Minggu, 13 September 2015
Kita masih ingat ada 3 Pokok Pembahasan di dalam Matius 10 : 23 – 33,
bahwa ada 3 ketakutan yang positif
bagi anak- anak Tuhan yang sungguh – sungguh dalam mengikut Tuhan.
Pada minggu yang lalu kita sudah membahas “Ketakutan Positif yang ke 2” dari anak – anak Tuhan yang sungguh –
sungguh, yaitu Ketakutan jangan sampai
dikuasai oleh yang bisa membunuh tubuh…
Kita masih ingat bagaimana Penyakit kanker Rohani yang dapat membunuh
Tubuh Rohani anak – anak Tuhan….
Seperti yang dikatakan oleh Rasul Paulus dalam suratan Timotius,..bahwa
kanker rohani ini cepat sekali menjalar dan dapat mematikan tubuh rohani anak –
anak TUhan…
II Timotius 2 : 14 –
18
2:14 Ingatkanlah dan pesankanlah semuanya itu dengan sungguh-sungguh
kepada mereka di hadapan Allah, agar jangan mereka bersilat kata, karena hal
itu sama sekali tidak berguna, malah mengacaukan orang yang mendengarnya.
2:15 Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai
seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan
perkataan kebenaran itu.
2:16 Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang
hanya menambah kefasikan.
2:17 Perkataan mereka
menjalar seperti penyakit kanker. Di antara mereka termasuk Himeneus
dan Filetus,
2:18 yang telah menyimpang dari kebenaran dengan mengajarkan bahwa
kebangkitan kita telah berlangsung dan dengan demikian merusak iman sebagian
orang
Ø
Jadi Kanker Rohani yang sangat ganas dan menjalar dengan cepat serta berkuasa untuk mematikan rohani anak – anak Tuhan,…yait bila anak Tuhan tidak dapat mengendalikan
lidahnya…
Ø
Seharusnya lidah itu digunakan untuk memuji
Tuhan dan membawa berkat,…tetapi oleh karena banyak pengaruh dari dunia,..Maka
banyak anak Tuhan yang terkena Kanker rohani…sehingga mereka tdk dapat mengendalikan
lidah mereka.
Ada 2 hal obyek yang dapat terjangkiti oleh Penyakit Kanker Rohani,
yaitu :
1). Kanker rohani yang
menjangkiti kepada setiap pribadi anak Tuhan ( Lingkup Kecil )
Sangatlah berbahaya jika anak Tuhan sampai terkena kanker rohani ini,.yang
akhirnya mematikan tubuh rohani mereka sehingga mereka tidak dapat masuk ke
dalam Kerajaan Allah…
Supaya Kanker tidak menjangkiti anak – anak Tuhan, maka Tuhan berpesan :
a). Apa yang KU-katakan kepadamu dalam gelap,..katakanlah
dalam terang
Kita harus meninggalkan
Kegelapan dan hidup dalam Terang…
Matius 5 : 14 – 16
5:14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung
tidak mungkin tersembunyi.
5:15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di
bawah gantang, melainkan di atas kaki
dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
5:16 Demikianlah hendaknya
terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang
baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
-
Meletakkan Pelita di atas Kaki Dian à Kehidupan yang suka
meninggalkan kegelapan dosa dan datang kepada Tuhan yang berTahta di Tempat
Tinggi…à Mengaku Dosa & Bertobat..
b). Apa yang KU-bisikkan ke telingamu, beritakanlah
dari atap rumah
Bisikan Roh Kudus dari Tuhan,..supaya berada di atap bicara tentang
Penyembahan…
Ø
Yang berarti berada di atap Rumah adalah datang
kepada Tuhan dan Menyembah…
Ø
Seprti Daniel berada di atap rumah menyembah
Tuhan sampai 3x sehari
Jadi secara Pribadi kita tidak akan terkena Penyakit Kanker Rohani,
jika kuta :
-
Suka bertobat & mengaku dosa..
-
Suka menyembah…
2). Kanker rohani yang
menjangkiti Tubuh Kristus..
Setiap kehidupan anak Tuhan yag tidak mau disucikan dengan Firman dan
tidak suka menyembah…mereka akan terkena Kanker Rohani….dan mereka tidak akan
dapat bergabung dengan Pembentukan Tubuh Kristus yang sempurna….
Seperti ranting Pohon anggur,…jika mereka tidak mau dibersihkan dan tdk
berbuah akan dipotong dan dimasukkan ke dalam api.
Jadi ketakutan positip agar tidak terbunuh oleh yang dapat membunuh
tubuh adalah “jangan sampai terkena
penyakit kanker rohani, yaitu jika kita tidak dapat memakai mulut kita
untuk memuliakan Tuhan dan menyembah
Tuhan.”
Sekarang kita bersama membaca ke ayat Pokok dari pembahasan ini, sbb :
Matius 10 : 23 – 33
10:23 Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah
ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu
selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.
10:24 Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba
dari pada tuannya.
10:25 Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti
gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya. Jika tuan
rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya.
10:26 Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada
sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatu pun yang
tersembunyi yang tidak akan diketahui.
10:27 Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam
terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap
rumah.
10:28 Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh
tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia
yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.
10:29 Bukankah burung pipit
dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi
di luar kehendak Bapamu.
10:30 Dan kamu, rambut
kepalamu pun terhitung semuanya.
10:31 Sebab itu janganlah kamu
takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
10:32 Setiap orang yang
mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang
di sorga.
10:33
Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya
di depan Bapa-Ku yang di sorga."
Menjelang Kedatangan Tuhan yang ke 2
yang didahului dengan Masa Aniaya
Antikris selama 3,5 tahun, maka sebelum masa itu terjadi tsb,…ada 3 hal “Ketakutan Positif” yang terjadi
kepada setiap anak – anak Tuhan yang
sungguh – sungguh dalam mengikut Tuhan,
yaitu :
I. Ketakutan Ketinggalan kalau Pintunya
sampai tertutup…( ayat 23 – 26 )
II.
Ketakutan hidup masih dikuasai oleh yang bisa
membunuh Tubuh..( ayat 27 – 28 )
III.
Ketakutan
menjadi Tidak Berharga….( ayat 29 – 33 )
Kita akan membahas Ketakutan Positif yang selanjutnya, sbb:
III. Ketakutan ( Positif ) Menjadi
tidak berharga..
Matius 10 : 29 - 31
10:29 Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun
dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.
10:30 Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya.
10:31 Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga
dari pada banyak burung pipit….
Menjadi berharga disini…diibaratkan bahwa kita ini nilanya lebih dari harga banyak burung pipit.
Dengan kata lain à
Kita adalah Burung pipit yang jumlahnya tidak banyak ( Minoritas ).
Pertanyannya : Apa
dan bagaimana tentang Burung Pipit tsb…, walaupun hanya seekor burung tetapi
cukup berharga di mata Allah….
Raja Daud melalui Mazmurnya…bersyair dan bernyanyi tentang Burung
Pipit…sbb :
Mazmur 84 : 1 – 8
RINDU KEPADA KEDIAMAN ALLAH..
84:1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Gitit. Mazmur bani Korah.
84:2 Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, ya TUHAN semesta alam!
84:3 Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN;
hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.
84:4 Bahkan burung pipit
telah mendapat sebuah rumah, dan burung layang-layang sebuah sarang, tempat
menaruh anak-anaknya, pada
mezbah-mezbah-Mu, ya TUHAN semesta alam, ya Rajaku dan Allahku!
84:5 Berbahagialah
orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau.
S e l a
84:6 Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!
84:7 Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat
yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.
84:8 Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah
di Sion.
Jika kita perhatikan dengan seksama dalam ayat – ayat
tersebut…disebutkan ada 2 tempat bagian dalam 1 Rumah Tuhan, dan juga
masing – masing terdapat Mezbah,…yaitu :
-
Di Pelataran terdapat Mezbah Korban Bakaran..
-
Di Ruangan Kudus ( Rumah Allah ) terdapat Mezbah
Dupa…
Dan jika kita kembali ke ayat di atas, maka terdapat 2 keadaan, yaitu :
1.
Merindukan Pelataran –pelataran Tuhan,..dimana
Burung Pipit dan burung layang-2 berumahkan pada mezbahnya Tuhan…( ayat 3 – 4
).
2.
Berbahagialah orang –orang yang diam di rumah-Mu
untuk memuji – muji Tuhan… ( ayat 5 ).
1). Merindukan Pelataran –pelataran Tuhan,..dimana Burung
Pipit dan burung layang-2 berumahkan pada mezbah- mezbahnya Tuhan…( ayat 3 – 4
).
Burung Pipit yang cukup berharga di mata Allah tersebut mempunyai
tempat tinggal di Mezbahnya Tuhan yang berada di Pelataran…
Ø
Mezbah Tuhan di Pelataran dalam Pengajaran
Tabernakel terkena Kepada Mezbah Korban Bakaran…
Ø
Dan Mezbah Korban Bakaran ini dipakai untuk
membakar lemak dan daging binatang korban persembahan untuk pengampunan dosa…
Hal ini memberi pengertian kepada kita bahwa Kehidupan yang selalu bertobat dan mengaku dosa di hadapan Allah
itu…sangat berharga di mata Allah.
Pertanyaannya : Berapa harga
kehidupan yang seperti burung pipit tsb??....
Dalam Injil Matius dan Injil Lukas…..dinyatakan ada 2 harga burung pipit …., yaitu :
Matius 10 : 29
10:29 Bukankah burung pipit
dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke
bumi di luar kehendak Bapamu
Lukas 12 : 6
12:6 Bukankah burung pipit
dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekor pun dari
padanya yang dilupakan Allah
Jika kita perhatikan dengan harga Burung pipit tersebut cenderung
menurun, yaitu :
-
Matius 10 : 29 à
1 ekor burung pipit harganya 50%...( atau 1 : 2 )
-
Lukas 12 : 6 à
1 ekor burung pipit harganya 40% …( atau 1 : 2,5 )
Hal ini memberikan pengertian kepada kita….semakin lama dalam
perkembangan waktu…maka orang – orang yang bertobat dan mau mengaku dosanyaà semakin menurun….
Namun walaupun yang bertobat menurun jumlahnya, tetapi Tuhan berjanji : “Tuhan menjaga tidak akan membiarkan
jatuh & Tidak melupakannya”……
Mengapa orang yang bertobat di
Pelataran Bait Suci menurun jumlahnya??....karena Pelataran Bait Suci sudah
dimasuki oleh para pedagang…….dan berusaha
membawa barang dagangan masuk ke Pelataran Bait Suci…
Markus 11 : 15 – 17
11:15 Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah
Yesus masuk ke Bait Allah, mulailah Ia mengusir orang-orang yang berjual beli
di halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang
merpati dibalikkan-Nya,
11:16 dan Ia tidak
memperbolehkan orang membawa barang-barang melintasi halaman Bait Allah.
11:17 Lalu Ia mengajar mereka, kata-Nya: "Bukankah ada
tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini
telah menjadikannya sarang penyamun!"
Inilah yang membuat Pertobatan dan Pengakuan dosa menjadi merosot,…sebab
masih banyak anak Tuhan yang datang ke Gereja…mereka membawa hati dan pikiran yang dikuasai oleh Roh Dagang…
Ø
Mereka datang ke Rumah Tuhan bukan bertujuan
supaya dikuduskan dan diampuni dosanya, supaya dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga…
Ø
Melainkan semata – mata bagaimana supaya hidup
mereka diberkati secara jasmani..
Oleh karena hati dan pikiran mereka seperti itu,…maka Antikrislah yang
menguasai mereka semua….
Wahyu 13 : 11 – 12, 16
- 18
13:11 Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi
dan bertanduk dua sama seperti anak
domba dan ia berbicara seperti seekor naga.
13:12 Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di
depan matanya. Ia menyebabkan seluruh
bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah
sembuh.
13:16 Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau
besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya
atau pada dahinya,
13:17 dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari
pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan
namanya.
13:18 Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana,
baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah
bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.
Di dalam Pelayanan dalam Rumah Tuhan terdapat hal – hal yang menarik
yang disodorkan oleh Antikris yang dapat mengelabui mata hati anak Tuhan, yaitu
;
1.
Seekor
Naga berbicara seperti seekor anak Dombaà
hal ini terjadi di Gereja Tuhan, yaitu seolah – olah Suara Tuhan…padahal suara
seekor Naga ( Iblis )..
2.
Naga
tersebut telah mengadakan mujizat ( Kesembuhan kepalanya sendiri ) à yang mengelabui anak –
anak Tuhan dengan kuasa dan berkat berkat jasmani yang diciptakan oleh Iblis
tsb.
3.
Oleh karena Kekuatan Iblis yang begitu
kuat,.maka Jual – beli terjadi di Rumah Tuhan…..( 666 ).
Itulah yang sungguh – sungguh terjadi di dalam Gereja Tuhan akhir jaman
ini,…dimana Kuasa Pertobatan dan
Penyucian itu sdh menurun tajam,…karena Gereja sdh mulai dipenuhkan dengan
Perdagangan secara jasmani.
Oleh sebab itu…jika Burung Pipit dan anak – anaknya itu tetap tinggal
di Mezbahnya Tuhan yang berada di
Pelataran,..maka burung pipit tersebut bisa terpengaruh oleh Kuasa dan Kekuatan
Iblis tersebut, dan akibatnya bisa mati…., karena diusir Tuhan harus keluar
datri Bait Allahnya Tuhan….
Maka Raja Salomo menulis dalam Kitab Amsal, sbb :
Amsal 26 : 1 – 2
26:1 Seperti salju di musim panas dan hujan pada waktu panen,
demikian kehormatan pun tidak layak bagi orang bebal.
26:2 Seperti burung pipit
mengirap ( Tidak menclok ) dan burung
layang-layang terbang, demikianlah kutuk tanpa alasan tidak akan kena.
-
JIka anak – anak Tuhan bertahan dengan Roh
dagang di dalam bergereja à
maka mereka seperti orang – orang bebal ( bodoh dan mengeraskan hati ),…maka
mereka semua akan dibuang oleh Tuhan dan masuk aniaya antikris…
-
Tetapi anak Tuhan harus seperti Burung Pipit
yang mengirap ( terbang terus )…menghindar dari tempatnya yang sdh dipenuhi dengan Roh
Antikris tsb.
-
Maka Burung Pipit tersebut akan mendapatkan
pemeliharaan dari Tuhan.
Wahyu 11 : 2
11:2 Tetapi kecualikan
pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya,
karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua
bulan lamanya."
Demikian pula kita yang bagaikan burung pipit…..walaupun kita termasuk
anak anak Tuhan yang minoritas, yaitu kehidupan yang mau
bertobat dan mengaku dosa…., maka kita tdk
boleh terpengaruh dengan anak anak Tuhan yang motivasinya ke Gereja hanya
mencari berkat jasmani.
Pertanyaannya :
Menghindar dan Terbang kemana??....
Ø
Tentunya terbang dari Mezbah yang ada di
Pelataran menuju Mezbah yang berada
di dalam kemah Allah…
Ø
Yaitu Mezbah Dupa…
Ø
Dan tujuannya jelas untuk dilepaskan dari Kuasa
Antikris yang akan menguasai dan menganiaya anak – anak Tuhan 3,5 tahun….
Ø
Sebab jika anak – anak Tuhan selalu berada di
Mezbah Dupa ( Ibadah Penyembahan ),…maka mereka semakin mengalami penyucian
yang mengarah kepada Kesempurnaan.
Oleh sebab itu …Rasul Paulus
mengajarkan kepada Jemaat Ibrani à supaya meningkatkan (
terbang ) menuju kepada Kesempurnaan…dan jangan berfokus pada Mezbah yang ada
di Pelataran terus….
Ibrani 6 : 1 – 2
6:1 Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran
tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya
yang penuh ( Kesempurnaan). Janganlah
kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia,
dan dasar kepercayaan kepada Allah,
6:2 yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan,
kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal.
Jadi kita semua janganlah hanya
terpaku di Pelataran saja,…tetapi kita semua harus terbang Ke Ruangan Kudus....teristimewa
ke Mezbah yang ada di dalamnya…..
2). Berbahagialah orang –orang yang diam di rumah-Mu
untuk memuji – muji Tuhan… ( ayat 5 ).
Kita kembali ke Kitab Mazmur,….
Mazmur 84 : 5 - 8
84:5 Berbahagialah
orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau.
S e l a
84:6 Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!
Ada 2 hal saat Burung Pipit ( Kita yang sdh bertobat dan selalu mau
disucikan ) berada pada Mezbah-Nya Tuhan
yaitu Mezbah Dupa, yaitu :
1.
Terus menerus memuji – muji Tuhan..
2.
Selalu berhasrat mengadakan Ziarah…( Ejaan Lama
: Ziarah ke Bukit Sion ).
1). Terus menerus memuji – muji Allah
Memuji – muji Allah secara terus menerus ini bicara Penyembahan yang
tidak pernah berhenti…, dalam arti selalu dilakukan
oleh anak – anak Tuhan… setiap hari…
-
Yang perlu kita mengerti Penyembahan itu lebih
dari sekedar berdoa…
-
Jika berdoa itu kita memohon ( minta sesuatu ) kepada Tuhan,..tetapi jika Menyembah itu
memberi kepada Tuhan….
Seperti yang dilakukan oleh 24 Tua – tua bagaimana mereka Menyembah
Tuhan siang dan malam…., atau tiap – tiap hari, sbb :
Wahyu 4 : 8 – 11
4:8 Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam,
sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak
berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah
Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan
datang."
4:9 Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian,
dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan yang
hidup sampai selama-lamanya,
4:10 maka tersungkurlah kedua
puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan
mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka
melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata:
4:11 "Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima
puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab
Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya
itu ada dan diciptakan."
Ø
Jika kita perhatikan dengan seksama …Tua – tua
yang menyembah dan memuliakan Tuhan pada tiap – tiap hari , maka :
Ø
Ayat 11 à
Tuhan menciptakan segala sesuatu,..oleh kehendak-Nya semua tercipta…
Pertanyaannya : Tuhan
menciptakan sesuatu untuk siapa??..--> tentu
untuk KITA semua yang suka hidup di dalam Penyembahan tiap – tiap hari (
seperti 24 tua – tua )…
Ø
Hal ini member pengertian kepada kita yang
selalu menyembah Allah, akan diciptakan bagi kita segala sesuatu yang kita
perlukan dan kita butuhkan……
Maka Kitab Mazmur 84 :
7…
84:7 Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada
awal musim menyelubunginya dengan berkat.
Ø
Jadi jangan malas untuk meyembah Tuhan,…walaupun
kita tidak minta apa – apa kepada Tuhan…..
Ø
Dia akan
mencukupi dan memberkati kita semua…sampai seperti MATA AIR….( tidak pernah
habis )…….
2). Selalu berhasrat mengadakan Ziarah…
Burung Pipit harus ziarah kemana??.....Ke MEZBAH DUPA yang berada di
dalam Bait Suci….
Ø
Ziarah artinya berkunjung dan melakukan sesuatu Ritual
di tempat yang dituju…
Ø
Tidak hanya sebatas kerinduan atau angan – angan
saja,…melainkan harus dilakukan kunjungan tersebut.
Jika harus berziarah di Mezbah Dupa…, maka mereka harus melakukan
Ritual disana,….dan ujudnya adalah
Ibadah Penyembahan di dalam Bait Suci ( Gereja )…
Ø
Jika anak Tuhan tidak suka dan tidak mau
melaksanakan Ibadah Penyembahan di Gereja,….maka mereka tidak masuk dalam Ukuran Tuhan…
Ø
Yang akhirnya juga masuk ke dalam Aniaya Antikris…..(
disiksa 3, 5 tahun oleh Iblis )…sebelum masuk ke Kerajaan Neraka….
Wahyu 11 : 1
11:1 Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti
tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan
mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.
Ø
Dan juga dapat mengalahkan Kuasa Antikris tsb…
Wahyu 12 : 13 – 18
12:13 Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas
bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.
12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar
yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu
selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
12:15 Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai,
ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu.
12:16 Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka
mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya.
12:17 Maka marahlah naga itu
kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang
menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus. ( Tidak ada Penyembahan )
12:18 Dan ia tinggal berdiri di pantai laut.
Jadi seperti Burung Pipit…itulah kehidupa kita yang suka bertobat dan
suka Menyembah Tuhan di dalam Ibadah Penyembahan,….maka kita dilepaskan
dariAntikris…dan berhak masuk kedalam Gunung Sionnya Allah…yaitu Yerusalem
Baru…
Mazmur 84 : 8
84:8 Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah
di Sion.
Ø
Yang suka menyembah Tuhan melalui Ibadah
Penyembahan di Gereja…..
Ø
Rohani mereka semakin kuat dan boleh masuk ke
dalam kota Yerusalem Baru…..
**)
Oeh sebab itu…marilah kita yang minoritas ini,…kita belajar dari Burung
Pipit…
Yaitu dengan à
Meningkatkan hidup dari Pelataran menuju Bait Allah,…
1.
Semakin suka bertobat dan meninggalkan Roh
Dagang..
2.
Mulai
meningkatkan Penyembahan di rumah tiap – tiap hari ..
Maka Tuhan semakin memberkati
kita secara jasmani bagaiman Mata air..
3.
Mulai Praktek ( Ziarah ) melakukan Ibadah
Penyembahan di Gereja….
Maka kita semakin
diberi kekuatan Tuhan, sehingga kita dalam keadaan berjalan menuju Yerusalam Baru ..Mempelai
Wanita Anak Domba Allah…
===TUHAN
MEMBERKATI===
Tidak ada komentar:
Posting Komentar