Label

Minggu, 28 Desember 2014

NATAL 2014 ( Bag. 5 ) YESUS ADALAH PENASEHAT AJAIB YANG MENGALAHKAN KUASA ROH JAHAT

Minggu, 28 Desember 2014

Yesaya 9 : 4 - 5  KELAHIRAN RAJA DAMAI
9:4 Sebab setiap sepatu tentara yang berderap-derap dan setiap jubah yang berlumuran darah akan menjadi umpan api.
9:5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

Kita sdh mempelajari bersama bagaimana Kuasa Terang Yesus pada Kelahiran-Nya.., seperti yang sdh sdh kita mengerti di Bagian 1 – 4, dimana Kuasa Terang Yesus sanggup untuk :

1.       Mengusir semua bentuk Kesuraman dan Kegelapan.. ( Bagian 1 ).
2.       Mengarahkan & membawa kita masuk kepada Kesempurnaan..   ( Bagian 2 )
3.       Mematahkan Kuasa Dosa Kediktatoran & Ketamakan akan Kekayaan .. ( Bagian 3 )
4.       Menghidupkan kembali Kematian Rohani yg tidak ada Tanda Darah Kristus yang menyebabkan tidak dapat masuk ke dalam Pemerintahan Allah di Kerajaan Sorga…( Bagian 4 )

Sekarang akan melangkah ke bagian yang ke 5 , yaitu Yesus lahir sebagai  Penasihat Ajaib.

Kita semua mengerti apa arti dari “Ajaib”. Ajaib adalah sesuatu yang bukan biasa, melainkan sesuatu yang menakjubkan, bahkan jarang terjadi.
Jika Yesus dikatakan Sebagai Penasihat Ajaib, hal tersebut menerangkan bahwa Yesus mempunyai Lidah untuk  berkata – kata dengan Kuasa dan menakjubkan. Dan tidak semua orang bisa melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan oleh Yesus.

Yesus disebut sebagai Penasehat Ajaib tentu saja bukan dari Pernyataannya sendiri, melainkan pernyataan dari orang lain. Jika pernyataan tsb dari Yesus sendiri,..maka hal tersebut patut diragukan pertanggungjawabannya. Akan tetapi jika pernyataan tsb dari orang lain,..maka hal tsb dapat dipertanggungjawabkan.


Di dalam Injil Matius,..Yesus pernah mengajar tentang Firman Allah dan berdampak kepada orang – orang,…. sehingga semua orang yang mendengar tsb merasa TAKJUB.

Matius 7 : 28 – 29
7:28 Dan setelah Yesus mengakhiri perkataan ini, takjublah orang banyak itu mendengar pengajaran-Nya,
7:29 sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat mereka.

Apa yang diajarkan oleh Yesus, sehingga semua orang merasa Takjub?
Kita dapat memeriksa bersama kejadian di Tempat Ibadah di Galilea,..sbb :

Lukas 4 : 31 – 37  ( atau bisa dibaca sebagai pembanding Markus 1 : 21 – 28 )
4:31 Kemudian Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea, lalu mengajar di situ pada hari-hari Sabat.
4:32 Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa.
4:33 Di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan dan ia berteriak dengan suara keras:
4:34 "Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah."
4:35 Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan itu pun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya.
4:36 Dan semua orang takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: "Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan mereka pun keluar."
4:37 Dan tersebarlah berita tentang Dia ke mana-mana di daerah itu.

Yesus disebut sebagai Penasehat Ajaib dalam ayat di atas,…terjadi di Galilea pada hari Sabat pada waktu Ibadah.., disaksikan oleh semua orang yang beribadah, sbb :

1.       Ayat 32 Mereka Takjub karena Perkataan-Nya penuh Kuasa…
2.       Ayat 34 Roh Jahat tidak tahan berada di dalam Kuasa Pengajaran-Nya…
3.       Ayat 35 Yesus menghardik, setan keluar dengan tidak menyakiti manusia yg kerasukan.

Jika ke 3 hal tersebut dilakukan pada Ibadah hari Sabat di Galilia,…maka Yesus sebagai Penasehat Ajaib akan selalu menyatakan Keajaiban-Nya pada setiap Ibadah, terutama Ibadah pada hari Sabat.
Dan pada prakteknya… ibadah Sabat yang artinya adalah Hari Perhentian secara International ditetapkan pada hari Minggu.

Pertanyaannya : Keajaiban apa yang terjadi pada saat Tuhan Mengajar di dalam Tempat Ibadah??
Ada 3 hal yang terjadi di saat Tuhan mengajar dengan Firman-Nya, yaitu :

1). Mereka Takjub karena Perkataan-Nya penuh Kuasa…
Perkataan yang penuh kuasa tersebut terjadi di saat Yesus menyampaikan Firman ( berkotbah ).
Adapun tempat penyampaian Firman tersebut adalah di tempat Ibadah di Galilea.

Ø  Galilea artinya Lingkaran..
Ø  Kita semua mengetahui Lingkaran. Lingkaran adalah merupakan garis yang tidak ada Patahannya. ( atau tidak berpatah – patah seperti kotak ).

Hal ini dapat diambil suatu pengertian :  “Perkataan yang penuh Kuasa” dari Yesus tersebut terjadi, karena semua orang yang mendengarkan Suara Yesus  berada di dalam Lingkaran ( Galilea ) atau menjadi satu Kesatuan…...

Demikian pula yang akan terjadi di dalam Gereja Tuhan,…Firman Tuhan yang Berkuasa akan terjadi di dalam Setiap Ibadah,…jika seluruh jemaat yang datang dalam Ibadah merasa menjadi Satu di dalam Kesatuan Tubuh Kristus.   Jika mereka terkotak – kotak,…maka Kuasa Firman Allah tidak akan  menjadi suatu Keajaiban.

Oleh sebab itu Rasul Paulus sangat prihatin melihat keadaan Jemaat Korintus. Sebab Seperti apa yg disampaikan oleh Rasul Paulus,….keadaan jemaat di Korintus menjadi terkotak – kotak..

-          Mereka ada yang menyebut kelompok apolos, Paulus, Kefas, dst…
-          Itulah kedaan Jemaat Korintus,… mereka tidak berada dalam 1 lingkaran Kesatuan.

I Korintus 1 : 10 – 13
1:10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.
1:11 Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga Kloë tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara kamu.
1:12 Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus.
1:13 Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?

Ø  Jika Rasul Paulus sampai berkata tentang terkotak – kotaknya pengikut Tuhan, hal tersebut dimaksudkan supaya anak – anak Tuhan tidak tercerai berai,.. tetapi di dalam satu kesatuan.
Ø  Dan Firman Allah itu akan berkuasa dan menjadi Ajaib,.. jika anak – anak Tuhan dalam satu kesatuan hati, jiwa,..dsb.

Demikian pula bila  sidang Jemaat menjadi satu, rukun dimana mereka senantiasa dalam kesatuan..

Ø  Maka Tuhan akan hadir sebagai KEPALA yang akan memelihara Tubuh-Nya, yaitu Sidang Jemaat dengan  KUASA FIRMAN-NYA.
Ø  Dan tidak hanya sampai disitu saja, Tuhan memberikan Kemenangan atas segala musuh yang kita hadapi, itulah Penguasa di udara ( Iblis )..
Ø  Selanjutnya Tuhan mempunyai rencana, yaitu Sidang Jemaat akan disempurnakan ( dipenuhkan ) kemudian diangkat menjadi Mempelai wanita-Nya.

Seperti Rasul Paulus bicara kepada Jemaat Epesus, sbb :
Epesus 1 : 19 – 23
1:19 dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya,
1:20 yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga,
1:21 jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang.
1:22 Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada.
1:23 Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu.

Inilah Kuasa yang Ajaib melalui Kuasa Firman-Nya,.. supaya kita yang berada didalam Kesatuan  di dalam Tubuh Kristus untuk  disempurnakan.
Maka dapat diartikan : Kesatuan Tubuh Kristus itu terbentuk yang mengarah kepada Kesempurnaan ,…dimulai dari kita masing – masing untuk selalu rukun dan berdamai.
Oleh sebab itu Rasul Paulus bicara kepada jemaat Ibrani : “Berdamailah dengan semua orang……, maka akan bisa melihat Tuhan”. ( Ibrani 12 : 14 )

*)
Untuk mempersatukan domba – dombanya Tuhan, tidaklah mudah atau tidak semudah membalikkan tangan,..

Ø  Untuk mempersatukan domba – domba, Dia harus melepaskan orang – orang yang terjerat oleh Roh jahat.  Dan cara Tuhan untuk melepaskan orang yg terjerat tsb, .. Tuhan menghardik dengan Perkataan-Nya yang keras. Dan melalui Perkataan Yesus yang keras tsb, maka Kuasa Iblis yang berusaha mencerai beraikan domba - domba  pergi meninggalkan.
Ø  Dengan kata lain : untuk melepaskan anak – anak Tuhan yang sdh terjerat kuasa Roh Jahat harus melalui Firman Allah yang Kuat. ( Bukan Firman Allah yg mengenakkan telinga ).
Dan Firman Allah yang Kuat ( Keras ) itu ujudnya adalah Firman Pengajaran yang mengoreksi dan menyucikan kita…, dan bukanlah Firman yang mengenakkan telinga,… seperti apa yang disampaikan oleh Rasul Paulus di dalam suratnya “tentang Firman Allah”…kepada Timotius :
II Timotius 4 : 2 – 4
4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
4:3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.
4:4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

**)
Kita kembali periksa … Bagaimana Yesus berkata dengan Kuasa, di dalam Injil Lukas tsb :
Lukas 4 : 34 - 35
4:34 "Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah."
4:35 Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan itu pun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya.

Pada saat berada dalam Tempat Ibadah tsb, Setan berteriak keras( bengok – bengok dalam bahasa Jawa ) untuk menentang Yesus.
Untuk mengatasi Suara Setan tsb, Tuhan mengatakan kepada Setan itu : “DIAM”……., hal tersebut dikatakan Yesus penuh dengan kuasa, untuk menghancurkan kuasa Setan.

Ø  Mengapa Setan berteriak / berkata kepada Yesus?....
Ø  SEnjata yang ampuh dari Setan untuk mengalahkan manusia, ada pada Mulutnya…
Ø  Dengan mulutnya , setan banyak berbicara kepada manusia untuk berbuat dosa dan menentang Tuhan.

Sebagai contoh : Seperti Hawa sdh diperdaya Iblis dengan kata – kata manisnya…
Kejadian 3 : 1
3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"

Hal tersebut juga terjadi di dalam Gereja Tuhan. Perpecahan  bisa terjadi di dalam Gereja Tuhan, jika  mulut anak – anak Tuhan mulai dikuasai oleh Iblis ( Setan ).

Ø  Sebagai Ilustrasi : Jika Setan selalu memakai mulut untuk menjatuhkan manusia…
Ø  Maka Kehidupan yang terpengaruh/ dikuasai Setan juga akan dikuasai dosa memalui mulutnya..
Ø  Bagaikan Setan adalah Bapaknya,…maka orang yg dikuasai adalah anaknya,..yg sama – sama mempunyai mulut yang berbisa….
Ø  Jika anak Tuhan mulutnya sdh dikuasai oleh Setan,  maka à  Firman Allah yang seharusnya berkuasa,…. menjadi tidak berkuasa untuk mereka.

Jadi jika kita  tidak dapat mengendalikan mulut , maka dalam kehidupan akan semakin jauh dari Tuhan yang berkuasa memalui Firman-Nya.
Maka akibatnya walaupun kita beribadah dan mendengarkan Firman yg berkuasa,….maka Firman tsb tidak akan mengubah kita. Sebab kita sdh dibelenggu oleh Iblis,…( tidak bisa bergerak ).
Maka dampak dari kehidupan yang sdh terbelenggu oleh Iblis tsb,…jika menghadapi masalah….masalah tsb tidak selesai- slesai,…problem…tidak selesai selesai,..dsb.

Oleh sebab itu Tuhan Yesus berkata : Jangan sampai kita menjadi anaknya Iblis yang membuat anak Tuhan tidak dapat mengendalikan mulutnya. Oleh sebab itu T Yesus mengingatkan kepada kita, sbb :
Matius 15 : 7 – 11
15:7 Hai orang-orang munafik! Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu:
15:8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
15:9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."
15:10 Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka:
15:11 "Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang."

Ø  Tuhan mengatakan : Percuma mereka Ibadah,…memuji Tuhan,…dsb,…jika mulut mereka masih belum bisa dikendalikan.
Ø  Dengan kata lain : Ibadah mereka akan sia – sia…dan Kuasa Firman Allah tidak akan berkuasa bagi kehidupan meraka,….jika mereka tidak dapat mengekang mulut.

Berdasarkan apa yang sdh kita pelajari,…maka  kita dituntut untuk menjaga mulut kita masing – masing, jangan sampai mulut kita dikuasai oleh Iblis.
sebab jika kita lepas kendali ( bahkan seperti Setan yang berteriak / bengok – bengok ),…maka Kuasa dari Firman Allah yang kita terima :

-          Tidak dapat Menjadikan Keajaiban Tuhan itu… terjadi di dalam kehidupan kita..
-          Bahkan Kita tidak bisa disempurnakan menjadi Tubuh Yesus yang mulia…

Oleh sebab itu kita harus selalu mengontrol mulut kita……, jangan suka seperti Setan yang sukanya mengobral kata – kata… dan berteriak / bengok – bengok seperti setan marah kepada Tuhan Yesus.

Jika kita tetap tidak mau mengendalikan mulut kita, maka yang terjadi  :

2). Roh Jahat akan menguasai hidup kita ( seperti orang yang kerasukan )
Seperti apa jika Roh Jahat sampai menguasai manusia atau anak Tuhan??. ..
Seperti dikatakan sebutan “Roh Jahat”, maka bagi  orang yang dirasukinya hati dan pikirannya akan dikuasai oleh Kejahatan.

Jika orang yang kerasukan tsb berada di dalam Tempat ibadah,…hal tersebut menerangkan kepada kita bahwa Setan suka sekali berada didalam Rumah Ibadah untuk mempengaruhi banyak anak Tuhan.
Pengaruh tsb diterorkan Iblis kepada jemaat,… saat Penyampaian Firman Allah. Sebab Setan tidak menghendaki anak – anak Tuhan disucikan oleh Firman Allah. Dan dalam prakteknya bagi  mereka yg dh terpengaruh oleh Iblis,…maka mereka tidak sungguh-2 dalam mendengarkan Firman. Karena tidak ada kesungguhan dalam mendengarkan Firman Allah,..Akibatnya Firman Allah tidak dapat menjangkau hati mereka. Dan Dampaknya : Kuasa Firman tidak berlaku bagi mereka semua.

Tuhan Yesus berkata di dalam Injil Matius,…seperti apa kehidupan yang dikuasai oleh Kejahatan tsb?
Matius 7 : 21 – 23
7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Ø  Orang yang tidak melekukan Kehendak Bapa..
Ø  Orang yang menyombongkan dengan mulutnya seperti iblis, yg berkata :
Ø  Aku sdh bernubuat demi namamu,….. hal ini menunjuk Para Pengkotbah yang suka menyombongkan diri tentang kotbahnya yang hebat…, merasa seperti Nabi yg bernubuat.
Ø  Aku mengusir setan demi namamu,….menyombongkan diri melalu mulutnya,..bahwa dia sdh bisa mengusir setan,…..dst…

Jika Para Pengkotbah, Pengusir Setan suka membual menyombongkan diri dengan mulutnya,…maka tanpa disadari mereka sdh dikuasai oleh Roh Jahat ( Iblis ), walaupun pekerjaan mereka selalu berhubungan dengan Tempat Ibadah.

Untuk dapat bersatu dengan Allah, dimana Yesus sebagai Kepala dan Jemaat sebagai Tubuh-Nya dan masuk Persekutuan yang sempurna di dalam Kerajaan Sorga, maka Tuhan kehendaki dari kita bukan kesombongan dari mulut kita……., melainkan Melakukan Kehendak Bapa

Pertanyaannya: Apakah Kehendak Bapa itu??
Yohanes 6 :  40 ; 35 - 37
6:40 Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."
6:35 Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.
6:36 Tetapi Aku telah berkata kepadamu: Sungguhpun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya.
6:37 Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.

Kehendak Bapa adalah Percaya kepada Yesus dan DATANG kepada Yesus..

Ø  Seperti Tuhan Yesus yang Rendah hati dan lemah lembut, maka bagi kehidupan yang mau DATANG kepada Dia,…pertama – tama harus Rendah Hati dan Lemah Lembut…
Ø  Bukan menyombongkan diri….
Ø  Dan selanjutnya : Pada saat Datang kepada Dia….idak dengan tangan kosong,…melainkan membawa persembahan..

Pertanyaannya : Apa persembahan yang dimaksud atau yang dikehendaki Tuhan?....

Ø  Kita mengingat kembali pada saat Yesus lahir di Palungan,…siapa – siapa saja yang datang kepada Yesus??...
Ø  Kita mengetahuinya siapa yang datang …., yaitu :
a.       Para Gembala…
b.      Orang Majus yang datang dari Negeri yang jauh….

Apakah mereka datang kepada Yesus dengan tangan kosong??..Ataukah mereka membawa sesuatu pada saat datang kepada Yesus??...
a)      Kita yakin Para Gembala membawa tongkat selain juga domba – domba mereka à hal tersebut memberikan pengertian bahwa Tongkat itu selalu mereka bawa.

Ø  Tongkat Gembala  itu bicara Firman Allah yang menggembalakan ( memelihara ).
Jadi Modal pertama “DATANG kepada YESUS”,..adalah jika anak Tuhan selalu merindukan untuk mendengar Firman Allah di dalam setiap Ibadah.

b)      Orang Majus datang kepada Yesus tidak dengan tangan kosong, melainkan membawa persembahan, antara lain : Emas, Mur dan Kemenyan ( Matius 2 : 11 )

Ø  Emas bicara Kekudusan atau kesucian
Ø  Mur dan Kemenyan adalah benda – benda yang bila dibakar mengeluarkan Bau harum…itulah Pujian dan Penyembahan…

Jika persembahan Gembala & Orang Majus digabung, maka :
Kehidupan yang layak datang kepada Tuhan adalah kehidupan yang selalu merindukan Firman Allah yang menguduskan di dalam setiap ibadah,..serta bisa mempersembahkan Penyembahan dan Pujian untuk Kemuliaan Tuhan bagaikan Mur dan kemenyan.

JIka kita masih belum bersedia disucikan oleh Firman, serta masih malas untuk memuji dan menyembah Tuhan,…maka sebenarnya kita masih dikuasai oleh ROH JAHAT.
Dan akibatnya : kehidupan seperti itulah yang  akan terkena Pengusiran Tuhan, walaupun mereka mengaku sdh bernubuat ( Nabi ), mengusir setan (Rasul ) dan mengadakan mujizat ( Penginjil )……

Jadi jika kita lihat secara mata jasmani,…kehidupan yang berkenan kepada Allah dan kehidupan yang masih dikuasai oleh Roh Jahat itu perbedaannya tidak mencolok ( sagat tipis ),….sebab mereka sama – sama berada di dalam Gereja Tuhan. Seperti Jemaat  Galilea dan Orang yang kerasukan Roh Jahat sama – sama ibadah di dalam Tempat Ibadah.

***)
Jadi bisa disimpulkan : anak Tuhan yang masih dikuasai oleh Roh Jahat, …jika mereka :

1.       Masih belum bisa mengendalikan mulut.
2.       Tidak mau hidup dalam Kekudusan melalui Firman-Nya & Tidak mau Menyembah Allah….

Untuk menyelamatkan sidang jemaat yang sdh dikuasai Roh Jahat tsb , maka Yesus segera bertindak:

3). Yesus menghardik, setan keluar dengan tidak menyakiti manusia yg kerasukan
Untuk mengatasi Kuasa Roh Jahat yang suka banyak bicara dan menguasai hati dan pikiran anak – anak Tuhan, maka :
Tuhan berkata dengan keras dengan  ” 2 kata “, yaitu  : “DIAM”….& “keluarlah dari padanya”…

1.       “Diam” artinya Berhenti bicara……bagi kehidupan anak Tuhan yang suka mengobral kata – kata,…yang tidak bisa mengendalikan mulutnya…., sebab jika tidak dapat merubah kebiasaan  yaitu tidak dapat mengendalikan mulutnya,..maka mereka akan dikuasai oleh Roh Jahat dan pasti tidak akan menjadi Tubuh Kristus atau Mempelainya Tuhan. Sebaliknya mereka akan menempati Lautan Api yang menyala bersama Iblis.

2.       “Keluar dari padanya”artinya harus berubah …dari kehidupan yang suka membawa tangan kosong saat datang kepada Tuhan,..berubah suka mempersembahkan kepada Tuhan dengan melakukan Firman dan Menyembah dan memuji Tuhan.

Jika kita mau mengendalikan mulut dan mau berubah dari kehidupan yang meremehkan Firman Allah dengan mau dikuduskan oleh Firman, sehingga kita dikuduskan dan suka memuji serta menyembah Tuhan,….maka Tuhan menggenapkan Firman-Nya, yaitu :

“SAAT SETAN KELUAR DAN MENGHEMPASKAN TUBUH, JIWA KITA …..KITA TIDAK AKAN SAKIT”…
Lukas 4 : 35
4:35 Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan itu pun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya

Artinya  : Tuhan akan menjamin kehidupan kita, ..Tuhan tidak membiarkan kita sakit,…Tuhan tidak membiarkan kita tergeletak, melainkan selalu mendapat Topangan dari Dia…

Mazmur 37 : 22 – 24
37:22 Sesungguhnya, orang-orang yang diberkati-Nya akan mewarisi negeri, tetapi orang-orang yang dikutuki-Nya akan dilenyapkan.
37:23 TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya;
37:24 apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.

Lihat……….Dia sudah lahir,…..Terang Wajah-Nya penuh dengan Kesempurnaan……..
Karena Kuasa-Nya, maka Yesus yg sdh lahir ke dunia tsb menjadi Penasihat yang Ajaib,.

Jika kita mau datang merendahkan hati kepada Dia dan tunduk kepada NasihatNya serta mempersembahkan kepada Dia, maka Kitab Mazmur menyatakan :

-          Dia akan menopang kita dengan Tangan-Nya yang kuat, sehingga kita tidak akan mengalami  sakit.., yang artinya Tuhan akan menjamin hidup kita. ( JASMANI )
-          Dan Dia akan mewariskan kepada kita Negeri yang Indah….itulah Kerajaan Sorga / YERUSALEM BARU….. ( ROHANI )
-          Dengan kata lain : Tuhan menjamin Masa Depan kita, yaitu masuk ke dalam  Kerajaan Sorga,..serta selalu mengatur dan memelihara kehidupan kita selama di dunia ini.
-          Amin.




===TUHAN MEMBERKATI===

Tidak ada komentar:

Posting Komentar