Minggu, 30 Nopember 2014
Matius 8 : 1 – 4 YESUS MENYEMBUHKAN SEORANG YANG
SAKIT KUSTA
8:1 Setelah Yesus turun dari
bukit, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.
8:2 Maka datanglah seorang
yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat
mentahirkan aku."
8:3 Lalu Yesus mengulurkan
tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir."
Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.
8:4 Lalu Yesus berkata
kepadanya: "Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapa
pun, tetapi pergilah,
perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang
diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka."
Jika kita sering membaca Alkita terutama di dalam Perjanjian Lama, maka
kita akan menemukan suatu penyakit yang berbahaya, yaitu penyakit Kusta.
Penyakit ini sangat ganas dan menular,..jika seorang terkena penyakit
ini, sangat kecil kemungkinannya untuk berumur panjang…, bahkan yang terjadi
jika penyakit tersebut mulai menjangkiti seseorang, maka kulit akan membusuk
dan akan berakibat fatal,…dan bilamana
yang terkena Kusta adalah tangan, jari, dsb….maka dampaknya tangan atau jari bisa
terlepas dari kesatuan tubuh.
Oleh sebab itu orang Israel yang terkena penyakit Kusta ini harus segera
dihadapkan kepada Imam – imam untuk diperiksa dan jika dinyatakan terkena
“Kusta”…, jika dinyatakan positif terkena Kusta, maka orang yang terkena Kusta tersebut dinyatakan
“NAJIS”…….dan harus dipisahkan dari masyarakat untuk diasingkan. Terlebuh lagi menjadi
suatu Penghinaan bagi yang terkena Kusta : sebab setiap dia bertemu dengan
orang / masyarakat,…maka dia harus berkata “ najis…, najis …, najis……, dst”.
Di dalam Kitab Musa kita bisa
membaca aturan tentang Penyakit KUSTA, sbb :
Imamat 13 : 1 – 8
13:1 TUHAN berfirman kepada
Musa dan Harun:
13:2 "Apabila pada kulit
badan seseorang ada bengkak atau bintil-bintil atau panau, yang mungkin menjadi
penyakit kusta pada kulitnya, ia harus dibawa kepada imam Harun, atau kepada
salah seorang dari antara anak-anaknya, imam-imam itu.
13:3 Imam haruslah memeriksa
penyakit pada kulit itu, dan kalau bulu di tempat penyakit itu sudah berubah
menjadi putih, dan
penyakit itu kelihatan lebih dalam dari kulit, maka itu penyakit kusta;
kalau imam melihat hal itu,
haruslah ia menyatakan orang itu najis.
13:4 Tetapi jikalau yang ada
pada kulitnya itu hanya panau putih dan tidak kelihatan lebih dalam dari kulit,
dan bulunya tidak berubah menjadi putih, imam harus mengurung orang itu tujuh
hari lamanya.
13:5 Pada hari yang ketujuh
haruslah imam memeriksa dia; bila menurut penglihatannya penyakit itu masih
tetap dan tidak meluas pada kulit, imam harus mengurung dia tujuh hari lagi
untuk kedua kalinya.
13:6 Kemudian pada hari yang
ketujuh haruslah imam memeriksa dia untuk kedua kalinya; bila penyakit itu
menjadi pudar dan tidak meluas pada kulit, imam harus menyatakan dia tahir; itu
hanya bintil-bintil. Orang itu harus mencuci pakaiannya dan ia menjadi tahir.
13:7 Tetapi jikalau
bintil-bintil itu memang meluas pada kulit, sesudah ia minta diperiksa oleh
imam untuk dinyatakan tahir, haruslah ia minta diperiksa untuk kedua kalinya.
13:8 Kalau menurut pemeriksaan
imam bintil-bintil itu meluas pada kulit, imam harus menyatakan dia najis; itu
penyakit kusta.
Ciri dari Penyakit Kusta adalah :
-
Kulit yang terkena lebih dalam dari kulit yang
tidak terkena..
-
Bintil – bintil yang terkena…meluas / melebar
kemana – mana…
Jika penyakit tersebut menjangkiti
orang Israel,…maka Imam- imam menyatakan orang tersebut menjadi “NAJIS”….
Ø
Jadi
: Jika Tuhan Yesus berkenan
menyembuhkan Orang Kusta, maka hal tsb sama halnya dengan menyembuhkan “Orang
Najis”..atau menghilangkan KENAJISAN….
Sebelum kita melangkah lebih jauh,….kita harus tahu “Asal mula Penyakit Kusta” ini….
Penyakit Kusta ini dimulai dengan Tuhan mengadakan Mujizat yang ke 2
kepada Musa, ( setelah mujizat pertama / ke 1 diberikan Tuhan kepada Musa, yaitu : Tongkat
menjadi ular ), Mujizat tsb diberikan kpd Musa, supaya Musa mau dipakai
Tuhan untuk menyelamatkan Bangsa Israel yang diperbudak Bangsa Mesir di Tanah Mesir.
Keluaran 4 : 6 – 8 Tuhan memberi Mujizat kepada
Musa yg ke 2
4:6 Lagi firman TUHAN kepadanya:
"Masukkanlah tanganmu ke dalam bajumu." Dimasukkannya tangannya ke dalam bajunya, dan
setelah ditariknya ke luar, maka tangannya kena kusta, putih seperti salju.
4:7 Sesudah itu firman-Nya:
"Masukkanlah tanganmu kembali ke dalam bajumu." Musa memasukkan tangannya kembali ke
dalam bajunya dan setelah ditariknya ke luar, maka tangan itu pulih kembali
seperti seluruh badannya.
4:8 "Jika mereka tidak
percaya kepadamu dan tidak mengindahkan tanda mujizat yang pertama, maka mereka
akan percaya kepada tanda mujizat yang kedua.
Pada ayat – ayat tersebut diatas kita perhatikan bagaimana terjadinya
“Kusta”, sbb :
-
Pada saat Tangan dimasukkan baju yg pertama dan kemudian
ditarik à
terjadilah Kusta
-
Pada saat tangan dimasukkan baju yg ke dua dan kemudian
ditarik à
Hilang kustanya..
Jika
kita renungkan : Pada saat tangan Musa dimasukkan ke dalam
baju,…maka secara otomatis tangan tersebut mengenai kulit yang ditutupi baju,….
Bisa Perut, bisa Dada. Yang
jelas mengenai “Kulit”.
Ø
Kita semua tahu : Kulit berfungsi sebagai
Pelindung Tubuh…
Dengan kata lain
: jika Kulit itu terkena Kusta, maka sama halnya
Perlindungan akan Tubuh itu menjadi hilang à Hal
tersebut bicara secara jasmani,…
Mari kita belajar arti rohaninya, sbb :
Rasul Paulus bicara tentang Tubuh….., siapa Tubuh itu??...
Epesus 1 : 22 – 23
1:22 Dan segala sesuatu telah
diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat
sebagai Kepala dari segala yang ada.
1:23 Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia,
yang memenuhi semua dan segala sesuatu.
Tubuh adalah Sidang Jemaat,….jika Tubuh itu tidak mendapat Perlindungan..-->
Arti rohaninya : Sidang Jemaat tidak
mendapatkan Perlindungan dari KEPALA ( Tuhan Yesus ), …
Karena tdk mendapat Perlindungan dari Kepala itulah Kristus, maka akibatnya
à JEMAAT akan terkena / terjangkit
KUSTA ROHANI.
Pertanyaannya : Saat apa Jemaat bisa terkena KUSTA??...
Ulangan 24 : 8 – 9
24:8 Hati-hatilah dalam hal
penyakit kusta dan lakukanlah dengan tepat segala yang diajarkan
imam-imam orang Lewi kepadamu; apa yang kuperintahkan kepada mereka haruslah kamu
lakukan dengan setia.
24:9 Ingatlah apa yang
dilakukan TUHAN, Allahmu, kepada Miryam pada waktu perjalananmu keluar dari
Mesir.
Penyakit Kusta itu akan mulai menjangkiti
Sidang Jemaat, bila :
a. Sidang Jemaat Mulai Tidak Setia dengan Firman yg
disampaikan oleh Imam-2 itulah Gembala
b. Sidang Jemaat mulai seperti Miryam,..yang merasa tidak kalah hebat dari
Musa sebagai Gembalanya.
a). Jemaat Mulai tidak setia kepada Firman yang disampaikan oleh Gembala ( LEWI
).
Firman Tuhan yang dimaksud adalah Firman Tuhan disampaikan oleh Gembala
( Lewi ) kepada Sidang Jemaat terutama melalui Ibadah – ibadah,… dan kadang
disampaikan secara pribadi berupa Nasehat.
Seperti yang tertulis di dalam Kitab Ulangan,.. “KUSTA” bisa muncul, akibat dari Orang
Isreal yang tidak lagi mau mendengar perkataan Imam – imam ( Lewi ),…
Ø
Demikian pula pada Sidang Jemaat : Kusta Rohani akan
mulai menjangkiti Jemaat, bila Sidang
Jemaat mulai tidak mau dengar – dengaran pada Firman Tuhan yang disampaikan
oleh Gembala.
Ø
Karena tidak mau dengar – dengaran pada Firman à Mereka mulai tidak setia ibadah,
Tidak setia dalam pelayanan, menjauhi Gembala,…dsb…
Ø
Bahkan yg tragis : jika jemaat mendapat Nasehat Firman Allah dari
Gembala,….hanya masuk kuping kiri dan keluar kuping kanan…
Hal inilah yang menyebabkan jemaat
terjangkit “Kusta”….dan disebut “NAJIS…..”
Ø Jadi
dapat diambil pengertian : jika Jemaat mulai malas ibadah,…mulai meremehkan Firman Tuhan,…dan menjauh
dari Gembala,….maka mereka
menjadi NAJIS di hadapan Tuhan.
Pertanyaannya : Apa yang menyebabkan Jemaat
menjadi Tidak Setia, dan menjauhkan diri dari Penggembalaan??...
Rasul Paulus berbicara kepada
sidang Jemaat Ibrani, sbb :
Ibrani 10 : 25, 22 – 24
10:25 Janganlah kita menjauhkan diri dari
pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa
orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya
menjelang hari Tuhan yang mendekat.
10:22 Karena itu marilah kita menghadap Allah
dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh
karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita
telah dibasuh dengan air yang murni.
10:23 Marilah kita teguh berpegang
pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang
menjanjikannya, setia.
10:24 Dan marilah kita saling
memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam
pekerjaan baik.
Bila Rasul Paulus mengajak kepada Jemaat Ibrani dengan kata “Marilah”
sampai 3 x, hal itu memberi pengertian kepada kita, …bahwa keadaan Jemaat
Ibrani saat itu dalam keadaan jauh dari Ibadah atau tidak Setia di dalam
Ibadah…
Demikian pula kepada sidang jemaat sekarang ini……., masih banyak yang meremehkan
Ibadah..
Ada 3 hal yang menyebabkan Jemaat tidak setia Ibadah (
menjauhkan diri dari Penggembalaan ) yang menyebabkan terkena KUSTA
:
1.
Menghadap Tuhan dengan tidak tulus
( ayat 22 ) à Ibadah tidak sungguh – sungguh, mungkin hanya sebagai pengisi
waktu saja, mungkin karena dipaksa, mungkin karena tidak enak sama Pendeta…..,
dsb.
2.
Tidak berpegang kepada Iman dan
Pengharapan kepada Kristus ( ayat 23 ) à Karena tidak
mau mengandalkan Kekuatan Tuhan,…maka sidang jemaat yang demikian ini selalu mengandalkan
kekuatannya sendiri. Dan…..
Tanda – tanda Kehidupan
yang seperti ini biasanya ditandai selalu mengejar cita – citanya atau
keinginannya dengan kemampuan dirinya untuk memuaskan hidupnya. Dan sebagai
prakteknya adalah:
-
HARTALAH yang selalu dikejar dengan mengecilkan
TUHAN. Mereka lebih cenderung mengejar harta daripada Ibadah……
-
Karena dikuasai oleh harta dan merasa mencari
harta itu tidak gampang,…..dampaknya mereka semakin Kikir & Pelit….
-
Seperti Rasul Paulus berbicara di dalam Surat
Timotius : karena masalah harta mereka sampai berselisih..atau terjadi
percecokan…. ( I Timotius 6 :
5 )
3.
Tidak saling memperhatikan dan
mendorong ( ayat 24
) à
Sidang jemaat cenderung egois hanya memikirkan diri sendiri. Sehingga jika
ada jemaat lain yang tidak setia…., tidak peduli yang penting dirinya sendiri….
Jadi dari poin ( a )….kita sdh dapat
mengerti Jemaat yang terkena KUSTA ROHANI…., yaitu :
1.
Ibadah tidak sungguh – sungguh atau tidak tulus….
2.
Pikirannya hanya harta semata dan menjadi kikir….
3.
Tidak memperhatikan jemaat yang lain…( Egois )….
b). Jemaat mulai seperti Miryam, yang
merasa tidak kalah hebat dari Musa
Jika jemaat mulai menyaingi Gembala,..maka akibatnya akan terkena KUSTA
seperti Miryam…
Kitab Bilangan 12 menceriterakan bahwa : Miryam telah menyalahkan Musa
dalam hal mengambil isteri dari orang Kush.
Bilangan 12 : 1- 2 , 8 – 10
12:1 Miryam serta Harun mengatai Musa
berkenaan dengan perempuan Kush yang diambilnya, sebab memang ia telah
mengambil seorang perempuan Kush.
12:2 Kata mereka:
"Sungguhkah TUHAN berfirman dengan perantaraan Musa saja? Bukankah dengan perantaraan kita
juga Ia berfirman?" Dan kedengaranlah hal itu kepada TUHAN.
12:8 Berhadap-hadapan Aku
berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang
rupa TUHAN. Mengapakah
kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?"
12:9 Sebab itu bangkitlah
murka TUHAN terhadap mereka, lalu pergilah Ia.
12:10 Dan ketika awan telah
naik dari atas kemah, maka tampaklah
Miryam kena kusta, putih seperti salju; ketika Harun berpaling
kepada Miryam, maka dilihatnya, bahwa dia kena kusta!
Kusta terjadi kepada Miryam :
-
Miryam mengatai Musa (
ayat 1 ) à menunjuk Jemaat yang
masih suka mengatai / mengolok / menjelekkan / membicarakan ( bhs jawa = ngrasani
) yg tidak baik terhadap gembalanya..
-
Miryam merasa sama dengan Musa
( ayat 2 ) à menunjuk jemaat yang mulai sombong,
merasa hebat, tidak butuh kepada GEMBALA,…mampu berjalan sendiri,……..dsb.
Akibatnya : seperti Miryam…à
TERJANGKIT KUSTA.
*)
Jadi jika kita simpulkan terdapat
5
kelakuan sidang jemaat yang menyebabkan terjangkit Kusta Rohani, yaitu sbb :
1.
Ibadah tidak sungguh – sungguh bahkan mulai
tidak setia …
2.
Pikirannya hanya harta semata dan menjadi Kikir…
3.
Tidak saling mengingatkan / tidak mau menguatkan
antar jemaat..( Egois )..
4.
Menjelekkan Gembala…
5.
Merasa mampu berjalan sendiri tanpa Gembala..
Ø
JIKA 5
HAL TERSEBUT DILAKUKAN OLEH JEMAAT, MAKA MENJADIKAN DIRINYA TERKENA KUSTA ROHANI DAN MENJADI
‘NAJIS’ DI HADAPAN TUHAN.
Ø
MAKA SEBAGAI AKIBATNYA AKAN TERLEPAS DARI
PEMBENTUKAN TUBUH KRISTUS YG SEMPURNA…..
**)
Tuhan Yesus adalah
Tuhan yang sangat baik,….Dia tidak membiarkan keadaan Jemaatnya seperti
itu…….oleh sebab itu : Untuk mengatasi Penyakit KUSTA yang menajiskan tersebut,…maka
Tuhan berkenan datang untuk menolong sidang Jemaat , yaitu melalui Kronologi
sbb : ( kembali membaca )…
Matius 8 : 1 – 4 YESUS MENYEMBUHKAN SEORANG YANG
SAKIT KUSTA
8:1 Setelah Yesus turun dari
bukit, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.
8:2 Maka datanglah seorang
yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat
mentahirkan aku."
8:3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya,
menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika
itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.
8:4 Lalu Yesus berkata
kepadanya: "Ingatlah, jangan engkau memberitahukan hal ini kepada siapa
pun, tetapi pergilah,
perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah persembahan yang
diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka."
1. Tuhan Yesus harus turun dari Bukit…
2. Seorang Kusta datang kepada Tuhan Yesus dan
mengatakan : Maukah Engkau mentahirkanku? & Tuhan Yesus mengatakan :
“Mau”…..
3. Tuhan Yesus menyuruh orang kusta yg sdh tsb
datang kepada Imam dan mempersembahkan persembahan yg diperintahkan Musa…
1). Tuhan Yesus harus turun dari Bukit…
Bukit adalah tempat yang tinggi,…jika dikatakan Yesus turun dari Bukit
artinya Yesus harus
turun dari SORGA…ke bawah itulah Dunia ( tempat yang rendah ) untuk menyelamatkan / menyembuhkan Sidang
Jemaat yang terkena KUSTA…
Rasul Paulus berbicara kepada jemaat Filipi,…Yesus telah turun dari
Sorga ke dunia…Dia sdh merendahkan diri sampai mati di atas Kayu Salib…
Filipi 2 : 6 – 10
2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak
menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
( DIA MAU TURUN )…..
2:8 Dan dalam keadaan sebagai
manusia, Ia telah
merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
2:9 Itulah sebabnya Allah
sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
2:10 supaya dalam nama Yesus
bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada
di bawah bumi,
Ø
Jadi untuk menyelamatkan Sidang Jemaat yang
terkena Kusta,….Dia menyediakan Korban-Nya di atas Kayu Salib….
Ø
Itulah Pekerjaan Keselamatan yang dikerjakan
Tuhan Yesus untuk melepaskan Jemaat yang terkena Kusta,…supaya dapat terbentuk
menjadi Tubuh-Nya ( Jemaat yang dikuduskan ).
Ø
Dan sebagai bentuk yang dapat menyelamatkan kita
sekarang…. Adalah :
-
Firman yang kita dengar di dalam setiap ibadah,…serta…
-
Perjamuan Kudus ( Bersekutu di dalam Tubuh
& Darah Yesus ).
2). Datang kepada Yesus dan mohon
disembuhkan..
Kita sering datang kepada Tuhan……., tapi kita harus ingat “Tuhan itu
Kudus”, maka kepada siapa yang mau
datang kepadanya harus mau dikuduskan …
Rasul Petrus dan Rasul Yakobus berbicara kepada siapa saja yang mau
datang kepada Yesus….., harus mau melepaskan segala perbuatan yang tercela….
Yakobus 4 : 8 – 10
4:8 Mendekatlah kepada Allah,
dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah
hatimu, hai kamu yang mendua hati!
4:9 Sadarilah kemalanganmu, berdukacita dan merataplah;
hendaklah tertawamu kamu ganti dengan ratap dan sukacitamu dengan dukacita.
4:10 Rendahkanlah dirimu di hadapan
Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.
Ø
Tahirkanlah tanganmu artinya Harus “Bertobat”
dari perbuatan-2 yang menyebabkan KUSTA..
Ø
Berduka dan merataplah artinya à “Menyesal
sungguh-2”….dan tidak akan mengulangi lagi..
Ø
Datang dan merendahkan hati di bawah Salib
Kristus……
3). Mempersembahkan Persembahan yg
diperintahkan Musa.
Apa Persembahan yang
dimaksud??...
Ø
Persembahan yang dimaksud adalah seluruh
Persembahan untuk membangun Bait Allah atau Tabernakel…
Ø
Dan arti rohaninya adalah “ Pembangunan Tubuh
Kristus”…
Ø
Dan yang harus dipersembahkan adalah Seluruh kemampuan ( talenta ) seperti
Para Ahli seperti Aholiab dan Besalael..--> itulah sidang jemaat yang diberi
talenta menyanyi, music, besuk untuk menguatkan, dsb…..serta
Ø
Mau mempersembahkan hartanya untuk Kemuliaan
Tuhan……...
Keluaran 36 : 1 – 5
36:1 Demikianlah harus bekerja
Bezaleel dan Aholiab,
dan setiap orang yang ahli, yang telah dikaruniai TUHAN keahlian dan pengertian,
sehingga ia tahu melakukan segala macam pekerjaan untuk mendirikan tempat
kudus, tepat menurut yang diperintahkan TUHAN."
36:2 Lalu Musa memanggil
Bezaleel dan Aholiab dan setiap orang yang ahli, yang dalam hatinya telah
ditanam TUHAN keahlian, setiap orang yang tergerak hatinya untuk datang
melakukan pekerjaan itu.
36:3 Mereka menerima dari pada Musa seluruh
persembahan khusus, yang telah dibawa oleh orang Israel untuk
melaksanakan pekerjaan mendirikan tempat kudus. Tetapi orang Israel itu masih
terus membawa pemberian sukarela kepada Musa tiap-tiap pagi.
36:4 Dan segala orang ahli
yang melakukan seluruh pekerjaan untuk tempat kudus itu, datanglah
masing-masing dari pekerjaan yang dilakukannya,
36:5 dan berkata kepada Musa:
"Rakyat membawa lebih banyak dari yang diperlukan untuk mengerjakan
pekerjaan yang diperintahkan TUHAN untuk dilakukan."
Jadi Persembahan yang
diperintahkan Musa adalah :
1. Mempersembahkan keahlian untuk Pembentukan
Tubuh Kristus
2. Mempersembahkan harta untuk Pembentukan
Tubuh Kristus
ATAU DENGAN KATA LAIN : KITA PERSEMBAHKAN HIDUP KITA YANG SDH
DITAHIRKAN ( DIKUDUSKAN ) UNTUK KEMULIAAN TUHAN.
Roma 12 : 1 – 2
12:1 Karena itu,
saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu
mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang
berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
12:2 Janganlah kamu menjadi
serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga
kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan
kepada Allah dan yang sempurna.
Mari sekarang kita datang Kepada Yesus yg sdh
menyerahkan Nyawa-Nya di atas Kayu Salib untuk melepaskan kita semua
dari KUSTA ROHANI, supaya
Tuhan berkenan menjadikan kita sebagai Tubuh-Nya yg suci dalam Pembentukan
Tubuh Kristus yang sempurna …,dan kita akan dijadikan “Mempelai Wanita Anak
Domba Allah……”. Amin.
===TUHAN MEMBERKATI===
Tidak ada komentar:
Posting Komentar