Label

Minggu, 30 November 2014

YESUS MENYEMBUHKAN YG TERKENA KUSTA

Minggu, 30 Nopember 2014

Matius 8 : 1 – 4 YESUS MENYEMBUHKAN SEORANG YANG SAKIT KUSTA
8:1 Setelah Yesus turun dari bukit, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.
8:2 Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku."
8:3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.
8:4 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapa pun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka."

Jika kita sering membaca Alkita terutama di dalam Perjanjian Lama, maka kita akan menemukan suatu penyakit yang berbahaya, yaitu penyakit Kusta.
Penyakit ini sangat ganas dan menular,..jika seorang terkena penyakit ini, sangat kecil kemungkinannya untuk berumur panjang…, bahkan yang terjadi jika penyakit tersebut mulai menjangkiti seseorang, maka kulit akan membusuk dan  akan berakibat fatal,…dan bilamana yang terkena Kusta adalah tangan, jari, dsb….maka dampaknya tangan atau jari bisa terlepas dari kesatuan tubuh.
Oleh sebab itu orang Israel yang terkena penyakit Kusta ini harus segera dihadapkan kepada Imam – imam untuk diperiksa dan jika dinyatakan terkena “Kusta”…, jika dinyatakan positif terkena Kusta, maka  orang yang terkena Kusta tersebut dinyatakan “NAJIS”…….dan harus dipisahkan dari masyarakat untuk diasingkan. Terlebuh lagi menjadi suatu Penghinaan bagi yang terkena Kusta : sebab setiap dia bertemu dengan orang / masyarakat,…maka dia harus berkata “ najis…, najis …, najis……, dst”.


Di dalam Kitab Musa kita bisa membaca aturan tentang Penyakit KUSTA, sbb :
Imamat 13 : 1 – 8
13:1 TUHAN berfirman kepada Musa dan Harun:
13:2 "Apabila pada kulit badan seseorang ada bengkak atau bintil-bintil atau panau, yang mungkin menjadi penyakit kusta pada kulitnya, ia harus dibawa kepada imam Harun, atau kepada salah seorang dari antara anak-anaknya, imam-imam itu.
13:3 Imam haruslah memeriksa penyakit pada kulit itu, dan kalau bulu di tempat penyakit itu sudah berubah menjadi putih, dan penyakit itu kelihatan lebih dalam dari kulit, maka itu penyakit kusta; kalau imam melihat hal itu, haruslah ia menyatakan orang itu najis.
13:4 Tetapi jikalau yang ada pada kulitnya itu hanya panau putih dan tidak kelihatan lebih dalam dari kulit, dan bulunya tidak berubah menjadi putih, imam harus mengurung orang itu tujuh hari lamanya.
13:5 Pada hari yang ketujuh haruslah imam memeriksa dia; bila menurut penglihatannya penyakit itu masih tetap dan tidak meluas pada kulit, imam harus mengurung dia tujuh hari lagi untuk kedua kalinya.
13:6 Kemudian pada hari yang ketujuh haruslah imam memeriksa dia untuk kedua kalinya; bila penyakit itu menjadi pudar dan tidak meluas pada kulit, imam harus menyatakan dia tahir; itu hanya bintil-bintil. Orang itu harus mencuci pakaiannya dan ia menjadi tahir.
13:7 Tetapi jikalau bintil-bintil itu memang meluas pada kulit, sesudah ia minta diperiksa oleh imam untuk dinyatakan tahir, haruslah ia minta diperiksa untuk kedua kalinya.
13:8 Kalau menurut pemeriksaan imam bintil-bintil itu meluas pada kulit, imam harus menyatakan dia najis; itu penyakit kusta.

Ciri dari Penyakit Kusta adalah :

-          Kulit yang terkena lebih dalam dari kulit yang tidak terkena..
-          Bintil – bintil yang terkena…meluas / melebar kemana – mana…

Jika penyakit tersebut menjangkiti orang Israel,…maka Imam- imam menyatakan orang tersebut menjadi “NAJIS”….

Ø  Jadi :  Jika Tuhan Yesus berkenan menyembuhkan Orang Kusta, maka hal tsb sama halnya dengan menyembuhkan “Orang Najis”..atau menghilangkan KENAJISAN….

Sebelum kita melangkah lebih jauh,….kita harus tahu “Asal mula Penyakit Kusta” ini….
Penyakit Kusta ini dimulai dengan Tuhan mengadakan Mujizat yang ke 2 kepada Musa, ( setelah mujizat pertama / ke 1  diberikan Tuhan kepada Musa, yaitu : Tongkat menjadi ular ), Mujizat tsb diberikan kpd Musa, supaya Musa mau dipakai Tuhan untuk menyelamatkan Bangsa Israel  yang diperbudak Bangsa Mesir di Tanah Mesir.

Keluaran 4 : 6 – 8 Tuhan memberi Mujizat kepada Musa yg ke 2
4:6 Lagi firman TUHAN kepadanya: "Masukkanlah tanganmu ke dalam bajumu." Dimasukkannya tangannya ke dalam bajunya, dan setelah ditariknya ke luar, maka tangannya kena kusta, putih seperti salju.
4:7 Sesudah itu firman-Nya: "Masukkanlah tanganmu kembali ke dalam bajumu." Musa memasukkan tangannya kembali ke dalam bajunya dan setelah ditariknya ke luar, maka tangan itu pulih kembali seperti seluruh badannya.
4:8 "Jika mereka tidak percaya kepadamu dan tidak mengindahkan tanda mujizat yang pertama, maka mereka akan percaya kepada tanda mujizat yang kedua.
Pada ayat – ayat tersebut diatas kita perhatikan bagaimana terjadinya “Kusta”, sbb :

-          Pada saat Tangan dimasukkan baju yg pertama dan kemudian ditarik à terjadilah Kusta
-          Pada saat tangan dimasukkan baju yg ke dua dan kemudian ditarik     à Hilang kustanya..

Jika kita renungkan : Pada saat tangan Musa dimasukkan ke dalam baju,…maka secara otomatis tangan tersebut mengenai kulit yang ditutupi baju,…. Bisa Perut, bisa Dada. Yang jelas mengenai “Kulit”.

Ø  Kita semua tahu : Kulit berfungsi sebagai Pelindung Tubuh…

Dengan kata lain : jika Kulit itu terkena Kusta, maka sama halnya Perlindungan akan Tubuh itu menjadi hilang à Hal tersebut bicara secara jasmani,…

Mari kita belajar arti  rohaninya, sbb :

Rasul Paulus bicara tentang Tubuh….., siapa Tubuh itu??...
Epesus 1 : 22 – 23
1:22 Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.
1:23 Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.
Tubuh adalah Sidang Jemaat,….jika Tubuh itu tidak mendapat Perlindungan..--> Arti rohaninya :  Sidang Jemaat tidak mendapatkan Perlindungan dari KEPALA ( Tuhan Yesus ), …
Karena tdk mendapat Perlindungan dari Kepala itulah Kristus, maka akibatnya à JEMAAT akan terkena / terjangkit KUSTA ROHANI.

Pertanyaannya : Saat apa Jemaat bisa terkena KUSTA??...

Ulangan 24 : 8 – 9
24:8 Hati-hatilah dalam hal penyakit kusta dan lakukanlah dengan tepat segala yang diajarkan imam-imam orang Lewi kepadamu; apa yang kuperintahkan kepada mereka haruslah kamu lakukan dengan setia.
24:9 Ingatlah apa yang dilakukan TUHAN, Allahmu, kepada Miryam pada waktu perjalananmu keluar dari Mesir.
Penyakit Kusta itu akan mulai menjangkiti Sidang Jemaat, bila :

a.       Sidang Jemaat Mulai Tidak Setia dengan Firman yg disampaikan oleh Imam-2 itulah Gembala
b.      Sidang Jemaat mulai seperti Miryam,..yang merasa tidak kalah hebat dari Musa sebagai Gembalanya.

a). Jemaat Mulai tidak setia kepada Firman yang disampaikan oleh Gembala ( LEWI ).

Firman Tuhan yang dimaksud adalah Firman Tuhan disampaikan oleh Gembala ( Lewi ) kepada Sidang Jemaat terutama melalui Ibadah – ibadah,… dan kadang disampaikan secara pribadi berupa Nasehat.

Seperti yang tertulis di dalam Kitab Ulangan,..  “KUSTA”  bisa  muncul, akibat dari  Orang  Isreal yang tidak lagi mau mendengar perkataan Imam – imam ( Lewi ),…

Ø  Demikian pula pada Sidang Jemaat : Kusta Rohani akan mulai menjangkiti Jemaat, bila  Sidang Jemaat mulai tidak mau dengar – dengaran pada Firman Tuhan yang disampaikan oleh Gembala.
Ø  Karena tidak mau dengar – dengaran pada Firman à Mereka mulai tidak setia ibadah, Tidak setia dalam pelayanan, menjauhi Gembala,…dsb…
Ø  Bahkan yg tragis : jika jemaat mendapat Nasehat Firman Allah dari Gembala,….hanya masuk kuping kiri dan keluar kuping kanan…

Hal inilah yang menyebabkan jemaat terjangkit  “Kusta”….dan disebut “NAJIS…..”

Ø  Jadi dapat diambil pengertian : jika Jemaat mulai malas ibadah,…mulai meremehkan Firman Tuhan,…dan menjauh dari Gembala,….maka mereka menjadi NAJIS di hadapan Tuhan.

Pertanyaannya : Apa yang menyebabkan Jemaat menjadi Tidak Setia, dan menjauhkan diri dari Penggembalaan??...
Rasul Paulus berbicara kepada sidang Jemaat Ibrani, sbb :

Ibrani 10 : 25, 22 – 24
10:25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
10:22 Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.
10:23 Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia.
10:24 Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik.
Bila Rasul Paulus mengajak kepada Jemaat Ibrani dengan kata “Marilah” sampai 3 x, hal itu memberi pengertian kepada kita, …bahwa keadaan Jemaat Ibrani saat itu dalam keadaan jauh dari Ibadah atau tidak Setia di dalam Ibadah…
Demikian pula kepada sidang jemaat sekarang ini……., masih banyak yang meremehkan Ibadah..

Ada 3 hal yang menyebabkan Jemaat tidak setia Ibadah ( menjauhkan diri dari Penggembalaan ) yang menyebabkan terkena KUSTA :

1.       Menghadap Tuhan dengan tidak tulus ( ayat 22 ) à Ibadah tidak sungguh – sungguh, mungkin hanya sebagai pengisi waktu saja, mungkin karena dipaksa, mungkin karena tidak enak sama Pendeta….., dsb.

2.       Tidak berpegang kepada Iman dan Pengharapan kepada Kristus ( ayat 23 ) à Karena tidak mau mengandalkan Kekuatan Tuhan,…maka sidang jemaat yang demikian ini selalu mengandalkan kekuatannya sendiri. Dan…..
              Tanda – tanda Kehidupan yang seperti ini biasanya ditandai selalu mengejar cita – citanya atau   
               keinginannya  dengan kemampuan dirinya  untuk memuaskan hidupnya. Dan sebagai
               prakteknya adalah:
-          HARTALAH yang selalu dikejar dengan mengecilkan TUHAN. Mereka lebih cenderung mengejar harta daripada Ibadah……
-          Karena dikuasai oleh harta dan merasa mencari harta itu tidak gampang,…..dampaknya mereka semakin Kikir &  Pelit….
-          Seperti Rasul Paulus berbicara di dalam Surat Timotius : karena masalah harta mereka sampai berselisih..atau terjadi percecokan…. ( I Timotius 6 : 5 )

3.       Tidak saling memperhatikan dan mendorong ( ayat 24 ) à Sidang jemaat cenderung egois hanya memikirkan diri sendiri. Sehingga jika ada jemaat lain yang tidak setia…., tidak peduli yang penting dirinya sendiri….

Jadi dari poin ( a )….kita sdh dapat mengerti Jemaat yang terkena KUSTA ROHANI…., yaitu :

1.       Ibadah tidak sungguh – sungguh atau tidak tulus….
2.       Pikirannya hanya harta semata dan menjadi kikir….
3.       Tidak memperhatikan jemaat yang lain…( Egois )….

b). Jemaat mulai seperti Miryam, yang merasa tidak kalah hebat dari Musa
Jika jemaat mulai menyaingi Gembala,..maka akibatnya akan terkena KUSTA seperti Miryam…
Kitab Bilangan 12 menceriterakan bahwa : Miryam telah menyalahkan Musa dalam hal mengambil isteri dari orang Kush.

Bilangan 12 : 1- 2 , 8 – 10
12:1 Miryam serta Harun mengatai Musa berkenaan dengan perempuan Kush yang diambilnya, sebab memang ia telah mengambil seorang perempuan Kush.
12:2 Kata mereka: "Sungguhkah TUHAN berfirman dengan perantaraan Musa saja? Bukankah dengan perantaraan kita juga Ia berfirman?" Dan kedengaranlah hal itu kepada TUHAN.

12:8 Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa TUHAN. Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?"
12:9 Sebab itu bangkitlah murka TUHAN terhadap mereka, lalu pergilah Ia.
12:10 Dan ketika awan telah naik dari atas kemah, maka tampaklah Miryam kena kusta, putih seperti salju; ketika Harun berpaling kepada Miryam, maka dilihatnya, bahwa dia kena kusta!

Kusta terjadi kepada Miryam :

-          Miryam mengatai Musa ( ayat 1 ) à menunjuk Jemaat yang masih suka mengatai / mengolok / menjelekkan / membicarakan ( bhs jawa = ngrasani ) yg tidak baik terhadap gembalanya..
-          Miryam merasa sama dengan Musa ( ayat 2 ) à  menunjuk jemaat yang mulai sombong, merasa hebat, tidak butuh kepada GEMBALA,…mampu berjalan sendiri,……..dsb.

Akibatnya : seperti Miryam…à TERJANGKIT KUSTA.

*)
Jadi jika kita simpulkan terdapat 5  kelakuan sidang jemaat yang menyebabkan  terjangkit Kusta Rohani, yaitu sbb :

1.       Ibadah tidak sungguh – sungguh bahkan mulai tidak setia …
2.       Pikirannya hanya harta semata dan menjadi Kikir…
3.       Tidak saling mengingatkan / tidak mau menguatkan antar jemaat..( Egois )..
4.       Menjelekkan Gembala…
5.       Merasa mampu berjalan sendiri tanpa Gembala..

Ø  JIKA  5 HAL TERSEBUT DILAKUKAN OLEH JEMAAT, MAKA MENJADIKAN DIRINYA TERKENA  KUSTA ROHANI DAN  MENJADI ‘NAJIS’ DI HADAPAN TUHAN.
Ø  MAKA SEBAGAI AKIBATNYA AKAN TERLEPAS DARI PEMBENTUKAN TUBUH KRISTUS YG SEMPURNA…..

**)
Tuhan Yesus adalah Tuhan yang sangat baik,….Dia tidak membiarkan keadaan Jemaatnya seperti itu…….oleh sebab itu : Untuk mengatasi Penyakit KUSTA yang menajiskan tersebut,…maka Tuhan berkenan datang untuk menolong sidang Jemaat , yaitu melalui Kronologi sbb : (  kembali membaca )…

Matius 8 : 1 – 4 YESUS MENYEMBUHKAN SEORANG YANG SAKIT KUSTA
8:1 Setelah Yesus turun dari bukit, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.
8:2 Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku."
8:3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.
8:4 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapa pun, tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka."

1.       Tuhan Yesus harus turun dari Bukit…
2.       Seorang Kusta datang kepada Tuhan Yesus dan mengatakan : Maukah Engkau mentahirkanku? & Tuhan Yesus mengatakan : “Mau”…..
3.       Tuhan Yesus menyuruh orang kusta yg sdh tsb datang kepada Imam dan mempersembahkan  persembahan yg diperintahkan  Musa…

1). Tuhan Yesus harus turun dari Bukit…
Bukit adalah tempat yang tinggi,…jika dikatakan Yesus turun dari Bukit artinya Yesus harus turun dari SORGA…ke bawah itulah Dunia ( tempat yang rendah )  untuk menyelamatkan / menyembuhkan Sidang Jemaat yang terkena KUSTA…

Rasul Paulus berbicara kepada jemaat Filipi,…Yesus telah turun dari Sorga ke dunia…Dia sdh merendahkan diri sampai mati di atas Kayu Salib…
Filipi 2 : 6 – 10
2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, ( DIA MAU TURUN )…..
2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
Ø  Jadi untuk menyelamatkan Sidang Jemaat yang terkena Kusta,….Dia menyediakan Korban-Nya di atas Kayu Salib….
Ø  Itulah Pekerjaan Keselamatan yang dikerjakan Tuhan Yesus untuk melepaskan Jemaat yang terkena Kusta,…supaya dapat terbentuk menjadi Tubuh-Nya ( Jemaat yang dikuduskan ).
Ø  Dan sebagai bentuk yang dapat menyelamatkan kita sekarang…. Adalah :

-           Firman yang kita dengar di dalam setiap ibadah,…serta…
-           Perjamuan Kudus ( Bersekutu di dalam Tubuh & Darah Yesus ).

2). Datang kepada Yesus dan mohon disembuhkan..
Kita sering datang kepada Tuhan……., tapi kita harus ingat “Tuhan itu Kudus”,  maka kepada siapa yang mau datang kepadanya harus mau dikuduskan …

Rasul Petrus dan Rasul Yakobus berbicara kepada siapa saja yang mau datang kepada Yesus….., harus mau melepaskan segala perbuatan yang tercela….

Yakobus 4 : 8 – 10
4:8 Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!
4:9 Sadarilah kemalanganmu, berdukacita dan merataplah; hendaklah tertawamu kamu ganti dengan ratap dan sukacitamu dengan dukacita.
4:10 Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.
Ø  Tahirkanlah tanganmu artinya Harus “Bertobat” dari perbuatan-2 yang menyebabkan KUSTA..
Ø  Berduka dan merataplah artinya à “Menyesal sungguh-2”….dan tidak akan mengulangi lagi..
Ø  Datang dan merendahkan hati di bawah Salib Kristus……

3). Mempersembahkan Persembahan yg diperintahkan Musa.
Apa Persembahan yang dimaksud??...

Ø  Persembahan yang dimaksud adalah seluruh Persembahan untuk membangun Bait Allah atau Tabernakel…
Ø  Dan arti rohaninya adalah “ Pembangunan Tubuh Kristus”…
Ø  Dan yang harus dipersembahkan  adalah Seluruh kemampuan ( talenta ) seperti Para Ahli seperti Aholiab dan Besalael..--> itulah sidang jemaat yang diberi talenta menyanyi, music, besuk untuk menguatkan, dsb…..serta
Ø  Mau mempersembahkan hartanya untuk Kemuliaan Tuhan……...

Keluaran 36 : 1 – 5
36:1 Demikianlah harus bekerja Bezaleel dan Aholiab, dan setiap orang yang ahli, yang telah dikaruniai TUHAN keahlian dan pengertian, sehingga ia tahu melakukan segala macam pekerjaan untuk mendirikan tempat kudus, tepat menurut yang diperintahkan TUHAN."
36:2 Lalu Musa memanggil Bezaleel dan Aholiab dan setiap orang yang ahli, yang dalam hatinya telah ditanam TUHAN keahlian, setiap orang yang tergerak hatinya untuk datang melakukan pekerjaan itu.
36:3 Mereka menerima dari pada Musa seluruh persembahan khusus, yang telah dibawa oleh orang Israel untuk melaksanakan pekerjaan mendirikan tempat kudus. Tetapi orang Israel itu masih terus membawa pemberian sukarela kepada Musa tiap-tiap pagi.
36:4 Dan segala orang ahli yang melakukan seluruh pekerjaan untuk tempat kudus itu, datanglah masing-masing dari pekerjaan yang dilakukannya,
36:5 dan berkata kepada Musa: "Rakyat membawa lebih banyak dari yang diperlukan untuk mengerjakan pekerjaan yang diperintahkan TUHAN untuk dilakukan."

Jadi Persembahan yang diperintahkan Musa adalah :

1.       Mempersembahkan keahlian untuk Pembentukan Tubuh Kristus
2.       Mempersembahkan harta untuk Pembentukan Tubuh Kristus

ATAU DENGAN KATA LAIN : KITA PERSEMBAHKAN HIDUP KITA YANG SDH DITAHIRKAN ( DIKUDUSKAN ) UNTUK KEMULIAAN TUHAN.

Roma 12 : 1 – 2
12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.


Mari sekarang kita datang Kepada Yesus yg sdh menyerahkan Nyawa-Nya di atas Kayu Salib untuk melepaskan kita semua dari KUSTA ROHANI, supaya Tuhan berkenan menjadikan kita sebagai Tubuh-Nya yg suci dalam Pembentukan Tubuh Kristus yang sempurna …,dan kita akan dijadikan “Mempelai Wanita Anak Domba Allah……”. Amin.




===TUHAN MEMBERKATI===

Tidak ada komentar:

Posting Komentar