Minggu, 28 Desember 2014
Yesaya 9 : 4 - 5
KELAHIRAN RAJA DAMAI
9:4 Sebab setiap sepatu
tentara yang berderap-derap dan setiap jubah yang berlumuran darah akan menjadi
umpan api.
9:5 Sebab seorang anak telah
lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang
pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat
Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
Kita sdh mempelajari bersama bagaimana Kuasa Terang Yesus pada
Kelahiran-Nya.., seperti yang sdh sdh kita mengerti di Bagian 1 – 4, dimana
Kuasa Terang Yesus sanggup untuk :
1.
Mengusir semua bentuk Kesuraman dan Kegelapan..
( Bagian 1 ).
2.
Mengarahkan & membawa kita masuk kepada
Kesempurnaan.. ( Bagian 2 )
3.
Mematahkan Kuasa Dosa Kediktatoran &
Ketamakan akan Kekayaan .. ( Bagian 3 )
4.
Menghidupkan kembali Kematian Rohani yg tidak
ada Tanda Darah Kristus yang menyebabkan tidak dapat masuk ke dalam
Pemerintahan Allah di Kerajaan Sorga…( Bagian 4 )
Sekarang akan melangkah ke bagian yang ke 5 , yaitu Yesus lahir sebagai Penasihat Ajaib.
Kita semua mengerti apa arti dari “Ajaib”. Ajaib adalah sesuatu yang
bukan biasa, melainkan sesuatu yang menakjubkan, bahkan jarang terjadi.
Jika Yesus dikatakan Sebagai Penasihat Ajaib, hal tersebut menerangkan
bahwa Yesus mempunyai Lidah untuk berkata – kata dengan Kuasa dan menakjubkan.
Dan tidak semua orang bisa melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan
oleh Yesus.
Yesus disebut sebagai Penasehat Ajaib tentu saja bukan dari
Pernyataannya sendiri, melainkan pernyataan dari orang lain. Jika pernyataan
tsb dari Yesus sendiri,..maka hal tersebut patut diragukan
pertanggungjawabannya. Akan tetapi jika pernyataan tsb dari orang lain,..maka hal
tsb dapat dipertanggungjawabkan.
Di dalam Injil Matius,..Yesus pernah mengajar tentang Firman Allah dan
berdampak kepada orang – orang,…. sehingga semua orang yang mendengar tsb merasa
TAKJUB.
Matius 7 : 28 – 29
7:28 Dan setelah Yesus mengakhiri perkataan ini, takjublah orang
banyak itu mendengar pengajaran-Nya,
7:29 sebab Ia mengajar mereka
sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat mereka.
Apa yang diajarkan oleh
Yesus, sehingga semua orang merasa Takjub?
Kita dapat memeriksa bersama kejadian di Tempat Ibadah di Galilea,..sbb
:
Lukas 4 : 31 – 37 ( atau bisa dibaca sebagai pembanding Markus
1 : 21 – 28 )
4:31 Kemudian Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea, lalu
mengajar di situ pada hari-hari Sabat.
4:32 Mereka takjub
mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa.
4:33 Di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan dan
ia berteriak dengan suara keras:
4:34 "Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan
kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus
dari Allah."
4:35 Tetapi Yesus
menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan
itu pun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari
padanya dan sama sekali tidak menyakitinya.
4:36 Dan semua orang
takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: "Alangkah hebatnya
perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah
kepada roh-roh jahat dan mereka pun keluar."
4:37 Dan tersebarlah berita tentang Dia ke mana-mana di daerah itu.
Yesus disebut sebagai Penasehat Ajaib dalam ayat di atas,…terjadi di
Galilea pada hari Sabat pada
waktu Ibadah.., disaksikan oleh semua orang yang beribadah, sbb :
1.
Ayat 32 Mereka Takjub karena Perkataan-Nya penuh
Kuasa…
2.
Ayat 34 Roh Jahat tidak tahan berada di dalam
Kuasa Pengajaran-Nya…
3.
Ayat 35 Yesus menghardik, setan keluar dengan
tidak menyakiti manusia yg kerasukan.
Jika ke 3 hal tersebut dilakukan pada Ibadah hari Sabat di
Galilia,…maka Yesus sebagai Penasehat Ajaib akan selalu menyatakan
Keajaiban-Nya pada setiap Ibadah, terutama Ibadah pada hari Sabat.
Dan pada prakteknya… ibadah Sabat yang artinya adalah Hari Perhentian
secara International ditetapkan pada hari
Minggu.
Pertanyaannya : Keajaiban apa yang terjadi pada saat Tuhan Mengajar di
dalam Tempat Ibadah??
Ada 3 hal yang terjadi di saat
Tuhan mengajar dengan Firman-Nya, yaitu :
1). Mereka Takjub karena Perkataan-Nya
penuh Kuasa…
Perkataan yang penuh kuasa tersebut terjadi di saat Yesus menyampaikan
Firman ( berkotbah ).
Adapun tempat penyampaian Firman tersebut adalah di tempat Ibadah di Galilea.
Ø
Galilea
artinya Lingkaran..
Ø
Kita semua mengetahui Lingkaran. Lingkaran
adalah merupakan garis yang tidak ada Patahannya. ( atau tidak berpatah – patah
seperti kotak ).
Hal ini dapat diambil suatu pengertian : “Perkataan
yang penuh Kuasa” dari Yesus tersebut terjadi, karena semua orang yang
mendengarkan Suara Yesus berada di dalam
Lingkaran ( Galilea ) atau menjadi satu Kesatuan…...
Demikian pula yang akan terjadi di dalam Gereja Tuhan,…Firman Tuhan
yang Berkuasa akan terjadi di dalam Setiap Ibadah,…jika seluruh jemaat yang datang dalam Ibadah merasa menjadi Satu di
dalam Kesatuan Tubuh Kristus. Jika
mereka terkotak – kotak,…maka Kuasa Firman Allah tidak akan menjadi suatu Keajaiban.
Oleh sebab itu Rasul Paulus sangat prihatin melihat keadaan Jemaat
Korintus. Sebab Seperti apa yg disampaikan oleh Rasul Paulus,….keadaan jemaat
di Korintus menjadi terkotak – kotak..
-
Mereka ada yang menyebut kelompok apolos,
Paulus, Kefas, dst…
-
Itulah kedaan Jemaat Korintus,… mereka tidak berada
dalam 1 lingkaran Kesatuan.
I Korintus 1 : 10 – 13
1:10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan
kita Yesus Kristus, supaya kamu seia
sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu
erat bersatu dan sehati sepikir.
1:11 Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh
orang-orang dari keluarga Kloë tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara
kamu.
1:12 Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari
golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus.
1:13 Adakah Kristus terbagi-bagi?
Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama
Paulus?
Ø
Jika Rasul Paulus sampai berkata tentang
terkotak – kotaknya pengikut Tuhan, hal tersebut dimaksudkan supaya anak – anak
Tuhan tidak tercerai berai,.. tetapi di
dalam satu kesatuan.
Ø
Dan Firman
Allah itu akan berkuasa dan menjadi Ajaib,.. jika anak – anak Tuhan dalam
satu kesatuan hati, jiwa,..dsb.
Demikian pula bila sidang Jemaat
menjadi satu, rukun dimana mereka senantiasa
dalam kesatuan..
Ø
Maka Tuhan akan hadir sebagai KEPALA yang akan
memelihara Tubuh-Nya, yaitu Sidang Jemaat dengan KUASA FIRMAN-NYA.
Ø
Dan tidak
hanya sampai disitu saja, Tuhan memberikan Kemenangan atas segala musuh
yang kita hadapi, itulah Penguasa di udara ( Iblis )..
Ø
Selanjutnya Tuhan mempunyai rencana, yaitu
Sidang Jemaat akan disempurnakan ( dipenuhkan ) kemudian diangkat menjadi
Mempelai wanita-Nya.
Seperti Rasul Paulus bicara kepada Jemaat Epesus, sbb :
Epesus 1 : 19 – 23
1:19 dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai
dengan kekuatan kuasa-Nya,
1:20 yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia
dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga,
1:21 jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan
kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di
dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang.
1:22 Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada
jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.
1:23 Jemaat yang adalah
tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.
Inilah Kuasa yang Ajaib melalui Kuasa Firman-Nya,.. supaya kita yang
berada didalam Kesatuan di dalam Tubuh Kristus untuk disempurnakan.
Maka dapat diartikan : Kesatuan
Tubuh Kristus itu terbentuk yang mengarah kepada Kesempurnaan ,…dimulai dari
kita masing – masing untuk selalu rukun dan berdamai.
Oleh sebab itu Rasul Paulus bicara kepada jemaat Ibrani : “Berdamailah dengan semua orang……, maka
akan bisa melihat Tuhan”. (
Ibrani 12 : 14 )
*)
Untuk mempersatukan domba – dombanya Tuhan, tidaklah mudah atau tidak
semudah membalikkan tangan,..
Ø
Untuk mempersatukan domba – domba, Dia harus
melepaskan orang – orang yang terjerat oleh Roh jahat. Dan cara Tuhan untuk melepaskan orang yg
terjerat tsb, .. Tuhan menghardik dengan Perkataan-Nya yang keras. Dan melalui Perkataan Yesus yang keras tsb,
maka Kuasa Iblis yang berusaha mencerai beraikan domba - domba pergi meninggalkan.
Ø
Dengan kata lain : untuk melepaskan anak – anak Tuhan
yang sdh terjerat kuasa Roh Jahat harus melalui Firman Allah yang Kuat. ( Bukan
Firman Allah yg mengenakkan telinga ).
Dan Firman Allah yang Kuat ( Keras ) itu ujudnya adalah Firman Pengajaran yang mengoreksi dan
menyucikan kita…, dan bukanlah Firman yang mengenakkan telinga,… seperti apa
yang disampaikan oleh Rasul Paulus di dalam suratnya “tentang Firman Allah”…kepada
Timotius :
II Timotius 4 : 2 – 4
4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik
waktunya, nyatakanlah apa yang salah,
tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
4:3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima
ajaran sehat, tetapi mereka akan
mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan
telinganya.
4:4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan
membukanya bagi dongeng.
**)
Kita kembali periksa … Bagaimana
Yesus berkata dengan Kuasa, di dalam Injil Lukas tsb :
Lukas 4 : 34 - 35
4:34 "Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan
kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus
dari Allah."
4:35 Tetapi Yesus
menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan
itu pun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari
padanya dan sama sekali tidak menyakitinya.
Pada saat berada dalam Tempat Ibadah tsb, Setan berteriak keras( bengok
– bengok dalam bahasa Jawa ) untuk menentang Yesus.
Untuk mengatasi Suara Setan tsb, Tuhan mengatakan kepada Setan itu : “DIAM”……., hal tersebut dikatakan Yesus
penuh dengan kuasa, untuk menghancurkan kuasa Setan.
Ø
Mengapa Setan berteriak / berkata kepada
Yesus?....
Ø
SEnjata yang ampuh dari Setan untuk mengalahkan
manusia, ada pada Mulutnya…
Ø
Dengan mulutnya , setan banyak berbicara kepada
manusia untuk berbuat dosa dan menentang Tuhan.
Sebagai contoh : Seperti Hawa sdh diperdaya Iblis dengan kata – kata manisnya…
Kejadian 3 : 1
3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di
darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah.
Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman:
Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"
Hal tersebut juga terjadi di dalam Gereja Tuhan. Perpecahan bisa terjadi di dalam
Gereja Tuhan, jika mulut anak – anak
Tuhan mulai dikuasai oleh Iblis ( Setan ).
Ø
Sebagai Ilustrasi : Jika Setan selalu memakai
mulut untuk menjatuhkan manusia…
Ø
Maka Kehidupan yang terpengaruh/ dikuasai Setan
juga akan dikuasai dosa memalui mulutnya..
Ø
Bagaikan Setan adalah Bapaknya,…maka orang yg
dikuasai adalah anaknya,..yg sama – sama mempunyai mulut yang berbisa….
Ø
Jika anak Tuhan mulutnya sdh dikuasai oleh
Setan, maka à Firman Allah yang seharusnya berkuasa,…. menjadi
tidak berkuasa untuk mereka.
Jadi jika kita tidak dapat
mengendalikan mulut , maka dalam kehidupan akan semakin jauh dari Tuhan yang
berkuasa memalui Firman-Nya.
Maka akibatnya walaupun kita beribadah dan mendengarkan Firman yg
berkuasa,….maka Firman tsb tidak akan mengubah kita. Sebab kita sdh
dibelenggu oleh Iblis,…( tidak bisa bergerak ).
Maka dampak dari kehidupan yang sdh terbelenggu oleh Iblis tsb,…jika
menghadapi masalah….masalah tsb tidak selesai- slesai,…problem…tidak selesai
selesai,..dsb.
Oleh sebab itu Tuhan Yesus berkata : Jangan sampai kita menjadi
anaknya Iblis yang membuat anak Tuhan tidak dapat mengendalikan mulutnya. Oleh
sebab itu T Yesus mengingatkan kepada kita, sbb :
Matius 15 : 7 – 11
15:7 Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu:
15:8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh
dari pada-Ku.
15:9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang
mereka ajarkan ialah perintah manusia."
15:10 Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka:
15:11 "Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut
yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan
orang."
Ø
Tuhan mengatakan : Percuma mereka Ibadah,…memuji
Tuhan,…dsb,…jika mulut mereka masih belum bisa dikendalikan.
Ø
Dengan kata lain : Ibadah mereka akan sia – sia…dan Kuasa Firman Allah tidak akan berkuasa
bagi kehidupan meraka,….jika mereka tidak dapat mengekang mulut.
Berdasarkan apa yang sdh kita pelajari,…maka kita dituntut untuk menjaga mulut kita masing
– masing, jangan sampai mulut kita dikuasai oleh Iblis.
sebab jika kita lepas kendali ( bahkan seperti Setan yang berteriak / bengok
– bengok ),…maka Kuasa dari Firman
Allah yang kita terima :
-
Tidak
dapat Menjadikan Keajaiban Tuhan itu… terjadi di dalam kehidupan kita..
-
Bahkan Kita
tidak bisa disempurnakan menjadi Tubuh Yesus yang mulia…
Oleh sebab itu
kita harus selalu mengontrol mulut kita……, jangan suka seperti Setan yang sukanya mengobral
kata – kata… dan berteriak / bengok – bengok seperti setan marah kepada Tuhan
Yesus.
Jika kita tetap tidak mau
mengendalikan mulut kita, maka yang terjadi :
2). Roh Jahat akan menguasai hidup kita (
seperti orang yang kerasukan )
Seperti apa jika Roh Jahat sampai menguasai manusia atau anak Tuhan??. ..
Seperti dikatakan sebutan “Roh Jahat”, maka bagi orang yang dirasukinya hati dan pikirannya akan dikuasai oleh Kejahatan.
Jika orang yang kerasukan tsb berada di dalam Tempat ibadah,…hal
tersebut menerangkan kepada kita bahwa Setan suka sekali berada didalam Rumah
Ibadah untuk mempengaruhi banyak anak Tuhan.
Pengaruh tsb diterorkan Iblis kepada jemaat,… saat Penyampaian Firman
Allah. Sebab Setan tidak menghendaki anak – anak Tuhan disucikan oleh Firman
Allah. Dan dalam prakteknya bagi mereka yg
dh terpengaruh oleh Iblis,…maka mereka tidak sungguh-2 dalam mendengarkan
Firman. Karena tidak ada kesungguhan dalam mendengarkan Firman Allah,..Akibatnya
Firman Allah tidak dapat menjangkau hati mereka. Dan Dampaknya : Kuasa Firman tidak berlaku bagi mereka
semua.
Tuhan Yesus berkata di dalam Injil Matius,…seperti apa kehidupan yang dikuasai oleh Kejahatan tsb?
Matius 7 : 21 – 23
7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan
masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan
dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan,
Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu,
dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan
berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu!
Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
Ø
Orang yang tidak melekukan Kehendak Bapa..
Ø
Orang yang menyombongkan dengan mulutnya seperti
iblis, yg berkata :
Ø
Aku sdh bernubuat demi namamu,….. hal ini
menunjuk Para Pengkotbah yang suka menyombongkan diri tentang kotbahnya yang
hebat…, merasa seperti Nabi yg bernubuat.
Ø
Aku mengusir setan demi namamu,….menyombongkan
diri melalu mulutnya,..bahwa dia sdh bisa mengusir setan,…..dst…
Jika Para Pengkotbah, Pengusir Setan suka membual menyombongkan diri
dengan mulutnya,…maka tanpa disadari mereka sdh dikuasai oleh Roh Jahat ( Iblis
), walaupun pekerjaan mereka selalu berhubungan dengan Tempat Ibadah.
Untuk dapat bersatu dengan Allah, dimana Yesus sebagai Kepala dan
Jemaat sebagai Tubuh-Nya dan masuk Persekutuan yang sempurna di dalam Kerajaan
Sorga, maka Tuhan kehendaki dari kita bukan kesombongan dari mulut kita……., melainkan Melakukan Kehendak Bapa
Pertanyaannya: Apakah Kehendak Bapa itu??
Yohanes 6 : 40 ; 35 - 37
6:40 Sebab inilah kehendak
Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya
kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir
zaman."
6:35 Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa
datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku,
ia tidak akan haus lagi.
6:36 Tetapi Aku telah berkata kepadamu: Sungguhpun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya.
6:37 Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang
kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan
Kubuang.
Kehendak Bapa adalah Percaya
kepada Yesus dan DATANG kepada Yesus..
Ø
Seperti
Tuhan Yesus yang Rendah hati dan lemah lembut, maka bagi kehidupan yang mau
DATANG kepada Dia,…pertama – tama harus Rendah Hati dan Lemah Lembut…
Ø
Bukan menyombongkan
diri….
Ø
Dan
selanjutnya : Pada saat Datang kepada Dia….idak dengan tangan kosong,…melainkan
membawa persembahan..
Pertanyaannya : Apa persembahan yang dimaksud
atau yang dikehendaki Tuhan?....
Ø
Kita mengingat kembali pada saat Yesus lahir di
Palungan,…siapa – siapa saja yang datang kepada Yesus??...
Ø
Kita mengetahuinya siapa yang datang …., yaitu :
a.
Para Gembala…
b.
Orang Majus yang datang dari Negeri yang jauh….
Apakah mereka datang kepada
Yesus dengan tangan kosong??..Ataukah mereka membawa sesuatu pada saat datang
kepada Yesus??...
a) Kita
yakin Para Gembala membawa tongkat selain juga domba – domba mereka à hal tersebut
memberikan pengertian bahwa Tongkat itu selalu mereka bawa.
Ø
Tongkat
Gembala itu bicara Firman Allah yang
menggembalakan ( memelihara ).
Jadi Modal pertama “DATANG kepada YESUS”,..adalah jika anak Tuhan selalu
merindukan untuk mendengar Firman Allah di dalam setiap Ibadah.
b) Orang
Majus datang kepada Yesus tidak dengan tangan kosong, melainkan membawa
persembahan, antara lain : Emas, Mur dan Kemenyan ( Matius 2 : 11 )
Ø
Emas
bicara Kekudusan atau kesucian
Ø
Mur dan
Kemenyan adalah benda – benda yang bila dibakar mengeluarkan Bau harum…itulah
Pujian dan Penyembahan…
Jika persembahan Gembala & Orang Majus digabung, maka :
Kehidupan yang layak datang
kepada Tuhan adalah kehidupan yang selalu merindukan Firman Allah yang
menguduskan di dalam setiap ibadah,..serta bisa mempersembahkan Penyembahan dan
Pujian untuk Kemuliaan Tuhan bagaikan Mur dan kemenyan.
JIka kita masih belum bersedia disucikan oleh Firman, serta masih malas
untuk memuji dan menyembah Tuhan,…maka sebenarnya kita masih dikuasai oleh ROH JAHAT.
Dan akibatnya : kehidupan
seperti itulah yang akan terkena Pengusiran Tuhan, walaupun mereka
mengaku sdh bernubuat ( Nabi ), mengusir setan (Rasul ) dan mengadakan mujizat
( Penginjil )……
Jadi jika kita lihat secara mata jasmani,…kehidupan yang berkenan
kepada Allah dan kehidupan yang masih dikuasai oleh Roh Jahat itu perbedaannya tidak mencolok ( sagat tipis ),….sebab
mereka sama – sama berada di dalam Gereja Tuhan. Seperti Jemaat Galilea dan Orang yang kerasukan Roh Jahat
sama – sama ibadah di dalam Tempat Ibadah.
***)
Jadi bisa disimpulkan : anak Tuhan yang masih dikuasai oleh Roh Jahat, …jika
mereka :
1.
Masih belum bisa mengendalikan mulut.
2.
Tidak mau hidup dalam Kekudusan melalui
Firman-Nya & Tidak mau Menyembah Allah….
Untuk menyelamatkan sidang jemaat yang sdh dikuasai Roh Jahat tsb ,
maka Yesus segera bertindak:
3). Yesus menghardik, setan keluar dengan
tidak menyakiti manusia yg kerasukan
Untuk mengatasi Kuasa Roh Jahat yang suka banyak bicara dan menguasai
hati dan pikiran anak – anak Tuhan, maka :
Tuhan berkata dengan keras
dengan ” 2 kata “, yaitu : “DIAM”….& “keluarlah dari padanya”…
1.
“Diam”
artinya Berhenti bicara……bagi kehidupan anak Tuhan yang suka mengobral kata
– kata,…yang tidak bisa mengendalikan mulutnya…., sebab jika tidak dapat merubah
kebiasaan yaitu tidak dapat mengendalikan
mulutnya,..maka mereka akan dikuasai oleh Roh Jahat dan pasti tidak akan
menjadi Tubuh Kristus atau Mempelainya Tuhan. Sebaliknya mereka akan menempati
Lautan Api yang menyala bersama Iblis.
2.
“Keluar
dari padanya”artinya harus berubah …dari kehidupan yang suka membawa tangan
kosong saat datang kepada Tuhan,..berubah suka mempersembahkan kepada Tuhan
dengan melakukan Firman dan Menyembah dan memuji Tuhan.
Jika kita mau mengendalikan
mulut dan mau berubah dari kehidupan yang meremehkan Firman Allah dengan mau
dikuduskan oleh Firman, sehingga kita dikuduskan dan suka memuji serta
menyembah Tuhan,….maka Tuhan menggenapkan Firman-Nya, yaitu :
“SAAT SETAN KELUAR DAN MENGHEMPASKAN TUBUH, JIWA KITA …..KITA TIDAK
AKAN SAKIT”…
Lukas 4 : 35
4:35 Tetapi Yesus
menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan
itu pun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari
padanya dan sama sekali tidak menyakitinya
Artinya : Tuhan akan menjamin kehidupan kita, ..Tuhan tidak membiarkan kita
sakit,…Tuhan tidak membiarkan kita tergeletak, melainkan selalu mendapat
Topangan dari Dia…
Mazmur 37 : 22 – 24
37:22 Sesungguhnya, orang-orang yang diberkati-Nya akan mewarisi
negeri, tetapi orang-orang yang dikutuki-Nya akan dilenyapkan.
37:23 TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan
kepada-Nya;
37:24 apabila ia jatuh,
tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.
Lihat……….Dia sudah lahir,…..Terang
Wajah-Nya penuh dengan Kesempurnaan……..
Karena Kuasa-Nya, maka Yesus yg
sdh lahir ke dunia tsb menjadi Penasihat yang Ajaib,.
Jika kita mau datang merendahkan hati kepada Dia dan tunduk kepada
NasihatNya serta mempersembahkan kepada Dia, maka Kitab Mazmur menyatakan :
-
Dia akan menopang kita dengan Tangan-Nya yang kuat,
sehingga kita tidak akan mengalami sakit.., yang artinya Tuhan akan menjamin
hidup kita. ( JASMANI )
-
Dan Dia akan mewariskan kepada kita Negeri yang
Indah….itulah Kerajaan Sorga / YERUSALEM BARU….. ( ROHANI )
-
Dengan kata lain : Tuhan menjamin Masa Depan
kita, yaitu masuk ke dalam Kerajaan
Sorga,..serta selalu mengatur dan memelihara kehidupan kita selama di dunia ini.
-
Amin.
===TUHAN
MEMBERKATI===
Tidak ada komentar:
Posting Komentar