Label

Jumat, 15 Mei 2015

BERITA PASKAH 2015 ( 7 ) YESUS MENEGOR & MENGINGATKAN KEPADA 2 MURID-NYA ( Bag 2 )

YESUS MENGHENDAKI SEMUA MURIDNYA BERADA DI YERUSALEM

Minggu , 10 Mei 2015
Lukas 24 : 25 – 35
 24:25 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi!
24:26 Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?"
24:27 Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.
24:28 Mereka mendekati kampung yang mereka tuju, lalu Ia berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-Nya.
24:29 Tetapi mereka sangat mendesak-Nya, katanya: "Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam." Lalu masuklah Ia untuk tinggal bersama-sama dengan mereka.
24:30 Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka.
24:31 Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka.
24:32 Kata mereka seorang kepada yang lain: "Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?"
24:33 Lalu bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu. Mereka sedang berkumpul bersama-sama dengan teman-teman mereka.
24:34 Kata mereka itu: "Sesungguhnya Tuhan telah bangkit dan telah menampakkan diri kepada Simon."
24:35 Lalu kedua orang itu pun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.

Dari Kejadian di atas, maka dapat kita tarik beberapa poin, yaitu :

1.       2 Orang tersebut tidak percaya bahwa Yesus bangkit.., sehingga Tuhan mengatakan : “Hai kamu orang Bodoh”…
2.       2 Orang tersebut belum memahami Kitab Suci dimulai dari Kitab kitab para Nabi, tentang Nubuat Yesus..
3.       Tuhan tinggal dan mengadakan Perjamuan di Emaus untuk menyadarkan mereka…
4.     Mereka kembali ke Yerusalem..

4). Mereka Kembali ke Yerusalem
Jika kita perhatikan ayat di atas, mereka kembali ke Yerusalem…karena ada beberapa hal yang telah dilakukan oleh Yesus, yaitu :

I.        Yesus menyertai perjalanan mereka..
II.      Yesus menerangkan masalah Nubuat Kitab Para Nabi…
III.    Yesus mengadakan Perjamuan Kudus..


Jadi untuk dapat kembali ke Yerusalem,…maka Tuhan sdh melakukan hal – hal di atas :

I). Yesus menyertai perjalanan mereka artinya  à Tuhan tidak membiarkan 2 orang murid-Nya berjalan dan tinggal di luar Yerusalem, sehingga mereka hidup di dalam kegelapan dan tersesat.
Jadi pada intinya,…Tuhan tidak membiarkan domba – dombanya sampai keluar dari Yerusalem.  Sebab jika mereka sampai keluar dari Yerusalem pasti akan tersesat dan akhirnya mati….

Ø  Tuhan mempertahankan domba – dombanya  yang sudah berada di Yerusalem,..supaya mereka  selalu dalam Persekutuan dengan Tuhan.
Ø  Oleh sebab itu Tuhan juga mencari domba – domba yang tersesat karena telah meninggalkan Yerusalem seperti 2 murid-Nya.

Tuhan memberikan perumpamaan, sbb :
Matius 18 : 12 – 14 Perumpamaan tentang domba yang hilang..
18:12 "Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?
18:13 Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.
18:14 Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorang pun dari anak-anak ini hilang."

Ø  Demikian pula dengan kita Gereja Tuhan / Sidang Jemaat Tuhan…, mereka bagaikan sekumpulan domba yang ada dipegunungan..
Ø  Untuk menjaga Persekutuan tsb,…maka TUhan tidak ingin domba – dombanya meninggalkan Pegunungan ( Persekutuan dgn Tuhan ).
Ø  Sebab jika mereka tertari kepada isi dunia dan pada akhirnya meninggalkan pesekutuan dengan Tuhan ,..maka mereka akan tersesat dan pada akhirya mati.

Kita masih ingat dalam Kitab Mazmur à  Tuhan menyatakan diri sebagai Gembala,…jika kita merasa sebagai domba yang sangat bergantung kepada TUhan,..maka kita tidak mungkin kekurangan.
Tetapi sebaliknya à jika kita tidak mau menerima suasana dan keadaan dalam Penggembalaan tersebut,..maka kita justru mengalami kekurangan…

Mazmur 23 : 1 – 6
23:1 Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
23:2 Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
23:3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
23:5 Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
23:6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

Ø  Kita perhatikan ayat 1.
Ø  Tuhan akan membuat kita tidak kekurangan, …jika kita menjadikan Tuhan sebagai “Gembala”….,
Ø  Sebab masih banyak anak TUhan yang memperlakukan Tuhan bukan sebagai Gembala, melainkan sebagai pribadi yang lain menurut kehendak mereka. ( Misal :  Tuhan sebagai sumber berkat jasmani,..dsb ).
Ø  Sebaliknya,…jika kita tidak menempatkan TUhan Yesus sebagai Gembala,….kita pasti akan selalu merasa kekurangan…

Tuhan mengatakan : “Akulah Gembala yang baik,…Gembala yang baik  memberikan Nyawa-NYa bagi domba – dombanya”. ( Yohanes 10 : 10 )

Ø  Jika kita domba yang baik,…maka pada saat Tuhan menyerahkan nyawa-Nya untuk kita,…tentulah kita menerima dan memelihara Nyawa Tuhan dengan baik.

Pertanyaannya : Apakah kita sdh merima dan memelihara Nyawa Tuhan dengan baik??....

Ø  JIka kita menerima dan memelihara Nyawa Tuhan dengan baik,..KITA PASTI TDK MERASA KURANG dan tidak akan KEKURANGAN,..sebaliknya kita akan selalu merasa Damai dan selalu mengucap syukur…
Ø  DAN NYAWA TUHAN ADALAH “ROH KUDUS”……

Dari sini kita bisa mengerti bahwa “Roh Kudus”…yang memberikan kita hati yang tidak merasa kekurangan..

Rasul Paulus memberikan pernyataan tentang Roh Kudus kepada Jemaat Galatia
Galatia 5 : 18, 22 – 26
5:18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
5:24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
5:25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,
5:26 dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.

Berdasarkan ayat – ayat di atas terdapat 2 hal, yaitu :

1.       Yang Tidak kekurangan
2.       Yang kekurangan

1). Yang Tidak kekurangan
Kehidupan yang dalam Pimpinan Roh Kudus tidak akan merasa kekurangan ( berkecukupan ), sebab :

Ø  Mereka hidup di dalam Kasih,..Suka cita,..Damai sejahtera,..Sabar,..Murah hati,..baik,..SETIA,..Lembut,..Menguasai diri..
Ø  Jadi bukan masalah banyak sedikitnya harta yang menjadi ukuran kita kekurangan atau tidak.., Melainkan Banyaknya hati yang selalu ada Kasih, suka cita,..dst…
Ø  Dan karena tidak kekurangan,…bisa mengalirkan kepada yang lain.
Ø  Maka à Tanda Orang tidak kekurangan adalah Bahagia dan selalu mengucap syukur serta suka sekali membuat orang lain berbahagia  ( berbagi ).

2). Yang kekurangan
Rasul Paulus menyebutkan 3 hal pokok yang menyebabkan kita kekurangan. Dan kehidupan yang merasa hidup dalam kekurangan… tidak mungkin dialiri  dengan Nyawa Tuhan ( Roh Kudus ..ayat 26 ) :

1.       Gila Hormat ( Kesombongan )..
2.       Tidak suka berdamai../ masih suka menyalahkan..
3.       Iri dan dengki…

Ke 3 hal tersebut merupakan  penghambat utama untuk mendapat Aliran Roh Kudus.

Ø  Kita akan bahas Poin yang 1, yaitu Gila Hormat ( Kesombongan ).
Ø  Sebab Gila Hormat dan Sombong ini merupakan tabiat yang sangat dibenci oleh Tuhan.
Ø  Dan anehnya dosa yang satu ini banyak tidak dirasakan oleh sang Pelaku…..

Di dalam Perjanjian Baru menyebutkan ada beberapa yg menyebabkan orang menjadi Sombong :

a). Dalam hidup mereka selalu Mengejar Kekayaan ( Jemaat Laodikia Wahyu 3 : 17)

b). Tidak bisa menghargai Kemurahan Tuhan,..sebab merasa sdh menerima Keselamatan.., atau bagaikan tunas liar yang sdh dicangkokkan ke Pohonnya Tuhan…
Roma 11 : 17 – 22
11:17 Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah,
11:18 janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu.
11:19 Mungkin kamu akan berkata: ada cabang-cabang yang dipatahkan, supaya aku dicangkokkan di antaranya sebagai tunas.
11:20 Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah!
11:21 Sebab kalau Allah tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu.
11:22 Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamu pun akan dipotong juga.

Ø  Bentuk Kesombongannya adalah tidak mau bersekutu dengan Tuhan…lewat  Ibadah , Pelayanan dan KOmunikasi dengan Allah lewat Penyembahan dan Pujian…
Ø  Itulah kehidupan yang tidak bisa menghargai Persekutuan dengan Tuhan…., bagaikan Ranting / cabang yang setengah - setengah menempel pada Pokok Anggur..

c). TIdak mau Mati bersama Yesus atau menolak Korban Kristus.
Contohnya adalah Petrus yang menolak Yesus Sengsara dan Mati…
Matius 16 : 21 – 25
16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.
16:22 Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."
16:23 Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
16:24 Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
16:25 Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.

Ø  Jadi jika kita tidak mau memikul salib dan tidak mau mematikan kuasa hawa nafsu daging kita,…maka kita sdh menjadi Sombong di hadapan Allah..
ð  Kesimpulan Poin I…untuk dapat hidup di Yerusalem,…sidang jemaat  harus hidup dalam Kuasa Roh Kudus.

II). Yesus menerangkan masalah Nubuat Kitab Para Nabi à Inti arti Nubuat Kitab Para Nabi adalahHukum – hukum-Nya à  “Firman Allah”….

Ø  Hal yang ke 2 ini banyak melanda di dalam Gereja Tuhan, sebab banyak di antara mereka yg  meninggalkan dan tidak percaya kepada Firman Allah…..walaupun mereka ibadah…
Ø  Mereka lebih menuruti tulisan – tulisan yang diciptakan oleh dunia dengan hikmatnya, daripada membaca dan mengimani Firman Allah.
Ø  Dengan meninggalkan Firman Allah,…maka tanpa mereka sadari mereka telah meninggalkan Tuhan dan Yerusalem.
Ø  Sebab TUhan adalah Firman Allah..

Yohanes 1 : 1- 5 , 14
1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
1:4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
1:5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.
1:14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Ø  Dan kita tahu Firman itu adalah Terang….yang selalu menerangi kita, sehingga kita hidup di dalam Terang..
Ø  JIka kita hidup di dalam Terang, yaitu Firman Allah , maka Apapun yang kita lakukan selalu dalam Terang…
Ø  Kita selalu  Jujur , Tidak dusta,..selalu menjadi Berkat bagi orang  di sekitar maupun orang lain, Tidak suka menyimpan kesalahan orang lain,..dsb.
Ø  Kehidupan yang hidup di dalam Terangnya Firman ini = hidup di dalam Yerusalem…
Ø  Sebaliknya à Kita dikatakan meninggalkan Yerusalem,…jika kita tidak mau hidup di dalam  Terang….

Tanda kehidupan yang hidup dalam Terangnya Firman….., seperti pengalaman 2 murid Tuhan tersebut saat  diterangkan oleh TUhan…, sbb :
Lukas 24 : 32
24:32 Kata mereka seorang kepada yang lain: "Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?"

Ø  Jadi tanda yang sangat mudah bagi kehidupan yang hidup dalam Terangnya Firman adalah..pada saat Firman Allah disuarakan….mereka sangat antusias dan berapi – api…

Jadi bagaimana dengan kita ???

Ø  Pada saat ini kita mendengarkan Firman Allah,…..siapa – siapa saja yang mendengarkan Firman Tuhan dengan antusias dan berapi – api…..??...
Ø  Yang antusias dan berapi – api….merekalah yang berhak tinggal di Yerusalem…
Ø  SEbaliknya à yang malas dan tdk sungguh – sungguh dalam mendengarkan Firman Tuhan ,..maka mereka tidak ada hak untuk tinggal di Yerusalem.
Ø  SEBAB DI YERUSALEM DIPENUHI DENGAN PENGAJARAN FIRMAN-NYA…

Nabi Yesaya bernubuat tentang Yerusalem, sbb :
Yesaya 2 : 1 – 3
2:1 Firman yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos tentang Yehuda dan Yerusalem.
2:2 Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana,
2:3 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem."

Tuhan berjanji kepada setiap kehidupan yang hidup dalam Pengajaran-NYa, akan mendapatkan pemeliharaan dari Firman itusendiri, yaitu :

Yesaya 2 : 4 – 5
2:4 Ia akan menjadi hakim antara bangsa-bangsa dan akan menjadi wasit bagi banyak suku bangsa; maka mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang.
2:5 Hai kaum keturunan Yakub, mari kita berjalan di dalam terang TUHAN!

Ø  Dia akan menjadi Hakim / Wasit = Kita tidak akan mendapatkan penghakiman, sebab kita hidup dalam KebenaranTerangnya Firman…
Ø  Pedang ditempa menjadi mata bajak, tombak ditempa menjadi Pisau pemangkas = TUhan akan memberikan Damai Sehjahtera bukan perang / pertengkaran / perselisihan ( pedang )….
Ø  Tuhan juga memberikan jaminan  kepada kita akan perkara sawah ( Mata bajak ), yaitu dalam segala Usaha dan Pekerjaan & Pisau Pemangkas bicara alat untuk memanen, yaitu Tuhan selalu memberikan kepada hasil usaha dan hasil pekerjaan kita..
Ø  Dan Panen yang diberikan TUhan tidak mungkin MINUS ( Rugi )….., tapi BERKECUKUPAN BAHKAN berkelimpahan..
Ø  JIKA KITA HIDUP DI DALAM TERANGNYA FIRMAN.

ð  Kesimpulan Poin II…untuk dapat hidup di Yerusalem,…sidang jemaat  harus hidup dalam Terangnya Firman Allah.


III). Yesus mengadakan Perjamuan Kudus
Lukas 24 : 30 - 31
24:30 Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka.
24:31 Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka.

Ø  Jika kita perhatikan dgn seksama,…saat mereka menerima Perjamuan Kudus ….mereka dalam keadaan DUDUK MAKAN….
Ø  Tidak dalam keadaan berdiri atau berjalan,..dsb…
Ø  Duduk artinya Berada di tempat dan tenang.

Hal tersebut menerangan kepada kita semua,..orang – orang yang berhak hidup dan masuk ke dalam Yerusalem adalah kehidupan yang tenang….

Ø  Orang yang duduk dan tenang adalah kehidupan yang jauh dari pengaruh – pengaruh dunia yang berisi dengan keinginan mata dan keinginan daging,..serta hidup sombong,…tetapi selalu mengucap syukur di dalam segala keadaan..
Ø  Seperti apa yang disampaikan Rasul Yohanes,…orang yang tidak bisa tenang karena sdh dikuasai oleh dunia, yaitu :

I Yohanes 2 : 15 – 17
2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.
2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
2:17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Ø  Jadi jika hati ini sdh dikuasai oleh dunia,…maka pikran dan hati kita selalu bergejolak dan tidak dapat tenang…
Ø  Padahal untuk dapt tinggal di Yerusalem,….semuanya harus dalam keadaan TENANG….

Rasul Paulus berbicara kepada jemaat Filipi, sbb :
Filipi 4 : 4 – 7
4:4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!
4:5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!
4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.

Dan Ketenangan tsb dinyatakan oleh Rasul Paulus, yaitu :

1.       Doa dengan Ucapan Syukur… à Bicara Penyembahan..
2.       Permohonan dengan Ucapan syukur…à Doa permohonan kepada TUhan yang baik, bukan untuk memuaskan hawa nafsu daging.

ð  Kesimpulan Poin III…untuk dapat tinggal di Yerusalem,…mereka semua harus suka Menyembah Tuhan….

Tiga ( 3 )  syarat mutlak untuk tinggal di Yerusalem….itulah Yerusalem Baru, maka mereka harus :

1.       Dialiri dengan Roh Kudus, dengan menghancurkan dosa kesombongan, saling menyalahkan dan iri dengki… à Pelita Emas
2.       Hidup dalam Terangnya Firman, harus berapi api dalam mendengarkan Firman,…selalu jujur, tidak suka berdusta, menjadi berkat bagi orang lain, tidak suka menyimpan kesalahan orang lain…à Meja Roti Sajian
3.       Suka Menyembah Tuhan dan mengucap Syukur….-->  Mezbah Dupa…

Dan 3 Syarat itu dipraktekkan dalam Ibadah, yaitu :

1.       Ibadah Raya
2.       Ibadah Bible Study
3.       Ibadah Penyembahan…

Jadi jika mereka rindu sekali untuk dapat masuk ke dalam Yerusalem Baru, selain mulai bertobat dari segala perbuatan kita,maka harus mulai Beribadah sesuai dengan Pengajaran Firman. (Kis 2 : 42 )

Wahyu 21 : 9 – 11 ; 22 - 23
21:9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."
21:10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.
21:11 Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal.
21:22 Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu.
21:23 Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.

===TUHAN MEMBERKATI===


Tidak ada komentar:

Posting Komentar