Label

Minggu, 23 Oktober 2011

AMOS 7 (part B)

Minggu, 25 September 2011 (hal 1)

Amos 7 : 1 – 8
7:1 Inilah yang diperlihatkan Tuhan ALLAH kepadaku: Tampak Ia membentuk kawanan belalang, pada waktu rumput akhir mulai tumbuh, yaitu rumput akhir sesudah yang dipotong bagi raja.
7:2 Ketika belalang mulai menghabisi tumbuh-tumbuhan di tanah, berkatalah aku: "Tuhan ALLAH, berikanlah kiranya pengampunan! Bagaimanakah Yakub dapat bertahan? Bukankah ia kecil?"
7:3 Maka menyesallah TUHAN karena hal itu. "Itu tidak akan terjadi," firman TUHAN.
7:4 Inilah yang diperlihatkan Tuhan ALLAH kepadaku: Tampak Tuhan ALLAH memanggil api untuk melakukan hukuman. Api itu memakan habis samudera raya dan akan memakan habis tanah ladang.
7:5 Lalu aku berkata: "Tuhan ALLAH, hentikanlah kiranya! Bagaimanakah Yakub dapat bertahan? Bukankah ia kecil?"
7:6 Maka menyesallah TUHAN karena hal itu. "Ini pun tidak akan terjadi," firman Tuhan ALLAH.
7:7 Inilah yang diperlihatkan-Nya kepadaku: Tampak Tuhan berdiri dekat sebuah tembok yang tegak lurus, dan di tangan-Nya ada tali sipat.
7:8 Lalu berfirmanlah TUHAN kepadaku: "Apakah yang kaulihat, Amos?" Jawabku: "Tali sipat!" Berfirmanlah Tuhan: "Sesungguhnya, Aku akan menaruh tali sipat di tengah-tengah umat-Ku Israel; Aku tidak akan memaafkannya lagi.


è  Kalau kita perhatikan ada 3 hal, yang dinyatakan oleh Tuhan melalui penglihatan “Amos” yang dinubuatkan pada akhir zaman ini :
I.  Belalang         à yang dimangsa  bekas rumput yg tumbuh dan tumbuhan yang ditanah.
II. Api                à yang dimangsa samudera raya dan tanah ladang
III. Tali Sipat      à yang dimangsa umat Israel sendiri

I. Belalang akan memangsa Bekas rumput yang tumbuh dan Tumbuhan di Tanah
è  Kita perhatikan apa dan siapa “Belalang” itu ?
Wah 9 : 1 – 11
9:1 Lalu malaikat yang kelima meniup sangkakalanya, dan aku melihat sebuah bintang yang jatuh dari langit ke atas bumi, dan kepadanya diberikan anak kunci lobang jurang maut.
9:2 Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.
9:3 Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajengking di bumi.
9:4 Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.
9:5 Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia.
9:6 Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.
9:7 Dan rupa belalang-belalang itu sama seperti kuda yang disiapkan untuk peperangan, dan di atas kepala mereka ada sesuatu yang menyerupai mahkota emas, dan muka mereka sama seperti muka manusia,
9:8 dan rambut mereka sama seperti rambut perempuan dan gigi mereka sama seperti gigi singa,
9:9 dan dada mereka sama seperti baju zirah, dan bunyi sayap mereka bagaikan bunyi kereta-kereta yang ditarik banyak kuda, yang sedang lari ke medan peperangan.
9:10 Dan ekor mereka sama seperti kalajengking dan ada sengatnya, dan di dalam ekor mereka itu terdapat kuasa mereka untuk menyakiti manusia, lima bulan lamanya.
9:11 Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut; namanya dalam bahasa Ibrani ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion.

-->Belalang tsb muncul karena adanya Tiupan Sangkakala yang ke 5, dimana dimulai dari Bintang yang jatuh dari langit,  hal ini menunjuk sesuatu yang dibuang dari Tahta Allah yang bertentangan dengan “Kekudusan”, yaitu DOSA dan dan ujudnya adalah BELALANG dgn ciri-ciri belalang tsb, sbb:
- Seperti Kuda yang siap perang = Dosa yang selalu siap menyerang
- Ada Mahkota Emas dikepalanya = Dosa yang kian memuncak
- Rambut seperti perempuan = Dosa yg semakin banyak spt rambut
- Gigi seperti singa =  Dosa  yg sangat kuat hingga sanggup  merobek-robek Tubuh Tuhan/Gereja Tuhan
-  Dada mereka sama spt Baju Zirah = Dosa yang mengikat, shg sering dipertahankan  
-  Ekornya seperti Kalajengking = Dosa yg menyengat pihak lain/ meracuni/menular/mempengaruhi

à Artinya Belalang ini adalah Dosa yg sangat kuat, semakin bertambah, suka dipertahankan dan berpengaruh dengan sangat kuatnya.

DAN YANG DISERANG ADALAH MANUSIA YG TDK MEMAKAI METERAI ALLAH DIDAHINYA

Wahyu  7 : 1 – 4 ( 3 )
 7:1 Kemudian dari pada itu aku melihat empat malaikat berdiri pada keempat penjuru bumi dan mereka menahan keempat angin bumi, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon.
7:2 Dan aku melihat seorang malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa meterai Allah yang hidup; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada keempat malaikat yang ditugaskan untuk merusakkan bumi dan laut,
7:3 katanya: "Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!"
7:4 Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel.

àSuara nyaring : Firman Pengajaran.., yang artinya orang orang yang melakukan Firman Pengajaran dan masuk   
    dalam Penyucian, akan terlepas dari belalang tersebut.
àDan kehidupan tersebut sdh tidak terikat lagi dengan : Bekas rumput yang tumbuh & Tumbuhan tanah, yang
    menyebabkan tidak ada Meterai Allah didahinya.
è  Meterai yang ada pada dahià Pikiran yang sudah dikuasai Nama Yesus ( Firman yg hidup ).
                                               à Suka beribadah
Dengan kata lain : menunjuk Sidang Jemaat yang Setia melakukan Firman dan setia Ibadah
Wah 22 : 3-4
22:3 Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,
22:4 dan mereka akan melihat wajah-Nya, dan nama-Nya akan tertulis di dahi mereka.

è  Dan kehidupan yang tidak setia melakukan Firman dan tdk setia ibadah, akan terserang belalang, yaitu :
Dosa yang sedang menyerang dengan kuat,bertahan,berpengaruh kuat dan makin bertambah, adalah:
1.       Bekas rumput yang tumbuh lagi à Rumput
Yak 1 : 24-25
1:24 Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,
1:25 tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.
Kalau rumput yang sdh dipotong tumbuh lagi, artinya “Hidup fana” tumbuh lagi menjadi besar.
è  Rumput yang tumbuh lagi ini menunjuk, kehidupan anak Tuhan meski sudah dilepaskan dari kuasa daging, dan karena akarnya tidak dicabut, maka kecintaannya kpd perkara daging tumbuh lagi. Sehingga yang tampak pada rumput tersebut semakin subur.
è  Inilah yang dialami banyak anak Tuhan pada zaman akhir ini, banyak yang mengagung-agungkan kuasa daging atau perkara jasmani. Bahkan dalam Gereja Tuhan sendiri yang tanpa sadar, mengajarkan berkat-berkat jasmani seolah-olah yang utama.
è  Makanya dari langit dibuang……………..ujudnya adalah Bintang ( gambaran anak-2 Tuhan ).
I Kor 15 : 50
15:50 Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.
2.       Tumbuhan Tanah à adalah tumbuhan biji-bijian, sayur, dsb ..ini menunjuk kpd Kebutuhan Pokok manusia.
Kebutuhan Pokok merupakan sesuatu yang sangat sulit dipisahkan dari kehidupan anak Tuhan, sehingga banyak anak Tuhan merelakan tidak melakukan Firman dan tidak Ibadah hanya karena mengejar Kebutuhan Pokok. ( Beras, gandum, dsb yg dihasilkan tumbuhan2 tanah ).
àUntuk mengatasi hal tsb sampai ada inisiatif dari Gereja Tuhan untuk membantu menyalurkan kebutuhan pokok tsb kpd jemaat bahkan bukan jemaat ( baik melalui ibadah maupun pasar2 murah), dengan maksud semula supaya menarik jemaat supaya lebih dekat dengan Tuhan.
è  Tapi apa yang terjadi selanjutnya ?
è  Jemaat Ibadah bukan mencari Tuhan melainkan mencari kebutuhan pokok.
è  Siapa yang berdosa? Jemaat dan Gereja itu sendiri
I Kor 6 : 13
6:13 Makanan adalah untuk perut dan perut untuk makanan: tetapi kedua-duanya akan dibinasakan Allah. Tetapi tubuh bukanlah untuk percabulan, melainkan untuk Tuhan, dan Tuhan untuk tubuh
Arahnya bukan Kerajaan Sorga, melainkan kebinasaan ( Belalang yg menyengat dgn ekornya )

 II. Api  yang memangsa samudera raya dan akan memakan tanah ladang
Amos 7 : 4 - 6
Api ini dipakai Tuhan untuk menghukum Samudera Raya bahkan kalau berekelanjutan bisa memakan sampai Tanah Ladang. ( Bhs Jawa = Daratan ) Dalam Samudera/Lautan tidak ada HUkum.
è  Samudera Raya yang Luas = Umat panggilan
è  Daratan ( Bhs Jawa )           =  Umat Pilihan
Artinya : Tuhan akan memberi penghukuman kepada siapapun juga, kalau mereka melanggar ketetapan-2
                 Nya.

Yoh 12 : 47 - 50
12:47 Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.
12:48 Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.
12:49 Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan.
12:50 Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku."

àSaat apa kebanyakan anak Tuhan menolak Firman ? saat mereka tidak mau menempel pada “Pokok anggur” atau melepaskan diri dari Pribadi Yesus.
Yohanes 15 : 1 – 6
15:1 "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
15:2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
15:4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
15:5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
15:6 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.

è  Pokok Anggur = Penggembalaan oleh Firman
è  Yang selalu menempel terpelihara, sedangkan yang tidak mau menempel dibakar.

Api penghukuman itu akan datang kepada mereka yang suka melepaskan diri dari penggembalaan Firman. Dan kita tahu bagaimana Firman itu bekerja?
II Tim 3 : 16 – 17
3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
3:17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.
à Tuhan bermaksud semua umat-NYa mau menerima Firman, supaya mereka mengalami Penyucian. Namun tidak sedikit dari anak Tuhan dalam menerima pengajaran tidak mau menerima.
è  Saat diajar  mereka tidak mau mendengarkan = tidak sungguh-sungguh / malah tidur
è  Saat dikoreksi mereka tidak mau berubah        = mengeraskan hati / ndableg
è  Saat dididik mereka meremehkan                     = merasa pandai / merasa hebat / merasa kuat
Dosa-dosa tsb di atas sudah banyak melanda kehidupan anak Tuhan, dan kita tahu  dampaknya akan terlepas dari pembentukan Tubuh Kristus.
Sebagai contoh adalah “Jemaat Laodikia”
Wah 3 : 14 - 17
3:14 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:
3:15 Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! ( Tidak sungguh-2 , )
3:16 Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. ( mengeraskan hati )
3:17 Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa,  ( merasa kuat ) dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,
àFaktor dominan yg menyebabkan banyak anak Tuhan menjadi seperti itu adalah hal “ Keuangan”. Ini tidak peduli    
    jemaat kaya atau biasa. Kalau sudah menyangkut uang/harta, mereka tidak mempedulikan lagi “Firman”.
è  ESAU à kalau sudah menyangkut pemburuan binatang, tidak peduli lagi kpd Rumah, dsb.

àDampaknya adalah menjadi melarat, miskin, buta dan telanjangàitu sama dengan tidak mempunyai pakaian, atau
    mempunyai pakaian tetapi tidak memenuhi syarat untuk dapat masuk pesta.
 Mat 22 : 11 - 13
22:11 Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.
22:12 Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.
22:13 Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.
ð  Dari awal sampai terakhir, dosa-dosa yang bisa menyebabkan terlepasnya kita dari pembentukan Tubuh Kristus, adalah :
ð   1. Pikiran masih dikuasai keinginan daging / kefanaan( rumput )
ð  2.  Ibadah yang dicari adalah kebutuhan pokok ( tumbuhan tanah )
ð  3.  Arah pandangan masih mengutamakan perkara financial. (tdk mempedulikan pakaian )
Maka Amos menyeru kepada Tuhan, untuk tidak menghukum kepada umat Tuhan, yaitu dengan cara mengingatkan kepada Tuhan “Yakub yang kecil” ( Amos 7 : 3 & 6 ) à yang artinya kalau kita mau menjadi Yakub yang kecil, kita tidak jadi terlepas dari Pembentukan Tubuh Kristus.
Bagaimana perilaku “Yakub yang kecil itu ?
 Kejadian  25- 27
25:27 Lalu bertambah besarlah kedua anak itu: Esau menjadi seorang yang pandai berburu, seorang yang suka tinggal di padang, tetapi Yakub adalah seorang yang tenang, yang suka tinggal di kemah.
Tenang = artinya tidak terpengaruh dengan kefanaan, kebutuhan pokok, ketamakan financial
Suka tinggal di kemah = setia ibadah dengan sungguh-sungguh dan mau disucikan.

Untuk mengantisipasi dan untuk menyelamatkan “Umat Tuhan”, maka Tuhan memberikan jalan keluar yang baik, yaitu :

III. Menaruh Tali Sipat ditengah-tengah umat Israel
Amos 7 : 7 – 9
è  Tali  sipat adalah tali yang dipakai tukang untuk membuat garis lurus yang berfungsi untuk menjadi dasar dalam menyusun batu, supaya tidak melenceng.
è  Yang artinya kita yg adalah batu-batu harus disusun sedemikian rupa, sehingga kita boleh menjadi bangunan yang lurus dan berkenan kepada Allah.
I Ptr 2 : 4 - 5
2:4 Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.
2:5 Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.
2:6 Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."
2:7 Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak percaya: "Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan."
à Batu Hidup   I  = Kristus
è  Batu Hidup II = Sidang Jemaat
Tali Sipat ini meluruskan hubungan antara Batu I dan Batu II menjadi Lurusà Yang artinya untuk dapat dibangun menjadi Tubuh Kristus, maka kita harus menjadi sama dengan Yesus ( Segaris lurus ).
Filipi  2 : 5
2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, ( Satu Garis )
Roma 8 : 17 – 18
8:17 Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.
8:18 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.
è  SEGARIS  DENGAN PENDERITAAN KRISTUS
è  SEGARIS DENGAN KEMULIAAN KRISTUS

Yang menjadikan sidang Jemaat sulit untuk melakukan Firman, sehingga mengejar kefanaan, mengejar kebutuhan pokok, mengejar kekayaan à adalah tidak mau menjadi “SEGARIS DGN PENDERITAANNYA” yaitu” kematian daging”. ( BERITA SALIB ) à sehingga sampai Rs Paulus sampai menyatakan dalam I Kor 1 : 18 - ….Berita salib merupakan “kebodohan’ bagi yg mengejar daging.

è  Kalau kita perhatikan “Garis Lurus” tsb menuju kea rah mana?????
Mat 27 : 50 - 51
27:50 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
27:51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,
è  KORBAN KRISTUS MENGARAH KPD TABIR YG TERBUKA, SHG TABUT PERJANJIAN TAMPAK DGN JELAS, YAITU PERSEKUTUAN MEMPELAI PRIA DAN MEMPELAI WANITA.

è  YG ARTINYA, KALAU KITA MAU MENDERITA UNTUK MELAKUKAN FIRMAN, KITA AKAN DIARAHKAN (SEGARIS) UNTUK DIJADIKAN MEMPELAI WANITA SORGAWI.
DENGAN KEADAAN YG SANGAT LUAR BIASA ( WAH 21 : 1 – 6 )



Minggu, 02 Oktober 2011 (hal 6)

Amos 7 : 9 - 17
7:9 Bukit-bukit pengorbanan dari pada Ishak akan dilicintandaskan dan tempat-tempat kudus Israel akan diruntuhkan, dan Aku akan bangkit melawan keluarga Yerobeam dengan pedang."
7:10 Lalu Amazia, imam di Betel, menyuruh orang menghadap Yerobeam, raja Israel, dengan pesan: "Amos telah mengadakan persepakatan melawan tuanku di tengah-tengah kaum Israel; negeri ini tidak dapat lagi menahan segala perkataannya.
7:11 Sebab beginilah dikatakan Amos: Yerobeam akan mati terbunuh oleh pedang dan Israel pasti pergi dari tanahnya sebagai orang buangan."
7:12 Lalu berkatalah Amazia kepada Amos: "Pelihat, pergilah, enyahlah ke tanah Yehuda! Carilah makananmu di sana dan bernubuatlah di sana!
7:13 Tetapi jangan lagi bernubuat di Betel, sebab inilah tempat kudus raja, inilah bait suci kerajaan."
7:14 Jawab Amos kepada Amazia: "Aku ini bukan nabi dan aku ini tidak termasuk golongan nabi, melainkan aku ini seorang peternak dan pemungut buah ara hutan.
7:15 Tetapi TUHAN mengambil aku dari pekerjaan menggiring kambing domba, dan TUHAN berfirman kepadaku: Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-Ku Israel.
7:16 Maka sekarang, dengarlah firman TUHAN! Engkau berkata: Janganlah bernubuat menentang Israel, dan janganlah ucapkan perkataan menentang keturunan Ishak.
7:17 Sebab itu beginilah firman TUHAN: Isterimu akan bersundal di kota, dan anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan tewas oleh pedang; tanahmu akan dibagi-bagikan dengan memakai tali pengukur, engkau sendiri akan mati di tanah yang najis, dan Israel pasti pergi dari tanahnya sebagai orang buangan."
è  Nubuat Amos ini merupakan Nubuat seorang Gembala yang dipakai Tuhan untuk mengingatkan bangsa Israel supaya tidak mengikuti Raja Yerobeam.
è  Nubuat tersebut berisi : Yerobeam akan mati terbunuh dengan pedang dan bangsa Israel akan menjadi orang buangan ( ayat 11)
è  Apa yang telah telah diperbuat Yerobeam sehingga akan terjadi hal yang demikian tragis?
Lihat ayat 13
1.       Betel dinyatakan tempat kudus Raja
2.       Betel dinyatakan bait suci Kerajaan
-->Kita tahu bagaimana sejarah “Betel”, yaitu dimulai dari “Yakub” yang kecapekan sehingga tidur di tanah “Lus” dan beralaskan batu untuk sandaran kepala dan kemudian dia bermimpi malaikat turun naik tangga dari tempat tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa “Betel” adalah suatu tempat yang harus dikuduskan. Dan Betel adalah tempat berhadiratnya  Tuhan à mengarah kepada BAIT SUCI.
Ayat 13 -> Amos / Gembala bernubuat di tempat tersebut ( dalam Gereja Tuhan ) à SUDAH TEPAT  à namun   
                  ditentang oleh seorang Imam yang bernama “AMAZIA” dengan mengatakan :
Ayat 12 -> Pergilah, enyahlah ke Yehuda, makananmu disana
                   Bernubuatlah di Yehuda
 Amazia tidak salah menyuruh Amos bernubuat di Yehuda ( umat pilihan Tuhan yang sudah tahu Rencana Tuhan ),
Namun saat itu yang perlu  perlu nubuatan adalah yang berada di Betel…karena :

1.BETEL DIJADIKAN TEMPAT KUDUS RAJA

Raja à bicara tentang adanya “pemerintahan” sebagai sentralnya segala peraturan-peraturan yang mengatur seluruh  
             warga di wilayahnya.
Betel tempat Kudus à Menunjuk kpd Gereja Tuhan.
è  Memberi pengertian kepada kita, bahwa pada zaman akhir ini Gereja Tuhan sudah berubah fungsinya dari tempat untuk beribadah/tempat menguduskan jemaat menjadi tempat untuk pemerintahan.
è  Dalam Pemerintahan tentu saja penuh aturan-aturan yang dibuat dan ditafsirkan oleh manusia.
è  Hal ini menunjuk bahwa :  Pada zaman akhir ini Gereja Tuhan banyak yang mengabaikan ibadah penyucian menjadi ibadah yang berbau kekuasaan secara jasmani ( Kerajaan ).
è  Maka dengan lantang Amos seorang Gembala mengingatkan kepada mereka semua yang terlibat dalam pemerintahan tsb untuk bertobat.
II Ptr 1 : 20 – 21 Firman ditafsirkan menurut kemauan sendiri
1:20 Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,
1:21 sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.
Hal tsb sekarang sudah umum terjadi dalam Gereja Tuhan, dimana para pembesar-2 dalam Gereja tsb membuat aturan-aturan yang  harus dijalankan oleh semua umat tetapi tidak mendasarkan diri kepada “Firman Allah”,
Dan mereka semua meyakini bahwa aturan-aturan tsb adalah “sacral dan kudus”. ( seperti Yerobeam yang meyakini bahwa mezbah ciptaannya adalah kudus).
 I Raja-raja  12 : 32
12:32 Kemudian Yerobeam “menentukan suatu hari raya pada hari yang kelima belas “bulan kedelapan, sama seperti hari raya yang di Yehuda, dan ia sendiri naik tangga mezbah itu. Begitulah dibuatnya di Betel, yakni ia mempersembahkan korban kepada anak-anak lembu yang telah dibuatnya itu, dan ia menugaskan di Betel imam-imam bukit pengorbanan yang telah diangkatnya.

è  Yang diperbuat oleh Yerobeam, adalah :
1.       Menentukan suatu hari raya pada hari ke 15
2.       Mempersembahkan korban kpd anak-anak lembu ( sdh pernah disampaikan )
3.       Mengangkat imam-imam untuk bukit pengorbanan

“Menentukan suatu hari raya pada hari ke 15”
Sebenarnya apa yang terjadi pada hari ke 15, sehingga Yerobeam latah mengikuti hari tsb?
Imamat 23 : 6 – 8 Tentang Hari Raya Paskah ( MEZBAH KORBAN BAKARAN )
23:6 Dan pada hari yang kelima belas bulan itu ada hari raya Roti Tidak Beragi bagi TUHAN; tujuh hari lamanya kamu harus makan roti yang tidak beragi.
23:7 Pada hari yang pertama kamu harus mengadakan pertemuan kudus, janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat.
23:8 Kamu harus mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN tujuh hari lamanya; pada hari yang ketujuh haruslah ada pertemuan kudus, janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat."

Imamat 23 : 33 – 36 Tentang Hari Raya Pondok Daun ( TABUT PERJANJIAN )
23:33 TUHAN berfirman kepada Musa:
23:34 "Katakanlah kepada orang Israel, begini: Pada hari yang kelima belas bulan yang ketujuh itu ada hari raya Pondok Daun bagi TUHAN tujuh hari lamanya.
23:35 Pada hari yang pertama haruslah ada pertemuan kudus, janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat.
23:36 Tujuh hari lamanya kamu harus mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN, dan pada hari yang kedelapan kamu harus mengadakan pertemuan kudus dan mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN. Itulah hari raya perkumpulan, janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan berat.
àKalau kita simpulkan hari ke 15 adalah :  1) Hari Raya Roti tak Beragi ( Kelepasan / MKB )
                                                                       2) Hari Pondok Daun            (Kemuliaan / TABUT PERJANJIAN)
Ulangan  16 : 16
16:16 Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap hadirat TUHAN, Allahmu, ke tempat yang akan dipilih-Nya, yakni pada hari raya Roti Tidak Beragi, pada hari raya Tujuh Minggu dan pada hari raya Pondok Daun. Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dengan tangan hampa,
Ulangan  31: 10
31:10 Dan Musa memerintahkan kepada mereka, demikian: "Pada akhir tujuh tahun, pada waktu yang telah ditetapkan dalam tahun penghapusan hutang, yakni hari raya Pondok Daun,

àArtinya dalam setiap Ibadah kita, harus ada kelepasan dari Tuhan, bagaikan suatu persembahan yang akan
    Benar-benar membawa kita sampai kepada  Kemuliaan dengan tanpa hutang lagi. ( Roma 12 : 1 – 2 )
àInilah Tujuan Ibadah yang benar.
Sebagai Contoh : adalah Pelayanan T Yesus, sebagai Imam Besar yang rela disalib: Bukan sebagai” subyek “yang mempersembahkan , melainkan sebagai “obyek” yang dipersembahkan dgn menyalibkan daging à Dengan menghapuskan segala hutang kita.
Ibr 9 : 11 - 14
9:11 Tetapi Kristus telah datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia, -- artinya yang tidak termasuk ciptaan ini, --
9:12 dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal.
9:13 Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah,
9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.
-->Namun “Yerobeam” ini mengangkat dirinya sendiri menjadi Imam Besar yang seolah-olah dapat memberikan
     kelepasan dosa thd dosa-dosa Israel ( Bukan sebagai obyek tetapi subyek ).
àHal ini menunjuk Gereja Tuhan pada zaman akhir ini, tidak sedikit Hamba Tuhan seolah-olah dapat mengampuni
    dosa2 sidang jemaat melalui pelayanan yang mereka kerjakan, ttp tidak mau menyucikan diri ( Obyek ).
àBanyak yang mengadakan acara kelepasan-kelepasan, tetapi tidak mengajarkan pertobatan sebagai bentuk   “kelepasan” yang dari Tuhan, karena dirinya sendiri tidak mau disucikan.
àPadahal tanpa kelepasan dosa, kita tidak akan masuk ke dalam Kerajaan-Nya. Bahkan Ibadahpun tidak layak. à
    sebab selama dosa itu dipertahankan, kita masih dianggap berhutang.
Mat 5 : 22 - 26
5:22 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.
5:23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
5:24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
5:25 Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
5:26 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum hutangmu sampai lunas engkau membayar.
Hal ini memberi pengertian kepada kita, bahwa setiap pelayanan ( terutama Hamba Tuhan ), harus mengarah kepada “Pengampunan Dosa” dan bukan yang lain. Selama pelayanan tsb tidak mengarah kpd penyucian/pengampunan dosa = tetap berhutang = Yerobeam = bersekutu dengan musuh.

à SIAPAKAH “LAWAN ATAU MUSUH” KITA?
I Korintus  15 : 26
15:26 Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut. ( DOSA )
 Roma  6 : 23
6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.
Yakobus  4 : 4
4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.
è Berarti untuk terjadinya kelepasan dari Tuhan, musuh yang harus kita singkirkan, adalah:
1.      Segala perbuatan dosa
2.      Tidak setia kepada Tuhan / tidak setia ibadah ( yg penting uangnya masuk )
3.      Bersahabat dengan dunia ( mengikuti cara2 dunia )
2.BETEL DINYATAKAN MENJADI BAIT SUCI KERAJAAN
Bait Suci Kerajaan menunjuk kepada Pusat Bait Suci à Dan Pusat “Bait Suci” adalah “Yerusalem” à Hal ini menunjukkan bahwa “Yerobeam” ingin membuat Betel ( tempat ibadah ) menjadi Yerusalem. Sehingga bangsa Israel menjadi lupa dengan Yerusalem yang sesungguhnya.
è  Demikian pula Zaman akhir ini, Yerobeam-yerobeam rohani sudah banyak yang muncul, yaitu banyak  sidang jemaat terbuai didalamnya dan sulit untuk melepaskan diri.
è  Mereka sudah melupakan “Yerusalem Baru” yang “KUDUS” sebagai tujuan akhir umat kristiani.

Kita lihat bagaimana keadaan Yerusalem Baru
Wahyu 21 : 1 - 4
21:1 Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.
21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.
21:3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.
21:4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu."

Dan Usaha dari Yerobeam-2 rohani sekarang adalah;
1.       Menciptakan suasana bagaimana Gereja Tuhan itu menjadi pengantin perempuan yang berdandan, bukan dalam hal yang rohani, melainkan secara jasmani. Sehingga kalau kita lihat, bagaimana gereja-gereja membangun dengan sangat hebatnya, dengan tujuan untuk menarik perhatian jiwa-jiwa ( bukan menarik hadirnya Tuhan ).
2.       Mereka berusaha untuk membuat yang datang tidak mengeluarkan air mata lagi menghadapi ekonomi yang semakin mencekik, dengan cara memberi fasilitas-fasilitas, sumbangan-sumbangan, bahkan sampai pada makanan, dsb.
1)Hal ini sudah sangat bertentangan dengan “Yerusalem yang Baru”, dimana Pengantin yang berhias untuk suaminya itu mengarah yang rohanià yaitu “penyucian’ sidang jemaat bukan gedungnya.
( Bicara berdandan = sekarang sidang jemaat banyak yang tidak memperhatikan berdandan secara rohani, melainkan berdandan secara jasmani, sehingga dalam gereja penuh dengan “ARTIS” à sehingga perhatian sidang jemaat tidak lagi fokus kepada YESUS, melainkan kepada mereka itu) . Hal inilah yang membuat najis di hadapan Tuhan.
Maka Rasul Petrus mengingatkan kita, bagaimana seharusnya kita berdandan:
I Ptr 3 : 3 - 4
3:3 Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,
3:4 tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.
2)Berkaitan dengan penghapusan air mata, sekarang gereja-2 berlomba-lomba untuk menarik jemaat dengan memberikan banyak fasilitas-2 dengan cara berusaha mendekati mereka dengan kekuatan materi, sehingga terjadi hukum rimbaà mana yang paling kuat itulah yang menang. SEhingga tanpa terasa arus itu menjadi sangat kuat yang menjadikan hampir semua gereja Tuhan berlomba-lomba untuk melakukan hal tersebut dgn tujuan:
1. untuk mempertahankan jiwa-jiwa supaya tidak digaet oleh gereja lain
2. dan juga untuk memperluas wilayahnya.
Dan dampaknya gereja-gereja yang kecil semakin ambles dan tidak dapat hidup.
à Inilah bentuk “Yerobeam” sekarang yang ingin menguasai seluruh rakyat Israel ( Orang Kristen )untuk tidak beribadah ke Yerusalem. Yang artinya tidak mengarah lagi kepada “KESUCIAN” lagi.

Arah dari Gereja yang demikian ini adalah “Ketamakan” yang artinya ingin menguasai segalanyaà Inilah Bait Allah Kerajaan Yerobeam yang sekarang banyak dibanggakan oleh anak-anak Tuhan, tetapi menjadi Kesedihan bagi Tuhan.

Maka seperti Nubuat AMOS, kalau keadaan Gereja Tuhan beserta Sidang Jemaat seperti ini, maka arahnya bukan ke Yerusalem Baru melainkan : 1. Yerobeam Mati oleh Pedang, 2. Israel menjadi umat buangan. (Amos 7 : 11 )
àPedang ini bicara Firman ( Ibr 4 : 12 )à Firman yang akan menghakimi gereja Tuhan yang demikian.
Ibr 4 : 12 - 13
4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
4:13 Dan tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.
à Terbuang seperti ranting yang melepaskan diri dari pokok anggur ( Kesucian )-> kering dan dibuang ke api.
Yoh 15 : 6
15:6 Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar

è  Inilah sangsi-sangsi yang sangat berat, kalau Gereja Tuhan tidak memfokuskan lagi kepada Kesucian yang mengarah ke “Yerusalem Baru Mempelai Wanita Surgawi” melainkan mengarah kpd perkara-perkara yang jasmani.
Dan dampak yang lebih hebat lagi:
 Amos  7:17
Sebab itu beginilah firman TUHAN: Isterimu akan bersundal di kota, dan anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan tewas oleh pedang; tanahmu akan dibagi-bagikan dengan memakai tali pengukur, engkau sendiri akan mati di tanah yang najis, dan Israel pasti pergi dari tanahnya sebagai orang buangan."
è  Isteri akan bersundal -> menunjuk kpd sidang jemaat yang berzinah rohani
è  Anak-anak mati      -> mati rohani
è  Tanahmu dibagi-bagi à Sidang jemaat tdk akan mendapat tanah Kerajaan Sorga
è  Israel menjadi buangan-> mengalami aniaya antikris, yg tahan bisa kembali, dan sebaliknya.

Oleh sebab itu, marilah kita semua dapat menghargai Nubuat Seorang Gembala  seperti “ AMOS “, yang selalu mengingatkan kita untuk bertobat dan melepaskan diri dari cengkeraman Yerobeam, yaitu :
1.       Sungguh sungguh mau menerima kelepasan dosa saat ibadah.
2.       Mau disucikan menjadi Yerusalem yang Baru, dgn tidak mau dipengaruhi oleh gereja-gereja yang lain yang mengandalkan perkara-perkara jasmani.
Maka Dia yg adalah GEMBALA yang sesungguhnya, akan memberikan damai sejahtera yg tidak terkatakan:
Maz 23 : 1 - 6
23:1 Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
23:2 Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
23:3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
23:5 Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
23:6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.(YERUSALEM BARU )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar