Minggu, 26 Juli 2015
Matius 10 : 16 – 22
10:16 "Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah
serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti
merpati.
10:17 Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka
akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.
10:18 Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa
dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang
tidak mengenal Allah.
10:19 Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan
bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan
dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.
10:20 Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia
yang akan berkata-kata di dalam kamu.
10:21 Orang akan menyerahkan
saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan
anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
10:22 Dan kamu akan dibenci
semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada
kesudahannya akan selamat.
Injil matius 10 : 16 – 32 bicara tentang anak – anak Tuhan yang harus
masuk proses sengsara…
Dalam Pelajaran Tabernakel terkena kepada Mezbah Korban Bakaran ata
arti Rohaninya adalah “Pertobatan”,..dimana
kuasa daging harus mengalami Penyembelihan dan dibakar, hingga menyukakan Hati
Tuhan.
Kita akan mulai terlebih dahulu dari ayat 16 – 22,..
Pada ayat – ayat tersebut di atas ada beberapa hal tertulis di dalam
masa sengsara tsb, yaitu :
1. Kita
bagaikan domba yang ditempatkan di tengah-tengah serigala.. ( ayat 16 )
2. Mereka akan menyesah ( memukul ) kita di
tempat ibadah mereka.. ( ayat
17 )
3. Saling
menyerahkan untuk dibunuh …( ayat 21 )
Sekarang kita akan melanjutkan ke Poin
yang ke 2, yaitu :
2).
Mereka akan menyesah ( memukul ) kita di
tempat ibadat mereka..
Kita kembali ke ke ayat 17, sbb :
Matius 10 : 17
10:17 Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan
menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka
akan menyesah kamu di rumah ibadatnya
Tuhan memperingatkan kepada domba-dombanya yang tergembalakan oleh
Firman Allah supaya mereka semua “Waspada” atau berjaga – jaga, karena :
-
Ada orang yang akan menyerahkan mereka..
-
Ada orang yang akan menyesah ( Memukul ) di
rumah ibadatnya…
Jadi Mereka akan menyesah domba – domba Tuhan yang tidak tergembalakan
di tempat ibadat mereka, yang dimulai dari
adanya orang yang menyerahkan domba – domba Tuhan kepada Serigala…..
Ø
Hal tersebut menunjukkan bahwa penyesahan atau pemukulan
tersebut akan terjadi pada saat domba – domba Tuhan tersebut mulai tidak
melakukan Kegiatan Ibadah di Rumah Tuhan yang di dalamnya diberitakan Firman Allah secara murni..…
Ø
Tetapi mereka terpengaruh sehingga Domba – domba
tsb lebih tertarik melakukan ibadah di
tempat yang lain dimana Tempat Ibadah tsb sdh dikuasai oleh Serigala Rohani....
Ø
Dari session 1 – 3 Serigala tersebut ujudnya
adalah : Nabi Palsu, Antikris dan Naga Merah ( Iblis )
Pertanyaan 1 : Seperti
apa cara ibadah Serigala tersebut??.....
Wahyu 13 : 11 – 14
13:11 Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi
dan bertanduk dua sama seperti anak
domba dan ia berbicara seperti seekor naga.
13:12 Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di
depan matanya. Ia menyebabkan seluruh
bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah
sembuh.
13:13 Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia
menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang.
13:14 Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda,
yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu.
Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk
menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu.
Cara Ibadah mereka adalah :
a.
Pengikutnya harus mendengarkan Suara seperti Suara Yesus tetapi sebenarnya adalah
Suara Naga..
b.
Pengikutnya harus menyembah Binatang yang telah sembuh sendiri dari Luka yang ada di
kepalanya..
a). Mendengarkan Suara Naga
Jika kita renungkan bersama, kita sebagai manusia akan kesulitan untuk mengartikan apa yang dikatakan oleh Binatang
,..apalagi suara seekor Naga…
Ø
Yang kita sering dengar adalah suara ayam,
burung, anjing,.kucing ,..dsb…
Ø
Mereka akan lebih keras bersuara jika mereka sdh
mendapatkan makanan dari tuannya…
Hal tersebut juga terjadi kepada seekor Naga,….Naga akan bersuara
dengan keras jika Naga tersebut sdh mendapatkan makanannya…
Ø
Naga
merah tsb sebenarnya sdh ada dan hidup saat Adam dan Hawa berada di Taman
Eden..
Ø
Dan Naga Merah si Ular Tua tersebutlah yang
telah menjatuhkan Adam & Hawa hingga harus keluar dari Taman Eden…
Oleh karena Ular Naga ini telah menyesatkan Adam & Hawa,…maka Tuhan
MENGUTUK Naga tsb, hingga menentukan
makanan apa yang harus dimakan oleh Naga tsb, sbb :
Kejadian 3 : 13 – 14
3:13 Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu:
"Apakah yang telah kauperbuat ini?" Jawab perempuan itu: "Ular
itu yang memperdayakan aku, maka kumakan."
3:14 Lalu berfirmanlah TUHAN
Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah
engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan
perutmulah engkau akan menjalar dan debu
tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.
Tuhan mengutuk Ular Tua ( Naga ) tsb, yaitu dengan Perut engkau
menjalar dan “Debu tanah makananmu”..
Ø
Jadi
makanan Ular / Naga Merah tersebut adalah Debu Tanah..
Ø
Debu
Tanah adalah segala sesuatu yang FANA…
Ø
Dengan kata lain yang diperdengarkan oleh Suara
Naga adalah “Perkara – perkara Fana”…kepada
pengikut- pengikutnya….dan bukan perkara
Rohani yg bersifat Kekal..…
Hal ini memberikan pengertian kepada kita,…jika di dalam Ibadah yang
diperdengarkan adalah hal – hal Jasmani atau sesuatu yang Fana dan bukan Suara
yang menyucikan Rohani yang mengarah kepada Hidup yang Kekal,…maka sebenarnya
Naga lah yang bersuara di tengah – tengah sidang jemaat tsb..
Ø
Jika Jemaat / domba tertarik degan suara
tersebut,…maka mereka mulai dikuasai oleh Naga Merah…dan Antikrisà itulah Serigala…..
Setelah mereka mendengar dan tertarik kepada Suara Naga yang berisi
perkara – perkara Jasmani…, maka selanjutnya :
b). Mereka mulai Menyembah Naga tersebut
Menyembah Naga sama halnya dengan memfokuskan pikiran dan jiwa ini
untuk mengarahkan pandangan dan meninggikan perkara – perkara yang fana…
Ø
Jadi jika anak Tuhan pikirannya sdh tertuju
kepada perkara – perkara jasmani saja dan tidak lagi tertarik dengan Penyucian
Rohani yang mengarah kepada Hidup Kekal,…..
Ø
Maka
tanpa sadar mereka sdh mulai menyembah Naga Merah…..
Oleh sebab itu pada saat Iblis menawari Tuhan Yesus untuk menyembah
Iblis dengan imbalan akan diberikan seluruh dunia,…TUHAN YESUS MENOLAK DENGAN
KERAS……
Matius 4 : 8 – 11
4:8 Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan
memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,
4:9 dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan
kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."
4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab
ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia
sajalah engkau berbakti!"
4:11 Lalu Iblis meninggalkan Dia, dan lihatlah, malaikat-malaikat
datang melayani Yesus.
Ø
Oleh sebab itu kita harus waspada,…….jangan
sampai kita dikuasai oleh Naga dimana pikiran dan jiwa kita ini…hanya memandang
perkara – perkara jasmani saja…
Ø
Jangan sampai dalam Ibadah kita mencari dan mengharapkan berkat – berkat
jasmani ( fana )..
Ø
TETAPI belajar untuk tertarik kepada Suara
Gembala itulah Firman Allah yang menguduskan…, sebab dibalik
Penyucian oleh Firman-Nya, maka berkat jasmani itu disediakan oleh Tuhan ( Yohanes 15 : 7 – 8 )
*)
SEbenarnya jika kita tidak
terikat dengan perkara – perkara jasmani ,…tetapi lebih terikat kepada
Suara Gembala yaitu Firman Allah yang menguduskan, maka :
“Tuhan sebagai Gembala yang baik akan menggembalakan kita semua dengan
Pemeliharaan yang sangat indah bagi kita semua”…….
Kitab Mazmur mengatakan ,.. domba – domba akan terpelihara dan tergembalakan
dengan baik, sbb:
Mazmur 23 :
1 – 6
23:1 Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
23:2 Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia
membimbing aku ke air yang tenang;
23:3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh
karena nama-Nya.
23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut
bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur
aku.
23:5 Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau
mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
23:6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur
hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.
Tuhan memberikan janji kepada domba – dombanya, yaitu à Kehidupan domba yang
mendapat penggembalaan dari Gembala Agung Tuhan Yesus keadaannya sbb :
1.
Tidak kekurangan à
cukup..
2.
Hidup dalam ketenangan à ada damai…
3.
Jiwa selalu disegarkan à hidup dalam kebenaran
Firman-Nya…
4.
Ada Perlindungan….
5.
Walaupun dalam keadaan yang sulit,…TUhan tetap
member makan kepada kita..
6.
Kita selalu diam di rumah Tuhan à Menjalankan aktivitas
Ibadah dan Pelayanan…
Jika sebagai domba dapat menerima dan bersyukur atas Pemeliharaan Tuhan
seperti di atas,…maka tidak mungkin kita
akan beralih hati kepada orang lain atau pihak lain….
Oleh sebab itu Tuhan Yesus mengatakan : “Waspada…….”
Ø
Jika Tuhan mengatakan Waspada,…maka sebenarnya
Tuhan tahu bahwa ada oknum lain yang berusaha untuk melepaskan domba dari
Tangan Tuhan…
Ø
Mereka berusaha dengan kekuatannya untuk mempengaruhi
domba – domba Tuhan keluar dari ZONA PENGGEMBALAAN TUHAN…
Sebagai Contoh : Yudas
Iskariot sdh keluar dari Zona Penggembalaan Tuhan..
Lukas 22 : 3 – 6
22:3 Maka masuklah Iblis ke
dalam Yudas, yang bernama Iskariot, seorang dari kedua belas murid itu.
22:4 Lalu pergilah Yudas kepada imam-imam kepala dan kepala-kepala
pengawal Bait Allah dan berunding dengan mereka, bagaimana ia dapat menyerahkan
Yesus kepada mereka.
22:5 Mereka sangat gembira
dan bermupakat untuk memberikan sejumlah uang kepadanya.
22:6 Ia menyetujuinya, dan mulai dari waktu itu ia mencari
kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus kepada mereka tanpa setahu orang
banyak.
Berdasarkan ayat – ayat di atas….Yudas Iskariot sebagai dombanya Tuhan
menjadi tidak tergembalakan lagi, dimulai dari :
1.
Memberi kesempatan Iblis masuk ke dalam
jiwanya.. ( Naga Merah à
Poin 1 bag. ke 3 )..
2.
Menerima imbalan uang dari Imam Kepala dan Ahli
Torat….( Antikris à
Poin 1 bag. Ke 2)…
Jadi oleh karena oknum Naga Merah dan Antikris…akan terjadi domba –
domba yang sdh tergembalakan akan mengalihkan pandangannya dari Gembala Agung
kepada Naga Merah & Antikris….,dan
waktunya adalah pada akhir jaman ini.
Hal tersebut harus terjadi seperti yang terjadi pada Yudas Iskariot…,
yaitu :
1). Memberi kesempatan Iblis masuk ke dalam jiwanya..
( Naga Merah à
Poin 1 bag. ke 3 )..
Mungkin banyak anak Tuhan tidak sadar bahwa Iblis si Naga Merah iu
selalu mencari celah untuk bisa masuk ke dalam jiwa / hati anak – anak Tuhan…
Kita masih ingat bagaimana Naga Merah menunggui seorang Wanita yang
akan melahirkan anak??..
Ø
Hal tersebut dikarenakan Naga Merah tidak
menghendaki adanya suatu Kelahiran Seorang Anak tersebut…
Ø
Sebab Anak yang lahir tersebut akan
menggembalakan domba – dombanya dengan Gada Besi…
Wahyu 12 : 1 – 5
12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan
berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari
dua belas bintang di atas kepalanya.
12:2 Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya
hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.
12:3 Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar,
berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.
12:4 Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit
dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga
itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan
Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.
12:5 Maka ia melahirkan seorang Anak
laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi;
tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.
Ø
Seperti yang sering kita dengar bahwa kelahiran
seorang anak, arti rohaninya adalah Melakukan Firman Allah..
Ø
Dan Menggembalakan dengan Gada Besi arti
rohaninya adalah Penggembalaan kepada
domba – domba dengan Firman Pengajaran
yang Kuat…, yaitu Firman yang menguduskan.
Jika kita tidak berusaha
melakukan Firman Allah dan tidak suka disucikan
dengan Pengajaran Firman yang kuat,….maka Iblis
akan mudah memasuki jiwa dan hati kita…..
Kita tahu Iblis à adalah Bapa segala Pendusta ( Penipu ) dan juga
Bapa semua Pembunuh( Yoh 8 :
44 )
Ada saatnya kita menjadi seorang
Penipu, yaitu pada saat :
Ø
Jika kita tidak Waspada,..maka Iblis bisa
menjerat kita,..hingga akhrnya kita bisa menjadi sama dengan dia,…yaitu menjadi
seorang Penipu.
Ada 2 kriteria seorang Penipu
seperti Yudas Iskariot yang sudah dikuasai oleh Iblis, yaitu :
A). Suka mendengarkan Firman saja,…. tetapi tidak mau melakukannya..
Rasul Yakobus menulis suratnya,…jika kita mulai menjadi Penipu maka
sebenarnya Iblis sdh merasuki kita…
Yakobus 1 : 22
1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya
pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri….
B). Tidak mau mengembalikan miliknyaTuhan…
Kitab Maleakhi mengatakan :
Maleakhi 3 : 6 – 9
3:6 Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub,
tidak akan lenyap.
3:7 Sejak zaman nenek moyangmu kamu telah menyimpang dari
ketetapan-Ku dan tidak memeliharanya. Kembalilah kepada-Ku, maka Aku akan
kembali kepadamu, firman TUHAN semesta alam. Tetapi kamu berkata: "Dengan
cara bagaimanakah kami harus kembali?"
3:8 Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi
kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai
persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!
3:9 Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu
seluruh bangsa!
Ø
Mungkin ada yang berpandangan bahwa kita kita
ini bukan keturunan Yakub atau Abraham atau Orang Israel…jadi tidak
diwajibkan mengembalikan Perpuluhan..
Ø
Tetapi kita harus ingat,..bahwa kita Ini adalah Israel yang
Rohani…., dengan bukti :
I). Kita adalah domba lain yang dijadikan Tuhan menjadi 1 kawanan
domba dengan Israel..
Yohanes 10 : 16
10:16 Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang
ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku
dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.
II). Kita adalah Tunas Liar yang dicangkokkan ke Pohon Zaitun (
Israel )…
Roma 11 : 15 – 17
11:15 Sebab jika penolakan mereka berarti perdamaian bagi dunia,
dapatkah penerimaan mereka mempunyai arti lain dari pada hidup dari antara
orang mati?
11:16 Jikalau roti sulung adalah kudus, maka seluruh adonan juga
kudus, dan jikalau akar adalah kudus, maka cabang-cabang juga kudus.
11:17 Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan
di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah,
III). Kita adalah Bangsa Kafir yang dahulu :Jauh sekarang telah dekat bahkan menjadi satu…
Efesus 2 : 12 – 18
2:12 bahwa waktu itu kamu
tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam
ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam
dunia.
2:13 Tetapi sekarang di dalam
Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi
"dekat" oleh darah Kristus.
2:14 Karena Dialah damai
sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah
merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan
hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan
keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan
damai sejahtera,
2:16 dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan
Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.
2:17 Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang
"jauh" dan damai sejahtera kepada mereka yang "dekat",
2:18 karena oleh Dia kita kedua pihak dalam satu Roh beroleh jalan
masuk kepada Bapa.
Ø
Dengan 3 bukti tersebut di atas,…maka merupakan
bukti yang sangat kuat bahwa Kita adalah Warga Israel, yaitu Israel yang Rohani..
Ø
Karena kita adalah Israel Rohani,..maka ketentuan tentang Persepuluhan juga berlaku
bagi kita semua…
Oleh sebab itu jika kita tidak
mengembalikan miliknya Tuhan,..maka kita sdh terjerat oleh Iblis / Naga Merah
sang Penipu. à Tidak akan mendapatkan Hidup
Kekal.
2). Menerima imbalan uang dari Imam Kepala dan Ahli Torat….(
Antikris à
Poin 1 bag. Ke 2)…
Oleh karena Pandangan Yudas Iskariot tidak lagi kepada Pengajaan Tuhan
Yesus,..maka arah pandangannya hanya kearah
perkara – perkara jasmani,..yang pada akhirnya menyesatkan jiwanya.
Ø
Demikian pula kepada kita semua, jika kita melakukan penolakan terhadap Firman
Penyucian,…maka mereka bisa menjadi seperti Yudas Iskariot yang dirasuki
Iblis karena pandangan hati dan jiwanya hanya tertuju kepada perkara – perkara
jasmani….
Ø
Maka akibatnya Yudas Iskariot mendapatkan “Pukulan / Penyesahan” yang kuat dari Ahli
Torat dan Imam Kepala itu sendiri di tempat Ibadah Ahli Torat dan Orang Farisi,…dan
Yudas Iskariot tidak diperhitungkan lagi
oleh mereka,..bahkan disalahkan mereka..
Ø
Inilah
bentuk Penyesahan domba di tempat ibadah mereka..
Matius 27 : 1 – 5
27:1 Ketika hari mulai siang, semua imam kepala dan tua-tua bangsa
Yahudi berkumpul dan mengambil keputusan untuk membunuh Yesus.
27:2 Mereka membelenggu Dia, lalu membawa-Nya dan menyerahkan-Nya
kepada Pilatus, wali negeri itu.
27:3 Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus
telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang
tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua,
27:4 dan berkata: "Aku telah berdosa karena menyerahkan darah
orang yang tak bersalah." Tetapi jawab mereka: "Apa urusan kami dengan itu? Itu urusanmu sendiri!"
27:5 Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu
pergi dari situ dan menggantung diri.
Ø
Hal tersebut memberikan pengertian kepada kita :
jika pandangan mata rohani kita seperti Yudas Iskariot..
Ø
Maka kita sebagai domba akan terlepas dari
Penggembalaan dan akan disesah / dipukul oleh Iblis seperti Yudas
Iskariot….sampai mati rohani / jiwa kita.
**)
Oleh sebab itu…kita harus dengar – dengaran kepada Suara Gembala untuk
selalu tunduk dan mau melakukan segala Firman-Nya…
Ø
Jika kita selalu setia dan tunduk kepada Firman
Allah ( Suara Gembala ),..maka Iblis akan kesulitan untuk megganggu kita…
Ø
Dengan kata lain “Tuhan selalu menyertai kita”…(
Immanuel ) dimanapun kita berada…
Kesimpulan :
1. Kita
dikuasai oleh Iblis Naga Merah dengan mendengar dan menyembah dia,..jika hati
dan jiwa kita sdh dikuasai oleh perkara
yang fana, dan tdk tertarik lagi degan Firman Allah yang menguduskan…….
2. Kita mulai menjadi Penipu, yaitu suka
mendengarkan Firman Allah tetapi tidak mau melakukannya..
3. Kita menjadi Penipu,..karena kita tidak
mengembalikan miliknya Tuhan…( Tamak ).
3 hal tsb sd dilakukan oleh Yudas Iskariot seorang Dombaya Tuhan yang telah meninggalkan Pengajaran
Tuhan dan bersekongkol dengan Ahli Torat yang merupakan gambaran Serigala…..,
yaitu Antikris & Naga.
Dan pada akhirnya yang dia peroleh adalah Sesahan dan Pukulan dari Ahli
Torat & Imam Kepala …akhirnya mati di Tanah darah….( hakal Dama )….( Kis Rasul 1 : 16 – 19 )
Oleh sebab itu jika kita dalam keadaan seperti Yudas Iskariot yang
berdampak kita mati….. sebab hidup dalam dosa…
Ø
Mari kita kembali kepada Kristus Gembala Agung
kita yang memikul dosa kita dan
…..sebagai Pemelihara jiwa kita…..
Ø
Dengan bertobat dan mau memperbarui hidup
kita…kita kembali kepada Gembala yang Baik..
Rasul Petrus menulis dalam suratnya kepada kita, sbb :
I Petrus 2 : 24 - 25
2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu
salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh
bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.
2:25 Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala
dan pemelihara jiwamu.
=== TUHAN
MEMBERKATI ===
Tidak ada komentar:
Posting Komentar