Label

Senin, 18 Agustus 2014

PASKAH 2014 (1)

Jumat Agung, 18 April 2014
Yohanes 19 : 16A – 27
19:16a Akhirnya Pilatus menyerahkan Yesus kepada mereka untuk disalibkan.
19:16b Mereka menerima Yesus.
19:17 Sambil memikul salib-Nya Ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota.
19:18 Dan di situ Ia disalibkan mereka dan bersama-sama dengan Dia disalibkan juga dua orang lain, sebelah-menyebelah, Yesus di tengah-tengah.
19:19 Dan Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu, bunyinya: "Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi."
19:20 Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Yesus disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani.
19:21 Maka kata imam-imam kepala orang Yahudi kepada Pilatus: "Jangan engkau menulis: Raja orang Yahudi, tetapi bahwa Ia mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi."
19:22 Jawab Pilatus: "Apa yang kutulis, tetap tertulis."
19:23 Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian -- dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja.
19:24 Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain: "Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya." Demikianlah hendaknya supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: "Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku." Hal itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu.
19:25 Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.
19:26 Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"
19:27 Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.
Jika kita perhatikan dengan seksama Proses Penyaliban Tuhan Yesus, maka  ada 4 kelompok yang menyaksikan Proses Penyaliban menurut Statusnya, yaitu:

1.       Pontius Pilatus dan Tuhan Yesus “sebagai Penguasa”
2.       2 Penjahat “sebagai Narapidana”
3.       Para Prajurit dan Komandannya “sebagai Pertahanan”
4.       Orang – orang Yahudi & Ibu Yesus dan Murid-2 Yesus “sebagai Masyarakat umum..”

Jika kita yang menyaksikan adalah dari seluruh golongan masyarakat, maka “Paskah” bukan merupakan perkara yang biasa, melainkan suatu PERISTIWA YANG BESAR ( AGUNG )….…

Oleh sebab itu Pada Jumat Proses Penyaliban Tuhan disebut dengan Jumat Agung / Jumat Suci,..karena adanya Peristiwa yang besar tersebut.

Ø  Jika Paskah tersebut disaksikan oleh berbagai lapisan Masyarakat Israel, maka seharusnya kita sebagai Israel Rohani harusnya lebih bisa menghargainya…..
Ø  Dan Juga à Seharusnya kita sadar : Tanpa Kematian & Kebangkitan Yesus,…..maka hidup kita akan sia – sia.
Ø  Jadi jika pada Hari Paskah kita tidak bisa datang Ibadah => maka sebenarnya mereka adalah kehidupan yg belum bisa menghargai Peristiwa yang sangat Besar, yaitu Kematian & Kebangkitan Yesus…….., yang sanggup mengangkat Kehidupan kita semua dari Kematian menuju Kebangkitan.
Ø  Dengan kata lain : Menolak Yesus yang disalib dan Bangkit….
*)
PASKAH juga terjadi jauh jauh hari, yaitu PASKAH yang ke 1 è  Terlepasnya Bangsa Israel dari Mesir Peristwa tersebut juga disaksikan oleh 4 kelompok :

-          Raja Firaun à sebagai Penguasa
-          Prajurit Mesir à sebagai Pertahanan
-          Orang Israel   à sebagai yang Terpidana
-          Orang Mesir   à sebagai Masyarakat umum

Ø  Hal ini menerangkan kepada kita : bahwa PASKAH yang ke 1 digenapkan padah PERISTIWA yang BESAR……., yaitu PENYALIBAN TUHAN YESUS…
Ø  Maka PASKAH merupakan HARI yang sangat BESAR…..bagi umat Ketebusan.

Sedikit kita cuplik peristiwa keluarnya Bangsa Israel dari Mesir :
Keluaran 12 : 1 – 12, 30 - 33
12:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun di tanah Mesir:
12:2 "Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap-tiap tahun.
12:3 Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Pada tanggal sepuluh bulan ini diambillah oleh masing-masing seekor anak domba, menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap-tiap rumah tangga.
12:4 Tetapi jika rumah tangga itu terlalu kecil jumlahnya untuk mengambil seekor anak domba, maka ia bersama-sama dengan tetangganya yang terdekat ke rumahnya haruslah mengambil seekor, menurut jumlah jiwa; tentang anak domba itu, kamu buatlah perkiraan menurut keperluan tiap-tiap orang.
12:5 Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela, berumur setahun; kamu boleh ambil domba atau kambing.
12:6 Kamu harus mengurungnya sampai hari yang keempat belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israel yang berkumpul, harus menyembelihnya pada waktu senja.
12:7 Kemudian dari darahnya haruslah diambil sedikit dan dibubuhkan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas, pada rumah-rumah di mana orang memakannya.
12:8 Dagingnya harus dimakan mereka pada malam itu juga; yang dipanggang mereka harus makan dengan roti yang tidak beragi beserta sayur pahit.
12:9 Janganlah kamu memakannya mentah atau direbus dalam air; hanya dipanggang di api, lengkap dengan kepalanya dan betisnya dan isi perutnya.
12:10 Janganlah kamu tinggalkan apa-apa dari daging itu sampai pagi; apa yang tinggal sampai pagi kamu bakarlah habis dengan api.
12:11 Dan beginilah kamu memakannya: pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu; buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi TUHAN.
12:12 Sebab pada malam ini Aku akan menjalani tanah Mesir, dan semua anak sulung, dari anak manusia sampai anak binatang, akan Kubunuh, dan kepada semua allah di Mesir akan Kujatuhkan hukuman, Akulah, TUHAN.

12:30 Lalu bangunlah Firaun pada malam itu, bersama semua pegawainya dan semua orang Mesir; dan kedengaranlah seruan yang hebat di Mesir, sebab tidak ada rumah yang tidak kematian.
12:31 Lalu pada malam itu dipanggilnyalah Musa dan Harun, katanya: "Bangunlah, keluarlah dari tengah-tengah bangsaku, baik kamu maupun orang Israel; pergilah, beribadahlah kepada TUHAN, seperti katamu itu.
12:32 Bawalah juga kambing dombamu dan lembu sapimu, seperti katamu itu, tetapi pergilah! Dan pohonkanlah juga berkat bagiku."
12:33 Orang Mesir juga mendesak dengan keras kepada bangsa itu, menyuruh bangsa itu pergi dengan segera dari negeri itu, sebab kata mereka: "Nanti kami mati semuanya."
Ø  Ayat 33 : Setelah semua anak sulung mati ( anak sulung Raja, anak sulung orang Mesir, dst,…) .maka Orang – orang Mesir menyuruh Bangsa Israel keluar dari Mesir…

Hal ini memberikan pengertian kepada kita, Keluarnya Bangsa Israel  “PASKAH” atau Terlepasnya dari Kuasa Mesir ( dosa ), itu dimulai dari Kematian semua anak Sulung orang Mesir…..

Ø  Dan Anak Sulung yang mati tersebut dinubuatkan kepada Pribadi Yesus yang ditolak oleh Bangsa Israel sendiri….seolah – olah Yesus bukan Orang Israel.
Ø  Dan yang sangat beruntung adalah : Kita semua yang bukan orang Israel asli, karena Yesus dianggap seperti orang asingà maka kita orang asing ini mendapatkan kemurahan atas PASKAH yang dilakukan oleh Tuhan Yesus.

Rasul Paulus sebagai Rasul yang memberitakan Injil kepada bangsa lain merasa bangga , karena Israel menolak Yesus, maka Bangsa Lain menapatkan kemurahan :

Roma 11 : 13 -15
11:13 Aku berkata kepada kamu, hai bangsa-bangsa bukan Yahudi. Justru karena aku adalah rasul untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi, aku menganggap hal itu kemuliaan pelayananku,
11:14 yaitu kalau-kalau aku dapat membangkitkan cemburu di dalam hati kaum sebangsaku menurut daging dan dapat menyelamatkan beberapa orang dari mereka.
11:15 Sebab jika penolakan mereka berarti perdamaian bagi dunia, dapatkah penerimaan mereka mempunyai arti lain dari pada hidup dari antara orang mati?
Ø  Yesus rela menyerahkan Nyawa-Nya, mati….supaya kita semua mendapatkan Kelepasan dari segala Dosa……
Ø  Yaitu : DIA yang SULUNG.. yang telah mati & bangkit untuk kita semua ( teristimewa Bangsa asing seperti kita ini ).

I KOrintus 15 : 20 - 23
15:20 Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.
15:21 Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.
15:22 Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus.
15:23 Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya: Kristus sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya pada waktu kedatangan-Nya.
**)
Kita kembali ke  4 kelompok tersebut, ….:
Dari 4 kelompok tsb, pada Paskah Pertama ini kita akan membahas 3 kelompok, yaitu :
Penguasa, Narapidana dan Prajurit.
Sedangkan untuk Masyarakat Umum akan disampaikan Paskah II Minggu Pagi.

Ø  Jika kita perhatikan dengan seksama :masing – masing kelompok walaupun mereka punya status yang sama, namun dalam kenyataanya tidak bisa bersatu atau mempunyai 1 suara, melainkan didalamnya tidak ada kesamaan…..
Ø  Atau dengan kata lain : Dalam 1 kelompok ada 2 pemikiran yang bersebrangan….
Ø  Bagaikan ada  2 jalan, yang pada akhirnya harus mengalami perpisahan…

Sekarang kita akan melihat Pemikiran apa yang berseberangan, dimana masing-masing kelompok yang sama tidak  mempunyai satu pandangan :

1). Kelompok I : Pontius Pilatus dan Tuhan Yesus sebagai Penguasa
Yesus sebagai Raja Kerajaan Sorga…., supaya Umat manusia bisa masuk Kerajan-Nya, maka Dia harus lahir dan hidup untuk memimpin bangsa Israel untuk masuk ke dalam Kerajaan-Nya.
Sedangkan Pontius Pilatus adalah Raja di dunia,…maka dia tidak mau disaingi oleh Yesus yang menyatakan diri sebagai Raja….
Maka disini sdh berbeda pandangan, walaupun sama – sama Penguasa.

Ø  Pilatus / Herodes oleh karena mempertahankan kedudukan-Nya, maka ke 2 Raja ini harus mengambil keputusan yang berbeda dengan Tuhan Yesus…..
Ø  Yesus rela mati….., supaya umat manusia diselamatkan dan dilepaskan dari kuasa dosa dan masuk ke dalam Kerajaan Sorga…
Ø  INilah suatu “Pendirian yang KOKOH” dari Yesus yang berakhir dengan Dia dipermuliakan dan Bertahta dalam Kerajaan Sorga…
Ø  Pontius Pilatus / Herodes mempertahankan diri sebagai penguasa dunia, sehingga tidak berani mengambil keputusan untuk memvonis Yesus….., hanya karena didesak orang-2 Israel maka dia menyerahkan vonis tsb  kpd ahli torat dan imam kepala….
Ø  Hal ini menunjukkan bahwa : Pontius Pilatus adalah Raja yang tidak mempunyai Pendirian atas Undang – undang yang berlaku…, seperti juga Raja dibawahnya yaitu Herodes….juga tidak mempunyai Pendirian atas Undang – undang yang berlaku…..
Ø  Maka akibat yang diperoleh Herodes sebagai Penguasa??....

Kisah rasul 12 : 21 -24
12:21 Dan pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka.
12:22 Dan rakyatnya bersorak membalasnya: "Ini suara allah dan bukan suara manusia!"
12:23 Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing.
12:24 Maka firman Tuhan makin tersebar dan makin banyak didengar orang.
Demikian pula kita semua,…jika kita” tidak mempunyai Pendirian yang Kokoh atas Firman Allah” yang merupakan Undang – Undang Kerajaan Sorga, maka kita akan mati dan tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan-Nya…atau menjadi orang yang terbuang…..

Kelompok 1 Ini menggambarkan sebagai Raja / Penguasa :

-          Yesus berpendirian kokoh pada Undang – undang Kerajan-Nya
-          Pontius / Herodes tidak berpendirian kokoh pada undang – undang Kerajannya…

Kesimpulan 1 : Anak Tuhan yang tidak berpegang teguh & melaksanakan Firman Allah tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah……

Ø  Disinilah Tuhan mengoreksi kita, …..sejauh apa Pendirian kita terhadap Firman Allah yang merupakan Hukum ( undang – undang )  bagi kita?....
Ø  Jika kita tidak tunduk kepada Undang – undang Allah, yaitu Firman Allah, maka kita sdh jatuh dalam dosa dan sebagai dampaknya adalah “Kerajaan Maut”…..

2). Kelompok  ke II adalah : 2 Penjahat
Dua orang Penjahat yang berada disamping Kanan kiri Tuhan Yesus pada saat disalib, ternyata mereka tidak 1 hati, melainkan mempunyai pikiran mereka bertolak belakang.

Kita perhatikan bagaimana sikap mereka kepada Tuhan Yesus :
Lukas 23 : 39 – 43
23:39 Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: "Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!"
23:40 Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama?
23:41 Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."
23:42 Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
23:43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."
Dari 2 Penjahat yang statusnya sama,…mereka mempunyai Pernyataan yang berbeda…

Ø  Penjahat ke 1 : Menghujat dan menyalahkan Yesus…
Ø  Penjahatke  2 : Mengingatkan Penjahat 1 serta mengaku dosa kepada Tuhan Yesus.

Dampaknya :

Ø  Penjahat 1 yang menyalahkan Yesus : Masuk ke Neraka..
Ø  Penjahat 2 yang mengaku kesalahan di hadapan Yesus : Masuk ke Firdaus…..

Hal tersebut menunjuk kepada kita semua,…jika kita suka mengaku dosa maka Taman Firdaus itu berada di depan kita…..sehingga kita bisa masuk.

Ø  Namun yang membuat kita tidak bisa masuk Firdaus,…..jika kita masih suka “MENYALAHKAN” pribadi yang lain seperti Penjahat ke 1 tersebut menyalahan Tuhan Yesus.
Ø  Menyalahkan orang lain = Menghakimi = Tidak bisa mengampuni orang lain.

Matius 7 : 1 – 3
7:1 "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.
7:2 Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.
7:3 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?

Kesimpulan 2 : Anak Tuhan yang masih suka Menyalahkan Pribadi lain atau menghakimi orang lain .., tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

Ø  Maka Tuhan koreksi kita semua….masihkah kita suka menyalahkan orang lain?....
Ø  Jika kita masih suka menyalahkan orang lain à arahnya Kerajaan Maut.

3). Kelompok 3 : Para Prajurit beserta Komandannya.
Bila kita perhatikan, maka  pandangan Prajurit dengan Komandannya tentang Pribadi Yesus berbeda.
*) PRAJURIT :
Ø  Prajurit memandang Yesus hanya seorang hukuman biasa,  mereka memperlakukan Yesus dengan seenaknya.
Ø  Kita lihat kelakuan para prajurit tersebut :

Yohanes 19 : 23 - 24
19:23 Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian -- dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja.
19:24 Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain: "Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya." Demikianlah hendaknya supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: "Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku." Hal itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu.

Ø  Pakaian Yesus adalah Pakaian Kekudusan…
Ø  Jika mereka sembarangan memperlakukan Pakaian Yesus dengan cara demikian…..
Ø  Maka sebenarnya mereka sangat tidak menghargai Kekudusan

Hal tersebut menunjuk kepada anak – anak Tuhan yang sering mengaku sebagai Laskar – laskar Kristus atau Prajurit – prajurit Tuhan yang katanya TAHAN BANTING…..dalam melayani Tuhan juga ambil bagian dalam pelayanan di luar Gereja untuk praktek Kasih….

Ø  Namun Tanpa sadar mereka tidak lagi memperhatikan kekudusan, melainkan hidup dengan menuruti Hawa Nafsu Daging.
Ø  Mereka hidup seperti Orang Dunia yang tidak mengenal Kristus yang Kudus….., yang suka berbuat dosa & melanggar Firman Allah.

*) KEPALA PRAJURIT
Setelah Kepala Parajurit melihat kenyataan bahwa Yesus penuh dengan Kuasa, maka Kepala Prajurit mengakui bahwa: YESUS adalah ANAK ALLAH….

Matius 27 : 50 – 54
27:50 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
27:51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,
27:52 dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.
27:53 Dan sesudah kebangkitan Yesus, mereka pun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.
27:54 Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: "Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah."
Ø  Pengakuan & Pernyataan Kepala Pasukan bahwa Yesus adalah Anak Allah da dia begitu percaya dan takut akan Tuhan Yesus,… ini memberikan kesempatan dia untuk dapat masuk ke dalam Kerajaan-Nya
Ø  Seperti yang dikatakan Tuhan Yesus sbb :

Matius 10 : 32 – 33
10:32 Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.
10:33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga."
Kesimpulan 3 :
-          Anak Tuhan yang tidak mau hidup dalam Kekudusan, akan dibuang ke dalam api yang menyala…., seperti para prajurit yang tidak menghargai Pakaian Kekudusan
-          Tetapi Anak Tuhan yang mau dikuduskan, seperti dulunya Kepala Prajurit yang bengis, berubah menjadi Pribadi yang Takut akan Allah….., maka ada kesempatan masuk ke dalam Kerajaan-Nya….

Maka Tuhan koreksi yang ke 3 : - Maukah kita berubah dan disucikan oleh Firman- Nya??....

***)
YESUS SUDAH BERKORBAN DAN MENYERAHKAN NYAWA-NYA DI ATAS KAYU SALIB PADA HARI INI…
MAKA SIAPA SAJA YANG MAU MENDENGARKAN SUARA-NYA DAN MAU DIKUDUSKAN OLEH FIRMAN-NYA ….MEREKA  AKAN DIBERI KUASA KEBANGKITAN BERSAMA DIA :

3 HAL YANG TUHAN INGATKAN KEPADA KITA SUPAYA KITA BERUBAH :

1.       APAKAH KITA SDH BERPENDIRIAN TEGUH ( KOKOH ) MEMEGANG FIRMAN ALLAH ?
2.       APAKAH KITA MASIH SUKA MENGHAKIMI ORANG LAIN ?
3.       APAKAH KITA SDH MENJAGA KEKUDUSAN DENGAN TAKUT KEPADA ALLAH,..ATAU APAKAH KITA MASIH SEENAKNYA DALAM HIDUP INI SEPERTI ORANG DUNIA???...

DARI ATAS KAYU SALIB…..DIA MEMANDANG KITA SEMUA….., SIAPA YANG MAU BERUBAH DAN BERTOBAT..MAKA : DIA “YESUS” AKAN MENYERTAI KITA SEMUA LEWAT TUBUH DAN DARAH-NYA….



===TUHAN MEMBERKATI===.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar