Minggu, 16 Agustus 2015
Matius 10 : 16 – 22
10:16 "Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah
serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti
merpati.
10:17 Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan
menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah
ibadatnya.
10:18 Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa
dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang
tidak mengenal Allah.
10:19 Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan
bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan
dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.
10:20 Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia
yang akan berkata-kata di dalam kamu.
10:21 Orang akan menyerahkan
saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan
anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
10:22 Dan kamu akan dibenci
semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada
kesudahannya akan selamat.
Injil matius 10 : 16 – 32 bicara tentang anak – anak Tuhan yang harus
masuk proses sengsara…
Dalam Pelajaran Tabernakel terkena kepada Mezbah Korban Bakaran
yang arti Rohaninya adalah “Pertobatan”,..dimana kuasa daging
harus mengalami Penyembelihan dan dibakar, hingga baunya menyukakan Hati Tuhan.
Kita akan mulai terlebih dahulu dari ayat 16 – 22,..
Pada ayat – ayat tersebut di atas ada beberapa hal tertulis di dalam
masa sengsara tsb, yaitu :
1.
Kita bagaikan domba yang ditempatkan di
tengah-tengah serigala.. ( ayat 16 )
2.
Mereka akan menyesah ( memukul ) kita di tempat
ibadah mereka.. ( ayat 17 )
3.
Saling
menyerahkan untuk dibunuh …( ayat 21 )
Kita akan melanjutkan kembali pada Poin
yang ke 3, yaitu :
3).
Mereka saling menyerahkan untuk dibunuh..
Kita kembali ke ke ayat 21, sbb :
Matius 10 : 21- 22
10:21 Orang akan menyerahkan
saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan
anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
10:22 Dan kamu akan dibenci
semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada
kesudahannya akan selamat.
Ø
Keadaan tersebut terjadi pada akhir jaman ini..,
dimana Kasih manusia sdh menjadi dingin…
Ø
Sehingga terjadi pembunuhan- pembunuhan …….
Ø
Mengapa terjadi demikian à Karena Nubuat Firman Tuhan harus digenapkan……, yaitu
adanya Penyaringan anak – anak
Tuhan….memasuki zaman baru.
Tuhan Yesus mengatakan “ Banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang
dipilih. ( Matius 22 : 14
)”..
Maka dalam proses Pemilihan ini….anak – anak Tuhan harus mengalami “UJian yang Berat “, yaitu harus
menghadapi hal – hal yang tidak enak bagi daging dan jiwa mereka, sbb:
Matius 24 : 7 – 13
24:7 Sebab bangsa akan
bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai
tempat.
24:8 Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan
menjelang zaman baru.
24:9 Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu
akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,
24:10 dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling
menyerahkan dan saling membenci.
24:11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
24:12 Dan karena makin
bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.
24:13 Tetapi orang yang
bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.
Ujian tersebut adalah ( ayat 7 ) :
I.
Kesabaran kita melalui adanya Kebencian yang
mengarah kepada Pembunuhan..
II.
Ketekunan kita melalui adanya Kelaparan…
III.
Pengaruh
yang hebat dari adanya Gempa Bumi…
3 hal inilah yang akan menguji anak – anak Tuhan, supaya dapat masuk ke
Jaman yang Baru…. Yaitu Suatu Keadaan Baru yang diciptakan Tuhan untuk anak –
anakNya yg terpilih dan layak untuk masuk.
Untuk itu maka anak – anak Tuhan harus mengalami proses. Pada 2 minggu
berturut turut kita sdh mempelajari poin yang ke 1 dan ke 2. Maka selanjutnya
kita akan mempelajari proses yang ke 3, sbb:
III). Pengaruh yang hebat dari adanya
Gempa Bumi…..
Pada proses yang ke 3 ini,..anak – anak Tuhan akan dihadapkan pada “Gempa
Bumi”…
Kita tahu Gempa Bumi secara Jasmani
atau secara phisik yang terjadi di Bumi ini ada 2, yaitu :
1.
Gempa Tektonik à
Gempa yang disebabkan oleh bergesernya kulit Bumi..
2.
Gempa Vulkanik à
Gempa yang disebabkan oleh Gunung Berapi..
Akibat dari Gempa Bumi yang besar,..akan memakan banyak Korban jiwa. Dan
yang menjadi korban tsb…tidak memandang bulu siapa saja ….dan daerah mana saja …..
Ø
Jadi Jika manusia bisa saling membunuh dan
banyak yang mati..
Ø
Demikian pula Alam lewat Gempa Bumi juga dapat
membunuh manusia…..
Jika secara phisik Gempa Bumi memakan banyak korban jiwa,…..maka bagaimana
dengan Gempa Bumi secara Rohani??.....
Bersama
kita akan melihat dalam Kitab Wahyu, sbb :
Wahyu 6 : 12-14
12. Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah.
13. Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang.
14. Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya.
Wahyu 6 : 12-14
12. Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah.
13. Dan bintang-bintang di langit berjatuhan ke atas bumi bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang.
14. Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya.
Saat
terjadi Gempa bumi yang dahsyat tersebut, maka kejadian tsb berdampak
pada :
I. I. Matahari menjadi hitam bagaikan Karung Rambut..
I II. Bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah
IIII. Bintang – bintang berjatuhan bagaikan pohon Ara
menggugurkan buah – buahnya..
Bersama
kita akan belajar tentang 3 kejadian tersebut akibat adanya Gempa Bumi yang
dahsyat tersebut, sbb :
I ). Matahari menjadi hitam bagaikan Karung Rambut
Jika
matahari tertutup dengan karung Rambut yang hitam,…maka keadaan Bumi yang kita
tempati ini secara Rohani dalam keadaan gelap…..
Ø
Kita tahu Matahari
bicara Kasih Allah Bapa yang tidak terbatas,…karena dengan sinarnya semua
yang tinggal di bumi menjadi hidup…
Ø
Jika Sinar itu semakin sedikit dan bahkan tidak
ada yang dikarenakan tertutup dengan Karung Rambut,…maka akan berdampak pada
Kematian secara Rohani….
Ø
Hal tsb menerangkan à Pada saat Sinar Matahari ( Kasih Allah ) semakin
redup dan akhirnya tidak ada sama sekali,..maka yang terjadi adalah jiwa – jiwa
anak Tuhan akan mengalami kelemahan dan akhirnya bisa mati…
Pertanyaannya : Apa yang
menyebabkan Sinar Matahari Tuhan menjadi redup dan akhirnya akan hilang?..
Nabi Yoel bernubuat tentang hal tsb, sbb:
Yoel 2 : 1 – 10
2:1
Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah
gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah
dekat;
2:2 suatu hari gelap gulita dan kelam kabut, suatu
hari berawan dan kelam pekat; seperti fajar di atas gunung-gunung
terbentang suatu bangsa yang banyak dan kuat, yang serupa itu tidak pernah ada
sejak purbakala, dan tidak akan ada lagi sesudah itu turun-temurun, pada masa
yang akan datang.
2:3 Di
depannya api memakan habis, di belakangnya nyala api berkobar. Tanah di depannya seperti Taman Eden,
tetapi di belakangnya padang gurun tandus, dan sama sekali tidak ada
yang dapat luput.
2:4
Rupanya seperti kuda, dan seperti kuda balapan mereka berlari.
2:5
Seperti gemertaknya kereta-kereta, mereka melompat-lompat di atas puncak
gunung-gunung; seperti geletiknya nyala api yang memakan habis jerami; seperti
suatu bangsa yang kuat, teratur barisannya untuk berperang.
2:6
Terhadapnya bangsa-bangsa gemetar, segala muka bertambah menjadi pucat pasi.
2:7
Seperti pahlawan mereka berlari, seperti prajurit mereka naik tembok; dan
mereka masing-masing berjalan terus dengan tidak membelok dari jalannya;
2:8 mereka tidak berdesak-desakan,
mereka berjalan terus masing-masing di jalannya; mereka menerobos pertahanan
dengan tombak, mereka tidak membiarkan barisannya terputus.
2:9
Mereka menyerbu ke dalam kota, mereka berlari ke atas tembok, mereka memanjat
ke dalam rumah-rumah, mereka masuk melalui jendela-jendela seperti pencuri.
2:10 Di
depannya bumi gemetar, langit bergoncang; matahari dan bulan menjadi gelap,
dan bintang-bintang menghilangkan cahayanya.
a.
Adanya kabut dan awan pekat ( ayat 2 )
b.
Adanya suatu bangsa yang berlari dengan tidak
pandang bulu dan mereka tidak mau berdesak desakan ( ayat 4 – 8 )
a). Kabut dan
Awan Pekat
Dalam
Kitab Yehezkiel Tuhan mengatakan kepada bangsa – bangsa ..supaya mereka meratap,…tetapi apa yang mereka lakukan??...
Yehezkiel 30 : 1 – 6
30:1
Datanglah firman TUHAN kepadaku:
30:2
"Hai anak manusia, bernubuatlah dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan
ALLAH: Merataplah: Aduh, hari itu!
30:3 Hari
itu sudah dekat, hari TUHAN sudah dekat, hari
dengan awan gelap; itu adalah saat bangsa-bangsa.
30:4
Pedang datang atas Mesir dan Etiopia akan gemetar pada saat berebahan
orang-orang yang mati terbunuh di Mesir dan kekayaannya dilarikan dan
dasar-dasarnya terbongkar.
30:5
Orang Etiopia, Put, Lud, seluruh tanah Arab, Libia dan orang-orang dari negeri
yang bersekutu dengan mereka akan mati rebah oleh pedang bersama mereka.
30:6
Beginilah firman TUHAN: Orang-orang yang
mendukung Mesir akan mati rebah, dan kecongkakan Mesir yang
ditimbulkan kekuatannya akan patah. Dari Migdol sampai Siene mereka mati rebah
oleh pedang, demikianlah firman Tuhan ALLAH.
Ø
Dosa Mesir yang terbesar adalah “Kecongkakan”
atau Kesombongan oleh kekerasan hati
dan tidak mau bertobat….
Ø
Seperti Kekerasan hati dan kesombongan Firaun..
Ø
Jadi Awan Pekat / Awan Gelap bicara tentang Dosa
Kekerasan hati & Kesombongan dan tidak mau bertobat…
Hal
tersebut menerangkan kepada kita semua,..jika
kita masih suka mengeraskan hati & sombong, serta tidak mau bertobat,…..maka Kasih Allah akan undur dalam
kehidupan kita semua…, yang akibatnya kita akan mengalami MATI ROHANI….
b). Adanya
suatu bangsa yang berlari dengan tidak pandang bulu dan mereka tidak mau
berdesak desakan ( Yoel 2 : 4 – 8 )
Tanda
yang kedua dari Matahari yang menjadi Hitam…oleh karena adanya banyak anak –
anak Tuhan yang berjalan atau berlari dengan selalu berjalan lurus ke depan… :
Oleh
karena jalannya selalu lurus ke depan, bila ada yang menghalangi akan ditabrak…,
dan hal tsb dikatakan dalam Kitab Nabi Yoel….
1.
Bila perlu memanjat tembok, jika tembok merintangi
jalan mereka…
2.
Mereka tidak mau berdesak desakan…
1).
Bila perlu memanjat tembok, jika yg
didepan mereka tembok dan merintangi jalan mereka..
è
Hal ini menunjuk kehidupan Kristen yang
menghalalkan segala cara untuk memperoleh suatu tujuan…..Bahkan bila ada
halangan,..maka mereka tidak segan – segan untuk memanjat tembok
Tuhan
Yesus sebagai Gembala yang baik pernah mengatakan : Siapa yang suka memanjat tembok??...
Yohanes 10 : 1 – 2
10:1
"Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang
domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;
10:2
tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.
Ø
Kasih Allah akan hilang di dalam kehidupan anak –
anak Tuhan,…jika mereka sudah mulai menjadi Perampok / Pencuri…
Ø
Contoh : - Merampok / mencuri miliknya Tuhan. –
Merampok waktunya Tuhan ( ibadah ) , dsb.
2). Mereka
tidak mau berdesak desakan
à Mereka tidak mau
berdesak – desakkan menunjuk kepada Kehidupan anak Tuhan yang tidak mau
dikuduskan / tidak suka disucikan…
Ø
Mereka ingin hidup bebas menurut kemauannya
sendiri…
Ø
Mereka bagaikan Anak Tuhan yang masuk melalui pintu
yang lebar…( bukan sempit )..
Matius 7 : 13 – 14
7:13
Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada
kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
7:14
karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan
sedikit orang yang mendapatinya."
*)
Jadi pada pada Saat Matahari menjadi gelap atau Kasih Allah tidak akan bisa
menyinarkan kepada kita yang berdampak kita menjadi Mati Rohani ….dan berakhir
dengan Kebinasaan…, jika kita :
1.
Sombong dan mengeraskan hati serta tidak mau bertobat..
2.
Masih menjadi Perampok dan Pencuri..miliknya
Tuhan & merampok waktunya Tuhan..
3.
Hidup menurut kemauan sendiri dan tdk mau
dikuduskan ….( melalui Pintu Lebar )…
II). Bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah…
Bulan
Merah bagaikan darah ini menunjuk kepada Kasih Kristus di atas Kayu Salib…
Kita
tahu Bulan bersinar dengan Lembut…,…Demikian pula Kasih Kristus itu sangatlah
Lembut,…sehingga yang dialiri oleh Kasih Kristus,…hidupnya semakin Lembut.
Ø
Jika Bulan itu dalam keadaan normal, maka hal
tersebut bagaikan Kasih Kristus yang lembut…
Ø
Namun dinyatakan bahwa Bulan tersebut ditutupi
oleh Darah,…sehingga Bulan tersebut menjadi Merah seperti darah.
Darah
bisa tertumpah,..karena telah terjadi adanya suatu kekerasan….
Ø
Demikian pula Yesus harus menumpahkan Darah di
atas Kayu Salib,…oleh karena Kekerasan hati dan kekerasan jiwa dari Bangsa
Israel…
Ø
Hal tersebut terjadi karena mereka menolak Yesus
sang Mesias yang lembut…
Jika
Bulan tsb tertutupi dengan darah,..hal tersebut menerangkan bahwaà Pada saat
Gempa Bumi Rohani terjadi maka “Kelembutan itu tertutupi dengan Kekerasan” atau
berganti dgn kekerasan…
Dan
kekerasan tersebut sekarang sdh banyak melanda Gereja Tuhan,…sehingga anak –
anak Tuhan yang berada di dalamnya masih sering terdengar..saling
membenci,..bertengkar,…marah…dst.
Rasul
Paulus berbicara kepada Jemaat yang dipimpin oleh Timotius, sbb :
II Timotius 3 : 1, 3 – 4 ANAK TUHAN MENJADI
KERAS..
3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir
akan datang masa yang sukar.
3:2
Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan
membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan
berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan
agama,
3:3 tidak tahu mengasihi, tidak mau
berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri,
garang,
tidak suka yang baik,
3:4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih
menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
Ø
Jika anak Tuhan sampai dalam keadaan seperti itu ( KERAS ),…maka mereka akan menjadi
Mati Rohaninya..
Ø
Dan mereka tidak akan dapat masuk ke dalam
Kerajaan Allah..
III). Bintang – bintang berjatuhan bagaikan pohon Ara
menggugurkan buah – buahnya..
Rasul
Paulus bicara tentang siapa Bintang – bintang itu…
Filipi 2 : 14 – 15
2:13
karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan
menurut kerelaan-Nya.
2:14
Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
2:15
supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak
bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka
seperti bintang-bintang di dunia,
Ø
Jika kita perhatikan dengan seksama,..anak – anak
Tuhan dapat menjadi bintang bintang di dunia karena mereka tidak bersungut –
sungut dan tidak berbantah – bantah…
Maka
jika Bintang – bintang itu sampai berjatuhan / gugur,…hal tersebut terjadi karena
adanya perubahan perangai dari kehidupan yang dulunya selalu tunduk dan
patuh….berubah menjadi pembantah – pembatah…
Ø
Seperti kita ketahui Buah Ara itu manis sekali
rasanya,…jika buah ara itu rontok,…
Ø
Maka Pada saat Gempa Bumi terjadi “Kemanisan” di dalam pribadi anak Tuhan
itu hilang …..dan berganti dengan sungut sungut dan berbantah – bantah…
Jika
kita sdh mengetahui Gempa Bumi Tektonik, yaitu bergesernya kulit bumi,….maka
Gempa Bumi secara Rohani itu terjadi karena juga disebabkan oleh Bergesernya
kulit bumi…
Ø
Dengan bergesernya bumi secara Rohani,…banyak
korbannnya itulah anak – anak Tuhan, yang dulunya berperangai MANIS dan selalu
tunduk kepada Firman Allah……
Ø
Berubah menjadi suka bersungut – sungut dan suka
berbantah – bantah ……
Sekarang kita perhatikan …siapa yang menggeser
kulit bumi tsb??...
Wahyu 13 : 1 –
7 BINATANG KELUAR DARI DALAM LAUT / BUMI…KULIT
BUMI BERGESER…
13:1 Lalu
aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan
berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada
kepalanya tertulis nama-nama hujat.
13:2
Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki
beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya
kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.
13:3 Maka
tampaklah kepadaku satu dari kepala-kepalanya seperti kena luka yang
membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh.
Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu.
13:4 Dan
mereka menyembah naga itu, karena ia memberikan kekuasaan kepada binatang itu.
Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: "Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat
berperang melawan dia?"
13:5 Dan
kepada binatang itu diberikan mulut,
yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk
melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.
13:6 Lalu
ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah
kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.
13:7 Dan ia diperkenankan untuk berperang melawan
orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka; dan kepadanya diberikan
kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.
Ø
Jadi jika anak Tuhan dulunya Manis
perangainya,…dan kemudian berubah menjadi Pembantah.., maka mereka sdh terkena
dampaknya Gempa Bumi yang disebabkan oleh Naga Merah…& Antikris..
Ø
Bagaimana dengan kita???.....
***)
Akibat
dari Gempa Bumi Rohani tsb terjadi,…maka dapat kita simpulkan yang terjadi pada
anak – anak Tuhan yang terkena, adalah :
Matahari yang Gelap :
1.
Menjadi Sombong,
keras hati dan tidak mau bertobat..
2.
Masih menjadi
Perampok dan Pencuri miliknya Tuhan & merampok waktunya Tuhan..
3.
Hidup menurut
kemauan sendiri dan tdk mau dikuduskan ….( melalui Pintu Lebar )…
Bulan yang Gelap trtutup Darah :
4.
Tidak ada
kelembutan lagi di dalam hidupnya…alias KERAS…
Bintang – bintang berjatuhan :
5.
Tidak ada Kemanisan, tetapi yang ada adalah suka
bersungut dan membantah…
Semua
perbuatan – perbuatan tersebut adalah identik dengan Naga Merah, yaitu : Iblis yang tidak suka dengan Mempelai
Wanita Tuhan yang mempunyai Perangai Anak Tuhan yang Kudus, yaitu :
-
Berselubungkan Matahari….--> Hidup dalam Kasih
Allah Bapa..
-
Berpijak Bulan yang menjadi darah à Hidup yg berlandaskan Korban Kristus.
-
Bermahkotakan 12 Bintang à Hidup dipenuhkan dengan Roh Kudus…
Wahyu 12 : 1 – 3
12:1 Maka
tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang
perempuan berselubungkan matahari, dengan
bulan di bawah kakinya dan sebuah
mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
12:2 Ia
sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia
berteriak kesakitan.
12:3 Maka
tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah
padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya
ada tujuh mahkota.
Wanita tersebut bisa terlepas dan tidak dapat
dikalahkan dengan Gempa Bumi yang diciptakan Iblis, karena :
1.
Selalu Berpegang kepada Firman ( Allah Bapa )..
2.
Selalu menjunjung tinggi Korban Kristus dengan
mau mematikan dan menyalibkan hawa nafsu daging. ( Allah Anak )
3.
Hidup dalam pimpinan Roh Kudus hingga dipenuhkan
( Allah Roh Kudus )…
Oleh sebab itu…marilah kita koreksi diri masing –
masing….apakah kelakuan dan tingkah kita serta tutur kata kita sdh tercemar
oleh Gempa Buminya Iblis????...
Bersama kita datang kepada Tuhan…Amin.
===TUHAN
MEMBERKATI==
Tidak ada komentar:
Posting Komentar