Label

Minggu, 02 November 2014

MENABUR DI TEMPAT YANG BAIK

Minggu, 02 Nopember 2014
Kita sering menemukan kata – kata dalam Alkitab yang berkaitan dengan kehdupan kita sehari - hari, seperti : duri, debu , api, dsb…
Benda – benda tersebut sudah tidak asing bagi kita semua. Dari contoh benda – benda tersebut ada satu benda yaitu “Duri”..yang bisa menyebabkan hidup kita menjadi terpuruk...

Ø  Nabi Yeremia sebagai Utusan Tuhan disuruh menyampaikan Firman-Nya kepada bangsa Israel…., yang isinya supaya menjauhkan diri dari Penyembahan Berhala….
Ø  Jika bangsa Israel tetap mengeraskan hati untuk menyembah berhala,…maka mereka bagaikan “Duri” yang tumbuh…..
Ø  Dan akibatnya Tuhan akan mengutuk mereka…..


Yeremia 4 : 1 – 4
4:1 "Jika engkau mau kembali, hai Israel, demikianlah firman TUHAN, kembalilah engkau kepada-Ku; dan jika engkau mau menjauhkan dewa-dewamu yang menjijikkan, tidak usahlah engkau melarikan diri dari hadapan-Ku!
4:2 Dan jika engkau bersumpah dalam kesetiaan, dalam keadilan dan dalam kebenaran: Demi TUHAN yang hidup!, maka bangsa-bangsa akan saling memberkati di dalam Dia dan akan bermegah di dalam Dia."
4:3 Sebab beginilah firman TUHAN kepada orang Yehuda dan kepada penduduk Yerusalem: "Bukalah bagimu tanah baru, dan janganlah menabur di tempat duri tumbuh.
4:4 Sunatlah dirimu bagi TUHAN, dan jauhkanlah kulit khatan hatimu, hai orang Yehuda dan penduduk Yerusalem, supaya jangan murka-Ku mengamuk seperti api, dan menyala-nyala dengan tidak ada yang memadamkan, oleh karena perbuatan-perbuatanmu yang jahat!"

Dimulai ayat 1…, Tuhan mengetahui adanya kendala – kendala yang dihadapi Bangsa Israel,..dimana mereka tidak lagi diberkati oleh Tuhan.
Hal tersebut dikarenakan mereka sdh menyakiti Hati Tuhan dengan menyembah allah lain, yaitu Berhala..

Ø  Padahal kita tahu : Janji Tuhan kepada Abraham atas keturunannya, yaitu kepada Bangsa Israel “Tidak pernah berubah”…, yaitu : Tuhan akan memberkati bangsa pilihannya,…
Ø  Bahkan melalui bangsa Israel,…bangsa – bangsa lain juga ikut diberkati.

Seperti yang tertulis di dalam Kitab Kejadian, yaitu Perjanjian Tuhan dengan Abram, sbb :

Kejadian 12 : 2 – 3
12:2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
12:3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."
Ada 2 janji Tuhan kepada Abram sebagai orang beriman, yatu :

1.       Abram dan keturunannya akan diberkati
2.       Dan menjadi berkat bagi bangsa – bangsa lain…

Sesuai dengan Janji Allah :
Jika Bangsa Israel adalah bangsa yang diberkati dan menjadi berkat bagi bangsa lain,….
Pertanyaannya : Mengapa Pada waktu itu Bangsa Israel sampai mengalami keterpurukan atau tidak ada berkat???....

Ø  KARENA BANGSA ISRAEL DIKUASAI OLEH BERHALA……
Ø  Dengan kata lain Berhalalah yang menutup Berkat dari Tuhan…..

Tuhan sdh berfirman kepada Bangsa Israel pada saat Pemerintahan Raja Yoyakim dan pada Pemerintahan Raja Nebukadnezar,…oleh karena bangsa Israel tidak tunduk kepada Firman,…maka bangsa Israel harus mengalami Pembuangan selama 70 tahun….
Hal tersebut terjadi sebagai bentuk HAJARAN kepada bangsa Israel yang sdh menduakan Tuhan dengan menyembah Berhala…..

Yeremia 25 : 1 – 11
25:1 Firman yang datang kepada Yeremia tentang segenap kaum Yehuda dalam tahun keempat pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, yaitu dalam tahun pertama pemerintahan Nebukadnezar, raja Babel.
25:2 Firman itu telah disampaikan oleh nabi Yeremia kepada segenap kaum Yehuda dan kepada segenap penduduk Yerusalem, katanya:
25:3 "Sejak dari tahun yang ketiga belas pemerintahan Yosia bin Amon, raja Yehuda, sampai hari ini, jadi sudah dua puluh tiga tahun lamanya, firman TUHAN datang kepadaku dan terus-menerus aku mengucapkannya kepadamu, tetapi kamu tidak mau mendengarkannya.
25:4 Juga TUHAN terus-menerus mengutus kepadamu semua hamba-Nya, yakni nabi-nabi, tetapi kamu tidak mau mendengarkan dan memperhatikannya.
25:5 Kata mereka: Bertobatlah masing-masing kamu dari tingkah langkahmu yang jahat dan dari perbuatan-perbuatanmu yang jahat; maka kamu akan tetap diam di tanah yang diberikan TUHAN kepadamu dan kepada nenek moyangmu, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya.
25:6 Juga janganlah kamu mengikuti allah lain untuk beribadah dan sujud menyembah kepadanya; janganlah kamu menimbulkan sakit hati-Ku dengan buatan tanganmu, supaya jangan Aku mendatangkan malapetaka kepadamu.
25:7 Tetapi kamu tidak mendengarkan Aku, demikianlah firman TUHAN, sehingga kamu menimbulkan sakit hati-Ku dengan buatan tanganmu untuk kemalanganmu sendiri.
25:8 Sebab itu beginilah firman TUHAN semesta alam: Oleh karena kamu tidak mendengarkan perkataan-perkataan-Ku,
25:9 sesungguhnya, Aku akan mengerahkan semua kaum dari utara -- demikianlah firman TUHAN -- menyuruh memanggil Nebukadnezar, raja Babel, hamba-Ku itu; Aku akan mendatangkan mereka melawan negeri ini, melawan penduduknya dan melawan bangsa-bangsa sekeliling ini, yang akan Kutumpas dan Kubuat menjadi kengerian, menjadi sasaran suitan dan menjadi ketandusan untuk selama-lamanya.
25:10 Aku akan melenyapkan dari antara mereka suara kegirangan dan suara sukacita, suara pengantin laki-laki dan pengantin perempuan, bunyi batu kilangan dan cahaya pelita.
25:11 Maka seluruh negeri ini akan menjadi reruntuhan dan ketandusan, dan bangsa-bangsa ini akan menjadi hamba kepada raja Babel tujuh puluh tahun lamanya.

Oleh karena Bangsa Israel tidak mau dengar – dengaran pada Firman-Nya, dan tetap menyembah Berhala sebagai allahnya dengan meninggalkan Tuhan, maka  Tuhan menjadi Sakit Hati,…dan memberi hajaran kepada Israel ( ayat 9 – 11 ) :

-          Tuhan mendatangkan mereka ( Kerajaan Nebukadnezar ) melawan Bangsa Israel….
-          Dan juga akan melawan bangsa – bangsa di sekelilingnya…
-          Kengerian & Ketandusan yang terjadi….selama - lamanya
-          Tidak ada suka cita pengantin laki – laki dan perempuan…( Nikah Rumah Tangga )
-          Bagaikan tidak ada Pelita…..( Tidak pernah ada damai )…

Jika kita lihat bagaimana Bangsa Israel sampai sekarang?....di dalam Negara tidak ada Kedamaian, yang ada dikelilingi oleh musuh…dan selalu berperang….
Hal tersebut membuktikan bahwa Firman Allah tidak berubah,…tetap memberikan  sangsi kepada mereka yang tidak mau tunduk kepada Firman Allah.

Demikian pula kita semua sebagai Israel Rohani, jika kita tidak dengar – dengaran pada Firman Allah, akan tetapi masih terikat dengan berhala – berhala,….maka hidup kita , rumah tangga kita juga akan jauh dari suasana damai….., bahkan akan banyak diserang oleh musuh.

Ø  Jika pada zaman Israel penyembahan berhala ujudnya adalah sebuah benda dari emas yang dijadikan allah dan disembah dan dipuja
Ø  Maka pada jaman sekarang ini ujud Berhala bukan lagi seperti Bangsa Israel dulu, melainkan..
KESERAKAHAN….

Rasul Paulus berbicara ujud dari Penyembahan Berhala, sbb :
Kolose 3 : 5 – 6
3:5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,
3:6 semuanya itu mendatangkan murka Allah [atas orang-orang durhaka].
Ø  Ujud Penyembahan Berhala sekarang adalah “SERAKAH….”

Rasul Paulus juga berbicara di dalam Surat Timotius tentang “Keserakahan”…, dimana Serakah ini merupakan Akar dari segala Kejahatan.

I Timotius 6 : 9 - 10
6:9 Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.
6:10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang ( TAMAK / SERAKAH ). Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.
Inilah Berhala yang sangat berbahaya bagi kita,….jika hidup kita sdh dikuasai oleh uang dan menjadi serakah……yang menjadi Berhalanya…, maka mereka sdh menyakiti Hati Tuhan.

Ciri kehidupan yang sdh dikuasai oleh Berhala Rohani adalah : Yang ada daam pikiran mereka adalah “Uang”, dan sebagai prakteknya  mereka akan  lebih mengejar uang dan mengedepankan Usaha, pekerjaan demi untuk menambah uang.
Dampak dari kehidupan yang seperti itu adalah tidak lagi mencintai Tuhan, walaupun mulutnya mengatakan mengasihi Tuhan. Mereka dengan mudah  :

-          Meninggalkan Ibadah karena mengejar uang…
-          Meninggalkan Pelayanan karena mengejar uang…
-          Dalam hidupnya yang dipikir hanya uang…
-          Bahkan akhirnya : milik orang lain dimakan , milik Tuhan  ( Perpuluhan ) jg diambil semuanya….

Jika hal tersebut terjadi pada kehidupan kita, maka seperti Tuhan berkata kepada Bangsa Israel yang menyembah berhala, maka :

-           “Berkat” dari Tuhan tidak akan diberikan….( berkat yg kita dapatkan tdk halal )..
-          Bahkan kita tdk akan mejadi berkat bagi orang lain, karena sdh dikuasai KESERAKAHAN…

Akibatnya??.... kita kembali ke Yeremia 4 :
Yeremia : 4 : 1 -2
4:1 "Jika engkau mau kembali, hai Israel, demikianlah firman TUHAN, kembalilah engkau kepada-Ku; dan jika engkau mau menjauhkan dewa-dewamu yang menjijikkan, tidak usahlah engkau melarikan diri dari hadapan-Ku!
4:2 Dan jika engkau bersumpah dalam kesetiaan, dalam keadilan dan dalam kebenaran: Demi TUHAN yang hidup!, maka bangsa-bangsa akan saling memberkati di dalam Dia dan akan bermegah di dalam Dia."

Akibat dari Keserakandan tidak mau bertobat , sbb :

-          Tidak ada Kesetiaan  à Tidak akan menerima Mahkota Kehidupan ( Wahyu 2 : 10 )
-          Tidak ada Keadilan    à Tidak mendapat Kerajaan Allah ( I Korintus 6 :  9 )
-          Tidak ada Kebenaranà Dikuasai oleh Iblis atau Iblis adalah bapanya ( Yoh 8 : 44 ).

*)
Untuk mengatasi keadaan tersebut, maka Tuhan memerintahkan kepada bangsa Israel, yaitu seperti yang tertulis dalam :

Yeremia 4 : 3
4:3 Sebab beginilah firman TUHAN kepada orang Yehuda dan kepada penduduk Yerusalem: "Bukalah bagimu tanah baru, dan janganlah menabur di tempat duri tumbuh

Perintah tsb berisi 2 hal, yakni :

1.       Bukalah bagimu Tanah yang baru
2.       Janganlah menabur dimana duri tumbuh.

1). MEMBUKA TANAH BARU
Memperoleh sesuatu yang baru pada umumnya menarik dan menyenangkan…….
Dan jika seorang mendapatkan sesuatu yang baru, maka tanpa terasa yang lama mulai ditinggalkan…
Namun disini Tuhan memerintahkan untuk mengolah Tanah yang baru, supaya dapat menghasilkan dan bisa memberkati orang lain.

Jika kita berpikir untuk mendapatkan dan mengelolan tanah yang baru, tentu saja akan banyak sekali yang harus dikerjakan, antara lain :

Ø  Jika masih berupa hutan…harus menebang pohon – pohon…
Ø  Jika masih dalam bentuk tanah kosong, maka harus membersihkan tumbuhan belukar, dsb.
Ø  Dan yang perlu kita ketahui, semakin lama tanah dibiarkan maka tanah tersebut mengeras dan cenderung tandus….

Demikian pula kehidupan Sidang Jemaat sebagai tanah – tanahnya Tuhan,…jika hati mereka tidak mau dibersihkan pada saat mendengarkan Firman Allah, bahkan menolak yang disampaikan oleh Petani ( Hamba Tuhan ) sebagai pengolah tanah dalam  kebun anggur ( Gereja Tuhan )…, maka mereka akan menjadi Tandus.
Tanah yang tandus tidak akan dapat menghasilkan…….!!!

Suatu saat Raja Salomo turun ke Bawah untuk melihat tanah – tanah di wilayah Kerajaannya dan apa yang ditemui Salomo?...

Amsal 24 : 30 -34.
24:30 Aku melalui ladang seorang pemalas dan kebun anggur orang yang tidak berakal budi.
24:31 Lihatlah, semua itu ditumbuhi onak, tanahnya tertutup dengan jeruju, dan temboknya sudah roboh.
24:32 Aku memandangnya, aku memperhatikannya, aku melihatnya dan menarik suatu pelajaran.
24:33 "Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring,"
24:34 maka datanglah kemiskinan seperti seorang penyerbu, dan kekurangan seperti orang yang bersenjata.
Kebun anggur tersebut menjadi tandus, karena :

1.       Tanah dibiarkan mangkrak tidak diolah dengan baik :
Tidak mau menerima suara Gembala..atau bila mendengarkan Nasehat Gembala baik melalui Pemberitaan Firman dalam Ibadah atau berupa nasehat pribadi à masuk telinga kanan dan keluar telinga kiri…
2.       Tembok pembatas roboh,…:à Mudah dipengaruhi orang di luar Tuhan..
3.       Malas dan Cuek untuk Ibadah….dengan cara :
24:33 "Tidur sebentar lagi, mengantuk sebentar lagi, melipat tangan sebentar lagi untuk tinggal berbaring,"
Akibatnya :

1.       Miskin sebagai seorang Penyerbu…
2.       Kekurangan sebagai seorang yang bersenjata..
Artinya :

-          Akan mengalami kekurangan, yang artinya : Hidup selalu merasa kurang, tidak ada rasa puas, rasa damai…..( istilah jawa à kemrungsung ) ini suatu tanda sudah dikuasai Roh Iblis yang membuat hati kita tidak bisa tenang,,,
Meskipun uangnya banyak à hati tidak pernah damai……..( masalah selalu ada ).
-          Dan secara Rohani : akan mengalami kegagalan dalam mengikut Tuhan.

Oleh sebab itu kita harus bangkit untuk tidak menjadi Pemalas, dan mulai sungguh – sungguh dalam menerima Firman Allah, agar tanah hati kita menjadi subur…..,sebab jika tetap malas & tidak sungguh – sungguh, maka akibatnya sangat merugikan kita semua baik secara Jasmani maupun secara Rohani..

Sebagai Ilustrasi : SEBAIK DAN SEHEBAT APAPUN PENGAJARAN FIRMAN YANG DISAMPAIKAN OLEH HAMBA TUHAN,….JIKA JEMAAT HATINYA TANDUS…..AKAN SIA – SIA.

2).  JANGAN MENABUR DI TEMPAT DURI TUMBUH
Tanah / ladang menjadi belukar dan bersemak duri dikarenakan pemilik tanah tersebut “PEMALAS”..
Jikalau tanah tersebut dikelola dengan baik,..pastilah akan mengahasilkan Gandum / buah – buah…

Kita masih ingat kepada Adam & Hawa,…karena mereka tidak menjaga “Firman Allah” dengan baik,..maka mereka harus dihadapkan pada tanah yang bersemak duri…

Kejadian 3 : 17 – 19
3:17 Lalu firman-Nya kepada manusia itu: "Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Kuperintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu:
3:18 semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu;
3:19 dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu."
Jadi bisa diambil pengertian disini, jika kita semua tidak mau / menolak untuk disucikan oleh Firman Allah maka kehidupan kita akan dikelilingi oleh DURI…
Sebagai ilustrasi :

-          Jika disekeliling kita adalah duri, maka setiap gerak kita akan terkena duri….pasti sakit.
-          Artinya :  kita akan selalu dihadapkan pada masalah – masalah yang membuat hidup kita menjadi tidak tenang.., baik jemaat yang kaya maupun jemaat biasa….
**)
Jadi jika Tuhan kehendaki jangan menabur di tempat yang berduri…., maka Tuhan kehendaki jangan sampai hidup kita menjadi Pemalas Rohani yang hidupnya hanya mengejar harta / uang…dengan meninggalkan Aktivitas dalam Gereja Tuhan…..

Tuhan mengingatkan kepada kita bagaimana Penaburan benih di Semak duri..

Matius 13 : 22
13:22 Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah

Ø  Sdh jelas dinyatakan : kehidupan anak Tuhan / sidang jemaat yang sdh dikuasai berhala, yaitu lebih mementingkan mengejar uang / harta daripada beribadah, melayani Tuhan…….
Ø  Mereka akan terkena kutuk Tuhan, seperti Pohon Ara yang tdk berbuah  ( Mat 21 : 19 )
Ø  Bahkan akan dibuang ke dalam Lautan api yang menyala – nyala,…karena TIDAK BERBUAH……………….( Yohanes 15 : 4 – 6 )

***)
Oleh sebab itu jika kita merindukan hidup kita ini mendapat Berkat dari Tuhan  yang dapat menjadikan hidup kita baik…, Rumah Tangga kita menjadi Damai Sejahtera, bahkan dapat menjadi Berkat bagi orang lain, maka :

Ø  Kita harus menyediakan diri sebagai Tanah yang baik yang sdh tidak ada durinya ( tidak dikuasai lagi oleh Berhala / Serakah dalam hal uang / harta )….
Ø  Melainkan mau sungguh – sungguh berubah dan selalu suka disucikan oleh Firman Tuhan.

MAKA UNTUK MELEPASKAN KEHIDUPAN YANG MAU BERUBAH & BERTOBAT DARI CENGKERAMAN BERHALA TERSEBUT..…..TUHAN YESUS SDH MENYEDIAKAN DIRI KEPALANYA DITANCAPI DENGAN DURI,…..SUPAYA KITA TIDAK DIKUASAI OLEH DURI LAGI…..

Matius 27 : 29
27:29 Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: "Salam, hai raja orang Yahudi!"
YESUS RELA MENDERITA ( KEPALANYA DIPENUHI DENGAN DURI YANG TAJAM )…………SAMPAI MENYERAHKAN NYAWANYA DI ATAS KAYU SALIB ,..SUPAYA KITA HIDUP DALAM KASIH-NYA YG PENUH DAMAI SEJAHTERA….

MAUKAH KITA BERUBAH SUPAYA HIDUP KITA DIPENUHKAN DENGAN DAMAI SEJAHTERA?...., KALAU MAU KITA HARUS MAU MENANGGALKAN KEHIDUPAN YANG TANDUS DAN BERDURI….





===TUHAN MEMBERKATI===

Tidak ada komentar:

Posting Komentar