Label

Rabu, 19 Agustus 2015

AGUSTUS 2015 ( 3 ) PENGANIAYAAN YG AKAN DATANG & PENGAKUAN AKAN YESUS ( Poin 3 bag. 3 )

Minggu, 16 Agustus 2015
Matius 10 : 16 – 22
10:16 "Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.
10:17 Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.
10:18 Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.
10:19 Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.
10:20 Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.
10:21 Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
10:22 Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Injil matius 10 : 16 – 32 bicara tentang anak – anak Tuhan yang harus masuk proses sengsara…
Dalam Pelajaran Tabernakel terkena kepada Mezbah Korban Bakaran yang  arti Rohaninya adalah “Pertobatan”,..dimana kuasa daging harus mengalami Penyembelihan dan dibakar, hingga baunya menyukakan Hati Tuhan.

Kita akan mulai terlebih dahulu dari ayat 16 – 22,..
Pada ayat – ayat tersebut di atas ada beberapa hal tertulis di dalam masa sengsara tsb, yaitu :

1.       Kita bagaikan domba yang ditempatkan di tengah-tengah serigala.. ( ayat 16 )
2.       Mereka akan menyesah ( memukul ) kita di tempat ibadah mereka.. ( ayat 17 )
3.       Saling menyerahkan untuk dibunuh …( ayat 21 )

Kita akan melanjutkan kembali pada Poin yang ke 3, yaitu :

3). Mereka saling menyerahkan untuk dibunuh..
Kita kembali ke ke ayat 21, sbb :
Matius 10 : 21- 22
10:21 Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
10:22 Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.


Ø  Keadaan tersebut terjadi pada akhir jaman ini.., dimana Kasih manusia  sdh  menjadi dingin…
Ø  Sehingga terjadi pembunuhan- pembunuhan …….
Ø  Mengapa terjadi demikian à Karena  Nubuat Firman Tuhan harus digenapkan……, yaitu adanya Penyaringan  anak – anak Tuhan….memasuki zaman baru.

Tuhan Yesus mengatakan “ Banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang dipilih. ( Matius 22 : 14 )”..
Maka dalam proses Pemilihan ini….anak – anak Tuhan harus mengalami “UJian yang Berat “, yaitu harus menghadapi hal – hal yang tidak enak bagi daging dan  jiwa mereka, sbb:
Matius 24 :  7 – 13
24:7 Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.
24:8 Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.
24:9 Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,
24:10 dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.
24:11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.
24:13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

Ujian tersebut adalah ( ayat 7 ) :

I.                    Kesabaran kita melalui adanya Kebencian yang mengarah kepada Pembunuhan..
II.                  Ketekunan kita melalui adanya Kelaparan…
III.                Pengaruh yang hebat dari adanya Gempa Bumi…

3 hal inilah yang akan menguji anak – anak Tuhan, supaya dapat masuk ke Jaman yang Baru…. Yaitu Suatu Keadaan Baru yang diciptakan Tuhan untuk anak – anakNya yg terpilih dan layak untuk masuk.
Untuk itu maka anak – anak Tuhan harus mengalami proses. Pada 2 minggu berturut turut kita sdh mempelajari poin yang ke 1 dan ke 2. Maka selanjutnya kita akan mempelajari proses yang ke 3, sbb:

III). Pengaruh yang hebat dari adanya Gempa Bumi…..
Pada proses yang ke 3 ini,..anak – anak Tuhan akan dihadapkan pada “Gempa Bumi”…
Kita tahu Gempa Bumi secara Jasmani atau secara phisik yang terjadi di Bumi ini ada 2, yaitu :

1.       Gempa Tektonik à Gempa yang disebabkan oleh bergesernya kulit Bumi..
2.       Gempa Vulkanik à Gempa yang disebabkan oleh Gunung Berapi..

Akibat dari Gempa Bumi yang besar,..akan memakan banyak Korban jiwa. Dan yang menjadi korban tsb…tidak memandang bulu siapa saja ….dan daerah mana saja …..

Ø  Jadi Jika manusia bisa saling membunuh dan banyak yang mati..
Ø  Demikian pula Alam lewat Gempa Bumi juga dapat membunuh manusia…..

Jika secara phisik Gempa Bumi memakan banyak korban jiwa,…..maka bagaimana dengan Gempa Bumi secara Rohani??.....
Bersama kita akan melihat dalam Kitab Wahyu, sbb :
Wahyu 6 : 12-14
12. Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah.
13. Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang.
14. Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya
.

Saat terjadi Gempa bumi yang dahsyat tersebut, maka kejadian tsb  berdampak  pada :

I.  I.       Matahari menjadi hitam bagaikan Karung Rambut..
I II.   Bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah
IIII.    Bintang – bintang berjatuhan bagaikan pohon Ara menggugurkan buah – buahnya..

Bersama kita akan belajar tentang 3 kejadian tersebut akibat adanya Gempa Bumi yang dahsyat tersebut, sbb :

I ). Matahari menjadi hitam bagaikan Karung Rambut
Jika matahari tertutup dengan karung Rambut yang hitam,…maka keadaan Bumi yang kita tempati ini secara Rohani dalam keadaan gelap…..

Ø  Kita tahu Matahari bicara Kasih Allah Bapa yang tidak terbatas,…karena dengan sinarnya semua yang tinggal di bumi menjadi hidup…
Ø  Jika Sinar itu semakin sedikit dan bahkan tidak ada yang dikarenakan tertutup dengan Karung Rambut,…maka akan berdampak pada Kematian secara Rohani….
Ø  Hal tsb menerangkan à Pada saat Sinar Matahari ( Kasih Allah ) semakin redup dan akhirnya tidak ada sama sekali,..maka yang terjadi adalah jiwa – jiwa anak Tuhan akan mengalami kelemahan dan akhirnya bisa mati…

Pertanyaannya : Apa yang menyebabkan Sinar Matahari Tuhan menjadi redup dan akhirnya akan hilang?..
Nabi Yoel bernubuat tentang hal tsb, sbb:
Yoel 2 : 1 – 10
2:1 Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat;
2:2 suatu hari gelap gulita dan kelam kabut, suatu hari berawan dan kelam pekat; seperti fajar di atas gunung-gunung terbentang suatu bangsa yang banyak dan kuat, yang serupa itu tidak pernah ada sejak purbakala, dan tidak akan ada lagi sesudah itu turun-temurun, pada masa yang akan datang.
2:3 Di depannya api memakan habis, di belakangnya nyala api berkobar. Tanah di depannya seperti Taman Eden, tetapi di belakangnya padang gurun tandus, dan sama sekali tidak ada yang dapat luput.
2:4 Rupanya seperti kuda, dan seperti kuda balapan mereka berlari.
2:5 Seperti gemertaknya kereta-kereta, mereka melompat-lompat di atas puncak gunung-gunung; seperti geletiknya nyala api yang memakan habis jerami; seperti suatu bangsa yang kuat, teratur barisannya untuk berperang.
2:6 Terhadapnya bangsa-bangsa gemetar, segala muka bertambah menjadi pucat pasi.
2:7 Seperti pahlawan mereka berlari, seperti prajurit mereka naik tembok; dan mereka masing-masing berjalan terus dengan tidak membelok dari jalannya;
2:8 mereka tidak berdesak-desakan, mereka berjalan terus masing-masing di jalannya; mereka menerobos pertahanan dengan tombak, mereka tidak membiarkan barisannya terputus.
2:9 Mereka menyerbu ke dalam kota, mereka berlari ke atas tembok, mereka memanjat ke dalam rumah-rumah, mereka masuk melalui jendela-jendela seperti pencuri.
2:10 Di depannya bumi gemetar, langit bergoncang; matahari dan bulan menjadi gelap, dan bintang-bintang menghilangkan cahayanya.

a.       Adanya kabut dan awan pekat ( ayat 2 )
b.      Adanya suatu bangsa yang berlari dengan tidak pandang bulu dan mereka tidak mau berdesak desakan ( ayat 4 – 8 )

a). Kabut dan Awan Pekat
Dalam Kitab Yehezkiel Tuhan mengatakan kepada bangsa – bangsa ..supaya mereka meratap,…tetapi apa yang mereka lakukan??...
Yehezkiel 30 : 1 – 6
30:1 Datanglah firman TUHAN kepadaku:
30:2 "Hai anak manusia, bernubuatlah dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Merataplah: Aduh, hari itu!
30:3 Hari itu sudah dekat, hari TUHAN sudah dekat, hari dengan awan gelap; itu adalah saat bangsa-bangsa.
30:4 Pedang datang atas Mesir dan Etiopia akan gemetar pada saat berebahan orang-orang yang mati terbunuh di Mesir dan kekayaannya dilarikan dan dasar-dasarnya terbongkar.
30:5 Orang Etiopia, Put, Lud, seluruh tanah Arab, Libia dan orang-orang dari negeri yang bersekutu dengan mereka akan mati rebah oleh pedang bersama mereka.
30:6 Beginilah firman TUHAN: Orang-orang yang mendukung Mesir akan mati rebah, dan kecongkakan Mesir yang ditimbulkan kekuatannya akan patah. Dari Migdol sampai Siene mereka mati rebah oleh pedang, demikianlah firman Tuhan ALLAH.

Ø  Dosa Mesir yang terbesar adalah “Kecongkakan” atau Kesombongan oleh kekerasan hati dan tidak mau bertobat….
Ø  Seperti Kekerasan hati dan kesombongan Firaun..
Ø  Jadi Awan Pekat / Awan Gelap bicara tentang Dosa Kekerasan hati & Kesombongan dan tidak mau bertobat…

Hal tersebut menerangkan kepada kita semua,..jika kita masih suka mengeraskan hati & sombong, serta tidak mau bertobat,…..maka Kasih Allah akan undur dalam kehidupan kita semua…, yang akibatnya kita akan mengalami MATI ROHANI….

b). Adanya suatu bangsa yang berlari dengan tidak pandang bulu dan mereka tidak mau berdesak desakan ( Yoel 2 : 4 – 8 )

Tanda yang kedua dari Matahari yang menjadi Hitam…oleh karena adanya banyak anak – anak Tuhan yang berjalan atau berlari dengan selalu berjalan lurus ke depan… :
Oleh karena jalannya selalu lurus ke depan, bila ada yang menghalangi akan ditabrak…, dan hal tsb dikatakan dalam Kitab Nabi Yoel….

1.       Bila perlu memanjat tembok, jika tembok merintangi jalan mereka…
2.       Mereka tidak mau berdesak desakan…

1). Bila perlu memanjat tembok, jika yg didepan mereka tembok dan merintangi jalan mereka..
è Hal ini menunjuk kehidupan Kristen yang menghalalkan segala cara untuk memperoleh suatu tujuan…..Bahkan bila ada halangan,..maka mereka tidak segan – segan untuk memanjat tembok

Tuhan Yesus sebagai Gembala yang baik pernah mengatakan : Siapa yang suka memanjat tembok??...
Yohanes 10 : 1 – 2
10:1 "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;
10:2 tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.

Ø  Kasih Allah akan hilang di dalam kehidupan anak – anak Tuhan,…jika mereka sudah mulai menjadi Perampok / Pencuri…
Ø  Contoh : - Merampok / mencuri miliknya Tuhan. – Merampok waktunya Tuhan ( ibadah ) , dsb.

2).  Mereka tidak mau berdesak desakan
à Mereka tidak mau berdesak – desakkan menunjuk kepada Kehidupan anak Tuhan yang tidak mau dikuduskan / tidak suka disucikan…

Ø  Mereka ingin hidup bebas menurut kemauannya sendiri…
Ø  Mereka bagaikan Anak Tuhan yang masuk melalui pintu yang lebar…( bukan sempit )..

Matius 7 : 13 – 14
7:13 Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
7:14 karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."

*) Jadi pada pada Saat Matahari menjadi gelap atau Kasih Allah tidak akan bisa menyinarkan kepada kita yang berdampak kita menjadi Mati Rohani ….dan berakhir dengan Kebinasaan…,  jika kita :

1.       Sombong dan mengeraskan hati serta  tidak mau bertobat..
2.       Masih menjadi Perampok dan Pencuri..miliknya Tuhan & merampok waktunya Tuhan..
3.       Hidup menurut kemauan sendiri dan tdk mau dikuduskan ….( melalui Pintu Lebar )…


II). Bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah…
Bulan Merah bagaikan darah ini menunjuk kepada Kasih Kristus di atas Kayu Salib…
Kita tahu Bulan bersinar dengan Lembut…,…Demikian pula Kasih Kristus itu sangatlah Lembut,…sehingga yang dialiri oleh Kasih Kristus,…hidupnya semakin Lembut.

Ø  Jika Bulan itu dalam keadaan normal, maka hal tersebut bagaikan Kasih Kristus yang lembut…
Ø  Namun dinyatakan bahwa Bulan tersebut ditutupi oleh Darah,…sehingga Bulan tersebut menjadi Merah seperti darah.

Darah bisa tertumpah,..karena telah terjadi adanya suatu kekerasan….

Ø  Demikian pula Yesus harus menumpahkan Darah di atas Kayu Salib,…oleh karena Kekerasan hati dan kekerasan jiwa dari Bangsa Israel…
Ø  Hal tersebut terjadi karena mereka menolak Yesus sang Mesias yang lembut…

Jika Bulan tsb tertutupi dengan darah,..hal tersebut menerangkan bahwaà Pada saat Gempa Bumi Rohani terjadi maka “Kelembutan itu tertutupi dengan Kekerasan” atau berganti dgn kekerasan…
Dan kekerasan tersebut sekarang sdh banyak melanda Gereja Tuhan,…sehingga anak – anak Tuhan yang berada di dalamnya masih sering terdengar..saling membenci,..bertengkar,…marah…dst.

Rasul Paulus berbicara kepada Jemaat yang dipimpin oleh Timotius, sbb :
II Timotius 3 : 1, 3 – 4 ANAK TUHAN MENJADI KERAS..
3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
3:2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,
3:3 tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,
3:4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.

Ø  Jika anak Tuhan sampai dalam keadaan seperti itu ( KERAS ),…maka mereka akan menjadi Mati Rohaninya..
Ø  Dan mereka tidak akan dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah..


III). Bintang – bintang berjatuhan bagaikan pohon Ara menggugurkan buah – buahnya..
Rasul Paulus bicara tentang siapa Bintang – bintang itu…
Filipi 2 : 14 – 15
2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.
2:14 Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
2:15 supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,

Ø  Jika kita perhatikan dengan seksama,..anak – anak Tuhan dapat menjadi bintang bintang di dunia karena mereka tidak bersungut – sungut dan tidak berbantah – bantah…

Maka jika Bintang – bintang itu sampai berjatuhan / gugur,…hal tersebut terjadi karena adanya perubahan perangai dari kehidupan yang dulunya selalu tunduk dan patuh….berubah menjadi pembantah – pembatah…

Ø  Seperti kita ketahui Buah Ara itu manis sekali rasanya,…jika buah ara itu rontok,…
Ø  Maka Pada saat Gempa Bumi terjadi “Kemanisan” di dalam pribadi anak Tuhan itu hilang …..dan berganti dengan sungut sungut dan berbantah – bantah…

Jika kita sdh mengetahui Gempa Bumi Tektonik, yaitu bergesernya kulit bumi,….maka Gempa Bumi secara Rohani itu terjadi karena juga disebabkan oleh Bergesernya kulit bumi…

Ø  Dengan bergesernya bumi secara Rohani,…banyak korbannnya itulah anak – anak Tuhan, yang dulunya berperangai MANIS dan selalu tunduk kepada Firman Allah……
Ø  Berubah menjadi suka bersungut – sungut dan suka berbantah – bantah ……

Sekarang kita perhatikan …siapa yang menggeser kulit bumi tsb??...
Wahyu 13 : 1 – 7 BINATANG KELUAR DARI DALAM LAUT / BUMI…KULIT BUMI BERGESER…
13:1 Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat.
13:2 Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.
13:3 Maka tampaklah kepadaku satu dari kepala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu.
13:4 Dan mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu. Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: "Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?"
13:5 Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.
13:6 Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.
13:7 Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.

Ø  Jadi jika anak Tuhan dulunya Manis perangainya,…dan kemudian berubah menjadi Pembantah.., maka mereka sdh terkena dampaknya Gempa Bumi yang disebabkan oleh  Naga Merah…& Antikris..
Ø  Bagaimana dengan kita???.....

***)
Akibat dari Gempa Bumi Rohani tsb terjadi,…maka dapat kita simpulkan yang terjadi pada anak – anak Tuhan yang terkena, adalah :
Matahari yang Gelap :
1.       Menjadi Sombong, keras hati dan tidak mau bertobat..
2.       Masih menjadi Perampok dan Pencuri miliknya Tuhan & merampok waktunya Tuhan..
3.       Hidup menurut kemauan sendiri dan tdk mau dikuduskan ….( melalui Pintu Lebar )…
Bulan yang Gelap trtutup Darah :
4.       Tidak ada kelembutan lagi di dalam hidupnya…alias KERAS…
Bintang – bintang berjatuhan :
5.       Tidak  ada Kemanisan, tetapi yang ada adalah suka bersungut dan membantah…

Semua perbuatan – perbuatan tersebut adalah identik dengan Naga Merah, yaitu : Iblis yang tidak suka dengan Mempelai Wanita Tuhan yang mempunyai Perangai Anak Tuhan yang Kudus, yaitu :

-          Berselubungkan Matahari….--> Hidup dalam Kasih Allah Bapa..
-          Berpijak Bulan yang menjadi darah à Hidup yg berlandaskan Korban Kristus.
-          Bermahkotakan 12 Bintang à Hidup dipenuhkan dengan Roh Kudus…
Wahyu 12 : 1 – 3
12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
12:2 Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.
12:3 Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.

Wanita tersebut bisa terlepas dan tidak dapat dikalahkan dengan Gempa Bumi yang diciptakan Iblis, karena :

1.       Selalu Berpegang kepada Firman ( Allah Bapa )..
2.       Selalu menjunjung tinggi Korban Kristus dengan mau mematikan dan menyalibkan hawa nafsu daging. ( Allah Anak )
3.       Hidup dalam pimpinan Roh Kudus hingga dipenuhkan ( Allah Roh Kudus )…

Oleh sebab itu…marilah kita koreksi diri masing – masing….apakah kelakuan dan tingkah kita serta tutur kata kita sdh tercemar oleh Gempa Buminya Iblis????...
Bersama kita datang kepada Tuhan…Amin.


===TUHAN MEMBERKATI==

Tidak ada komentar:

Posting Komentar