Label

Sabtu, 27 September 2014

CINTA KUAT ( 2 ) MANUSIA DENGAN SEGALA KETERBATASANNYA

Pdm. Imam Bambang T., SE
Minggu, 28 Setember 2014

Kidung Agung 8 : 6 – 7
8:6 -- Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN!
8:7 Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina

Kita masih ingat pada minggu yang lalu Solamit sangat mengharapkan suaminya yaitu Salomo untuk menaruh Solamit di dalam hatinya dan di dalam segala tindakannya…., namun dalam kenyataannya Salomo tidak dapat menjalankannya, walaupun Salomo mengatakan bahwa Solamit adalah salah satu wanita idaman dan satu – satunya wanita yang paling Salomo cintai….

Ø  Hal tersebut menggambarkan bahwa Pribadi Salomo punya keterbatasan di dalam Kasihnya ( Cintanya )…
Ø  Kita sdh tahu kenapa Salomo tidak bisa mencintai Solamit degan utuh….?...
Ø  Hal tersebut dikarenakan Salomo pandai berkata – kata dengan Hikmatnya…., sehingga banyak para wanita yang memuja dia…( Juga mengumpulkan harta ), maka dampaknya Cinta Salomo kepada Solamit menjadi TERBATAS…
Ø  Demikian pula kita suami atau Isteri punya keterbatasan didalam Cinta….

Pertanyaannya : Apa yang menyebabkan Cinta / Kasih menjadi terbatas??....


Kita masih ingat pasangan Suami Isteri yang pertama yaitu Adam dan Hawa…., pada saat mereka berada di dalam Taman Eden….Kasih & Cinta mereka tidak terbatas ( sempurna ).
Sebab Cinta / Kasih yang mereka miliki adalah Kasih yang berasal dari Tuhan……à Itulah Kasih Allah yang sifatnya kekal.

Ø  Kita tahu Kasih Allah adalah Kasih yang tidak pernah berubah…dari awal sampai akhir (Kekal ).
Ø  Adam & Hawa di Taman Eden yang menjadi ciptaan Tuhan pada awal dunia diciptakan, maka Kasih mereka juga kekal…
Ø  Segala Firman Tuhan…. mereka lakukan dengan sebaik – baiknya….
Ø  Mereka benar  - benar Suami – isteri selalu di dalam 1 daging.   mereka Telanjang namun mereka tidak malu.., karena Kasih mereka SEmpurna ( Kekal )…
Ø  Karena adanya Kasih yang sempurna tsb, maka suasana Damai Sejahtera Eden ( Sorga ) mereka nikmati dengan suka cita….
Kejadian 2 : 21 – 25
2:21 Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.
2:22 Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.
2:23 Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki."
2:24 Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.
2:25 Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.
Ø  Di dalam Kasih yang kekal…., mereka telanjang tidak merasa malu….
Ø  Telanjang dengan tidak malu artinya = mereka saling terbuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi…

Hal tersebut menunjuk kepada kita ( Suami – isteri ),…”Didalam Kasih”  Suami – Isteri…dituntut untuk saling terbuka …jika mereka ada keterbukaan / kejujuran, maka Suasana Taman Eden akan hadir dan dinyatakan di dalam Rumah Tangga tersebut.

Ø  Namun yang terjadidi dunia ini, diantara Suami dan Isteri masih banyak yang tidak dapat terbuka….., di dalam keseharian : Apa yang dilakukan suami… isteri tidak tahu dan apa yang dilakukan isteri… suami juga tidak tahu……, walaupun mereka tidak melakukan perbuatan dosa…
Ø  Tidak ada komunikasi seperti inilah yang menyebabkan tidak ada keterbukaan….
Ø  Padahal kita tahu : Suami isteri adalah 1 daging…., mestinya Kepala dan Tubuh saling mengetahui apa yang dilakukan…..

Demikian pula Solamit…….tidak tahu dengan apa yang dilakukan Suaminya….. oleh sebab itu Solamit sampai mengatakan : Taruhlah Aku meterai pada hati dan Lenganmu….

Ø  Sebab dalam kenyataannya :  Salomo tidak ada keterbukaan kepada istrinya…..

Jadi yg menyebabkan Cinta itu menjadi Terbatas, karena tidak ada keterbukaan ( komunikasi)
*)
Pertanyaan ke 2 : Mengapa tidak ada keterbukaan??...

Ø  Salomo mendapat sanjungan dari pihak lain, yaitu para wanita…, karena pujian – pujian tersebut, maka Salomo merasa  tidak perlu untuk menyampaikan kepada Isterinya……
Ø  Hal nilah yang menyebabkan hubungan Kasih mereka semakin jauh…..( Cinta terbatas )…
Ø  Sedangkan yang terjadi pada  manusia pertama ….--> Hawa diperdaya pihak ke 3 , yaitu Ular tua ( Iblis )…, sehingga Kasih yang dulunya kekal…..menjadi Kasih( Cinta ) yang terbatas..

Bagaimana Hawa sampai diperdaya oleh Iblis??...
Kejadian 3 : 1 – 7
3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"
3:2 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,
3:3 tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."
3:4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati,
3:5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat."
3:6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya.
3:7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

Ø  Kejatuhan Hawa yang berdampak pada KASIH TERBATAS dimulai dari Hawa yang TIDAK BERPEGANG KEPADA FIRMAN,…sehingga pada saat Iblis membolak balikkan Firman Allah…..Hawa tidak berdaya…
Ø  DEmikian pula kita semua,…..jika kita tidak berpegang Firman Allah dengan kuat,..maka kita gampang sekali diombang ambingkan oleh Iblis.

Apa akibatnya???....

Ø  Adam dan Hawa menjadi tahu mereka dalam keadaan telanjang….dan MALU….., sehingga mereka menutupi dengan Daun Ara….
Ø  Dari kejadian inilah KASIH yang KEKAL hilang….dan terganti dengan Kasih yang terbatas….

JADI AKIBAT DARI TIDAK BERPEGANG PADA FIRMAN ALLAH à KASIH YANG SEMPURNA ITU AKAN HILANG…..
Apa buktinya??...
Kejadian 3 : 7 – 13
3:7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.
3:8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.
3:9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?"
3:10 Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."
3:11 Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?"
3:12 Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan."
3:13 Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: "Apakah yang telah kauperbuat ini?" Jawab perempuan itu: "Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan."
3:14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.
Dan akibat / efek dari KASIH SEMPURNA yang hilang, maka yang terjadi  adalah :

-          Mereka mengalami Ketakutan…
-          Mereka Saling menyalahkan….
Ø  Demukian pula pada hdup kita / Nikah kita, jika kita mengalami Ketakutan,…dan saling menyalahkan…, itu pertanda Kasih dari Allah hilang……
**)
Pertanyaan ke 3 : Mengapa Kasih Allah bisa hilang??

-          Pada waktu Adam & Hawa di Taman Eden keadaan mereka kekal….--> bicara Rohani yang kekal = mempunyai Kasih yang sempurna….
-          SEdang pada waktu mereka keluar dari Eden, karena DOSA à bicara yang jasmani = mereka mempunyai Kasih yang terbatas,..sampai maut menjemput.

Maka bisa disimpulkan :
-         Kasih Allah yang sempurna bisa didapatkan jika kita mengutamakan Hidup Rohani…
-         Kasih yang terbatas terjadi, jika dalam hidup kita hanya mengutamakan perkara jasmani, maka kasih yg seperti itu akan berakhir  sampai maut menjemput dan setelah itu Kasih itu hilang…

Oleh sebab Itu Salomo juga menulis di dalam Pengkotbah :
Pengkotbah 9 : 5 – 6
9:5 Karena orang-orang yang hidup tahu bahwa mereka akan mati, tetapi orang yang mati tak tahu apa-apa, tak ada upah lagi bagi mereka, bahkan kenangan kepada mereka sudah lenyap.
9:6 Baik kasih mereka, maupun kebencian dan kecemburuan mereka sudah lama hilang, dan untuk selama-lamanya tak ada lagi bahagian mereka dalam segala sesuatu yang terjadi di bawah matahari.
Ø  Hal ini memberi pengertian kepada kita, jika dalam hidup ini kita tidak berpegang kepada yang ROHANIà Firman Allah ( Kasih Allah ),…maka kita sama dengan manusia dunia yang lain yang tidak mempunyai Kasih yang kekal….dan hilang ( menjadi terbuang ) begitu kita mati.

Oleh sebab itu kita harus waspada….., karena Kejahatan di dunia ini semakin hari semakin bertambah – tambah, dan tanpa disadari bisa melanda kita semua…
Jika kita terpengaruh dengan dosa kejahatan, maka Kasih kita akan semakin terbatas yang berdampak kita tidak akan mendapatkan hidup yang kekal…

Matius 24 : 12
24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan( KEJAHATAN ), maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin ( TERBATAS ).

Dan sebagai akibat dari Kasih yang terbatas :

-          Hati Salomo menjadi terpisah dengan Solamit isterinya…
-          Adam & Hawa saling menyalahkan…….( Kej 3 : 11 – 14 )

Jika HATI mereka sudah terpisah…..disitulah terjadinya Perceraian / Tidak adanya Persekutuan.

Ø  Untuk mengatasi hal tersebut dan menjaga Persekutuan Suami – Isteri  :  Solamit merindukan Suaminya untuk menaruh dirinya termeterai di dalam hati dan lengan Salomo

Demikian pula Tuhan….untuk mempersatukan kembali Adam & Hawa yang hatinya sdh tercerai berai,…tidak bisa mengandalkan Daun Ara untuk menutupi ketelanjangan mereka, yaitu  KEFANAAN …, melainkan harus ada PENGORBANAN.
Kejadian 3 : 21
3:21 Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka

Ø  Membuat pakaian dari binatang ini ada pengorbanan dan pencurahan darah…..
Ø  Dan Pengorbanan tersebut mengarah kepada “PENGORBANAN YESUS DI GOLGOTA”…
Ø  Dan pada saat Tuhan memakaikan Pakaian Kulit Binatang kepada mereka,…maka Tuhan sdh menutup AIB mereka.

Hal tersebut menerangkan kepada kita : Jika kita mau datang kepada Korban Kristus dan mau mengaku segala dosa kita,…maka segala AIB Dosa pada masa lalu akan dihapuskan oleh Tuhan…

Ø  Jadi kita suami – isteri …tidak perlu lagi mengungkit – ungkit dosa masa lalu…..
Ø  Tetapi justru melihat KASIH ALLAH yang sempurna yang sdh memerdekakan mereka..

Jadi untuk mengatasi Kasih terbatas yang berdampak pada hilangnya PERSEKUTUAN…, maka harus MENJUNJUNG TINGGI KORBAN KRISTU.,( DARAH MENGALIR DI TUBUH-NYA ) dgn mau mengaku Dosa.
Rasul Paulus berbicara kepada Jemaat Ibrani…., supaya Jemaat bisa bersekutu dengan Allah…

Ibrani 10 : 19 – 21
10:19 Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus,
10:20 karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri,
10:21 dan kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Allah..
Ø  Hanya Korban Kristus yang sanggup mempersatukan kembali segala sesuatu yang telah bercerai….
Ø  Suami – Isteri – anak yang dalam keadaan terpisah,….bisa bersatu kembali jika mereka melihat dan merasakan Sengsara Kristus di Kayu Salib.

JADI TUJUAN “KASIH YANG SEMPURNA” ADALAH TERBENTUKNYA PERSEKUTUAN….

Ø  Tanpa terjadinya Persekutuan , maka Kasih Allah tidak akan dinyatakan…

***)
Pertanyaan ke 4 : Saat apa terjadi Persekutuan yang dapat menghasilkan Kasih Allah???....

Rasul Yohanes menjelaskan :
I Yohanes 4 : 19 – 21
4:19 Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.
4:20 Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.
4:21 Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.
Ø  Kita tidak bisa mengasihi Allah dan mendapatkan Kasih yang SEmpurna, jika kita tidak dapat mengasihi sesama kita….
Ø  Mengasihi = Ada Persekutuan….

Pertanyaan ke 5 : ….Siapa Sesama kita?

-          Istri / suami / anak
-          Saudara, Sidang jemaat…, dll..

Jadi kita akan mendapatkan Kasih Allah yang sempurna, maka yang harus kita lakukan :

-          Suami harus selalu bersatu dengan istri ditambah anak……..terjadi Persekutuan di dalam Rumah Tangga…..( sdh tdk ada ketakutan, kebencian, dsb )…..
-          Jika sdh seorang diri ( janda, duda )…bersekutu dengan sidang jemaat…..

Ø  MAKA JIKA SELALU MENGASIHI SESAMA ( SUAMI , ISTRI, ANAK, TEMAN GEREJA , DSB )…DAN BERSATU UNTUK DATANG KEPADA TUHAN….., MAKA TUHAN MENYATAKAN KASIHNYA YANG SEMPURNA KEPADA KITA SEMUA….
Ø  OLEH SEBAB ITU,…JIKA KITA ADA MASALAH DI DALAM KELUARGA, ATAU ADA MASALAH DENGAN SESAMA….HARUS DISELESAIKAN …SEHINGGA TIMBUL PERSEKUTUAN YANG BAIK.

Solamit berjuang supaya dirinya ditaruh di hati dan Lengan Suaminya,….karena Solamit Rindu “ Kasih Allah  yang sempurna “ tinggal di dalam Nikah mereka…..

Ø  Jika Kasih Allah tinggal di dalam kita….., hidup kita akan mengalami seperti di Taman Eden..
Ø  Namun jika tidak bisa bersekutu dengan sesama…, Kasih Allah tidak akan tinggal dalam kita.

Oleh sebab itu….kita harus merindukan Kasih itu seperti Solamit merindukan Kasih Salomo….dengan Cinta yang Kuat seperti Maut…..

Pertanyaan ke 6 : Apakah kita merindukan Kasih Allah yang sempurna??....dan merindukan Kebahagiaan seperti di Taman Eden??......

-          Perbaiki hubungan di dalam Nikahmu….
-          Perbaiki hubungan dengan saudara…
-          Perbaiki hubungan dengan teman – teman / jemaat, dsb…..

I Yohanes 2 : 5
2:5 Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia….

Yohanes 15 : 7
15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya


===TUHAN MEMBERKATI===.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar