setiap Kata – kata yang keluar dari Mulut Yesus…itu yg dinilai Tuhan sangat menghormati Tuhan.
Ø
Marta sdh melayani Tuhan dengan hebat menurut
ukuran manusia,
tetapi tdk yg Rohani….……
Ø
Sedangkan Maria sepertinya tidak
melayani Tuhan menurut ukuran manusia..
Ø
Tetapi sesungguhnya Maria lah yang melayani Tuhan
Akibat
dari yang dilakukan Marta tsb,….maka Marta dalam keadaan “PINGSAN
ROHANI”…..
Ø
Dan Dampak dari Pingsan Rohani…maka selanjutnya
yang terjadi adalah : Marta mulai “SUKA MEMERINTAH TUHAN.…..”
Ø
Demikian pula yang
terjadi pada kehidupan kita semua, yaitu : Dosa
yang besar yang bisa terjadi bagi setiap kehidupan anak – anak Tuhan adalah
jika anak Tuhan mulai “Suka memaksakan kehendak mereka kepada
Tuhan dan meninggalkan Firman Tuhan”…
Rasul
Yakobus berbicara kepada kita, sbb :
Yakobus 4 : 3 – 4
4:3 Atau
kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa,
sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.
4:4 Hai
kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan
dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi
sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya
musuh Allah.
Ø
Jadi jika kita mulai memerintah Tuhan, yaitu dengan memaksakan kehendak kita di dalam setiap doa yang
tujuannya untuk memuaskan hawa nafsu daging…….
Ø
Maka sebenarnya kita sdh menjadi Musuh Allah…
Pertanyaannya : Bagaimana hidup kita bisa tenang ,…jika Tuhan
menjadi Musuh kita???....
Oleh
sebab itu Rasul Paulus bicara kepada Jemaat Roma untuk tdk dikuasai oleh Roh
Keinginan dengan dikuasai segala sesuati yang fana…….
Roma 6 : 12 – 13
6:12
Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana,
supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.
6:13 Dan
janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai
sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai
orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah
anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.
Ø
Hal tersebut bisa terjadi pada kehidupan kita
semua, jika kita seperti Marta yang
tampaknya rajin ibadah, bahkan melayani…..tetapi hanya supaya dipuja oleh
manusia, dan memaksakan kehendaknya demi melampiaskan keinginannya..
Ø
Dan juga tanpa
terasa
: dengan memerintah Tuhan : maka Marta telah kehilangan Kasih,
sebab Marta sepertinya tidak terima akan Maria yang hanya dudu- duduk saja,….akibat
protes tsb maka Tuhan Marah kepada
Marta..
Ø
Sebaliknya
Maria mendapat Kasih dari
Tuhan,…karena selalu dekat dengan Tuhan dan menurut akan Firman-Nya...
Lukas 10 : 41 - 42
10:41
Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan
diri dengan banyak perkara,
10:42
tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik,
yang tidak akan diambil dari padanya
Tanpa disadari keadaan Marta di hadapan Tuhan saat
itu,…seperti Jemaat Laodikia yang suam – suam kuku…kelihatannya melayani
Tuhan,…akan tetapi Tuhan tidak berkenan.
Kita tahu bagaimana
kondisi Jemaat Laodikia……
Wahyu 3 : 14 - 16
14."Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:
15. Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!
16. Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
Kita perhatikan Arti dari tidak dingin dan tidak panas, akibat dari Ibadah & Pelayanan yg tdk Serius :
14."Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:
15. Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!
16. Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
Kita perhatikan Arti dari tidak dingin dan tidak panas, akibat dari Ibadah & Pelayanan yg tdk Serius :
Ø
Tidak dingin à Tidak ada kedamaian..
Ø
Tidak Panas à Tidak
berkobar – kobar…
Mengapa bisa seperti itu??...
Wahyu 3 : 17,
Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku
dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau
melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,
Praktek
dari pingsan rohani ini, dimulai dengan:
-
Membanggakan perkara-perkara jasmani lebih dari perkara yang rohani. Yang jasmani dibela/lebih diutamakan
daripada yang rohani/lebih dari Firman TUHAN.
-
Maka hidupnya hanya seperti “muntahan” => hidupnya
betul-betul di dalam kenajisan.
-
Muntahan à itu tidak berguna bahkan menajiskan orang
lain.
Sebenarnya
Tuhan sdh merencanakan hal yang sangat indah bagi kita semua yang mengutamakan
Firman Allah, dan ujudnya adalah Tanah
Perjanjian yang akan diberikan kepada kita semua, yaitu:
-
Jika kita berpegang kepada Firman-Nya…dan tidak
mengikuti cara dunia ini yang selalu mengutamakan perkara – perkara jasmani..
-
Jika kita tetap mengutamakan perkara – perkara
jasmani seperti Jemaat Laodikia,…maka kitapun
seperti Bangsa Israel yang juga telah dimuntahkan Tuhan…
Imamat 20 : 22 – 24
20:22
Demikianlah kamu harus berpegang pada segala ketetapan-Ku dan segala
peraturan-Ku serta melakukan semuanya itu, supaya
jangan kamu dimuntahkan oleh negeri ke mana Aku membawa kamu untuk diam di
sana.
20:23 Janganlah kamu hidup menurut kebiasaan
bangsa yang akan Kuhalau dari depanmu: karena semuanya itu telah dilakukan
mereka, sehingga Aku muak melihat mereka.
20:24
Tetapi kepadamu Aku telah berfirman: Kamulah yang akan menduduki tanah mereka
dan Akulah yang akan memberikannya kepadamu menjadi milikmu, suatu negeri yang
berlimpah-limpah susu dan madunya; Akulah TUHAN, Allahmu, yang memisahkan kamu
dari bangsa-bangsa lain.
Ø
Jadi jika
kita dalam keadaan sadar dan tidak Pingsan Rohani dan tidak seperti Marta,
yakni mengedepankan perkara Jasmani daripada Perkara Rohani…
Ø
Maka kita
tidak akan dimuntahkan Tuhan,…bahkan sebaliknya sdh disediakan Tanah
kanaan yang Baru …itulah Kerajaan Sorga.
Oleh
karenanya TUHAN tidak rela jika anak – anaknya sampai mengalami hal yang
demikian, maka Tuhan berbelas kasihan kepada mereka yang mengikuti tapi seperti
pingsan,..sbb :
Matius 15 : 32 - 34
32. Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan."
33. Kata murid-murid-Nya kepada-Nya: "Bagaimana di tempat sunyi ini kita mendapat roti untuk mengenyangkan orang banyak yang begitu besar jumlahnya?"
34. Kata Yesus kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" "Tujuh," jawab mereka, "dan ada lagi beberapa ikan kecil."
Ay 32, 'Aku tidak mau' menyuruh pulang -à Tuhan tidak mau kita dalam keadaan Lapar Rohani…
Ay 33, JIka kita mengalami Lapar Rohani,…maka kita bagaikan kehidupan yang Sunyi : seperti terkena imbasan perang, bencana alam à banyak kematian à …, dingin ,..tidak ada damai..
32. Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan."
33. Kata murid-murid-Nya kepada-Nya: "Bagaimana di tempat sunyi ini kita mendapat roti untuk mengenyangkan orang banyak yang begitu besar jumlahnya?"
34. Kata Yesus kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" "Tujuh," jawab mereka, "dan ada lagi beberapa ikan kecil."
Ay 32, 'Aku tidak mau' menyuruh pulang -à Tuhan tidak mau kita dalam keadaan Lapar Rohani…
Ay 33, JIka kita mengalami Lapar Rohani,…maka kita bagaikan kehidupan yang Sunyi : seperti terkena imbasan perang, bencana alam à banyak kematian à …, dingin ,..tidak ada damai..
Ay 34, Tujuh
roti ( 7 roti ) --> Firman
yang membawa kepada Kesempurnaan.
Jadi, jelas pendirian TUHAN,…yaitu : TUHAN tidak menginginkan dan juga tidak rela …bila gereja TUHAN sampai dalam keadaan kelaparan., …Untuk itu Tuhan mengehendaki 2 hal, yaitu :
Jadi, jelas pendirian TUHAN,…yaitu : TUHAN tidak menginginkan dan juga tidak rela …bila gereja TUHAN sampai dalam keadaan kelaparan., …Untuk itu Tuhan mengehendaki 2 hal, yaitu :
1.
Mengikuti Dia selama 3 hari..
2.
Menerima 7 Roti.
1). Mengikuti Dia 3 hari
Mengikut
YESUS selama tiga hari tiga malam --> ini yang dicari oleh TUHAN sekarang
ini.
Sebab perhatian
dan belas kasihan TUHAN tertuju kepada kehidupan yang mengikuti TUHAN selama
tiga hari tiga malam.
Arti rohani dari tiga hari tiga malam adalah:
a). 3 hari 3 malam bicara PENUH,
-
yang artinya di dalam Ibadah maupun Pelayanan
harus sampai penuh, yang artinya tidak meninggalkan setia Ibadah &
Pelayanan.
-
Jika Ibadah ditetapkan Tuhan 3X,…maka kita juga
harus berjuang n=bsa beribadah 3X dalam seminggu….
Filipi 2 : 12,
Hai saudara-saudaraku yang kekasih,
kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan
takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih
pula sekarang waktu aku tidak hadir,
b). Adapun dasar dari Ibadah dan
Pelayanan tersebut adalah : “KORBAN KRISTUS, yaitu :
- YESUS mati, dikubur
dan pada hari ketiga, IA bangkit..
-
Maka kitapun harus mengalami pengalaman kematian dan kebangkitan bersama dengan YESUS = ada
Tanda
Salib.
-
Ini yang dipandang oleh TUHAN.
I Petrus 2 : 24,
I Petrus 2 : 24,
Ia sendiri telah memikul dosa kita di
dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa,
hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.
Ø Di kayu salib = ada
kematian / Sengsara…
Ø Memang untuk
menerima Tanda Kematian….tidaklah enak..
o Tetapi jika kita tidak mau menerima…maka kitapun
tidak akan bangkit bersama Tuhan…., yang berarti tidak akan dapt menerima
Kemuliaan Tuhan…
Sebagai ilustrasi : Waktu YESUS membuat mujizat, maka semua orang
akan berebutan untuk mendekati YESUS, tetapi
waktu YESUS disalib, semuanya menjauh dan bila perlu semuanya pergi
sejauh mungkin supaya tidak kelihatan. Inilah banyak yang memilih ibadah yang
enak bagi daging.
Oleh
sebab itu : Kita harus melayani TUHAN dengan kebenaran/dengan tahbisan yang
benar = menjadi hamba kebenaran, dengan memperhatikan :
-
Kesetiaan kita di dalam Ibadah…
-
Apakah kita mau mati ( sengsara ) bersama Yesus
untuk melakukan Firman-Nya..
-
Menjadi seperti Maria yang selalu menghormati
Tuhan,…..dsb.
2).
Menerima 7 Roti
Di
dalam injil Matius 15 = tujuh roti = Firman pengajaran yang benar akan membawa
kita kepada kesempurnaan.
Ø
Menghadapi kelaparan……, berapa roti yang ada?
Ø
Ada tujuh roti à menunjuk kepada Firman pengajaran yang benar …
Tuhan mengehendaki kepada kita semua untuk berpegang pada Firman pengajaran yang membawa
kepada Kesempurnaan ( 7 roti )…
Rasul Paulus mengatakankepada Jemaat Ibrani , sbb
:
Ibrani 5 : 13
– 14 ; 6 : 1 – 2
5:13
Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang
kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
5:14
Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai
pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.
6:1 Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas
pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang
penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari
perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah,
6:2 yaitu
ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan
orang-orang mati dan hukuman kekal.
Ø
Sebab dalam kenyataannya : Tidak semua orang yg mengikut
TUHAN mengejar sampai Kesempurnaan…
Ø
Melainkan mereka hanya puas dengan makanan yang
lembek / susu dan bukan makanan yang keras..
Ø
Sehingga mereka tdak ada kekuatan….danmerasa
lapar terus…
Ø
Oleh sebab itu Pada akhir jaman ini anak – anak
Tuhan dihadapkan pada kelaparan Rohani,….karena
makanan yang dikonsumsi adalah makanan bayi…..
Ø
Dan dampaknya : banyak yang menjadi tidak setia,
sehingga mereka tidak ada kekuatan untuk
mencari makan Firman………karena TUbuh Rohani mereka Lemas.
**)
Oleh
sebab itu Tuhan akan memilih.. pengikut yang mana yang diperhatikan oleh
TUHAN?-….dimana mereka akan dilepaskan dari MASA KELAPARAN ROHANI, …yaitu kepada
kehidupan yang:
- Setia
kepada TUHAN -->- Bagaikan mengikut Tuhan secara penuh ( 3 hari 3 malam
)
- tidak
tergantung pada manusia,
- tidak dapat
dihalangi oleh apa-pun,
- lulus dari
ujian kesetiaan dan
- Hidup
benar. ( Berpegang pada Salib Kristus )
Ø
Setia dan benar dalam
berjuang untuk tidak mengalamikelaparan
rohani= walaupun mengalami sengsara di
dalam mencari Firman dan melaksanakan Firman….
Ø
Sebab ada saatnya Alkitab sdh tidak ada……., dst….
3. Selalu mengejar Kesempurnaan melalui Firman
Pengajaran yang benar…
3
Hal tersebut yang akan dapat melepaskan kita semua dari Kelaparan Rohani,
seperti apa yang dinubuatkan oleh Nabi Amos….
Amos 8 : 11
8:11 "Sesungguhnya, waktu
akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan
kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan
air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN.
JIka
kita tetap setia bepegang kepada Firman, maka DIA bagaikan Perhiasan yang melekat pada tubuh, seperti yang
tertulis di dalam Kitab Yesaya :
Yesaya 11 : 5,
Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran
dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.
Ø
Yang artinya Tuhan akan selalu ada di dalam
kehidupan kita dan menghiasi kita semua..
Kitab
Yeremia juga mengatakan..”Dapatkah seorang Dara melupakan Perhiasannya??....
Yeremia 2
: 32
,Dapatkah
seorang dara melupakan perhiasannya, atau seorang pengantin perempuan melupakan
ikat pinggangnya? Tetapi umat-Ku melupakan Aku, sejak waktu yang tidak
terbilang lamanya.
Ø
Perhiasan adalah Pribadi Tuhan sendiri yang selalu
ingin melekat kepada kita yang setia melakukan Firman-Nya..
Ø
Maka mereka akan diangkat menjadi Mempelai-Nya…
Oleh sebab itu,….mari kita meningkatkan kegiatan
kita di dalam mengikut Tuhan,…baik dalam Ibadah maupun Pelayanan…., sampai kita
dikatakan menjadi kehidupan yang SETIA dan BENAR di MATA ALLAH….
Maka Tuhan akan memelihara kita selama di Bumi ini,…..
hingga kita diangkat menjadi MEMPELAINYA....
Sekarang “Lihat Dia yang Setia & Benar “…telah
menyerahkan Diri-Nya di atas Kayu Salib,…supaya kita terlepas dari Kelaparan di
muka bumi ini…, karena kita juga setia kepada Dia….
Wahyu 19 : 11 – 14
19:11 Lalu aku melihat sorga terbuka:
sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia
yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi
dan berperang dengan adil.
19:12 Dan mata-Nya bagaikan nyala api
dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu
nama yang tidak diketahui seorang pun, kecuali Ia sendiri.
19:13 Dan Ia memakai jubah yang telah
dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah."
19:14 Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda
putih dan memakai lenan halus yang putih bersih.
Ø
Dia yang Setia dan
yang Benar memakai Lenan Hakus yang berkilauan..--> “Pakaian Mempelai”..
Ø
Maka kita yang Setia
dan hidup dalam kebenaran Firman Allah dan tidak kelaparan lagi juga akan
memakai Lenan Halus yang berkilauan à Pakaian Mempelai…
Ø
Keduanya memakai
Pakaian Mempelai…itulah Mempelai Pria & Mempelai Wanita Sorgawi..
Marilah kita sadar….jangan sampai kita Lapar akan
Firman Allah, tetapi kita harus selalu dipenuhkan oleh Pengajaran Firman Allah yang benar……
Amin.
===TUHAN
MEMBERKATI===
Tidak ada komentar:
Posting Komentar