Minggu,
31 Mei 2015
Matius 10 : 5 – 15
10:5 Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada
mereka: "Janganlah kamu menyimpang
ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,
10:6 melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat
Israel.
10:7 Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.
10:8 Sembuhkanlah orang sakit;
bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu
telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan
cuma-cuma.
10:9 Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat
pinggangmu.
10:10 Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu
membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut
mendapat upahnya.
10:11 Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang
yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat.
10:12 Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka.
10:13 Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya,
jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.
10:14 Dan apabila seorang
tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan
tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu.
10:15 Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan
tanggungannya dari pada kota itu."
Dari pembacaan di atas,…Yesus mengutus murid – muridNya untuk
menyaksikan Kerajaan Sorga / Berita Keselamatan kepada bangsa Israel dengan
beberapa pesan, sbb :
1.
Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain
atau masuk ke kota Samaria
2.
Sembuhkanlah semua orang yang sakit dan
kerasukan setan dengan Cuma – Cuma..
3.
Jangan membawa bekal dalam bentuk apapun juga…
4.
Selalu memberi salam setiap masuk rumah orang..
5.
Apabila ditolak tinggalkan rumah itu dan
kebaskanlah debunya dari kakimu…
1). Janganlah kamu menyimpang ke jalan
bangsa lain atau masuk ke kota orang Samaria
Pengutusan Tuhan kepada murid – muridNya dimulai dengan Pesan supaya
tidak menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke kota Samaria…
Ø
Jalan bangsa lain dinyatakan sebagai kota
Samaria…
Ø
SEbenarnya ada apa di Samaria,…sehingga Tuhan Yesus tidak menghendaki para muridNya
mengikuti Jalan hidupnya Orang Samaria…?
Terdapat 3 hal yang harus dimengerti oleh murid – murid Tuhan tentang
keadaan di Samaria, yaitu :
a.
Orang Samaria tidak bergaul dengan Orang Yahudi..
b.
Di Samaria Terdapat Nikah yang hancur…
c.
Orang Samaria melakukan Penyembahan di atas
gunung bukan di Yerusalem…
Jika Tuhan berpesan demikian,…artinya jangan sampai kita mengikuti cara
hidup mereka…
Bersama kita membaca Perjalanan
Yesus masuk ke Samaria, sbb :
Yohanes 4 : 5 – 15
4:5 Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar
dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf.
4:6 Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh
perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua
belas.
4:7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air.
Kata Yesus kepadanya: "Berilah Aku minum."
4:8 Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.
4:9 Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan
Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?" (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan
orang Samaria.)
4:10 Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang
karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum!
niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air
hidup."
4:11 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya
timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?
4:12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang
memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia
serta anak-anaknya dan ternaknya?"
4:13 Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan
haus lagi,
4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia
tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan
kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar
sampai kepada hidup yang kekal."
4:15 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah aku air
itu, supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba
air."
a). Orang Samaria tidak bergaul dengan
Orang Yahudi
Kita kembali ke konteks :
Yohanes 4 : 7 - 9
4:7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air.
Kata Yesus kepadanya: "Berilah Aku minum."
4:8 Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan.
4:9 Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan
Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?" (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan
orang Samaria.)
Alasan Tuhan tidak mengijinkan para muridNya tidak mengikuti cara hidup
Orang Kota Samaria,..karena yang pertama adalah à
Orang Samaria tidak mau berhubungan dengan orang Yahudi dan sebaliknya.
Dan hal tersebut terdapat pada ayat
yang ke 9…..
Ø
Jadi sdh terjadi Perpisahan atau persengketaan
antara orang Yahudi dan orang Samaria…, yang diciptakan oleh para Nenek Moyang
mereka…
Ø
Dan Permusuhan atau Persengektaan tersebut sdh
turun temurun….
Ø
Jika Tuhan berpesan untuk tidak mengikuti cara
hidup mereka yang demikian,…..
Ø
karena Berita Keselamatan / Kerajaan Allah
sangat bertentangan dengan cara hidup mereka yang bermusuhan dari nenek moyang
mereka……
Hal yang menarik disini adalah Permusuhan / Persengkataan turun
temurun…
Ø
Hal tersebut menunjuk kepada kebencian / Akar Pahit yang sdh lama..
Ø
Atau suatu kebencian terhadap seseorang atau
sekelompok orang yang sulit terhapus
dari hati anak Tuhan karena sdh membudaya / mendarah daging….
Ø
Misal :
Keluarga A benci / bersengketa dengan keuarga B…, karena factor dari
Orang tua mereka…
Ø
Sehingga rasanya Kebencian itu sdh tidak terasa
lagi,…karena sdh mendarah daging…
Ø
Itulah Dosa samaria…
Jika kita atau keluarga kita
dalam keadaan yang demikian dan kita juga tersangkut di dalamnya ,…maka kidan
tetap bertahan dalam keadaan seperti itu,….maka kita tidak akan bisa masuk ke
dalam Kerajaan Damai Sejahtera……
Kita tahu Kerajaan Allah adalah Kerajaan Damai Sejahtera,….maka setiap
kehidupan yang dapat masuk tentu orang yang sdh dalam keadaan Damai…..
Demikian kepada kita semua, jika kita rindu masuk ke dalam Kerajaan
Allah, maka kita harus sdh diperdamaikan terlebih dahulu, dengan cara
menyelesaikan dan bertobat…..
Rasul Yohanes berbicara kepada kita, sbb :
I Yohanes 2 : 7 – 11
2:7 Saudara-saudara yang kekasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan perintah
lama yang telah ada padamu dari mulanya. Perintah lama itu ialah firman
yang telah kamu dengar.
2:8 Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah
ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap
dan terang yang benar telah bercahaya.
2:9 Barangsiapa berkata, bahwa
ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam
kegelapan sampai sekarang.
2:10 Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam
terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan.
2:11 Tetapi barangsiapa
membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan dan hidup di dalam kegelapan.
Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan matanya.
Ø
Jadi jika kita sering mendengar
Berdamailah,..berdamailah…itu bukan perintah baru,…tetapi perintah lama..
Ø
Namun jika kita tetap tidak ada keubahan,….maka
kita berada di dalam kegelapan dan tidak akan bisa masuk Kerajaan Allah yang
Damai dan Terang…
Kita sdh diperdamaikan oleh Darah Yesus pada saat kita terima Tuhan
Yesus sebagai Juru Selamat,….
Ø
Tetapi jika dalam perjalanan hidup kita…., ada tumbuh kebencian dan kebencian tsb sangat
sulit untuk hilang dari hati ini,….walaupun kita sering bertobat, maka : Sebenarnya kehidupan seperti itu Belum
Berdamai….
Ø
Disinilah terjadi suatu hal yang menyebabkan
Kerajaan Allah menjauh dari kita…..
*)
Samaria merupakan gambaran Dunia ini,.. sdh biasa terjadi
Persengketaan yang dipelihara….--> Benci membenci sdh merupakan Hal yang
Biasa…, tetapi bagi kita Warga Kerajaan Sorga è Harus sdh tidak ada.
Matius 5 : 23 – 26
5:23 Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas
mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap
engkau,
5:24 tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah
berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan
persembahanmu itu.
5:25 Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama
dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada
hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau
dilemparkan ke dalam penjara.
5:26 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya
engkau tidak akan keluar dari sana, sebelum engkau membayar hutangmu sampai
lunas.
Ø
Jadi selama kita tidak mau menyelesaikan masalah
dan tidak mau berdamai dengan orang yang kita benci yang masih ada di dalam
hati walaupun hanya setitik ( kecil ) …., maka kita tidak akan mendapatkan
Kerajaan Damai.
ð
Oleh
sebab itu jika kita merindukan masuk ke dalam Kerajaan Damai Sejahtera,..maka
segera tinggalkan kekakuan hati kita…dan segera berdamai…….
b). Di Samaria terdapat Nikah yang hancur
Yohanes 4 : 15 - 19
4:15 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah aku air
itu, supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba
air."
4:16 Kata Yesus kepadanya:
"Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini."
4:17 Kata perempuan itu:
"Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya: "Tepat
katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,
4:18 sebab engkau sudah
mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu.
Dalam hal ini engkau berkata benar."
4:19 Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang
padaku, bahwa Engkau seorang nabi.
Hal yang ke 2 yang terdapat di samaria adalah terjadinya Nikah yang
Hancur.
Ø
Kehancuran Nikah tidak normal,…dimana seorang
wanita sampai berganti ganti suami sampai 5 kali dan berakhir dengan yg ke 6
namun tidak menikah alias Kumpul Kebo……..
Ø
Hal tsb membuktikan di Samaria sdh menjadi
tradisi Kawin Cerai…dan Pergaulan Bebas.
Kita juga melihat di dunia ini….kawin cerai seperti sdh biasa
terjadi…., Kumpul Kebo juga sdh biasa ,…..bahkan anak Tuhan pun juga ada yang dalam keadaan demikian,…meskipun
Firman Tuhan jelas – jelas menentang.
Ø
Oleh sebab itu Tuhan mengatakan….bahwa dosa
samaria sangatlah besar bisa melebihi Sodom dan Gomora…
Matius 10 : 15
10:15 Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan
tanggungannya dari pada kota itu."
Mengapa Tuhan mengatakan demikian?....karena orang – orang Samaria
tidak lagi menghargai Pernikahan,…mereka sdh bukan seperti manusia lagi dalam
hal kawin mengawinkan,…melainkan sdh
seperti binatang.
Ø
Kita perhatikan lebih dalam,…wanita samaria ini
kawin cerai sampai 5x,…bahkan kemudian Kumpul Kebo…
Ø
BUkankah Keadaan
wanita tersebut bukan lagi seperti manusia yang normal, tetapi segala
perbuatannya mengarah seperti “Binatang”….??
Ø
Kita tahu Binatang tidak ada Hukum
Pernikahan,…sehingga setiap ketemu lawan jenis langsung dikawin….
Demikian pula kepada kita semua,…jika
kita tidak bisa menjunjung tinggi Pernikahan,…maka kita juga sama dengan
binatang….
Ø
Binatang tidak akan masuk ke dalam Kerajaan
Sorga…., sebab binatang tidak punya ROH….
Rasul Paulus berbicara kepada Orang Ibrani, sbb :
Ibrani 13 : 4
13:4 Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan
janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah
akan dihakimi Allah
**)
Kita akan melangkah lebih jauh tentang Samaria…..
Pertanyaannya :
Mengapa di samaria bisa terjadi seperti itu??....--> Karena di Samaria tidak ada Air Kehidupan..
Mengapa di samaria tidak ada Air Kehidupan??...Karena mereka hanya membanggakan Sumur Yakub.
Ø
Sumur
Yakub à Bicara Kebanggaan …
Ø
Demikian pula yang menyebabkan banyak anak –
anak Tuhan tidak akan memperoleh Air Kehidupan adalah jika mereka selalu mengagung-agungkan pribadinya sendiri dan membanggakan apa yang dipunyainya..
Kita lihat Tanah yang ada sumurnya tersebut diberikan Yakub kepada
Yusuf dan kemudian menjadi kebanggan orang Samaria ..…karena pada saat Yakub
memberikan tanah tsb kepada Yusuf,…Yakub menilai ada kelebihan Yusuf dibandingkan dengan saudara – saudaranya yang lain…
Kejadian 48 : 21 – 22
48:21 Kemudian berkatalah Israel kepada Yusuf: "Tidak lama lagi
aku akan mati, tetapi Allah akan menyertai kamu dan membawa kamu kembali ke
negeri nenek moyangmu.
48:22 Dan sekarang aku
memberikan kepadamu sebagai kelebihanmu dari pada saudara-saudaramu, suatu
punggung gunung yang kurebut dengan pedang dan panahku dari tangan orang
Amori."
Ø
Jadi jika anak Tuhan sdh mulai membanggakan
dirinya,..membanggakan kemampuannya, membanggakan kekayaannya,…membanggakan
keluarganya,…membanggakan pekerjaan dan usahanya, membanggakan Gerejanya……………..dst..
DAN BUKAN MEMBANGGAKAN FIRMAN-NYA…………………………, maka :
Ø
Mereka tidak akan dapat memperoleh Air
Kehidupan……………, yang berada di Kota Yerusalem Baru….
Kita akan membaca bersama,…Bagaimana Tuhan melihat orang yang suka
membanggakan diri??
Lukas 16 : 15
Tuhan bicara kepada Orang Farisi yg suka membanggakan diri…
16:15
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu membenarkan diri di hadapan orang,
tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia, dibenci oleh
Allah.
ð
Oleh
sebab itu …jika kita yang merindukan Air Kehidupan dan masuk ke dalam Kota
Yerusalem Baru, maka :
1.
Harus menjunjung Tinggi Pernikahan…
2.
Tidak lagi membanggakan diri, ….tetapi
sebaliknyasuka merendahkan hati.
c).
Orang Samaria melakukan Penyembahan di atas gunung bukan di Yerusalem…
Kita akan melanjutkan pembacaan ayat di Yohanes 4, sbb :
Yohanes 4 : 20 - 23
4:20 Nenek moyang kami
menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah
tempat orang menyembah."
4:21 Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai
perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung
ini dan bukan juga di Yerusalem.
4:22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa
yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
4:23 Tetapi saatnya akan
datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah
Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah
demikian.
Kita akan lihat bagaimana penyembahan orang Samaria di atas gunung
tsb….
I Raja – raja 16 : 21 –
32 OMRI Raja Israel…
16:21 Pada waktu itu bangsa
Israel terbagi dua. Sebagian dari bangsa itu mengikuti Tibni bin Ginat, dan
bermaksud mengangkat dia menjadi raja, dan sebagian lagi mengikuti Omri.
16:22 Tetapi rakyat yang mengikuti Omri lebih kuat dari pada rakyat
yang mengikuti Tibni bin Ginat. Sesudah Tibni mati, maka Omri menjadi raja.
16:23 Dalam tahun ketiga puluh satu zaman Asa, raja Yehuda, Omri
menjadi raja atas Israel dan ia memerintah dua belas tahun lamanya. Di Tirza ia
memerintah enam tahun lamanya.
16:24 Kemudian ia membeli
gunung Samaria dari pada Semer dengan dua talenta perak. Ia mendirikan suatu
kota di gunung itu dan menamainya Samaria, menurut nama Semer, pemilik gunung
itu.
16:25 Omri melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan ia melakukan
kejahatan lebih dari pada segala orang yang mendahuluinya.
16:26 Ia hidup menurut segala tingkah laku Yerobeam bin Nebat dan
menurut dosa Yerobeam yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula, sehingga
mereka menimbulkan sakit hati TUHAN, Allah Israel, dengan dewa-dewa kesia-siaan
mereka.
16:27 Selebihnya dari riwayat Omri, apa yang dilakukannya dan
kepahlawanannya, bukankah semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja
Israel?
16:28 Kemudian Omri mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek
moyangnya, dan ia dikuburkan di Samaria. Maka Ahab, anaknya, menjadi raja
menggantikan dia.
AHAB MENYEMBAH BAAL….
16:29 Ahab, anak Omri,
menjadi raja atas Israel dalam tahun ketiga puluh delapan zaman Asa, raja
Yehuda. Dan Ahab bin Omri memerintah dua puluh dua tahun lamanya atas Israel di
Samaria.
16:30 Ahab bin Omri melakukan apa yang jahat di mata TUHAN lebih
dari pada semua orang yang mendahuluinya.
16:31 Seakan-akan belum cukup ia hidup dalam dosa-dosa Yerobeam bin
Nebat, maka ia mengambil pula Izebel, anak Etbaal, raja orang Sidon, menjadi isterinya,
sehingga ia pergi beribadah kepada Baal dan sujud menyembah kepadanya.
16:32 Kemudian ia membuat
mezbah untuk Baal itu di kuil Baal yang didirikannya di Samaria.
Ø
Raja Omri yang membeli Gunung Samaria…
Ø
Raja Ahab yang memperisteri IZEBEL mendirikan
Kuil Baal di GUnung Samaria…
Jadi yang membuat Kerajaan Allah jauh dari Samaria,…karena Orang Samaria sdh dikuasai oleh Roh
Izebel….
Ø
Dalam
Kitab Raja – Raja…disebutkan :
-
Izebel telah membunuh nabi nabi Tuhan…
-
Juaga mengancam Nabi Elia untuk dibunuh..
Jadi Dosa yang terbesar dari Izebel adalah telah membunuh Nabi – Nabi…
Ø
Nabi adalah Wakil Tuhan dalam menyampaikan
Firman Allah…
Ø
Hal tersebut menunjuk Dosa dalam Gereja pada
akhir jaman ini,…yaitu banyak Sidang Jemaat yang telah memberontak dan membunuh
Firman Allah…., karena terikat kepada
sesuatu,…maka Firman Alah mulai diabaikan dan dimatikan.
Ada 1 Jemaat dlm KItab Wahyu yang sdh dikuasai oleh Roh Izebel,…sehingga
TUhan mencela.., yaitu Jemaat Tiatira…
Wahyu 2 : 18 – 22
2:18 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah
firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan
tembaga:
2:19 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik
pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih
banyak dari pada yang pertama.
2:20 Tetapi Aku mencela
engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah,
mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan
persembahan-persembahan berhala.
2:21 Dan Aku telah memberikan dia waktu untuk bertobat, tetapi ia
tidak mau bertobat dari zinahnya.
2:22 Lihatlah, Aku akan
melemparkan dia ke atas ranjang orang sakit dan mereka yang berbuat zinah
dengan dia akan Kulemparkan ke dalam kesukaran besar, jika mereka tidak
bertobat dari perbuatan-perbuatan perempuan itu.
Ø
Seperti Jemaat Tiatira,…jika kita sebagai anak
Tuhan sudah mengabaikan dan bahkan mematikan Firman Allah…., karena terikat
sesuatu Berhala…
Ø
Maka pasti akan dimasukkan ke Kesukaran
Besar,..yaitu masuk Aniaya Antikris selama 3,5 tahun disiksa….
ð
Jadi jelas sudah yang ke 3 di Samaria ini,…yaitu
setiap Kehidupan yang terikat sesuatu ( Berhala ) dan mengabaikan Firman
Allah,….maka mereka akan masuk Aniaya Antikris…..
***)
Jadi bisa kita simpulkan yang terjadi pada orang Samaria, sehingga
TUhan melarang murid – muridnya pergi ke Samaria dan mengikuti jalan hidupnya
adalah :
1. Orang
Samaria masih penuh dengan Kebencian warisan nenek moyangnya..--> jika anak Tuhan masih demikian,
maka tidak akan dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga….
2.
Orang Samaria hidup dalam Perjinahan ( tidak
menghormati Perkawinan ), bahkan cenderung seperti binatang..--> jika anak Tuhan tidak bisa menjunjung tinggi Pernikahan, maka
tidak akan dapat masuk ke dalam Yerusalem Baru…
3.
Orang Samaria suka membanggakan dirinya sendiri…..--> jika anak Tuhan masih suka
membanggakan diri ( sombong ), maka tidak akan dapat masuk ke dalam Yerusalem
Baru…
4. Orang
Samaria masih terikat Izebel yang mengabaikan dan mematikan Firman Allah…à Jika anak Tuhan
mengabaikan dan mematikan Firman Allah akan masuk Aniaya Antikris selama 3, 5
tahun…
Oleh sebab itu kita semua belajar untuk menghindari Roh Samaria yang sekarang
sdh merasuk di dalam Gereja Tuhan,..yang dampaknya sangatlah ngeri bagi kita :
1.
Marilah kita segera berdamai dengan orang yang
kita benci yg ada di dalam hati kita (
Ibrani 12 : 14 ) à
dapat melihat Tuhan….
2.
Mulai memperbarui Nikah Rumah Tangga kita… (
Epesus 5 : 22 – 27 ) àSupaya
dapat menikah dengan Tuhan…
3.
Belajar merendahkan hati seperti Yesus…( Matus
11 : 29 ) à
Mendapatkan Ketenangan seperti di Yerusalem Baru…
4.
Mengimani dan Melakukan Firman Allah….( Yohanes
14 : 15 – 17 ) à
mendapatkan penyertaan dari Roh Kudus…
===TUHAN
MEMBERKATI===
Tidak ada komentar:
Posting Komentar