Label

Jumat, 18 September 2015

SEPTEMBER 2015 ( 2 ) KETAKUTAN AKAN PENGANIAYAAN YG AKAN DATANG ( Bag. 4 akhir)

Minggu, 13 September 2015
Kita masih ingat ada 3 Pokok Pembahasan di dalam Matius 10 : 23 – 33, bahwa ada 3 ketakutan yang positif bagi anak- anak Tuhan yang sungguh – sungguh dalam mengikut Tuhan.
Pada minggu yang lalu kita sudah membahas “Ketakutan Positif yang ke 2” dari anak – anak Tuhan yang sungguh – sungguh, yaitu Ketakutan jangan sampai dikuasai oleh yang bisa membunuh tubuh…

Kita masih ingat bagaimana Penyakit kanker Rohani yang dapat membunuh Tubuh Rohani anak – anak Tuhan….
Seperti yang dikatakan oleh Rasul Paulus dalam suratan Timotius,..bahwa kanker rohani ini cepat sekali menjalar dan dapat mematikan tubuh rohani anak – anak TUhan…
II Timotius 2 : 14 – 18
2:14 Ingatkanlah dan pesankanlah semuanya itu dengan sungguh-sungguh kepada mereka di hadapan Allah, agar jangan mereka bersilat kata, karena hal itu sama sekali tidak berguna, malah mengacaukan orang yang mendengarnya.
2:15 Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu.
2:16 Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan.
2:17 Perkataan mereka menjalar seperti penyakit kanker. Di antara mereka termasuk Himeneus dan Filetus,
2:18 yang telah menyimpang dari kebenaran dengan mengajarkan bahwa kebangkitan kita telah berlangsung dan dengan demikian merusak iman sebagian orang

Ø  Jadi Kanker Rohani yang sangat ganas dan  menjalar dengan cepat serta berkuasa untuk  mematikan rohani anak – anak Tuhan,…yait bila anak Tuhan tidak dapat mengendalikan lidahnya…
Ø  Seharusnya lidah itu digunakan untuk memuji Tuhan dan membawa berkat,…tetapi oleh karena banyak pengaruh dari dunia,..Maka banyak anak Tuhan yang terkena Kanker rohani…sehingga mereka tdk dapat mengendalikan lidah mereka.

Ada 2 hal obyek yang dapat terjangkiti oleh Penyakit Kanker Rohani, yaitu :

1). Kanker rohani yang menjangkiti kepada setiap pribadi anak Tuhan ( Lingkup Kecil )
Sangatlah berbahaya jika anak Tuhan sampai terkena kanker rohani ini,.yang akhirnya mematikan tubuh rohani mereka sehingga mereka tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah…
Supaya Kanker tidak menjangkiti anak – anak Tuhan, maka Tuhan berpesan :

a). Apa yang KU-katakan kepadamu dalam gelap,..katakanlah dalam terang
 Kita harus meninggalkan Kegelapan dan hidup dalam Terang…
Matius 5 :  14 – 16
5:14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
5:15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
5:16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."
-          Meletakkan Pelita di atas Kaki Dian à Kehidupan yang suka meninggalkan kegelapan dosa dan datang kepada Tuhan yang berTahta di Tempat Tinggi…à Mengaku Dosa & Bertobat..

b). Apa yang KU-bisikkan ke telingamu, beritakanlah dari atap rumah
Bisikan Roh Kudus dari Tuhan,..supaya berada di atap bicara tentang Penyembahan…

Ø  Yang berarti berada di atap Rumah adalah datang kepada Tuhan dan Menyembah…
Ø  Seprti Daniel berada di atap rumah menyembah Tuhan sampai 3x sehari

Jadi secara Pribadi kita tidak akan terkena Penyakit Kanker Rohani, jika kuta :
-          Suka bertobat & mengaku dosa..
-          Suka menyembah…

2). Kanker rohani yang menjangkiti Tubuh Kristus..
Setiap kehidupan anak Tuhan yag tidak mau disucikan dengan Firman dan tidak suka menyembah…mereka akan terkena Kanker Rohani….dan mereka tidak akan dapat bergabung dengan Pembentukan Tubuh  Kristus yang sempurna….
Seperti ranting Pohon anggur,…jika mereka tidak mau dibersihkan dan tdk berbuah akan dipotong dan dimasukkan ke dalam api.

Jadi ketakutan positip agar tidak terbunuh oleh yang dapat membunuh tubuh adalah “jangan sampai terkena penyakit kanker rohani, yaitu jika kita tidak dapat memakai mulut kita untuk  memuliakan Tuhan dan menyembah Tuhan.”

Sekarang kita bersama membaca ke ayat Pokok dari pembahasan ini, sbb :
 Matius 10 : 23 – 33
10:23 Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.
10:24 Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya.
10:25 Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya. Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya.
10:26 Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui.
10:27 Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah.
10:28 Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.
10:29 Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.
10:30 Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya.
10:31 Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
10:32 Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga.
 10:33 Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga."

Menjelang Kedatangan Tuhan yang ke 2  yang  didahului dengan Masa Aniaya Antikris selama 3,5 tahun, maka sebelum masa itu terjadi tsb,…ada 3 hal “Ketakutan Positif” yang terjadi kepada setiap anak – anak Tuhan  yang sungguh – sungguh dalam mengikut Tuhan,  yaitu :

I. Ketakutan Ketinggalan kalau Pintunya sampai tertutup…( ayat 23 – 26 )
II.                  Ketakutan hidup masih dikuasai oleh yang bisa membunuh Tubuh..( ayat 27 – 28 )
III.                Ketakutan menjadi Tidak Berharga….( ayat 29 – 33 )

Kita akan membahas Ketakutan Positif yang selanjutnya, sbb:

III. Ketakutan ( Positif ) Menjadi tidak berharga..

Matius 10 : 29 - 31
10:29 Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.
10:30 Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya.
10:31 Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit….

Menjadi berharga disini…diibaratkan bahwa kita ini nilanya  lebih dari harga banyak burung pipit.
Dengan kata lain à Kita adalah Burung pipit yang jumlahnya tidak banyak ( Minoritas ).
Pertanyannya : Apa dan bagaimana tentang Burung Pipit tsb…, walaupun hanya seekor burung tetapi cukup berharga di mata Allah….

Raja Daud melalui Mazmurnya…bersyair dan bernyanyi tentang Burung Pipit…sbb :
Mazmur 84 : 1 – 8 RINDU KEPADA KEDIAMAN ALLAH..
84:1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Gitit. Mazmur bani Korah.
84:2 Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, ya TUHAN semesta alam!
84:3 Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup.
84:4 Bahkan burung pipit telah mendapat sebuah rumah, dan burung layang-layang sebuah sarang, tempat menaruh anak-anaknya, pada mezbah-mezbah-Mu, ya TUHAN semesta alam, ya Rajaku dan Allahku!
84:5 Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau. S e l a
84:6 Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!
84:7 Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.
84:8 Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion.

Jika kita perhatikan dengan seksama dalam ayat – ayat tersebut…disebutkan ada 2 tempat bagian dalam 1 Rumah Tuhan,  dan juga  masing – masing terdapat Mezbah,…yaitu :

-          Di Pelataran terdapat Mezbah Korban Bakaran..
-          Di Ruangan Kudus ( Rumah Allah ) terdapat Mezbah Dupa…

Dan jika kita kembali ke ayat di atas, maka terdapat 2 keadaan, yaitu :

1.       Merindukan Pelataran –pelataran Tuhan,..dimana Burung Pipit dan burung layang-2 berumahkan pada mezbahnya Tuhan…( ayat 3 – 4 ).
2.       Berbahagialah orang –orang yang diam di rumah-Mu untuk memuji – muji Tuhan… ( ayat 5 ).

1). Merindukan Pelataran –pelataran Tuhan,..dimana Burung Pipit dan burung layang-2 berumahkan pada mezbah- mezbahnya Tuhan…( ayat 3 – 4 ).
Burung Pipit yang cukup berharga di mata Allah tersebut mempunyai tempat tinggal di Mezbahnya Tuhan yang berada di Pelataran…

Ø  Mezbah Tuhan di Pelataran dalam Pengajaran Tabernakel terkena Kepada Mezbah Korban Bakaran…
Ø  Dan Mezbah Korban Bakaran ini dipakai untuk membakar lemak dan daging binatang korban persembahan untuk pengampunan dosa…

Hal ini memberi pengertian kepada kita bahwa Kehidupan yang selalu bertobat dan mengaku dosa di hadapan Allah itu…sangat berharga di mata Allah.

Pertanyaannya : Berapa harga kehidupan yang seperti burung pipit tsb??....

Dalam Injil Matius dan Injil Lukas…..dinyatakan ada  2 harga burung pipit …., yaitu :
Matius 10 : 29
10:29 Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu

Lukas 12 : 6
12:6 Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekor pun dari padanya yang dilupakan Allah

Jika kita perhatikan dengan harga Burung pipit tersebut cenderung menurun, yaitu :

-          Matius 10 : 29 à 1 ekor burung pipit harganya 50%...( atau 1 : 2 )
-          Lukas 12 : 6 à 1 ekor burung pipit harganya 40% …( atau 1 : 2,5 )

Hal ini memberikan pengertian kepada kita….semakin lama dalam perkembangan waktu…maka orang – orang yang bertobat dan mau mengaku dosanyaà  semakin menurun….
Namun walaupun yang bertobat menurun jumlahnya, tetapi Tuhan berjanji : “Tuhan menjaga tidak akan membiarkan jatuh & Tidak melupakannya”……

Mengapa orang yang bertobat di Pelataran Bait Suci menurun jumlahnya??....karena Pelataran Bait Suci sudah dimasuki oleh para pedagang…….dan berusaha membawa barang dagangan masuk ke Pelataran Bait Suci…
Markus 11 : 15 – 17
11:15 Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah Yesus masuk ke Bait Allah, mulailah Ia mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya,
11:16 dan Ia tidak memperbolehkan orang membawa barang-barang melintasi halaman Bait Allah.
11:17 Lalu Ia mengajar mereka, kata-Nya: "Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!"

Inilah yang membuat Pertobatan dan Pengakuan dosa menjadi merosot,…sebab masih banyak anak Tuhan yang datang ke Gereja…mereka membawa hati dan pikiran yang dikuasai oleh Roh Dagang…

Ø  Mereka datang ke Rumah Tuhan bukan bertujuan supaya dikuduskan dan diampuni dosanya, supaya dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga…
Ø  Melainkan semata – mata bagaimana supaya hidup mereka diberkati secara jasmani..

Oleh karena hati dan pikiran mereka seperti itu,…maka Antikrislah yang menguasai mereka semua….
Wahyu 13 : 11 – 12, 16 - 18
13:11 Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga.
13:12 Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh.
13:16 Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
13:17 dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.
13:18 Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

Di dalam Pelayanan dalam Rumah Tuhan terdapat hal – hal yang menarik yang disodorkan oleh Antikris yang dapat mengelabui mata hati anak Tuhan, yaitu ;

1.       Seekor Naga berbicara seperti seekor anak Dombaà hal ini terjadi di Gereja Tuhan, yaitu seolah – olah Suara Tuhan…padahal suara seekor Naga ( Iblis )..
2.       Naga tersebut telah mengadakan mujizat ( Kesembuhan kepalanya sendiri ) à yang mengelabui anak – anak Tuhan dengan kuasa dan berkat berkat jasmani yang diciptakan oleh Iblis tsb.
3.       Oleh karena Kekuatan Iblis yang begitu kuat,.maka Jual – beli terjadi di Rumah Tuhan…..( 666 ).

Itulah yang sungguh – sungguh terjadi di dalam Gereja Tuhan akhir jaman ini,…dimana Kuasa Pertobatan dan Penyucian itu sdh menurun tajam,…karena Gereja sdh mulai dipenuhkan dengan Perdagangan secara jasmani.

Oleh sebab itu…jika Burung Pipit dan anak – anaknya itu tetap tinggal di Mezbahnya Tuhan yang  berada di Pelataran,..maka burung pipit tersebut bisa terpengaruh oleh Kuasa dan Kekuatan Iblis tersebut, dan akibatnya bisa mati…., karena diusir Tuhan harus keluar datri Bait Allahnya Tuhan….

Maka Raja Salomo menulis dalam Kitab Amsal, sbb :
Amsal 26 : 1 – 2
26:1 Seperti salju di musim panas dan hujan pada waktu panen, demikian kehormatan pun tidak layak bagi orang bebal.
26:2 Seperti burung pipit mengirap ( Tidak menclok ) dan burung layang-layang terbang, demikianlah kutuk tanpa alasan tidak akan kena.

-          JIka anak – anak Tuhan bertahan dengan Roh dagang di dalam bergereja à maka mereka seperti orang – orang bebal ( bodoh dan mengeraskan hati ),…maka mereka semua akan dibuang oleh Tuhan dan masuk aniaya antikris…
-          Tetapi anak Tuhan harus seperti Burung Pipit yang mengirap ( terbang terus )…menghindar  dari tempatnya yang sdh dipenuhi dengan Roh Antikris tsb.
-          Maka Burung Pipit tersebut akan mendapatkan pemeliharaan dari Tuhan.

Wahyu 11 : 2
11:2 Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."

Demikian pula kita yang bagaikan burung pipit…..walaupun kita termasuk anak  anak Tuhan yang minoritas, yaitu kehidupan yang mau bertobat dan mengaku dosa…., maka kita tdk boleh terpengaruh dengan  anak  anak Tuhan yang motivasinya ke Gereja hanya mencari berkat jasmani.

Pertanyaannya : Menghindar dan Terbang kemana??....

Ø  Tentunya terbang dari Mezbah yang ada di Pelataran menuju Mezbah yang berada di dalam kemah Allah…
Ø  Yaitu Mezbah Dupa…
Ø  Dan tujuannya jelas untuk dilepaskan dari Kuasa Antikris yang akan menguasai dan menganiaya anak – anak Tuhan 3,5 tahun….
Ø  Sebab jika anak – anak Tuhan selalu berada di Mezbah Dupa ( Ibadah Penyembahan ),…maka mereka semakin mengalami penyucian yang mengarah kepada Kesempurnaan.

Oleh sebab itu …Rasul Paulus mengajarkan kepada Jemaat Ibrani à supaya meningkatkan ( terbang ) menuju kepada Kesempurnaan…dan jangan berfokus pada Mezbah yang ada di Pelataran terus….
Ibrani 6 : 1 – 2
6:1 Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh ( Kesempurnaan). Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah,
6:2 yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal.

Jadi kita semua janganlah hanya terpaku di Pelataran saja,…tetapi kita semua harus terbang Ke Ruangan Kudus....teristimewa ke Mezbah yang ada di dalamnya…..

2). Berbahagialah orang –orang yang diam di rumah-Mu untuk memuji – muji Tuhan… ( ayat 5 ).
Kita kembali ke Kitab Mazmur,….
Mazmur 84 : 5 - 8
84:5 Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau. S e l a
84:6 Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!

Ada 2 hal saat Burung Pipit ( Kita yang sdh bertobat dan selalu mau disucikan ) berada pada Mezbah-Nya  Tuhan yaitu Mezbah Dupa, yaitu :

1.       Terus menerus memuji – muji Tuhan..
2.       Selalu berhasrat mengadakan Ziarah…( Ejaan Lama : Ziarah ke Bukit Sion ).

1). Terus menerus memuji – muji Allah
Memuji – muji Allah secara terus menerus ini bicara Penyembahan yang tidak pernah berhenti…, dalam arti selalu dilakukan oleh anak – anak Tuhan… setiap hari…

-          Yang perlu kita mengerti Penyembahan itu lebih dari sekedar berdoa…
-          Jika berdoa itu kita memohon ( minta sesuatu )  kepada Tuhan,..tetapi jika Menyembah itu memberi kepada Tuhan….

Seperti yang dilakukan oleh 24 Tua – tua bagaimana mereka Menyembah Tuhan siang dan malam…., atau tiap – tiap hari, sbb :

Wahyu 4 : 8 – 11

4:8 Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang."
4:9 Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian, dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia, yang duduk di atas takhta itu dan yang hidup sampai selama-lamanya,
4:10 maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata:
4:11 "Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa; sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendak-Mu semuanya itu ada dan diciptakan."

Ø  Jika kita perhatikan dengan seksama …Tua – tua yang menyembah dan memuliakan Tuhan pada tiap – tiap hari , maka :
Ø  Ayat 11 à Tuhan menciptakan segala sesuatu,..oleh kehendak-Nya semua tercipta…

Pertanyaannya : Tuhan menciptakan sesuatu untuk siapa??..--> tentu untuk KITA semua yang suka hidup di dalam Penyembahan tiap – tiap hari ( seperti 24 tua – tua )…

Ø  Hal ini member pengertian kepada kita yang selalu menyembah Allah, akan diciptakan bagi kita segala sesuatu yang kita perlukan dan kita butuhkan……

Maka Kitab Mazmur 84 : 7…
84:7 Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.

Ø  Jadi jangan malas untuk meyembah Tuhan,…walaupun kita tidak minta apa – apa kepada Tuhan…..
Ø  Dia akan mencukupi dan memberkati kita semua…sampai seperti MATA AIR….( tidak pernah habis )…….

2). Selalu berhasrat mengadakan Ziarah…
Burung Pipit harus ziarah kemana??.....Ke MEZBAH DUPA yang berada di dalam  Bait Suci….

Ø  Ziarah artinya berkunjung dan melakukan sesuatu Ritual di tempat yang dituju…
Ø  Tidak hanya sebatas kerinduan atau angan – angan saja,…melainkan harus dilakukan kunjungan tersebut.

Jika harus berziarah di Mezbah Dupa…, maka mereka harus melakukan Ritual disana,….dan ujudnya adalah Ibadah Penyembahan di dalam Bait Suci ( Gereja )…

Ø  Jika anak Tuhan tidak suka dan tidak mau melaksanakan Ibadah Penyembahan di Gereja,….maka mereka tidak masuk dalam Ukuran Tuhan…
Ø  Yang akhirnya juga masuk ke dalam Aniaya Antikris…..( disiksa 3, 5 tahun oleh Iblis )…sebelum masuk ke Kerajaan Neraka….

Wahyu 11 : 1
11:1 Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.

Ø  Dan juga dapat mengalahkan Kuasa Antikris tsb…

Wahyu 12 : 13 – 18
12:13 Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.
12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
12:15 Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu.
12:16 Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya.
12:17 Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.  ( Tidak ada Penyembahan )
12:18 Dan ia tinggal berdiri di pantai laut.

Jadi seperti Burung Pipit…itulah kehidupa kita yang suka bertobat dan suka Menyembah Tuhan di dalam Ibadah Penyembahan,….maka kita dilepaskan dariAntikris…dan berhak masuk kedalam Gunung Sionnya Allah…yaitu Yerusalem Baru…

Mazmur 84 : 8
84:8 Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion.

Ø  Yang suka menyembah Tuhan melalui Ibadah Penyembahan di Gereja…..
Ø  Rohani mereka semakin kuat dan boleh masuk ke dalam kota Yerusalem Baru…..

**)
Oeh sebab itu…marilah kita yang minoritas ini,…kita belajar dari Burung Pipit…
Yaitu dengan à Meningkatkan hidup dari Pelataran menuju Bait Allah,…

1.       Semakin suka bertobat dan meninggalkan Roh Dagang..
2.       Mulai  meningkatkan Penyembahan di rumah tiap – tiap hari ..
Maka Tuhan semakin memberkati kita secara jasmani bagaiman Mata air..
3.       Mulai Praktek ( Ziarah ) melakukan Ibadah Penyembahan di Gereja….

Maka kita semakin diberi kekuatan Tuhan, sehingga kita dalam keadaan  berjalan menuju Yerusalam Baru ..Mempelai Wanita Anak Domba Allah…




===TUHAN MEMBERKATI===

Tidak ada komentar:

Posting Komentar