YESUS MENGHENDAKI SEMUA MURIDNYA BERADA DI YERUSALEM
Minggu
, 10 Mei 2015
Lukas 24 : 25 – 35
24:25 Lalu Ia berkata kepada
mereka: "Hai kamu orang bodoh,
betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah
dikatakan para nabi!
24:26 Bukankah Mesias harus
menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?"
24:27 Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis
tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala
kitab nabi-nabi.
24:28 Mereka mendekati kampung
yang mereka tuju, lalu Ia berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-Nya.
24:29 Tetapi mereka sangat
mendesak-Nya, katanya: "Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari
telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam." Lalu masuklah Ia
untuk tinggal bersama-sama dengan mereka.
24:30 Waktu Ia duduk makan
dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan
memberikannya kepada mereka.
24:31 Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia,
tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka.
24:32 Kata mereka seorang kepada yang lain: "Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan
kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?"
24:33 Lalu bangunlah mereka
dan terus kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu.
Mereka sedang berkumpul bersama-sama dengan teman-teman mereka.
24:34 Kata mereka itu: "Sesungguhnya
Tuhan telah bangkit dan telah menampakkan diri kepada Simon."
24:35 Lalu kedua orang itu pun menceriterakan apa yang terjadi di
tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan
roti.
Dari Kejadian di atas, maka dapat kita tarik beberapa poin, yaitu :
1.
2 Orang tersebut tidak percaya bahwa Yesus
bangkit.., sehingga Tuhan mengatakan : “Hai kamu orang Bodoh”…
2.
2 Orang tersebut belum memahami Kitab Suci
dimulai dari Kitab kitab para Nabi, tentang Nubuat Yesus..
3.
Tuhan tinggal dan mengadakan Perjamuan di Emaus
untuk menyadarkan mereka…
4.
Mereka
kembali ke Yerusalem..
4). Mereka Kembali ke Yerusalem
Jika kita perhatikan ayat di atas, mereka kembali ke Yerusalem…karena
ada beberapa hal yang telah dilakukan oleh Yesus, yaitu :
I.
Yesus menyertai perjalanan mereka..
II.
Yesus menerangkan masalah Nubuat Kitab Para
Nabi…
III.
Yesus mengadakan Perjamuan Kudus..
Jadi untuk dapat kembali ke Yerusalem,…maka Tuhan sdh melakukan hal –
hal di atas :
I). Yesus menyertai perjalanan mereka
artinya à
Tuhan tidak membiarkan 2 orang murid-Nya berjalan dan tinggal di luar
Yerusalem, sehingga mereka hidup di dalam kegelapan dan tersesat.
Jadi pada intinya,…Tuhan
tidak membiarkan domba – dombanya sampai keluar dari Yerusalem. Sebab jika mereka sampai keluar dari Yerusalem pasti akan tersesat dan akhirnya mati….
Ø
Tuhan mempertahankan domba – dombanya yang sudah berada di Yerusalem,..supaya mereka
selalu dalam Persekutuan dengan Tuhan.
Ø
Oleh sebab itu Tuhan juga mencari domba – domba
yang tersesat karena telah meninggalkan Yerusalem seperti 2 murid-Nya.
Tuhan memberikan perumpamaan, sbb :
Matius 18 : 12 – 14
Perumpamaan tentang domba yang hilang..
18:12 "Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya
sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di
pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?
18:13 Dan Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jika ia berhasil
menemukannya, lebih besar kegembiraannya atas yang seekor itu dari pada atas
yang kesembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.
18:14 Demikian juga Bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya
seorang pun dari anak-anak ini hilang."
Ø
Demikian pula dengan kita Gereja Tuhan / Sidang
Jemaat Tuhan…, mereka bagaikan sekumpulan domba yang ada dipegunungan..
Ø
Untuk menjaga Persekutuan tsb,…maka TUhan tidak
ingin domba – dombanya meninggalkan Pegunungan ( Persekutuan dgn Tuhan ).
Ø
Sebab jika
mereka tertari kepada isi dunia dan pada akhirnya meninggalkan pesekutuan
dengan Tuhan ,..maka mereka akan tersesat dan pada akhirya mati.
Kita masih ingat dalam Kitab Mazmur à
Tuhan
menyatakan diri sebagai Gembala,…jika kita merasa sebagai domba yang
sangat bergantung kepada TUhan,..maka kita
tidak mungkin kekurangan.
Tetapi sebaliknya à jika kita tidak mau menerima
suasana dan keadaan dalam Penggembalaan tersebut,..maka kita justru mengalami
kekurangan…
Mazmur 23 : 1 – 6
23:1 Mazmur Daud. TUHAN
adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
23:2 Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia
membimbing aku ke air yang tenang;
23:3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh
karena nama-Nya.
23:4 Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut
bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur
aku.
23:5 Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau
mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
23:6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur
hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.
Ø
Kita perhatikan ayat 1.
Ø
Tuhan akan membuat kita tidak kekurangan, …jika
kita menjadikan Tuhan sebagai “Gembala”….,
Ø
Sebab masih banyak anak TUhan yang memperlakukan
Tuhan bukan sebagai Gembala, melainkan sebagai pribadi yang lain menurut
kehendak mereka. ( Misal : Tuhan sebagai
sumber berkat jasmani,..dsb ).
Ø
Sebaliknya,…jika
kita tidak menempatkan TUhan Yesus sebagai Gembala,….kita pasti akan selalu
merasa kekurangan…
Tuhan mengatakan : “Akulah
Gembala yang baik,…Gembala yang baik memberikan Nyawa-NYa bagi domba – dombanya”. ( Yohanes 10 : 10 )
Ø
Jika kita domba yang baik,…maka pada saat Tuhan
menyerahkan nyawa-Nya untuk kita,…tentulah kita menerima dan memelihara Nyawa
Tuhan dengan baik.
Pertanyaannya :
Apakah kita sdh merima dan memelihara Nyawa Tuhan dengan baik??....
Ø
JIka kita menerima dan memelihara Nyawa Tuhan
dengan baik,..KITA PASTI TDK MERASA KURANG dan tidak akan KEKURANGAN,..sebaliknya
kita akan selalu merasa Damai dan selalu mengucap syukur…
Ø
DAN NYAWA
TUHAN ADALAH “ROH KUDUS”……
Dari sini kita bisa mengerti bahwa “Roh
Kudus”…yang memberikan kita hati yang tidak merasa kekurangan..
Rasul Paulus memberikan pernyataan tentang Roh Kudus kepada Jemaat
Galatia
Galatia 5 : 18, 22 –
26
5:18 Akan tetapi jikalau kamu
memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
5:22 Tetapi buah Roh ialah:
kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
5:23 kelemahlembutan,
penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal
itu.
5:24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan
daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
5:25 Jikalau kita hidup oleh
Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,
5:26 dan janganlah kita gila
hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.
Berdasarkan ayat – ayat di atas terdapat 2 hal, yaitu :
1.
Yang Tidak kekurangan
2.
Yang kekurangan
1). Yang Tidak kekurangan
Kehidupan yang dalam Pimpinan Roh Kudus tidak akan merasa kekurangan (
berkecukupan ), sebab :
Ø
Mereka hidup di dalam Kasih,..Suka cita,..Damai
sejahtera,..Sabar,..Murah hati,..baik,..SETIA,..Lembut,..Menguasai diri..
Ø
Jadi bukan
masalah banyak sedikitnya harta yang menjadi ukuran kita kekurangan atau
tidak.., Melainkan Banyaknya hati yang selalu ada Kasih, suka cita,..dst…
Ø
Dan
karena tidak kekurangan,…bisa mengalirkan kepada yang lain.
Ø
Maka à
Tanda Orang tidak kekurangan adalah Bahagia dan selalu mengucap syukur serta
suka sekali membuat orang lain berbahagia
( berbagi ).
2). Yang kekurangan
Rasul Paulus menyebutkan 3 hal
pokok yang menyebabkan kita kekurangan. Dan kehidupan yang merasa hidup
dalam kekurangan… tidak mungkin dialiri dengan
Nyawa Tuhan ( Roh Kudus ..ayat 26 ) :
1.
Gila
Hormat ( Kesombongan )..
2.
Tidak suka berdamai../ masih suka menyalahkan..
3.
Iri
dan dengki…
Ke 3 hal tersebut merupakan
penghambat utama untuk mendapat Aliran Roh Kudus.
Ø
Kita akan
bahas Poin yang 1, yaitu Gila Hormat ( Kesombongan ).
Ø
Sebab Gila Hormat dan Sombong ini merupakan
tabiat yang sangat dibenci oleh Tuhan.
Ø
Dan anehnya dosa yang satu ini banyak tidak
dirasakan oleh sang Pelaku…..
Di dalam Perjanjian Baru menyebutkan ada beberapa yg menyebabkan orang menjadi Sombong :
a). Dalam hidup mereka selalu Mengejar
Kekayaan ( Jemaat Laodikia Wahyu
3 : 17)
b). Tidak bisa menghargai
Kemurahan Tuhan,..sebab merasa sdh menerima Keselamatan.., atau bagaikan
tunas liar yang sdh dicangkokkan ke Pohonnya Tuhan…
Roma 11 : 17 – 22
11:17 Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu
sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian
dalam akar pohon zaitun yang penuh getah,
11:18 janganlah kamu bermegah
terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu
yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu.
11:19 Mungkin kamu akan berkata: ada cabang-cabang yang dipatahkan,
supaya aku dicangkokkan di antaranya sebagai tunas.
11:20 Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan
kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah!
11:21 Sebab kalau Allah tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia
juga tidak akan menyayangkan kamu.
11:22 Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga
kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika
kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamu pun akan dipotong juga.
Ø
Bentuk
Kesombongannya adalah tidak mau
bersekutu dengan Tuhan…lewat Ibadah
, Pelayanan dan KOmunikasi dengan Allah lewat Penyembahan dan Pujian…
Ø
Itulah
kehidupan yang tidak bisa menghargai Persekutuan dengan Tuhan…., bagaikan
Ranting / cabang yang setengah - setengah menempel pada Pokok Anggur..
c). TIdak mau Mati bersama Yesus
atau menolak Korban Kristus.
Contohnya adalah Petrus yang menolak Yesus Sengsara dan Mati…
Matius 16 : 21 – 25
16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya
bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak
tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan
pada hari ketiga.
16:22 Tetapi Petrus menarik
Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah
menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."
16:23 Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah
Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa
yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."
16:24 Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang
yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan
mengikut Aku.
16:25 Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan
kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa
kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.
Ø
Jadi jika kita tidak mau memikul salib dan tidak
mau mematikan kuasa hawa nafsu daging kita,…maka kita sdh menjadi Sombong di
hadapan Allah..
ð
Kesimpulan
Poin I…untuk dapat hidup di Yerusalem,…sidang jemaat harus hidup dalam Kuasa Roh Kudus.
II). Yesus menerangkan masalah Nubuat Kitab Para Nabi
à Inti arti Nubuat
Kitab Para Nabi adalahHukum – hukum-Nya à
“Firman Allah”….
Ø
Hal yang ke 2 ini banyak melanda di dalam Gereja
Tuhan, sebab banyak di antara mereka yg meninggalkan
dan tidak percaya kepada Firman Allah…..walaupun mereka ibadah…
Ø
Mereka lebih menuruti tulisan – tulisan yang
diciptakan oleh dunia dengan hikmatnya, daripada membaca dan mengimani Firman
Allah.
Ø
Dengan meninggalkan Firman Allah,…maka tanpa mereka sadari mereka telah
meninggalkan Tuhan dan Yerusalem.
Ø
Sebab
TUhan adalah Firman Allah..
Yohanes 1 : 1- 5 , 14
1:1 Pada mulanya adalah Firman; Firman
itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
1:2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu
pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
1:4 Dalam Dia ada hidup dan
hidup itu adalah terang manusia.
1:5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak
menguasainya.
1:14 Firman itu telah menjadi
manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya,
yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh
kasih karunia dan kebenaran.
Ø
Dan kita tahu Firman itu adalah Terang….yang
selalu menerangi kita, sehingga kita hidup di dalam Terang..
Ø
JIka kita hidup di dalam Terang, yaitu Firman
Allah , maka Apapun yang kita lakukan selalu dalam Terang…
Ø
Kita selalu Jujur ,
Tidak dusta,..selalu menjadi Berkat bagi orang
di sekitar maupun orang lain, Tidak suka menyimpan kesalahan orang lain,..dsb.
Ø
Kehidupan yang hidup di dalam Terangnya Firman
ini = hidup di dalam Yerusalem…
Ø
Sebaliknya
à
Kita dikatakan meninggalkan Yerusalem,…jika kita tidak mau hidup di dalam Terang….
Tanda kehidupan yang hidup dalam Terangnya Firman….., seperti
pengalaman 2 murid Tuhan tersebut saat
diterangkan oleh TUhan…, sbb :
Lukas 24 : 32
24:32 Kata mereka seorang kepada yang lain: "Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan
kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?"
Ø
Jadi
tanda yang sangat mudah bagi kehidupan yang hidup dalam Terangnya Firman
adalah..pada saat Firman Allah disuarakan….mereka sangat antusias dan berapi –
api…
Jadi bagaimana dengan kita ???
Ø
Pada saat ini kita mendengarkan Firman
Allah,…..siapa – siapa saja yang mendengarkan Firman Tuhan dengan antusias dan
berapi – api…..??...
Ø
Yang antusias dan berapi – api….merekalah yang
berhak tinggal di Yerusalem…
Ø
SEbaliknya
à
yang malas dan tdk sungguh – sungguh dalam mendengarkan Firman Tuhan ,..maka
mereka tidak ada hak untuk tinggal di Yerusalem.
Ø
SEBAB DI
YERUSALEM DIPENUHI DENGAN PENGAJARAN FIRMAN-NYA…
Nabi Yesaya bernubuat tentang Yerusalem, sbb :
Yesaya 2 : 1 – 3
2:1 Firman yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos tentang Yehuda dan Yerusalem.
2:2 Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah
TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas
bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana,
2:3 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke
rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya
kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman
TUHAN dari Yerusalem."
Tuhan berjanji kepada setiap kehidupan yang hidup dalam Pengajaran-NYa,
akan mendapatkan pemeliharaan dari Firman itusendiri, yaitu :
Yesaya 2 : 4 – 5
2:4 Ia akan menjadi hakim antara bangsa-bangsa dan akan menjadi wasit
bagi banyak suku bangsa; maka mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata
bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi
mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang.
2:5 Hai kaum keturunan Yakub, mari
kita berjalan di dalam terang TUHAN!
Ø
Dia akan menjadi Hakim / Wasit = Kita tidak akan mendapatkan penghakiman,
sebab kita hidup dalam KebenaranTerangnya Firman…
Ø
Pedang ditempa menjadi mata bajak, tombak
ditempa menjadi Pisau pemangkas = TUhan akan memberikan Damai Sehjahtera bukan
perang / pertengkaran / perselisihan ( pedang )….
Ø
Tuhan juga memberikan jaminan kepada kita akan perkara sawah ( Mata bajak ), yaitu dalam segala Usaha dan
Pekerjaan & Pisau Pemangkas
bicara alat untuk memanen, yaitu Tuhan selalu memberikan kepada hasil usaha dan
hasil pekerjaan kita..
Ø
Dan Panen yang diberikan TUhan tidak mungkin
MINUS ( Rugi )….., tapi BERKECUKUPAN BAHKAN berkelimpahan..
Ø
JIKA KITA
HIDUP DI DALAM TERANGNYA FIRMAN.
ð
Kesimpulan
Poin II…untuk dapat hidup di Yerusalem,…sidang jemaat harus hidup dalam Terangnya Firman Allah.
III). Yesus mengadakan Perjamuan Kudus
Lukas 24 : 30 - 31
24:30 Waktu Ia duduk makan
dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan
memberikannya kepada mereka.
24:31 Ketika itu terbukalah mata mereka dan mereka pun mengenal Dia,
tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka.
Ø
Jika kita perhatikan dgn seksama,…saat mereka
menerima Perjamuan Kudus ….mereka dalam keadaan DUDUK MAKAN….
Ø
Tidak dalam keadaan berdiri atau berjalan,..dsb…
Ø
Duduk
artinya Berada di tempat dan tenang.
Hal tersebut menerangan kepada kita semua,..orang – orang yang berhak hidup dan masuk ke dalam Yerusalem adalah
kehidupan yang tenang….
Ø
Orang yang duduk dan tenang adalah kehidupan
yang jauh dari pengaruh – pengaruh dunia yang berisi dengan keinginan mata dan
keinginan daging,..serta hidup sombong,…tetapi selalu mengucap syukur di dalam
segala keadaan..
Ø
Seperti apa yang disampaikan Rasul
Yohanes,…orang yang tidak bisa tenang karena sdh dikuasai oleh dunia, yaitu :
I Yohanes 2 : 15 – 17
2:15 Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya.
Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang
itu.
2:16 Sebab semua yang ada di
dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup,
bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
2:17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang
yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.
Ø
Jadi jika hati ini sdh dikuasai oleh dunia,…maka
pikran dan hati kita selalu bergejolak dan tidak dapat tenang…
Ø
Padahal untuk dapt tinggal di
Yerusalem,….semuanya harus dalam keadaan TENANG….
Rasul Paulus berbicara kepada jemaat Filipi, sbb :
Filipi 4 : 4 – 7
4:4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan:
Bersukacitalah!
4:5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah
dekat!
4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal
keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan
memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Dan Ketenangan tsb dinyatakan oleh Rasul Paulus, yaitu :
1.
Doa dengan Ucapan Syukur… à Bicara Penyembahan..
2.
Permohonan dengan Ucapan syukur…à Doa permohonan kepada
TUhan yang baik, bukan untuk memuaskan hawa nafsu daging.
ð
Kesimpulan Poin III…untuk dapat tinggal di
Yerusalem,…mereka semua harus suka Menyembah Tuhan….
Tiga ( 3 ) syarat mutlak untuk tinggal di
Yerusalem….itulah Yerusalem Baru, maka mereka harus :
1. Dialiri dengan Roh Kudus, dengan
menghancurkan dosa kesombongan, saling menyalahkan dan iri dengki… à Pelita Emas
2.
Hidup
dalam Terangnya Firman, harus berapi api dalam mendengarkan Firman,…selalu
jujur, tidak suka berdusta, menjadi berkat bagi orang lain, tidak suka
menyimpan kesalahan orang lain…à
Meja Roti Sajian
3.
Suka
Menyembah Tuhan dan mengucap Syukur….-->
Mezbah Dupa…
Dan 3 Syarat itu dipraktekkan dalam Ibadah, yaitu :
1.
Ibadah Raya
2.
Ibadah Bible Study
3.
Ibadah Penyembahan…
Jadi jika mereka rindu sekali untuk dapat masuk ke dalam Yerusalem Baru, selain mulai bertobat dari segala
perbuatan kita,maka harus mulai Beribadah sesuai dengan Pengajaran Firman.
(Kis 2 : 42 )
Wahyu 21 : 9 – 11 ; 22
- 23
21:9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang
ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia
berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu
pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."
21:10 Lalu, di dalam roh ia
membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan
kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.
21:11 Kota itu penuh dengan
kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan
permata yaspis, jernih seperti kristal.
21:22 Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah,
Tuhan Yang Mahakuasa, adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu.
21:23 Dan kota itu tidak memerlukan
matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan
Anak Domba itu adalah lampunya.
===TUHAN
MEMBERKATI===
Tidak ada komentar:
Posting Komentar