Label

Senin, 01 Juni 2015

YESUS MENGUTUS KEDUA BELAS RASUL ( Bag 1 )

Minggu, 31 Mei 2015
Matius 10 : 5 – 15
10:5 Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,
10:6 melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
10:7 Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
10:8 Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.
10:9 Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.
10:10 Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.
10:11 Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat.
10:12 Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka.
10:13 Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
10:14 Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu.
10:15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu."

Dari pembacaan di atas,…Yesus mengutus murid – muridNya untuk menyaksikan Kerajaan Sorga / Berita Keselamatan kepada bangsa Israel dengan beberapa pesan, sbb :

1.       Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke kota Samaria
2.       Sembuhkanlah semua orang yang sakit dan kerasukan setan dengan Cuma – Cuma..
3.       Jangan membawa bekal dalam bentuk apapun juga…
4.       Selalu memberi salam setiap masuk rumah orang..
5.       Apabila ditolak tinggalkan rumah itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu…

1). Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke kota orang Samaria
Pengutusan Tuhan kepada murid – muridNya dimulai dengan Pesan supaya tidak menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke kota Samaria…


Ø  Jalan bangsa lain dinyatakan sebagai kota Samaria…
Ø  SEbenarnya ada apa di Samaria,…sehingga Tuhan Yesus tidak menghendaki para muridNya mengikuti Jalan hidupnya Orang Samaria…?

Terdapat 3 hal yang harus dimengerti oleh murid – murid Tuhan tentang keadaan di  Samaria, yaitu :

a.       Orang Samaria tidak bergaul dengan Orang Yahudi..
b.      Di Samaria Terdapat Nikah yang hancur…
c.       Orang Samaria melakukan Penyembahan di atas gunung bukan di Yerusalem…

Jika Tuhan berpesan demikian,…artinya jangan sampai kita mengikuti cara hidup mereka…
Bersama kita membaca Perjalanan Yesus masuk ke Samaria, sbb :

Yohanes 4 : 5 – 15
4:5 Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf.
4:6 Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.
4:7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: "Berilah Aku minum."
4:8 Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.
4:9 Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?" (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.)
4:10 Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup."
4:11 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?
4:12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?"
4:13 Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,
4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."
4:15 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah aku air itu, supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air."

a). Orang Samaria tidak bergaul dengan Orang  Yahudi
Kita kembali ke konteks :
Yohanes 4 : 7 -  9
4:7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: "Berilah Aku minum."
4:8 Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.
4:9 Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?" (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.)

Alasan Tuhan tidak mengijinkan para muridNya tidak mengikuti cara hidup Orang Kota Samaria,..karena yang pertama adalah à Orang Samaria tidak mau berhubungan dengan orang Yahudi dan sebaliknya.
Dan hal tersebut terdapat pada ayat yang ke 9…..

Ø  Jadi sdh terjadi Perpisahan atau persengketaan antara orang Yahudi dan orang Samaria…, yang diciptakan oleh para Nenek Moyang mereka…
Ø  Dan Permusuhan atau Persengektaan tersebut sdh turun temurun….
Ø  Jika Tuhan berpesan untuk tidak mengikuti cara hidup mereka yang demikian,…..
Ø  karena Berita Keselamatan / Kerajaan Allah sangat bertentangan dengan cara hidup mereka yang bermusuhan dari nenek moyang mereka……

Hal yang menarik disini adalah Permusuhan / Persengkataan turun temurun…

Ø  Hal tersebut menunjuk kepada kebencian / Akar Pahit yang sdh lama..
Ø  Atau suatu kebencian terhadap seseorang atau sekelompok orang  yang sulit terhapus dari hati anak Tuhan karena sdh membudaya / mendarah daging….
Ø  Misal :  Keluarga A benci / bersengketa dengan keuarga B…, karena factor dari Orang tua mereka…
Ø  Sehingga rasanya Kebencian itu sdh tidak terasa lagi,…karena sdh mendarah daging…
Ø   Itulah Dosa samaria…

Jika kita atau keluarga kita dalam keadaan yang demikian dan kita juga tersangkut di dalamnya ,…maka kidan tetap bertahan dalam keadaan seperti itu,….maka kita tidak akan bisa masuk ke dalam Kerajaan Damai Sejahtera……

Kita tahu Kerajaan Allah adalah Kerajaan Damai Sejahtera,….maka setiap kehidupan yang dapat masuk tentu orang yang sdh dalam keadaan Damai…..
Demikian kepada kita semua, jika kita rindu masuk ke dalam Kerajaan Allah, maka kita harus sdh diperdamaikan terlebih dahulu, dengan cara menyelesaikan dan bertobat…..

Rasul Yohanes berbicara kepada kita, sbb :
I Yohanes 2 : 7 – 11
2:7 Saudara-saudara yang kekasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan perintah lama yang telah ada padamu dari mulanya. Perintah lama itu ialah firman yang telah kamu dengar.
2:8 Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya.
2:9 Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang.
2:10 Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan.
2:11 Tetapi barangsiapa membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan dan hidup di dalam kegelapan. Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan matanya.

Ø  Jadi jika kita sering mendengar Berdamailah,..berdamailah…itu bukan perintah baru,…tetapi perintah lama..
Ø  Namun jika kita tetap tidak ada keubahan,….maka kita berada di dalam kegelapan dan tidak akan bisa masuk Kerajaan Allah yang Damai dan Terang…

Kita sdh diperdamaikan oleh Darah Yesus pada saat kita terima Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat,….

Ø  Tetapi jika dalam perjalanan hidup kita….,  ada tumbuh kebencian dan kebencian tsb sangat sulit untuk hilang dari hati ini,….walaupun kita sering bertobat, maka : Sebenarnya kehidupan seperti itu Belum Berdamai….
Ø  Disinilah terjadi suatu hal yang menyebabkan Kerajaan Allah menjauh dari kita…..

*)
Samaria merupakan  gambaran Dunia ini,.. sdh biasa terjadi Persengketaan yang dipelihara….--> Benci membenci sdh merupakan Hal yang Biasa…, tetapi bagi kita Warga Kerajaan Sorga è Harus sdh tidak ada.

Matius 5 : 23 – 26
5:23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
5:24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
5:25 Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.
5:26 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai lunas.

Ø  Jadi selama kita tidak mau menyelesaikan masalah dan tidak mau berdamai dengan orang yang kita benci yang masih ada di dalam hati walaupun hanya setitik ( kecil ) …., maka kita tidak akan mendapatkan Kerajaan Damai.

ð  Oleh sebab itu jika kita merindukan masuk ke dalam Kerajaan Damai Sejahtera,..maka segera tinggalkan kekakuan hati kita…dan segera berdamai…….

b). Di Samaria terdapat Nikah yang hancur
Yohanes 4 : 15 - 19
4:15 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah aku air itu, supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air."
4:16 Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini."
4:17 Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya: "Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,
4:18 sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar."
4:19 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi.

Hal yang ke 2 yang terdapat di samaria adalah terjadinya Nikah yang Hancur.

Ø  Kehancuran Nikah tidak normal,…dimana seorang wanita sampai berganti ganti suami sampai 5 kali dan berakhir dengan yg ke 6 namun tidak menikah alias Kumpul Kebo……..
Ø  Hal tsb membuktikan di Samaria sdh menjadi tradisi Kawin Cerai…dan Pergaulan Bebas.

Kita juga melihat di dunia ini….kawin cerai seperti sdh biasa terjadi…., Kumpul Kebo juga sdh biasa ,…..bahkan anak Tuhan pun  juga ada yang dalam keadaan demikian,…meskipun Firman Tuhan jelas – jelas menentang.

Ø  Oleh sebab itu Tuhan mengatakan….bahwa dosa samaria sangatlah besar bisa melebihi Sodom dan Gomora…

Matius 10 : 15
10:15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu."

Mengapa Tuhan mengatakan demikian?....karena orang – orang Samaria tidak lagi menghargai Pernikahan,…mereka sdh bukan seperti manusia lagi dalam hal kawin mengawinkan,…melainkan sdh seperti binatang.

Ø  Kita perhatikan lebih dalam,…wanita samaria ini kawin cerai sampai 5x,…bahkan kemudian Kumpul Kebo…
Ø  BUkankah Keadaan wanita tersebut bukan lagi seperti manusia yang normal, tetapi segala perbuatannya mengarah seperti “Binatang”….??
Ø  Kita tahu Binatang tidak ada Hukum Pernikahan,…sehingga setiap ketemu lawan jenis langsung dikawin….

Demikian pula kepada kita semua,…jika kita tidak bisa menjunjung tinggi Pernikahan,…maka kita juga sama dengan binatang….

Ø  Binatang tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga…., sebab binatang tidak punya ROH….

Rasul Paulus berbicara kepada Orang Ibrani, sbb :
Ibrani 13 : 4
13:4 Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah

**)
Kita akan melangkah lebih jauh tentang Samaria…..
Pertanyaannya :
Mengapa di samaria bisa terjadi seperti itu??....--> Karena di Samaria tidak ada Air Kehidupan..
Mengapa di samaria tidak ada Air Kehidupan??...Karena mereka hanya membanggakan Sumur Yakub.

Ø  Sumur Yakub à Bicara Kebanggaan …
Ø  Demikian pula yang menyebabkan banyak anak – anak Tuhan tidak akan memperoleh Air Kehidupan adalah jika mereka selalu mengagung-agungkan pribadinya sendiri dan membanggakan apa yang dipunyainya..

Kita lihat Tanah yang ada sumurnya tersebut diberikan Yakub kepada Yusuf dan kemudian menjadi kebanggan orang Samaria ..…karena pada saat Yakub memberikan tanah tsb kepada Yusuf,…Yakub menilai ada kelebihan Yusuf dibandingkan dengan saudara – saudaranya yang lain…

Kejadian 48 : 21 – 22
48:21 Kemudian berkatalah Israel kepada Yusuf: "Tidak lama lagi aku akan mati, tetapi Allah akan menyertai kamu dan membawa kamu kembali ke negeri nenek moyangmu.
48:22 Dan sekarang aku memberikan kepadamu sebagai kelebihanmu dari pada saudara-saudaramu, suatu punggung gunung yang kurebut dengan pedang dan panahku dari tangan orang Amori."

Ø  Jadi jika anak Tuhan sdh mulai membanggakan dirinya,..membanggakan kemampuannya, membanggakan kekayaannya,…membanggakan keluarganya,…membanggakan pekerjaan dan usahanya, membanggakan Gerejanya……………..dst.. DAN BUKAN MEMBANGGAKAN FIRMAN-NYA…………………………, maka :
Ø  Mereka tidak akan dapat memperoleh Air Kehidupan……………, yang berada di Kota Yerusalem Baru….

Kita akan membaca bersama,…Bagaimana Tuhan melihat orang yang suka membanggakan diri??
Lukas 16 : 15 Tuhan bicara kepada Orang Farisi yg suka membanggakan diri…
16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia, dibenci oleh Allah.

ð  Oleh sebab itu …jika kita yang merindukan Air Kehidupan dan masuk ke dalam Kota Yerusalem Baru, maka :

1.       Harus menjunjung Tinggi Pernikahan…
2.       Tidak lagi membanggakan diri, ….tetapi sebaliknyasuka merendahkan hati.

c).  Orang Samaria melakukan Penyembahan di atas gunung bukan di Yerusalem…
Kita akan melanjutkan pembacaan ayat di Yohanes 4, sbb :
Yohanes 4 : 20 - 23
4:20 Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah."
4:21 Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
4:22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

Kita akan lihat bagaimana penyembahan orang Samaria di atas gunung tsb….

I Raja – raja 16 : 21 – 32 OMRI Raja Israel…
16:21 Pada waktu itu bangsa Israel terbagi dua. Sebagian dari bangsa itu mengikuti Tibni bin Ginat, dan bermaksud mengangkat dia menjadi raja, dan sebagian lagi mengikuti Omri.
16:22 Tetapi rakyat yang mengikuti Omri lebih kuat dari pada rakyat yang mengikuti Tibni bin Ginat. Sesudah Tibni mati, maka Omri menjadi raja.
16:23 Dalam tahun ketiga puluh satu zaman Asa, raja Yehuda, Omri menjadi raja atas Israel dan ia memerintah dua belas tahun lamanya. Di Tirza ia memerintah enam tahun lamanya.
16:24 Kemudian ia membeli gunung Samaria dari pada Semer dengan dua talenta perak. Ia mendirikan suatu kota di gunung itu dan menamainya Samaria, menurut nama Semer, pemilik gunung itu.
16:25 Omri melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan ia melakukan kejahatan lebih dari pada segala orang yang mendahuluinya.
16:26 Ia hidup menurut segala tingkah laku Yerobeam bin Nebat dan menurut dosa Yerobeam yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula, sehingga mereka menimbulkan sakit hati TUHAN, Allah Israel, dengan dewa-dewa kesia-siaan mereka.
16:27 Selebihnya dari riwayat Omri, apa yang dilakukannya dan kepahlawanannya, bukankah semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja Israel?
16:28 Kemudian Omri mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di Samaria. Maka Ahab, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.
AHAB MENYEMBAH BAAL….
16:29 Ahab, anak Omri, menjadi raja atas Israel dalam tahun ketiga puluh delapan zaman Asa, raja Yehuda. Dan Ahab bin Omri memerintah dua puluh dua tahun lamanya atas Israel di Samaria.
16:30 Ahab bin Omri melakukan apa yang jahat di mata TUHAN lebih dari pada semua orang yang mendahuluinya.
16:31 Seakan-akan belum cukup ia hidup dalam dosa-dosa Yerobeam bin Nebat, maka ia mengambil pula Izebel, anak Etbaal, raja orang Sidon, menjadi isterinya, sehingga ia pergi beribadah kepada Baal dan sujud menyembah kepadanya.
16:32 Kemudian ia membuat mezbah untuk Baal itu di kuil Baal yang didirikannya di Samaria.

Ø  Raja Omri yang membeli Gunung Samaria…
Ø  Raja Ahab yang memperisteri IZEBEL mendirikan Kuil Baal di GUnung Samaria…

Jadi yang membuat Kerajaan Allah jauh dari Samaria,…karena Orang Samaria sdh dikuasai oleh Roh Izebel….

Ø  Dalam Kitab Raja – Raja…disebutkan :
-          Izebel telah membunuh nabi nabi Tuhan…
-          Juaga mengancam Nabi Elia untuk dibunuh..
Jadi Dosa yang terbesar dari Izebel adalah telah membunuh Nabi – Nabi…

Ø  Nabi adalah Wakil Tuhan dalam menyampaikan Firman Allah…
Ø  Hal tersebut menunjuk Dosa dalam Gereja pada akhir jaman ini,…yaitu banyak Sidang Jemaat yang telah memberontak dan membunuh Firman Allah…., karena terikat kepada sesuatu,…maka Firman Alah mulai diabaikan dan dimatikan.

Ada 1 Jemaat dlm KItab Wahyu yang sdh dikuasai oleh Roh Izebel,…sehingga TUhan mencela.., yaitu Jemaat Tiatira…
Wahyu 2 : 18 – 22
2:18 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:
2:19 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama.
2:20 Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.
2:21 Dan Aku telah memberikan dia waktu untuk bertobat, tetapi ia tidak mau bertobat dari zinahnya.
2:22 Lihatlah, Aku akan melemparkan dia ke atas ranjang orang sakit dan mereka yang berbuat zinah dengan dia akan Kulemparkan ke dalam kesukaran besar, jika mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan perempuan itu.

Ø  Seperti Jemaat Tiatira,…jika kita sebagai anak Tuhan sudah mengabaikan dan bahkan mematikan Firman Allah…., karena terikat sesuatu Berhala…
Ø  Maka pasti akan dimasukkan ke Kesukaran Besar,..yaitu masuk Aniaya Antikris selama 3,5 tahun disiksa….

ð  Jadi jelas sudah yang ke 3 di Samaria ini,…yaitu setiap Kehidupan yang terikat sesuatu ( Berhala ) dan mengabaikan Firman Allah,….maka mereka akan masuk Aniaya Antikris…..

***)
Jadi bisa kita simpulkan yang terjadi pada orang Samaria, sehingga TUhan melarang murid – muridnya pergi ke Samaria dan mengikuti jalan hidupnya adalah :

1.       Orang Samaria masih penuh dengan Kebencian warisan nenek moyangnya..--> jika anak Tuhan masih demikian, maka tidak akan dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga….
2.       Orang Samaria hidup dalam Perjinahan ( tidak menghormati Perkawinan ), bahkan cenderung seperti binatang..--> jika anak Tuhan tidak bisa menjunjung tinggi Pernikahan, maka tidak akan dapat masuk ke dalam Yerusalem Baru…
3.       Orang Samaria suka membanggakan dirinya sendiri…..--> jika anak Tuhan masih suka membanggakan diri ( sombong ), maka tidak akan dapat masuk ke dalam Yerusalem Baru…
4.       Orang Samaria masih terikat Izebel yang mengabaikan dan mematikan Firman Allah…à Jika anak Tuhan mengabaikan dan mematikan Firman Allah akan masuk Aniaya Antikris selama 3, 5 tahun…

Oleh sebab itu kita semua belajar untuk menghindari Roh Samaria yang sekarang sdh merasuk di dalam Gereja Tuhan,..yang dampaknya sangatlah ngeri bagi kita  :

1.       Marilah kita segera berdamai dengan orang yang kita benci  yg ada di dalam hati kita ( Ibrani 12 : 14 ) à dapat melihat Tuhan….
2.       Mulai memperbarui Nikah Rumah Tangga kita… ( Epesus 5 : 22 – 27 ) àSupaya dapat menikah dengan Tuhan…
3.       Belajar merendahkan hati seperti Yesus…( Matus 11 : 29 ) à Mendapatkan Ketenangan seperti di Yerusalem Baru…
4.       Mengimani dan Melakukan Firman Allah….( Yohanes 14 : 15 – 17 ) à mendapatkan penyertaan dari Roh Kudus…





===TUHAN MEMBERKATI===

Tidak ada komentar:

Posting Komentar